1,721,375 research outputs found
Tanggung Jawab Perum PPD terhadap Pihak Ketiga (Studi Kasus Kecelakaan Bus PPD dengan Sepeda Motor)/ oleh Lestari Putri Iswanto
Dalam menjalankan kehidupannya, masyarakat tentu memiliki kebutuhan sehari-hari yang harus terpenuhi. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, transportasi tentu menjadi bagian yang melekat dalam kehidupan masyarakat. Namun, Bertambahnya jumlah volume kendaraan di ibukota dengan seiring berjalannya waktu menyebabkan jumlah kecelakaan lalu lintas juga kian bertambah. Kecelakaan lalu lintas tidak hanya menimbulkan kerugian materil dan immateril terhadap pengemudi dan penumpang namun juga dapat menimbulkan kerugian tersebut kepada pihak ketiga. Dalam skripsi ini penulis meneliti mengenai kecelakaan yang terjadi antara Moch. Ridwan yang merupakan pengendara sepeda motor dengan Bus PPD 213 No.Pol B 7729 ZT Jurusan Grogol-Kampung Melayu. Berdasarkan latar belakang tersebut maka penulis meneliti lebih lanjut mengenai, Bagaimanakah tanggung jawab Perum PPD terhadap pihak ketiga dalam kasus ini?. Penulis meneliti pokok permasalahan tersebut dengan metode penelitian normative yang bersifat deskriptif analitis dengan bersumber kepada data primer dan sekunder yang di analisis secara kualitatif dengan penarikan kesimpulan secara deduktif. Hasil penelitian menggambarkan bahwa Perum PPD tidak bertanggung jawab terhadap Moch. Ridwan karena Perum PPD tidak memberikan ganti kerugian sebagaimana diatur di dalam Pasal 194 ayat (1) Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PENDAMPINGAN KELENGKAPAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN MASYARAKAT DI DESA PESAGUAN KECAMATAN PANGKALAN LESUNG KABUPATEN PELALAWAN
ABSTRAK
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PENDAMPINGAN
KELENGKAPAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN MASYARAKAT DI
DESA PESAGUAN KECAMATAN PANGKALAN LESUNG KABUPATEN
PELALAWAN
Wefi Ayu Lestari Putri
Penelitian ini dilatar belakangi masih adanya masyarakat di desa pesaguan
yang belum melengkapi administrasi kependudukan dikarenakan jarak yang
cukup jauh untuk mengurus administrasi kependudukan ke kantor capil. Oleh
sebab itu penulis ingin meneliti bagaimana peran pemerintah desa dalam
pendampingan kelengkapan administrasi kependudukan ini. Pemerintah desa
berperan untuk memfasilitasi dan memberi pengarahan kepada masyarakat untuk
membantu melengkapi administrasi kependudukan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui bagaimana peran pemerintah desa dalam pendampingan kelengkapan
administrasi kependudukan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif
deskriptif dan dalam pengumpulan data peneliti menggunakan metode observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 5 orang
dengan 3 informan kunci dan 2 informan pendukung, hasil dari penelitian ini
menunjukan teori peran yakni tahap fasilitator (melakukan sosialisasi,
menyediakan pelayanan, dan melakukan pendampingan), tahap mobilisator
(melakukan pengarahan dan memberikan motivasi), dan tahap regulator (membuat
peraturan dan mengimplementasikan peraturan). Dengan adanya program
pendampingan kelengkapan administrasi kependudukan ini untuk mengetahui
masyarakat yang belum melengkapi administrasi kependudukan dan membantu
masyarakat yang belum melengkapi administrasi kependudukan di desa pesaguan.
Hasil dari penelitian ini peran pemerintah desa sebagai fasilitator melakukan
sosialisasi, pelayanan, pedampingan kepada masyarakat, peran pemerintah desa
sebagai mobilisator memberi pengarahan dan memotivasi masyarakat untuk
melengkapi administrasi kependudukan, dan peran pemerintah desa sebagai
regulator adalah membuat peraturan dan mengimplementasikan aturan untuk
masyarakat yang melengkapi administrasi kependudukan.
Kata Kunci: Peran, Pendampingan, Kelengkapan Adminitrasi Kependudukan
Masyaraka
ANALISIS PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME PADA MATERI PERTUMBUHAN EKONOMI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 TUALANG
ABSTRAK
Winanda Lestari Putri, (2021): Analisis Pembelajaran Konstruktivisme pada Materi Pertumbuhan Ekonomi di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Tualang
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis penerapan pembelajaran konstruktivisme pada materi Pertumbuhan Ekonomi di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Tualang. Jenis penelitian ini Deskriptif dengan pendekatan Kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru ekonomi dan siswa kelas XI IPS yang berjumlah 4 orang, sedangkan objeknya adalah penerapan pembelajaran konstruktivisme pada materi Pertumbuhan Ekonomi. Informan kunci dalam penelitian ini adalah guru ekonomi dan siswa kelas XI IPS. Informan tambahan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru ekonomi di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Tualang sudah menerapkan pembelajaran konstruktivisme pada materi Pertumbuhan Ekonomi. Hanya saja belum maksimal. Hal ini disebabkan pembelajaran berlangsung menggunakan aplikasi sekolah berupa telegram. Sehingga pada tahapan apersepsi guru tidak dapat melaksanakannya dengan baik dimana guru seharusnya memberikan pertanyaan mengenai materi sebelumnya dan mengukur pengetahuan siswa. Pada tahap eksplorasi guru tidak dapat memberikan tugas kepada siswa secara berkelompok tetapi terpaksa secara individu. Demikian juga pada tahap diskusi dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengerjakan tugas keompok, selanjutnya pengaplikasian untuk menarik kesimpulan, karena siswa belajar dari rumah masing-masing.
