6 research outputs found

    Sintesis dan Karakterisasi Senyawa Kompleks dari Perak(I) Format dengan Trisikloheksilfosfina

    No full text
    ABSTRACT Sintesis dan Karakterisasi Senyawa Kompleks dari Perak(I) Format dengan TrisikloheksilfosfinaJanuria. 2016. Sintesis dan Karakterisasi Senyawa Kompleks dari Perak(I) format dengan Trisikloheksilfosfina. Skripsi, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:(1) Prof. Effendy, Ph.D.(2) Dr. Fariati, MSc.Kata-kata Kunci: karakterisasi, perak(I) format, senyawakompleks, sintesis, trisikloheksilfosfina.Reaksi antara perak(I) asetat (AgC2H3O2) dan trisikloheksilfosfina (PCy3)dengan stoikiometri1 : 1 menghasilkan senyawa kompleks molekuler [Ag(O2C2H3)((C6H11)3P)] dengan struktur trigonal planar terdistorsi di sekitar atom pusatnya. Perak(I) formatmemiliki kemiripan dengan perak(I) asetat dalam hal jenis senyawa danpola koordinasiatom donornya. Senyawa kompleks dari AgCHO2 dengan PCy3belum pernah disintesis. Tujuan penelitian adalah mensintesis senyawa kompleks dari AgCHO2 dan PCy3dengan stoikiometri 1 : 1 serta mengkarakterisasi hasil sintesisnya. Struktur yang diperoleh dapat digunakan untuk membandingkan persamaan pola koordinasi dari ion format dan ion asetat.Senyawa kompleks disintesis dengan mereaksikan AgCHO2 dan PCy3 dengan perbandingan mol 2 : 1 dalam pelarut metanol. Senyawa kompleks hasil sintesis diukur titik leburnya dan dianalisis unsur-unsurnya dengan EDX. Hasil analisis EDX digunakan untuk memperoleh rumus empiris dari senyawa. Terbentuknya senyawa molekuler atau ionik diidentifikasi dengan daya hantar listrik (DHL) dan uji kualitatif ion format. Berdasarkan rumus empiris, hasil uji DHL, dan uji kualitatif ion format kemungkinan struktur senyawa kompleks dapat diramalkan.Energi bebas dari kemungkinan struktur yang diperoleh dihitung dengan program Gauss View 5.0. Struktur senyawa kompleks yang diterima adalah yang memiliki energi bebas per ikatan terendah. Senyawa kompleks dari AgC2H3O2 dan PCy3 dengan stoikiometri1 : 1 menghasilkan senyawa kompleks baru yang terdekomposisi pada suhu92-94°C. Uji daya hantar listrik dan uji kualitatif format mengindikasikan bahwa kompleks hasil sintesisa dalah senyawa molekuler. Analisis EDX memberikan rumus empiris C19H34AgO2P. Tiga kemungkinan struktur senyawa kompleks hasil sintesis adalah dimer [((C6H11)3P)Ag(µ-OCHO)2Ag((C6H11)3P)], dimer [((C6H11)3P)Ag(µ-O2CH)2Ag((C6H11)3P)], dan monomer [Ag(O2CH((C6H11)3P)] dengan energi bebas berturut-turut sebesar -642.250,1211, -637.056,3582, dan -642.162,9649kJ/mol. Senyawa kompleks monomer [AgO2CH((C6H11)3P)] memiliki energi bebas terendah. Oleh sebab itu, struktur yang diterima adalah [AgO2CH((C6H11)3P)]. Struktur ini isostruktur dengan [Ag((C6H11)3P)(O2C2H3)]

