126 research outputs found

    PENGARUH METODE DRILL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV UPT SPF SD BEROANGING KOTA MAKASSAR

    No full text
    Agustina Fani Lianty. 2022. Pengaruh Metode Drill Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV UPT SPF SD Beroanging Kota Makassar. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Bosowa. Dibimbing oleh Fathimah Az-Zahra Nasiruddin dan Jainuddin. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh metode drill terhadap hasil belajar siswa kelas IV UPT SPF SD Beroanging Makassar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pretest-Posttest Control Group Design, yaitu memberikan tes sebelum diberikan perlakuan yang dimana salah satu kelas menggunakan metode drill. Sampel penlitian ini adalah kelas IV sebanyak 60 orang. Penelitian dilaksanakan sebanyak 2 kali pertemuan. Teknik pengumpulan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Pembelajaran konvensional memiliki nilai rata-rata hasil pre-test 20,17 rendah dan post-test 42,33 kategori sedang, sedangkan di kelas eksperimen dengan menggunakan metode drill yaitu dengan nilai rata-rata pre-test 32,67 rendah dan hasil post-test 80,83 yang termasuk kategori tinggi maka dapat dilihat penggunaan metode drill dalam pembelajaran matematika secara keseluruhan terjadi peningkatan terhadap hasil belajar siswa. Selanjutnya hasil penelitian ini diterapkan dengan metode drill dan menggunakan bantuan SPSS. Dapat juga dilihat dari uji-t diperoleh thitung≥ 0,005 tTabel (8,408≥0,254). Sedangkan nilai Sig (2-tailed) < 0,05 (0,000 < 0,05) artinya terdapat pengaruh metode pembelajaran drill terhadap hasil belajar matematika kelas IV UPT SPF SD Beroanging Makassar

    EVALUASI KINERJA PERUSAHAAN DENGAN PENDEKATAN INSTRUMENT MANAJEMEN STRATEJIK BALANCE SCORECARD (STUDI KASUS PT. AMP PLANTATION AND ITS SUBSIDIARY)

