1,235 research outputs found

    Pemidanaan Terhadap Pengguna Narkotika Di Dki Jakarta / oleh Rachmat Ismanto

    No full text
    abstrak Judul: Pemidanaan Terhadap Pengguna Narkotika di DKI Jakarta Nama: Rachmat Ismanto NIM:207111001 Isi: Penelitian tentang Pemidanaan Terhadap Pengguna Narkotika di DKI Jakarta dilatarbelakangi karena dalam prakteknya masih ditemui adanya perbedaan pemidanaan dalam kasus putusan pengadilan perkara tindak pidana narkotika di wilayah DKI Jakarta terhadap penyalahguna narkotika baik dewasa maupun anak-anak. Meskipun pasal yang didakwaan sama, namun dalam faktanya terdapat perbedaan dalam hukuman. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab permasalahan sebagai berikut: (1) Bagaimana proses pemidanaan terhadap pelaku penyalahguna narkotika? (2) Mengapa terjadi perbedaan pemidanaan terhadap pelaku penyalahgunaan narkotika? Metode penelitian yang digunakan adalah normatif dengan ditunjang dengan data kepustakaan dan data lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemidanaan terhadap pelaku penyalahguna narkotika diawali dengan prapenuntutan, penuntutan dan proses persidangan di pengadilan. Adanya perbedaan putusan dalam penanganan pemidanaan terhadap pelaku penyalahguna narkotika lebih didasari karena adanya cara pandang hakim yang tidak sama sehingga menimbulkan dualisme pemahaman aparat terhadap posisi pengguna, yakni antara pelaku dan korban. Selain itu indenpendensi hakim atau kebebasan hakim dimana hakim memutus berdasarkan dua alat bukti dan keyakinan hakim, maka hakim bebas memutus suatu perkara berdasarkan hati nuraninya dan bebas dari pengaruh apa atau siapapun, sehingga sering terjadinya perbedaan atau disparitas pemidanaan terhadap kasus yang serupa atau mirip. Diperlukan adanya persamaan pandangan dari aparat penegak hukum (polisi, jaksa dan hakim) dalam penanganan kasus penyalahguna narkotika, sehingga dalam penanganan kasus penyalahguna tidak lagi ditemukan adanya perbedaan yang sangat mencolok terhadap sanksi atau hukuman yang dijatuhkan

    Model of WebGIS Based Sustainable Smart Land Use for Merauke Regency South Papua

    No full text
    <p><strong>Abstract: </strong>This Smart and sustainable land use is the key to answering development challenges in the modern era. In the context of Merauke Regency, South Papua, rapid economic growth and significant environmental changes demand an integrated approach to managing land use. This research presents an innovative WebGIS-based model that combines geospatial information technology with land use analysis to provide sustainable solutions. Through the integration of spatial data, predictive analysis and stakeholder participation, this model enables stakeholders to explore alternative land use scenarios and evaluate their environmental, economic and societal impacts. The performance evaluation stage of the model shows its ability to accurately represent existing land use patterns. Validation with actual land use data confirms the ability of the model to reproduce the distribution of agricultural areas and protected forest areas. Furthermore, the evaluation of the environmental impact of the model results indicates that the model is capable of predicting the environmental impact of alternative land use scenarios. Consultation sessions with stakeholders proved the importance of their participation in the validation and adaptation of sustainable solutions. The results of this study indicate that WebGIS-based Smart Land Use model has great potential in assisting sustainable planning and decision-making in Merauke Regency. However, further validation and improvement of the model is needed to strengthen its accuracy and validity. This research provides valuable insights on the integration of geospatial information technology in sustainable development and provides guidance for the development of similar models in other regions.</p&gt

    Variasi Gaya Vokal dalam Keroncong Asli: Menafsirkan Estetika Ngeroncongi melalui Penampilan Mus Mulyadi, Toto Salmon dan Ismanto