    PROFESIONALITAS GURU DI SMP NEGERI SE-KECAMATAN MLATI KABUPATEN SLEMAN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profesionalitas guru di SMP Negeri se Kecamatan Mlati. Profesionalitas guru diketahui dengan melihat penguasaan empat standar kompetensi guru dan dengan melihat pola sertifikasi yang ditempuh oleh guru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua guru di SMP Negeri se Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman yang berjumlah 74 guru. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner tertutup. Validitas data menggunakan validitas konstrak. Reliabilitas data menggunakan rumus Croncbach’s Alpha. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: profesionalitas guru SMP Negeri se Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman termasuk dalam kategori sangat baik (86,0%). Hasil tersebut berdasarkan dari perolehan persentase empat kompetensi guru yaitu: 1) kompetensi pedagogik guru pola PLPG berada dalam kategori sangat baik (86,7%), pola portofolio dalam kategori sangat baik (87,8%), dan guru yang belum sertifikasi berada dalam kategori sangat baik (83,3%). 2) kompetensi kepribadian guru pola PLPG berada dalam kategori sangat baik (92,7%), pola portofolio dalam kategori sangat baik (91,9%), dan guru yang belum sertifikasi berada dalam kategori sangat baik (90,0%). 3) Kompetensi profesional guru pola PLPG berada dalam kategori baik (77,1%), pola portofolio dalam kategori baik (76,6%), dan guru yang belum sertifikasi berada dalam kategori baik (76,5%). 4) Kompetensi sosial guru pola PLPG berada dalam kategori sangat (87,2%), pola portofolio dalam kategori sangat baik (87,6%), dan guru yang belum sertifikasi berada dalam kategori sangat baik (84,6%)

    PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP SUMBER DAYA ALAM MELALUI MULTIMEDIA DENGAN TEKNIK EXAMPLE NON EXAMPLE PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 02 MANANG GROGOL SUKOHARJO TAHUN AJARAN 2012/2013

    Get PDF
    Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan Pemahaman konsep sumber daya alam melalui multimedia dengan teknik Example Non Example (penelitian tindakan kelas pada siswa kelas IV SD Neger 02 Manang Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo tahun ajaran 2012/2013). Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Sebagai subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 02 Manang Grogol Sukoharjo, berjumlah 26 siswa, 11 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi , dan tes. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, sajian data, dan penarikan simpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa melalui penggunaan multimedia dengan teknik Example Non Example mampu meningkatkan pemahaman konsep sumber daya alam pada siswa kelas IV SD Negeri 02 Manang Grogol Sukoharjo tahun pelajaran 2012/2013. Hal itu dapat dibuktikan dengan (1) adanya peningkatan rata-rata nilai kelas yang diperoleh siswa dari sebelumnya pada sebelum tindakan 57,69; kemudian pada siklus I menjadi 66,53; naik menjadi 84,42 pada siklus II, (2) adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar siswa sebelum tindakan hanya 26,92%; pada tes siklus I menjadi 42,3%; kemudian pada siklus II menjadi 92,30%. Dengan demikian, dapat diajukan suatu rekomendasi bahwa pembelajaran IPA materi sumber daya alam dengan menggunakan multimedia dengan teknik Exampla Non Example dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa materi sumber daya alam pada siswa kelas IV SD Negeri 02 Manang Grogol Sukoharjo tahun ajaran 2012/2013

    Analysis of The Application PSAK 71 To Impairment Losses Reserve (CKPN) In Stated-Owned Enterprises of Indonesia (BUMD) In The Banking Sector: (Case study: PT. Bank Pembangunan Kalimantan Barat)

    Get PDF
    PSAK 71 is officially effective in 2020, banking issuers are required to include the formation of CKPN. This study aims to determine the analysis of the implementation of PSAK 71 against the allowance for impairment losses at Regional Government Bank West Kalimantan (PT BPD KALBAR). The data analysis of this research was carried out from 2020-2022. The method used in this research is qualitative descriptive. The results of this study are the determination of CKPN, recognition, and measurement of CKPN PT. BPD Kalbar compliance with PSAK 71. PT. BPD Kalbar recognizes and measures allowance for losses for financial instruments totaling ECL - 12 months if credit risk is low and there is no significant increase. On the other hand, PT. BPD Kalbar will recognize and measure the allowance for losses for financial instruments based on the ECL lifetime of the financial instrument if the credit risk of the financial instrument has experienced a significant increase from the time of initial recognition. PT. BPD Kalbar uses forward-looking information

    PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP SUMBER DAYA ALAM MELALUI MULTIMEDIA DENGAN TEKNIK EXAMPLE NON EXAMPLE

