1,722,505 research outputs found

    Analisis genealogi Baitul Maal Wat Tamwil Al Munawwarah Pamulang

    No full text
    Penelitian ini membahas tentang bagaimana keadaan Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Al Munawwarah yang sekarang berdasarkan pengaruh BMT Al Munawwarah yang dulu dengan menggunakan landasan teori atau pendekatan genealogi, yang mana hal itu dapat diketahui dengan melihat pola kerja serta ciri khas BMT Al Munawwarah. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses terbentuknya kantor cabang BMT Al Munawwarah. Pengumpulan data penelitian ini melalui data skunder. Teknik pengambilan data melalui wawancara dan dokumentasi. Objek penelitian ditunjukan kepada kantor pusat BMT Al Munawwarah dan tiga Kantor Cabang BMT. Hasil penelitian ini pola kerja BMT Al Munawwarah sudah baik, hal itu secara khusus dapat diketahui melalui 4 (empat) aspek yaitu perilaku kepemimpinan, perilaku komunikasi, perilaku individu dalam kelompok dan pengambilan keputusan, sedangkan secara khusus pola kerja tersebut dapat diketahui melalui alur pertanggung jawaban dan pembagian kerja (Jobdesc). Tahapan terbentuknya Kantor Cabang BMT Al Munawwarah terbagi kepada 5 tahapa

    Strategi pemanfaatan dana nasabah untuk kegiatan bisnis pada BMT Al-Munawwarah Pamulang Timur

    No full text
    Salah satu lembaga perekonomiaan adalah Baitul Maal wa Tamwil (BMT). Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) adalah balai usaha Mandiri terpadu yang Isinya berintikan bayit al-mal wa al-tamwil dengan kegiatan mengembangkan usahausaha produktif dan investasi dalam meningkatkan kualitas kegiatan ekonomi pengusaha kecil menengah dan kecil kebawah l dengan antara lain mendorong kegiatan menabung dan menunjang kegiatan ekonominya. Selain itu Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) juga bisa menerima titipan Zakat,Infak,dan Sedekah, serta menyalurkannya sesuai dengan amanatnya. Sedangkan perumusan masalah dalam skripsi ini, penulis merumuskan masalahnya yaitu, Bagaimana konsep strategi yang dilakukan BMT Al- Munawwarah dalam menjaring nasabah (pihak ketiga), Bagaimana strategi bisnis Koperasi BMT Al-Munawwarah dalam memanfaatkan dana nasabah (pihak ketiga), dan Bagaimana analisis SWOT yang di gunakan oleh BMT Al- Munawwarah. Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui bagaimana strategi yang dilakukan Koperasi BMT Al-Munawwarah dalam menjaring dana nasabah (pihak ketiga). Untuk mengetahui Strategi bisnis Koperasi BMT Al-Munawwarah dalam pemanfaatan dana nasabah (pihak ketiga). Untuk mengetahui peluang dan tantangan dalam memanfaatkan dana nasabah (pihak ketiga). dan Untuk mengetahui Analisis SWOT yang digunakan oleh BMT Al-Munawwarah. Metode analisa data yang di gunakan adalah pendekatan kualitatif analisisdeskrptif, yaitu pendekatan bahasa yang menceritakan gambaran tentang strategi yang dilakukan oleh Koperasi BMT Al-Munawwarah. Strategi adalah proses penentuan rencana para pemimpin puncak yang berfokus pada tujuan jangka panjang organisasi, disertai penyusunan suatu cara atau upaya bagaimana agar tujuan tersebut dapat dicapai. Setiap unit bisnis harus merancang strategi untuk pencapaian tujuannya. Pemanfaatan dana pihak ketiga merupakan salah satu dari tujuan yang dilakukan oleh BMT Al-Munawwarah. Dana yang dihimpun dari mitra BMT Al- Munawwarah harus segera digunakan kebidang usaha yang produktif agar BMT Al-Munawwarah terus bisa berkembang, selain itu adanya tuntutan bagi hasil dari dana-dana para mitra yang di titipkan ke BMT Al-Munawwarah yang membuat BMT Al-Munawwarah harus jeli dalam membaca peluang usaha