    Get PDF
    Kajian ini mengeksplorasi perbedaan gaya vokal dalam interpretasi Keroncong Asli melalui studi komparatif terhadap tiga maestro keroncong Indonesia: Mus Mulyadi, Toto Salmon, dan Ismanto. Ketiganya menyanyikan lagu “Kr. Hanya Untukmu” karya Sapari dan WS Nardi, namun dengan pendekatan vokal yang berbeda secara signifikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis musik tekstual, yang dipadukan dengan data resepsi pendengar sebagai bentuk triangulasi untuk memperkuat validitas temuan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Mus Mulyadi menampilkan gaya vokal yang ekspresif dengan cengkok agresif dan penuh ornamen, Toto Salmon menyanyikan lagu dengan artikulasi yang jelas dan mengikuti notasi baku, sementara Ismanto memperlihatkan karakter suara yang sumeleh dengan improvisasi yang terukur dan bersahaja. Ketiga pendekatan tersebut ditelaah lebih lanjut melalui persepsi penghayat musik keroncong untuk mengungkap nilai-nilai estetis yang membentuk identitas vokal Keroncong Asli. Konsep ngeroncongi—yakni cara bernyanyi khas yang ekspresif namun berakar kuat pada struktur estetika tradisi—digunakan sebagai bingkai pemaknaan. Kajian ini menyimpulkan bahwa kreativitas individu, selama tetap berpijak pada koridor estetika genre, memainkan peran penting dalam pembentukan gaya vokal dalam tradisi keroncong yang terus berkembang dan beradaptasi dengan zaman. Vocal Style Variety in Keroncong Asli: Interpreting the Aesthetic of Ngeroncongi through the Performances of Mus Mulyadi, Toto Salmon, and IsmantoAbstractThis study examines the differences in vocal styles in interpreting Keroncong Asli through a comparative analysis of three Indonesian keroncong maestros: Mus Mulyadi, Toto Salmon, and Ismanto. All three sing "Kr. Hanya Untukmu" by Sapari and WS Nardi, but with significantly different vocal approaches. This research employs a qualitative method with a textual music analysis approach, combined with listener reception data as a form of triangulation to strengthen the validity of the findings. The analysis results indicate that Mus Mulyadi displays an expressive vocal style with aggressive inflections and abundant ornamentation, Toto Salmon sings the song with precise articulation and follows standard notation. At the same time, Ismanto exhibits a smooth vocal character with measured and understated improvisation. These three approaches are further examined through the perceptions of Keroncong music enthusiasts to uncover the aesthetic values that shape the vocal identity of Keroncong Asli. We use the concept of ngeroncongi—a distinctive singing style that is expressive yet deeply rooted in traditional aesthetic structures—as a framework for interpretation. This study concludes that individual creativity, as long as it remains within the aesthetic boundaries of the genre, plays an essential role in shaping vocal styles within the evolving and adapting tradition of keroncong.Keywords: Original Keroncong; Vocal Style; Ngeroncongi; Musical Aesthetic

    Pembelajaran Sastra melalui Analisis Strukturalisme “Cerita Pohon Pukul Lima” Karya An Ismanto

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui unsur-unsur strukturalis cerpen yang berjudul Cerita Pohon Pukul Lima karya An Ismanto. Cerpen mengandung unsur-unsur seperti peristiwa, plot, tema, tokoh, latar, sudut pandang dan lain-lain. Metode penelitian yang digunakan melalui pendekatan kualitatif. Mmelalui teknik baca, analisis, dan catat berdasarkan struktur cerpen, serta bagaimana implementasinya pada pembelajaran program belajar paket B.Hasil penelitian memaparkan berbagai unsur instrinsik dalam cerpen Cerita Pohon Pukul Lima.  Mulai dari unsur tokoh yang terlibat, penokohan, setting tempat dan waktu, serta alur peristiwa yang terjadi. Mengacu pada hasil analisis strukturalis cerpen tersebut, hasil analisis teks digunakan untuk pembelajaran siswa program belajar paket B. implementasi pembelajaran sastra melalui analisis strukturalisme cerpen memberikan gambaran kepada siswa dalam memahami karakter tokoh, penokohan, dan mengambil nilai pendidikan yang ada di dalamnya. Melalui pembelajaran analisis ini siswa program belajar paket B dapat mengambil sisi positif dari isi cerpen Cerita Pohon Pukul Lima

    Simple web controlled home automation system with fault detection / M. N. Ismanto and E. Abbas