    Get PDF
    Abstract : The research objective of this class action is to improve the understanding of natural resource concepts through multimedia techniques Example Non Example (classroom action research on SD Negeri 02 Manang Grogol, Sukoharjo academic year 2012/2013). This research is a form of action research that reflection. As a research subject is the fourth grade students. Data collection techniques using observation, documentation, and testing. Analysis using interactive model that includes data reduction, data presentation and drawing conclusions or verification. Based on these result, it can be concluded that through the use of multimedia with Example Non Example techniques can improve the understanding of the concept of natural resource in fourth grade student SD Negeri 02 Manang Grogol Sukoharjo year 2012/2013. It can be proved by (1) an increase in the average value obtained by the students from the class ealier in the pre-action 57,69; later in the first cyce to 66,53; rose to 84,42 in the second cyce, (2) an increase in percentage of students passing grade before action is only 26,92%, in testing the first cyce to 42,3%, then on the second cyce to 92,30%. Abstrak : Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan pemahaman konsep sumber daya alam melalui multimedia dengan teknik Example Non Example (penelitian tindakan kelas pada siswa kelas IV SD Negeri 02 Manang Grogol Sukoharjo tahun ajaran 2012/2013). Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Sebagai subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 02 Manang Grogol Sukoharjo, berjumlah 26 siswa, 11 siswa laki-lakidan 15 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan tes. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, sajian data dan penarikan simpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa melalui penggunaan multimedia dengan teknik Example Non Example mampu meningkatkan pemahaman konsep sumber daya alam pada siswa kelas IV SD Negeri 02 Manang Grogol Sukoharjo tahun pelajaran 2012/2013. Hal itu dapat dibuktikan dengan (1) adanya peningkatan rata-rata nilai kelas yang diperoleh siswa dari sebelumnya pada sebelum tindakan 57,69; kemudian pada siklus 1 menjadi 66,53; naik menjadi 84,42 pada siklus II, (2) adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar siswa sebelum tindakan hanya 26,92%; pada tes siklus I menjadi 42,3%; kemudian pada siklus II menjadi 92,30%

    PENINGKATAN PEMAHAMAN DAN PENGHARGAAN TERHADAP KEARIFAN LOKAL SERTA SENI BUDAYA DAN MANFAATNYA BAGI MASYARAKAT LINGKUNGAN DAN EKONOMI MELALUI PROGRAM KKN TEMATIK MANDIRI EDISI KHUSUS KEBANGSAAN UNIVERSITAS PALANGKA RAYA DI DESA TELUK NYATU KECAMATAN KURUN

    Get PDF
    Teknik menganyam merupakan salah satu teknik dalam seni rupa dimana anyaman yang dibuat dari bahan serat yang dirangkai hingga membentuk sebuah benda yang diingin, bahan utama dalam anyaman adalah tumbuhan yang tumbuh dihutan yang lebat dan liar seperti rotan. Sebagian besar warga Desa Teluk Nyatu yang memiliki perkerjaan sebagai penambang emas dan karyawan membuat minat masyarakat disana yang memang ahli dalam menganyam menjadi kurang karena tentunya menganyam tidak akan memberikan banyak penghasilan besar bagi masyarakat Desa Teluk Nyatu. Maka dari itu kami kelompok 29 dengan program kerja “Peningkatan Pemahaman Dan Penghargaan Terhadap Kearifan Lokal Serta Seni Budaya Dan Manfaatnya Bagi Masyarakat Lingkungan Dan Ekonomi “ dengan tema “ Penguatan Sosial Budaya Dan Kearifan Lokal “ Meningkatkan minat masyarakat Desa Teluk Nyatu dalam menganyam karena hal tersebut merupakan salah satu kesenian daerah yang harus dipertahankan kelestariannya serta kearifan lokalnya. Dalam pelaksanaan program kerja ini kami kelompok 29 dibantu oleh salah satu masyarakat Desa Teluk Nyatu Ibu Nani selaku Penjawet yang masih mempertahaan salah satu kebudayan dan kearifan lokal disana yaitu Menganyam berbagai alat seperti tikar, tas, bakul, keranjang dan topi dengan ciri khas tradisional Kalimantan Tengah. Setelah kami kelompok 29 melaksanakan kegiatan pertukaran kearifan lokal dan seni budaya serta pelatihan penyusunan paket dan pemasaran wisata seni budaya dan kearifan lokal dimana sepertinya hasil dari kegiatan program kerja kami mendapatkan informasi seperti cara menganyam, harga alat dan bahan anyaman, bersosialisai dengan masyarakat serta tahu pemasarannya jika dijual, membantu menarik minat masyarakat yang berada di Desa Teluk Nyatu agar dapat mempertahnkan budayany
    corecore