    No full text
    Evaluasi Kinerja Perusahaan dengan Pendekatan Instrumen Manajemen Stratejik Balance Scorecard (Studi Kasus PT AMP Plantation) Tesis oleh Jainuddin Sinaga Pembimbing Prof. Dr. H. Syukri Lukman, SE, MS ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja perusahaan dengan instrumen Balance Scorecard yang sesuai dengan Visi Misi dan strategi perusahaan dan melakukan system pengukuran kinerja perusahaan pada masing-masing perspektif Balance Scorecard selama periode tahun 2012 – tahun 2016. Sampel penelitian ini dilakukan disalah satu perusahaan perkebunan dan pengolahan minyak kelapa sawit di Sumatera Barat PT. AMP Plantation yang merupakan subsidiary dari Wilmar International Plantation. Pengolahan data penelitian dilakukan dengan metode Analytic Hirarcy Process (AHP) dengan pemberian bobot pada masing-masing perspektif model Pairewise Comparison atau model perbandingan berpasangan dimana pembobotan dilakukan oleh key Manajemen Perusahaan kemudian score akan dibandingkan dengan sasaran stratejik pada indicator ukuran hasil (lagging indicator) dan indicator ukuran pemacu kinerja (leading indicator) pada masing-masing perspektif. Hasil penelitian pengukuran dengan instrumen Balance Scorecard pihak manajemen perusahaan dari hasil analisa SWOT perusahaan merumuskan pertumbuhan profitabilitas yaitu mengelola bisnis dengan konsep berkelanjutan (sustainability) 3P bottom line (people, planet, profit) dan peningkatan produktifitas dengan efisiensi operasi dan penerapan praktek-praktek terbaik. Kedua strategi diterjemahkan dalam peta stratejik perusahaan. Manajemen melakukan pembobotan pada masing-masing perspektif yaitu Keuangan 26%, Pelanggan 23%, Proses bisnis internal 31% dan Pembelajaran dan pertumbuhan 20%. Kinerja perusahaan dari tahun 2012 sampai tahun 2016 menunjukkan pencapaian KPI adalah secara keseluruhan perspektif adalah diatas 100% dengan rincian tahun 2012 score 114.36%, tahun 2013 score 126.38%, tahun 2014 score 130.23% dan tahun 2016 score 149.39%. Selama kurun waktu lima tahun kinerja perusahaan yang terendah adalah tahun 2015 dan tertinggi adalah tahun 2016. Perspektif Keuangan menunjukkan kinerja terbaik hal ini didorong oleh permintaan pasar dan proses produksi yang lebih mengutamakan kebutuhan pasar pada pasar global meskipun proses perbaikan pada proses bisnis internal sangat dibatasi oleh kualitas agronomis dari bahan baku, pembelajaran dan pertumbuhan menunjukkan kinerja belum maksimal untuk mendorong peningkatan kinerja ditunjukkan oleh hasil score KPI tidak tercapai meskipun ada peningkatan dari tahun 2012 sampai tahun 2016. Kata kunci : Balance Scorecard, lag indicator, lead indicator, Analytic Hirarcy Process, PT. AMP Plantation, stratejik, Analisa SWOT, Peta strategi, Profitabilitas, Produktifitas, Perspektif keuangan, Perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal, Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. Evaluasi Kinerja Perusahaan dengan Pendekatan Instrumen Manajemen Stratejik Balance Scorecard (Studi Kasus PT AMP Plantation) Tesis oleh Jainuddin Sinaga Pembimbing Prof. Dr. H. Syukri Lukman, SE, MS ABSTRAC This study aims to determine the company performance with instrument Balanced Scorecard in accordance with the Vision, Mission and corporate strategy and perform the company's performance measurement system on each perspective of Balance Scorecard during the period of 2012 - 2016. The sample of this study was conducted in one of plantation and oil processing of palm oil company in West Sumatera, PT AMP Plantation which is a subsidiary of Wilmar International Plantation. Data processing research is done by Analytic Hirarcy Process (AHP) method with weighting on each perspective of model Pairewise Comparison that is model where weighting is done by Key Management Company then score will be compared with strategic goals at indicator of result measurment (lagging indicator) and indicator of drivers performance (leading indicator) in each perspective. The result of measurement research with Balance Scorecard instrument of company management from result of SWOT analysis formulates profitability growth that is managing business with sustainable 3P bottom line concept (people, planet, profit) and productivity improvement with operational efficiency and best practice implementation. Both strategies are translated in the company map strategic. Management weighted each perspective of Finance 26%, Customer 23%, Internal business process 31% and Learning and growth 20%. The company's performance from 2012 to 2016 shows the achievement of KPI is overall perspective is above 100% with the 2012 score of 114.36%, 2013 score 126.38%, 2014 score 130.23% and 2016 score 149.39%. During the period of five years the company's lowest performance is in 2015 and the highest is in 2016. Financial Perspective shows the best performance this is driven by market demand and production processes that prioritize market needs in global markets although the process improvement on internal business processes is severely limited by agronomic quality of raw materials, learning and growth shows that the performance has not been maximized to encourage the performance improvement shown by the KPI score is not achieved there is despite the increase from 2012 until 2016. Keywords : Balance Scorecard, lag indicator, lead indicator, Analytic Hirarcy Process, PT. AMP Plantation, strategic, SWOT Analisys, Strategic Map, Profitabilty, Productifity, Financial Perspective, Customer Perspective, Internal Business Process Perspective, Learning and Growth Perspectiv

    ISLAM DAN POLITIK ORDE LAMA; “DINAMIKA POLITIK ISLAM PASCA KOLONIAL SEJAK KEMERDEKAAN SAMPAI AKHIR KEKUASAAN SOEKARNO”