    No full text
    This paper reports an ongoing project related to the development of Web Controlled Home Automation System. The system contains three (3) main functional blocks which are (i) webpage to provide Graphical User Interface (GUI), (ii) Controller Bridge consists of Arduino UNO and Arduino Ethernet Shield, and (iii) switching unit as a task executor. The project focuses on creating a simple and easy system to control home appliances using user-friendly GUI which is a website page. There is also a built-in fault detection module. This project has two (2) main tasks. There are (i) building simple system for web controlled home automation system with a system fault feedback reporting, and (ii) developing the system programming and creating user-friendly website page with interesting GUI. The system is connected to the Internet through the Arduino Ethernet Shield using RJ45 cable

    ANALISA KETERLAMBATAN PEMBONGKARAN CHEMICAL CAUSTIC SODA DARI KAPAL MT.SINAR JOHOR KE TANGKI DARAT PT.SULFINDO ADI USAHA DI PELABUHAN MERAK

    Get PDF
    Vidi Ismanto, 2017, NIT: 50135103.K, "Analyze the Delay to Discharge of Chemical Caustic Soda from MT.Sinar Johor Ship to Land Tank of PT Sulfindo Adi Usaha in Merak Port", thesis the study program of Port And Shipping Department, Diploma IV Program, Semarang Merchant Marine Polytechnic, Lecturer as Mentor I: Laksmi Setyorini, S.Pd., M.Si, Lecturer as Mentor II: Sarifuddin, M.Pd. , M.Mar.E In the jetty PT. Sulfindo Adi Usaha there is an activity of work activities is the discharge of chemical caustic soda done by the agent from PT. Samudera Indonesia branch Cilegon, Banten as agency company. The purpose of this research is to optimize the handling in the work activities to discharge of chemical caustic soda in the jetty PT. Sulfindo Adi Usaha. The method used by researchers in this research is qualitative. This research is written in a descriptive manner which contains descriptions from interviewees and documentation. Data collection techniques used are primary data collection and secondary data collection. The process of collecting data through the approach to the object under study using observation, interview, and literature study.The researchers also use direct and indirect observation. There are several obstacles faced by PT. Samudera Indonesia as the agency and PT. Sulfindo Adi Usaha as the owner of the jetty as well as the owner of the goods while carrying out the work activities of disassembling chemical caustic soda takes place which results in delays. First is the natural factor or the bad weather that occurs strong winds and sea wave. In addition, inadequate performance of human resources during installation of equipment, coordination that is inconsistent with previous meeting, lack of knowledge of the chemical nature of cargo and document processing errors. Inadequate loading and unloading equipment during installation and checking resulting in leakage, inappropriate hose irregularities, less than optimal cleaning, an absence of tool modernization and congestion or equipment damage while in operation. Such bridges result in stopping activities, demurrage on costs and operations, late distribution of products and delay of vessels to sail. Efforts are made to support the work of unloading chemical caustic soda is to perform strategic steps from technical and non-technical point of view that is taking into account the right time and in accordance with the weather conditions that occur at the time will carry out the loading and unloading activities by always updating the info from BMKG, Conduct training and quality improvement on human resources by means of training, meeting and study appeals, set to perform maintenance and modernization of loading and unloading equipment to be safe to use. Keywords: loading and unloading, PT. Samudera Indonesia, PT. Sulfindo Adi Usah

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN MELAKUKAN PROSEDUR ADMINISTRASI KELAS XE ADMINISTRASI PERKANTORAN DI SMK NEGERI 1 PEDAN TAHUN AJARAN 2014/2015