    Manajemen Masjid Al-Munawwarah Kota Buntok Kalimantan Tengah

    Full text link
    Penelitian ini meliputi tentang manajemen masjid yang mencakup idarah (administrasi masjid), imarah (memakmurkan masjid),dan riayah (memelihara masjid). Ketiga aspek tersebut tentunya sangat erat sekali dengan penerapan manajemen masjid, tanpa adanya ketiga aspek tersebut maka kegiatan operasional masjid yang meliputi administrasi, meramaikan, dan memelihara bangunan masjid akan berjalan tidak baik dan tidak profesional. Masjid Al-Munawwarah dikatakan mempunyai manajemen yang baik dalam bidang idarah, imarah, maupun riayahnya, dibuktikan dengan administrasi yang cukup teratur, banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, dan juga pemeliharaan yang dilakukan terhadap masjid. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen idarah, imarah, dan riayah Masjid Al-Munawwarah Buntok dan juga kendala dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Subjek dalam penelitian ini adalah ketua masjid, ketua I masjid, ketua bidang imarah masjid, dan jemaah masjid. Penelitian ini berlokasi di Masjid Al-Munawwarah Buntok Kalimantan Tengah. Teknik pengumpulan data didapatkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya dalam menganalisis data, penulis menggunakan tiga langkah yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen masjid yang meliputi idarah, imarah, dan riayah sudah dijalankan dengan cukup baik di masjid Al�Munawwarah. Idarah di masjid Al-Munawwarah meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengadministrasian, keuangan dan pengawasan. Imarah yang dilakukan di Masjid Al-Munawwarah yaitu kegiatan peribadatan, majelis taklim, remaja masjid, pendidikan berbasis masjid, pembinaan ibadah sosial, peringatan Hari Besar Islam, dan kesehatan. Adapun riayah di Masjid Al-Munawwarah tentunya selalu dilakukan pemeliharaan yang rutin dan dilakukan oleh petugas yang sudah dijadwalkan. Dengan idarah, imarah, dan riayah yang baiklah Masjid Al�Munawwarah bisa menjalankan kegiatan operasional masjid yang meliputi administrasi, meramaikan dan memelihara bangunan berjalan dengan baik dan profesional

    Akkare-karena. Naskah Tari dalam mencipta karya pada mata kuliah koreografi Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar

    Full text link
    ABSTRAK Munawwarah 2017, Akkare-karena. Naskah Tari dalam mencipta karya pada mata kuliah koreografi Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar. Naskah Tari ini merupakan uraian tentang karya tari dengan judul Akkarekarena, yang menguraikan beberapa permasalahan, yakni : 1)”Bagaimana bentuk penyajian karya tari Akkare-karena?”. Metode yang digunakan dalam garapan karya tari dengan cara : eksplorasi yang dimulai dari penemuan ide hingga eksplorasi tubuh, improvisasi dan pembentukan. Hasil karya ini disimpulkan bahwa: karya tari “Akkare-karena” yang mempersentasikan tentang kolektifitas kebersamaan terhadap komunitas lebih penting dari individualistik karena jika melihat di zaman sekarang ini sikap individualistik lebih menonjol dan komunitas semakin berkurang

    EKSISTENSI ORKES KASIDAH AL-MUNAWWARAH SEBAGAI MEDIA HIBURAN DI DESA PATTALLASSANG KECAMATAN PATTALLASSANG KABUPATEN GOWA

    Full text link
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menjawab masalah (1) Mendeskripsikan tentang eksistensi orkes kasidah Al-Munawwarah di Desa Pattallasang Kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa; (2) Mendeskripsikan bentuk penyajian orkes kasidah Al-Munawwarah di Desa Pattallassang Kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif . Dalam penelitian ini yang menjadi objek sasaran adalah orkes kasidah Al-Munawwarah sebagai media hiburan di Desa pattallassang Kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa. Teknik pengumpulan data adalah studi pustaka, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Orkes kasidah A-Munawwarah didirikan pada tahun 1987 oleh H. Usman Karim Dg. Sitaba (Alm) dan dilanjutkan oleh anaknya sendiri yaitu Syahruddin S. Ag atau yang akrab disapa dengan nama Dg. Solla, Al-Munawwarah memiliki makna yaitu bercahaya. Orkes kasidah Al-Munawwarah dari dulu sampai sekarang masih menjadi kebanggaan sebagai media hiburan masyarakat di Desa Pattallassang Kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa.; (2) Bentuk penyajian orkes kasidah Al-Munawwarah meliputi, waktu pertunjukan, tata rias, tata busana, tata cahaya, tata suara, formasi dan alat-alat musik yang digunakan. Kata Kunci : Eksistensi Orkes Kasidah Al-Munawwarah sebagai Media Hiburan, bentuk penyajian

    Strategi lembaga keuangan mikro syariah dalam mengembangkan dan meningkatkan pembiayaan usaha kecil dan menengah al-Munawwarah Pamulang