    No full text
    Setelah mengeluarkan dekret, Soekarno yang sudah terobsesi untuk menjadi penguasa mutlak di Indonesia, memaksa pembubaran partai Masyumi pada 17 Agustus 1960. Pemberlakuan Demokrasi Terpimpin oleh Soekarno ternyata menimbulkan respon yang beragama dari kalangan partai Islam. Ahmad syafi’i ma’arif membagi era Demmokrasi Terpimpin ini menjadi periode kristalisasi dan Periode Kolaborasi. Periode kristalisasi ditandai dengan pemilihan kawan dan lawan, pendukung dan oposisi terhadap kebijakan Soekarno tersebut. Sementara periode kolaborasi ditandai dengan kerja sama partai-partai Islam yang ikut bersama demokrasi terpimpin, termasuk dengan komunis, yang merupakan salah satu pilar penyangganya. Islam dipandang sebagai salah satu unsur Nasakom dengan NU sebagai wakil utamanya, Partai-partai Islam yang lain dalam menghadapi berbagai isu politik lebih banyak meniru gaya NU sebagai kekuatan Islam terbesar saat itu. &nbsp

    Strategi penyampaian materi salat dalam pembelajaran pendidikan agama islam di SDN se Kelurahan Pendahara Kabupaten Katingan Kecamatan Tewang Sangalang Garing

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi dari hasil observasi yang penulis lakukan pada siswa kelas VI di SDN sekelurahan Pendahara Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan dengan hasil bahwa mereka masih belum bisa menghafal bacaan Ṣalat dan mempraktekan gerakan Ṣalat dengan baik dan benar. Keadaan ini tentunya mengindikasikan telah terjadi permasalahan pada strategi penyampaian pembelajaran yang dilakukan oleh para guru SDN se Kelurahan Pendahara Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan, oleh sebab itu maka penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisi media, interaksi, dan bentuk pembelajaran Ṣalat di SDN se Kelurahan Pendahara Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian kualitatif dengan jenis kualitatif deskriptif, penelitian ini dilakukan di SDN se Kelurahan Pendahara Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan, subyek penelitian ini adalah guru 3 guru PAI di SDN se Kelurahan Pendahara dan informan adalah kepala sekolah dan siswa kelas II. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, kemudian teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data sedangkan teknik pengabsahan mengunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian ini adalah: 1) Media pembelajaran yang digunakan di SDN se Kelurahan Pendahara Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan adalah papan tulis, orang dan buku, 2) Interaksi guru dan siswa yang terjadi di SDN se Kelurahan Pendahara Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan adalah interaksi satu arah, 3) Bentuk pembelajaran yang dilakukan di SDN se Kelurahan Pendahara Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan yaitu bentuk pembelajaran dalam kelompok kecil. Abstract This research is based on the results of observations made by the author on grade VI students at SDN in Pendahara sub-district, Tewang Sangalang Garing District, Katingan Regency with the result that they still cannot memorize prayer readings and practice prayer movements properly and correctly. This situation certainly indicates that there has been a problem in the delivery strategy of learning carried out by SDN teachers in Pendahara Village, Tewang Sangalang Garing District, Katingan Regency, therefore this study aims to describe and analyze media, interactions, and forms of prayer learning in SDN in the Kelurahan. Pendahara, Tewang Sangalang Garing District, Katingan Regency. This research is a qualitative research with a descriptive qualitative type, this research was conducted in SDN throughout Pendahara Village, Tewang Sangalang Garing District, Katingan Regency, the subjects of this study were 3 PAI teachers in SDNs throughout Pendahara Village and the informants were the principal and grade II students. Data collection techniques used observation, interview and documentation techniques, then data analysis techniques were data collection, data reduction, data presentation, and data verification, while the validation technique used source and method triangulation. The results of this study are: 1) The learning media carried out in SDN throughout Pendahara Village, Tewang Sangalang Garing District, Katingan Regency are blackboards, people and books, 2) Teacher-student interactions that occur in SDNs in Pendahara Village, Tewang Sangalang Garing District, Katingan Regency are One-way interaction, 3) The form of learning carried out in SDNs in Pendahara Village, Tewang Sangalang Garing District, Katingan Regency, is a form of learning in small groups

    UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 DALAM PERSPEKTIF HISTORIS-POLITIS