Kata Kunci: Pembelajaran Konstruktivisme, Pertumbuhan Ekonomi, Sekolah Menengah Ata
Efektivitas Pelaksanaan Program Pembangunan Jalan Dan Jembatan Di Dinas Pekerjaan Umum Aceh Tenggara Skripsi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Pelaksanaan
Program Pembangunan Jalan dan Jembatan di Dinas Pekerjaan Umum Aceh
Tenggara.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui pendekatan
penelitian deskriptif dengan analisis data kualitatif, yaitu dengan menggambarkan
keadaan pelaksanaan Program Pembangunan Jalan dan Jembatan berdasarkan
fakta-fakta yang ada dan mencoba menganalisis kebenarannya berdasarkan data
kualitatif yang diperoleh dari hasil penelitian. Adapun kategorisasi yang penulis
rumuskan dalam penelitian ini adalah 1) adanya tujuan dan sasaran yang hendak
dicapai dalam pelaksanaan program pembangunan jalan dan jembatan; 2) adanya
pelaksanaan yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum sesuai dengan rencana
pembangunan yang telah ditetapkan; 3) adanya sumber daya dalam pelaksanaan;
4) adanya sasaran dan fasilitas kerja yang memadai dalam pelaksanaan program
pembangunan jalan dan jembatan.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa dalam
mengefektifkan pelaksanaan program pembangunan jalan dan jembatan
dibutuhkan perencanaan yang didasarkan pada tujuan pembangunan yang
konsisten dan realistis, pengawasan kontiniu yang mencakup aspek fisik dan
pembiayaan serta memiliki koordinasi yang baik, dan didukung dengan
peningkatan sumber daya melalui Diklat yang sesuai dengan tuntutan
pembangunan.
Kemudian dalam mengefektifkan pelaksanaan program pembangunan
jalan dan jembatan dibutuhkan sarana dan fasilitas kerja yang memadai untuk
mendukung pelaksanaan program pembangunan jalan dan jembatan agar dapat
berjalan secara efektif dan efisien
Analisis Antropologi Sastra Novel Negeri Sapati Karya Laode M.Insan
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan aspek-aspek antropologi sastra
yaitu: sistem mata pencarian, sistem bahasa, sistem sosial yang terdapat dalam novel
Negeri sapati Karya Laode M.Insan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
adalah metode deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini
adalah pendekatan antropologi sastra. Data yang diperoleh diolah serta diuraikan
dengan menggunakan pola penggambaran deskriptif. Objek penelitian ini adalah
sistem mata pencarian, sistem bahasa, dan sistem sosial. Sumber data yang digunakan
dalam penelitian ini adalah novel Negeri Sapati karya Laode M.Insan dengan tebal
360 halaman, diterbitkan oleh Best Practice pada tahun 2012. Teknik analisis data
dilakukan dengan teknik pustaka. Data yang telah dikumpulkan kemudian diolah
melalui beberapa tahap, yaitu membaca secara cermat novel, memahami isi dari
novel, mencari buku-buku yang menyangkut dengan judul penelitian untuk dijadikan
referensi, menganalisis antropologi sastra (sistem mata pencarian, sistem bahasa, dan
sistem sosial) yang terdapat dalam novel Negeri Sapatikarya Laode M.Insan,
Penyajian hasil, dan menyimpulkan hasil penelitian.Hasil analisis data penelitian
iniyaitu : 1) sistem mata pencarian meliputi segala aktivitas seperti pendidik/guru,
nelayan, nahkoda, kuli pengangkut ikan, dan kepala sekolah. 2) sistem bahasa yaitu
menjadi suatu ciri khas atau pembeda cara komunikasi suatu daerah dengan daerah
lain. 3) sistem sosial yaitu kekerabatan yang terdapat dalam novel Negeri Sapati
karya Laode M.Insan. aspek-aspek antropologi sastra yang muncul dari novel Negeri
Sapatikarya Laode M.Insan sebagai penegasan dan untuk menjelaskan makna yang
terdapat dalam novel
Analisis Tingkat Kesehatan BUMN pada PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesehatan BUMN pada
PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero) tahun 2011-2015 dilihat dari aspek
keuangan berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor: KEP-100/MBU/2002.
Penelian ini juga bertujuan untuk mengetahui factor penyebab turunnya rasio
keuangan pada PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero). Jenis penelitian ini adalah
penelitian evaluasi. Objek penelitian ini adalah PT.Perkebuanan Nusantara IV
(Persero). Subjek penelitian adalah Penilaian tingkat kesehatan BUMN non jasa
keuangan bidang usaha non infrastrukturyang terdiri dari aspek keuangan. Teknik
pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, dengan dokumen berupa
Laporan Keuangan PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero) tahun 2011-2015.
Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif yang mengacu pada
Keputusan Menteri BUMN Nomor: KEP-100/MBU/2002. Hasil penilaian tingkat
kesehatan BUMN PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero) dilihat dari aspek
keuangan pada tahun 2011 dan 2012 mendapat predikat SEHAT kategori AAA.
Pada Tahun 2013 mendapat predikat SEHAT kategori hasil penelitian AA. Dan
pada tahun 2014 mendapat predikat SEHAT dengan kategori yang lebih
meningkat yaitu AAA. dan pada tahun 2015 masih dalam predikat SEHAT,
namun dalam kategori yang menurun yaitu kategori A
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
- …