    No full text
    Penelitian ini tentang strategi pembiayaan BMT Al-Munawwarah Pamulang. Alasan mengapa diteliti, karena strategi pembiayaan BMT Al-Munawwarah Pamulang yang menunjukkan perkembangan dan usia BMT yang sudah relatif lama yaitu 15 tahun,,BMT Al-Munawwarah juga memiliki jaringan kerjasama yang luas. Berdasarkan alasan diatas peneliti berasumsi bahwasannya strategi pembiayaan di BMT Al- Munawwarah adalah bagus karena itu peneliti berkeinginan untuk mengetahui bagaimanakah strategi pembiayaan BMT Al-Munawwarah Pamulang. Metode yang dipakai peneliti adalah metode penelitian lapangan dengan cara wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian tentang bagaimana strategi pembiayaan BMT Al-Munawwarah diantaranya adalah datang langsung ke tempat calon nasabah, rekomendasi mitra lama, promosi dengan brosur-brosur yang disebarkan ke masjid, jenis usaha yang dibiayai. Sedangkan keunggulan BMT Al-Munawwarah dari segi produknya adalah pembiayaan mudharabah, pembiayaan murabahah yang lebih maksimal dan kompetitif serta penekanan pelayanan dan kepercayaan kepada mitra BMT Al- Munawwarah

    MANAJEMEN STRATEGIK DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DI PONDOK PESANTREN AL-MUNAWWARAH KOTA PEKANBARU

    Full text link
    "ABSTRAK Irwan Suanto (2025): MANAJEMEN STRATEGIK DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DI PONDOK PESANTREN AL-MUNAWWARAH KOTA PEKANBARU Rumusan masalah : (1) Bagaimana penerapan manajemen strategik pada tahapan pengamatan dan analisis lingkungan dalam pengembangan pendidikan Islam di Pondok Pesantren al-Munawwarah Kota Pekanbaru? (2) Bagaimana penerapan manajemen strategik pada tahapan perumusan strategi dalam pengembangan pendidikan Islam di Pondok Pesantren al-Munawwarah Kota Pekanbaru ? (3) Bagaimana penerapan manajemen strategik pada tahapan implementasi strategi dalam pengembangan pendidikan Islam di Pondok Pesantren al-Munawwarah Kota Pekanbaru ? dan (4) Bagaimana penerapan manajemen strategik pada tahapan evaluasi dan pengendalian (control strategi) dalam pengembangan pendidikan Islam di Pondok Pesantren al-Munawwarah Kota Pekanbaru? Metode penelitian: Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan penelitian kualitatif, dilakukan di Pondok Pesantren al-Munawwarah Kota Pekanbaru. Waktu penelitian selama 6 bulan, dari bulan Januari s.d. Mei 2025. Informan dalam penelitian ini terdiri dari: pendiri, pengelola, dan guru/ustadz Pondok Pesantren al-Munawwarah. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian: penerapan manajemen strategik dalam pengembangan pendidikan Islam di Pondok Pesantren al-Munawwarah Pekanbaru dapat dilihat dari 4 (empat) tahapan: (1) Penerapan manajemen strategik dalam pengembangan pendidikan Islam di Pondok Pesantren al-Munawwarah pada tahapan pengamatan dan analisis lingkungan mencakup: (a) pengamatan dan analisis lingkungan eksternal, yang meliputi geografis, agama, sosial, budaya dan ekonomi, dan (b) pengamatan dan analisis lingkungan internal, terdiri dari : Sumber Daya Manusia (SDM) (pimpinan, pengelola, guru dan pegawai), santri, sumber dana, sarana dan prasarana, (2) Penerapan manajemen strategik dalam pengembangan pendidikan Islam di Pondok Pesantren al-Munawwarah pada tahapan perumusan strategi, mencakup : (a) merumuskan dan menetapkan visi, misi dan tujuan, dan (b)merumuskan dan menetapkan strategi, arah dan kebijakan, (3) Penerapan manajemen strategik dalam pengembangan pendidikan Islam di Pondok Pesantren al-Munawwarah Pekanbaru pada tahapan implementasi strategi, mencakup : (a) penerapan sistem pendidikan, (b) penerapan kurikulum pendidikan, (c) penerapan jadwal kegiatan pembelajaran, (d) penerapan kultur pembelajaran, dan (e) penerapan metode pembelajaran, (4) Penerapan manajemen strategik dalam pengembangan pendidikan Islam di Pondok Pesantren al-Munawwarah pada tahapan evaluasi dan pengendalian strategi. Kata Kunci: Manajemen Strategik, Pengembangan Pendidikan Islam, Pesantren Al-Munawwarah