    No full text
    Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 merupakan wujud dari Positivisasi Hukum Islam di Indonesia. Lahirnya Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 merupakan salah satu upaya perjuangan politik umat islam Indonesia. Secara spesifik Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 mengatur tentang hukum perkawinan yang di khususkan bagi umat islam. Tulisan ini menggunakan pendekatan Sejarah dan Politik hokum guna melihat sebuah proses Panjang sejak rancangan undang-undang ini di ajukan hingga di tetapkan menjadi sebuah Undang-Undang yang dapat dijadikan sebagai landasan hukum bagi umat islam dalam melaksanakan kehidupan beragama dalam konteks keindonesiaan

    SISTEM POLITIK DAULAH/KERAJAAN: KONSEPSI, BENTUK PEMERINTAHAN DAN INSTITUSI POLITIK ALIRAN SYI’AH

    No full text
    Perang Shiffin berakhir dengan arbitrase yang berakibat terbentuknya tiga fraksi politik waktu itu, pertama golongan khawarij, kedua golongan muawiyah, dan ketiga golongan Ali yang kemudian terkenal dengan sebutan Syi’ah. Kaum Syi’ah adalah pengikut setia Ali bin Abi Thalib. Keyakinan mereka yang amat tinggi kepadanya membawa kepada satu keyakinan bahwa Ali Bin Abi Thalib adalah al-Khalifah al-Mukhtar (khalifah terpilih) dari Nabi Muhammad Saw., karena dianggap sahabat terbaik di antara sahabat-sahabat lain. Artinya mereka meyakini bahwa yang berhak mengendalikan pemerintahan pasca Nabi meninggal adalah Iman; baik kepemimpinan politik maupun kepemimpinan spiritual (agama). Dan jabatan Imam adalah istimewa ahlul al-bait (keluarga Nabi), yaitu Ali Bin Abi Thalib  dan keturunanya. Dalam hubungan ini al-Muzaffar mengatakan “kami meyakini bahwa Imamah adalah salah satu ajaran Islam yang fundamental (ushul al-din), dan keyakinan seseorang tak pernah menjadi sempurna tanpa meyakini imamah itu”. Tulisan ini mengupas sisi lain dari perkembangan aliran politik syi’ah dalam peradaban Islam. Tulisan ini menggunakan pendekatan sejarah dan sosiologi Politik. pergolakan politik mazhab Syi’ah dalam pentas sejarah Islam  melahirkan paham dan sekte-sekte yang beragam dan saling berseberangan. Para pemimpin dalam sekte Syi’ah saling mengklaim dan berebut pengaruh untuk mendapatkan pengikut dari dulu hingga sekarang. harus diakui dalam peta sejarah Islam Mazhab Syi’ah telah mampu membangun sebuah peradaban dan memberikan kontribusi dalam peradaban Islam ketika mazhab Syi’ah Ismailiyah membangun dinasti Fatimiyyah di mesir. Konsep Imamah dalam Mazhab Syi’ah merupakan konsep yang mempercayai Ali bin Abi Thalib yang berhak menggantikan posisi Nabi Muhammad sebagai pemimpin agama dan pemimpin Negara dari pada sahabat seperti Abu Bakar, Umar bin Khattab dan Utsman. Sebagian sekte-sekte tersebut tidak mengakui akan kepemimpinan Abu Bakar. Umar, dan Utsman dan menganggap mereka telah merampas hak Ali bin Abi Thalib sebagai penerima wasiat dari Nabi. Namun di sisi lain sekte-sekte syi’ah ada juga yang mengakui dan menerima kepemimpinan Abu Bakr, Umar, dan Utsman, sebagaimana halnya Syi’ah Zaidiyah namun tidak semua pecahan dari sekte Zaidiyah ini memiliki satu pendapat tentang hal demikian

    PEMBAGIAN WARIS PADA MASYARAKAT BIMA DI TINJAU DARI ASPEK SOSIOLOGI HUKUM

    No full text
    Pembagian waris pada masyarakat Bima sangat mengedepankan asas hukum Islam yang dianggap sebagai yang utama untuk menyelesaikan persoalan waris tersebut. Namun disisi lain juga justru persoalan warisan menjadi salah satu aspek yang menimbulkan perselisihan yang berimbas pada renggangnya silaturahmi antara sesama saudara kandung, paman, bibi, dan bukan saaudara kandung. Bahkan yang lebih parah lagi adalah mengklaim warisan milik anak yatim dan piatu hanya karena hubungan sedarah dengan orang tua anak tersebut. Perilaku tersebut disebabkan karena menganggap anak yang ditinggalkan tersebut tidak memiliki pendidikan atau pemahaman tentang masalah tersebut. Tulisan ini mencoba mengurai pola pembagian waris pada masyarakat Bima di tinjau dari aspek sosiologi hukum. Tulisan ini akan menggunakan pendekatan sosiologi Hukum dengan teori Hukum sebagai perilku sosial. Digunakan untuk melihat implementasi perubahan perilaku kehidupan masyarakat Bima dalam hal pembagian harta waris. Persoalan warisan menjadi salah satu aspek yang menimbulkan perselisihan yang berimbas pada renggangnya silaturahmi antara sesama saudara kandung, paman, bibi, dan bukan saaudara kandung. Bahkan yang lebih parah lagi adalah mengklaim warisan milik anak yatim dan piatu hanya karena hubungan sedarah dengan orang tua anak tersebut. Dalam pembagian warisan, ada kecenderungan yang dilakukan oleh masyarakat, bahwa tanah warisan yang dibawah oleh bapak akan diwariskan kepada anak laki-laki jika punya anak laki-laki; sedangkan tanah warisan yang dibawah oleh ibu cenderung menjadi bagian warisan anak perempuan, kecuali tidak ada anak perempuan turun ke anak laki-laki dan sebaliknya. Namun ada juga pembagian warisan dilakukan berdasarkan atas dasar kesepakatan bersama tanpa membedakan haarta bawaan masing-masing (suami atau istri)

    PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI LATIHAN MENYELESAIKAN SOAL SECARA SISTEMATIS PADA SISWA KELAS XI. IPA1 SMA NEGERI 2 SUNGGUMINASA

    No full text
    Keaktifan siswa mengikuti pelajaran matematika biasanya sangat kurang, karena matematika dianggap sebagai pelajaran yang sangat menakutkan bagi sebagaian siswa. Semua diperparah oleh strategi pembelajan yang dibawakan guru. Pembelajaran yang dibawakan guru pada umumnya masih berpusat pada guru tidak pada siswa. Bisanya hasil akhir atau hasil belajar dari siswa tidak sesuai dengan harapan. Berbagai masalah di atas, peneliti melakukan riset dengan tujuan meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas XI IPA1 SMA Negeri 2 Sungguminasa dengan jumlah siswa 41 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi, angket respon siswa, dan tes hasil belajar yang diberikan pada setiap akhir siklus. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas XI IPA1 SMA Negeri 2 Sungguminasa. Ini dapat dilihat dari skor rata-rata hasil belajar matematika siswa yang pada siklus I sebesar 59,39. Pada siklus II skor rata-rata hasil belajar siswa meningkat menjadi 83,93. Data hasil observasi di setiap siklusnya menunjukkan adanya perubahan sikap siswa ke arah yang lebih positif, baik dari segi sikap dalam belajar, keaktifan, maupun kedisiplinan.Keaktifan siswa mengikuti pelajaran matematika biasanya sangat kurang, karena matematika dianggap sebagai pelajaran yang sangat menakutkan bagi sebagaian siswa. Semua diperparah oleh strategi pembelajan yang dibawakan guru. Pembelajaran yang dibawakan guru pada umumnya masih berpusat pada guru tidak pada siswa. Bisanya hasil akhir atau hasil belajar dari siswa tidak sesuai dengan harapan. Berbagai masalah di atas, peneliti melakukan riset dengan tujuan meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas XI IPA1 SMA Negeri 2 Sungguminasa dengan jumlah siswa 41 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi, angket respon siswa, dan tes hasil belajar yang diberikan pada setiap akhir siklus. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas XI IPA1 SMA Negeri 2 Sungguminasa. Ini dapat dilihat dari skor rata-rata hasil belajar matematika siswa yang pada siklus I sebesar 59,39. Pada siklus II skor rata-rata hasil belajar siswa meningkat menjadi 83,93. Data hasil observasi di setiap siklusnya menunjukkan adanya perubahan sikap siswa ke arah yang lebih positif, baik dari segi sikap dalam belajar, keaktifan, maupun kedisiplinan