    Sejarah al-Madinah al-munawwarah

    No full text
    Buku ini menjelaskan tentang al-Madinah al-Munawwarah dari segala sudut, memuat peristiwa-peristiwa sejarah penting yang berkaitan langsung dengan perkembangan, kesucian dan kedudukannya dari tinjauan agama. Selain itu, buku ini menjelaskan sekilas tentang masjid Quba serta mengkhususkan pembahasan mengenai masjid Nabawi seja kzaman Nabi hingga masa pemerintahan Saud

    MANAJEMEN PEMBINAAN KARAKTER SANTRI DI PONDOK PESANTREN MADINATUL MUNAWWARAH KABUPATEN PELALAWAN

    Full text link
    ABSTRAK Arif Bahtera Sukma, (2023) : Manajemen Pembinaan Karakter Santri di Pondok Pesantren Madinatul Munawwarah Kabupaten Pelalawan Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui perencanaan pada Manajemen Pembinaan Karakter Santri di Pondok Pesantren Madinatul Munawwarah kabupaten Pelalawan. 2) Untuk mengetahui Pengorganisasian pada Manajemen Pembinaan Karakter Santri di Pondok Pesantren Madinatul Munawwarah Kabupaten Pelalawan. 3) Untuk mengetahui Pelaksanaan pada Manajemen Pembinaan Karakter Santri di Pondok Pesantren Madinatul Munawwarah Kabupaten Pelalawan. 4) Untuk mengetahui Evaluasi pada Manajemen Pembinaan Karakter Santri di Pondok Pesantren Madinatul Munawwarah Kabupaten Pelalawan. 5) Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat Manajemen Pembinaan Karakter Santri di Pondok Pesantren Madinatul Munawwarah Kabupaten Pelalawan. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research), yakni penelitian yang berbasis data-data lapangan terkait dengan subjek penelitian. sUntuk menjabarkan penelitian tersebut, penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Manajeman pembentukan karakter santri di Pondok Pesantren Madinatul Munawwarah yaitu: 1) Perencanaan, dilakukan melalui proses pemilihan sumber daya manusia, penyusunan program, dan penyesuaian program pembentukan karakter santri. 2) Pengorganisasian dilaksanakan dengan adanya penetapan struktur organisasi, pembagian tugas, pengelompokan aktifitas dan pendelegasian wewenang. 3) Pelaksanaan pembentukan karakter santri ditetapkan secara menyeluruh dengan pengarahan, bimbingan dan komunikasi. 4) Pengawasan melibatkan semua pihak dan dilakukan setiap saat minimal seminggu sekali. 5) Di dalam pembinaan karakter santri tersebut terdapat beberapa faktor pendukung dan penghambat. Adapun faktor pendukung dalam pembinaan karakter santri adalah dukungan dari orang tua dan kesadaran diri. Sedangkan faktor penghambatnya adalah pengaruh lingkungan dan kurangnya sifat jujur. Kata Kunci : Manajemen, Pembinaan Karakter, Santr

    EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MEDIA STICK FIGURES UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA SISWA DI MADRASAH TSANAWIYAH AL-MUNAWWARAH PEKANBARU

    Full text link
    Penelitian ini bertujan untuk mengetahui efektifitas penggunaan media stick figures untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa di madrasah tsanawiyah al-munawwarah pekanbaru. Rumusan masalah penelitian ini adalah “ Apakah penggunaan media stick figures efektif untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa di madrasah tsanawiyah al-munawwarah pekanbaru ?”. penelitian ini adalah penelitian eksperimen yaitu dimulai dengan merancang langkah pembelajaran, pelaksanaan, observasi dan test. Populasi penelitian adalah siswa kelas 2 madrasah tsanawiyah al-munawwarah pekanbaru tahun 2018-2019, dengan sampel siswa kelas 2 C dan 2 D madrasah tsanawisah al-munawwarah pekanbaru. Sabjek penelitian adalah siswa madrasah tsanawiyah al-munawwarah pekanbaru. Objek penelitian ini adalah efektifitas penggunaan media stick figuresuntuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa di madrasah tsanawiyah almunawwarah pekanbaru. Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah observasi dan test.Dari analisis data yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media stick figures efektif untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa di madrasah tsanawiyah al-munawwarah pekanbaru karena nilai To = 14,11 lebih besar dari Tt pada taraf signifikansi 1% = 0,325 dan taraf signifikansi 5% = 0,250 Dengan begitu, hipotesis alternatif (Ha) diterima dan sebaliknya hipotesis nihil (Ho) ditolak. Kata Kunci: Efektifitas, Media, Kemahiran Berbicar
    corecore