    PEMBAGIAN HARTA WARISAN; TELAAH PEMBAGIAN WARISAN OLEH PEWARIS KEPADA AHLI WARIS SEBELUM PEWARIS MENINGGAL PADA MASYARAKAT BIMA

    No full text
    Pembagian harta warisan sebelum pewaris meninggal sudah menjadi bagian dari kebiasaan yang senantiasa hidup dalam kehidupan masyarakat Bima. Proses pembagiannya yakni orang tua melakukan musyawarah bersama keluarga serta para calon ahli waris untuk dilakukan pembagian dan menentukan bagian-bagian yang akan menjadi hak ahli waris. Hal ini dianggap oleh masyarakat Bima bahwa pembagian harta warisan sebelum pewaris meninggal merupakan pembagian warisan, sedangkan berdasarkan syariah Islam pembagian yang dilakukan dengan cara seperti ini merupakan bukan pembagian warisan melainkan hibah. Hal ini dilakukan bertujuan agar tidak terjadi selisih terhadap persoalan harta yang telah dibagikan ketika orang tua sudah meninggal.Pembagian Warisan oleh Pewaris  kepada ahli waris sebelum pewaris meninggal pada masyarakat Bima merupakan cara adat dan kebiasaan dalam membagikan warisan kepada anak-anaknya sebagai ahli waris dengan harapan untuk mendapatkan kemaslahatan terhadap anak-anak dalam menunjang kebutuhan ekonomi dan menghindari konflik dalam keluarga. Pembagian Warisan oleh Pewaris  kepada ahli waris sebelum pewaris meninggal memiliki kesamaan dengan pembagian dalam hukum Islam karena aturan yang diterapkan diambil dari hukum Islam yaitu perempuan mendapat setengah dari bagian laki-laki, namun pembagian dengan cara Pembagian Warisan oleh Pewaris  kepada ahli waris sebelum pewaris meninggal bukan merupakan pembagian warisan berdasarkan hukum Islam karena pembagiannya dilakukan sebelum orang tua atau pewaris meninggal dunia

    Tinjauan Fikih Lingkungan Terhadap Kebijakan Pemerintah Pusat Tentang Pemindahan Ibu Kota Negara

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tinjauan fikih lingkungan mengenai kebijakan pemerintah pusat mengenai pemidahan ibu kota negara Republik Indonesia. Perencanaan kota haruslah mempertimbangkan lingkungan, lokasi dan kerusakan yang mungkin ditimbulkan. Pemeliharaan lingkungan merupakan upaya untuk mewujudkan kemaslahatan dan menghindari kemudharatan. Akibat kebijakan ini menimbulkan beralih fungsinya hutan tentunya proses ini telah merusak kawasan hutan dan mengancam flora dan faunanya, hal ini menjadikan dampak lingkungan yang sangat serius. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum normatif dengan menggunakan sejumlah literatur sebagai bahan hukum dengan tujuan untuk menggambarkan secara mendalam (diskriptif analisis) mengenai konsep pengelolaan lingkungan hidup dalam perspektif fikih lingkungan dalam pengambilan kebijakan pemindahan Ibu Kota Negara yang baru dan Peraturan Presiden serta Undang-Undang tentang Ibu Kota Nusantara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembangunan ibu kota baru nantinya akan membawa dampak buruk terhadap ekosistem dan sumber daya alam. Pembukaan sejumlah besar hutan dan lahan gambut untuk pembangunan ibu kota baru akan mengundang terjadinya bencana alam. Jika dilihat dari kondisi Jakarta sebagai ibu kota saat ini pemindahan ibu kota merupakan kemaslahatan dan menghindari kemafsadatan. Namun jika dilihat dari kondisi Kalimantan saat ini pemindahan ibu kota ini banyak membawa kerusakan atau kemafsadatan terutama dampak pada lingkungan. Kemafsadatan ini harus dihindari bahkan harus di tutup jalannya. Dalam fikih terdapat kaidah yang artinya “menghilangkan mafsadah didahulukan daripada meraih maslahat.
    corecore