    Get PDF
    Aan Ismanto,"THE APPLICATION OF COOPERATIVE LEARNING MODEL OF THE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) TYPE TO IMPROVE THE ACTIVENESS AND THE LEARNING ACHIEVEMENT IN ADMINISTRATION PROSEDURE LESSON SUBJECT MATTER OF THE STUDENT IN CLASS XE OF OFFICE ADMINISTRATION PROGRAM OF STATE VOCATIONAL HIGH SCHOOL 1 OF PEDAN IN ACADEMIC YEAR 2014/2015” Skripsi. Surakarta: The Faculty of Teacher Training and Education. Sebelas Maret University. Surakarta. November 2015. The objective of research was to find out whether or not the Teams Games Tournament (TGT) type of cooperative learning model application can improve activeness and learning achievement in Conducting Administrative Procedure subject of state vocational high school 1 of Pedan. This study was a Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles. Each cycle consisted of four stages: planning, acting, observing and reflecting. This action research was conducted by applying the Teams Games Tournament (TGT) type of cooperative learning model in the subject of conducting administrative procedure in High School 1 of Pedan in academic year 2014/2015. The research conducted in collaboration with the teacher by involving the students’ participation. The subject of research was the XE Office Administration Grader consisting of 36 students. Techniques of collecting data used in this research were: observation, interview, test and documentation. The indicator of success in this research was when the student activeness reached at least 60% and student learning achievement at least 85% with the minimum passing criteria (KKM) score of 78. From the result of research, it could be found that activeness and learning achievement of students improved. Before applying the Teams Games Tournament (TGT) type of cooperative learning model, the activeness of students was 40.16% and the learning achievement had not been maximal, 69.44% successfully reaching the minimum passing criteria (KKM). In cycle I, the activeness increased from 40.16% to 67.93% and learning achievement from 69.44% to 80.56%. In cycle II, the student learning activeness increased from 67.93 to 85.41% and the learning achievement from 85.41% to 91.67%. Thus, it could be concluded that the Teams Games Tournament (TGT) type of cooperative learning model application could improve activeness and learning achievement of Conducting Administrative Procedure subject. Keywords: Activeness, Learning Achievement, Team Games Tournament (TGT

    Profil Kesulitan Mahasiswa Dalam Memecahkan Masalah Geometri Transformasi Ditinjau Dari Gender

    Get PDF
    ABSTRAK Bodro Danang Ismanto. K1312018. PROFIL KESULITAN MAHASISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH GEOMETRI TRANSFORMASI DITINJAU DARI GENDER. Skripsi, Surakarta :Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, November 2016. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk Mengetahui profil kesulitan yang dialami mahasiswa laki-laki pendidikan matematika Universitas Sebelas Maret Surakarta dalam memecahkan masalah geometri transformasi (2) Mengetahui profil kesulitan yang dialami mahasiswa perempuan pendidikan matematika Universitas Sebelas Maret Surakarta dalam memecahkan masalah geometri transformasi (3) Mengetahui faktor-faktor apa yang menyebabkan mahasiswa pendidikan matematika Universitas Sebelas Maret Surakarta mengalami kesulitan dalam memecahkan masalah geometri transformasi. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ditentukan melalui purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes dan metode wawancara. Validitas data dilakukan dengan triangulasi metode. Analisis data dilakukan melalui langkah – langkah (1) Reduksi data. (2) Penyajian Data. (3) Penarikan Kesimpulan dan Verifikasi. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil bahwa: (1) Profil kesulitan mahasiswa laki-laki dalam memecahkan masalah Geometri Transformasi: (a) Kesulitan dalam memahami masalah yang diberikan, yaitu mahasiswa mengalami kesulitan dalam memahami hal yang diketahui dan yang ditanyakan serta definisi tertentu dalam soal (b) Kesulitan menentukan strategi penyelesaian masalah yang tepat, yaitu mahasiswa mengalami kesulitan dalam menentukan rencana pemecahan masalah dan menerapkan konsep atau teorema dalam pemecahannya (c) Kesulitan melakukan prosedur matematik yang benar, yaitu mahasiswa mengalami kesulitan dalam mengoperasikan hitungan sehingga tidak tepat dalam menentukan jawaban akhir. (2) Profil kesulitan mahasiswa perempuan dalam memecahkan masalah Geometri Transformasi: (a) Kesulitan dalam memahami masalah yang diberikan, yaitu mahasiswa mengalami kesulitan dalam memahami hal yang diketahui dan ditanyakan serta definisi tertentu dalam soal (b) Kesulitan menentukan strategi penyelesaian masalah yang tepat, yaitu mahasiswa mengalami kesulitan dalam menentukan rencana pemecahan masalah dan menerapkan konsep atau teorema (c) Kesulitan melakukan prosedur matematik yang benar, yaitu mahasiswa mengalami kesulitan dalam melakukan proses pengerjaan sehingga tidak tepat dalam menentukan jawaban akhir. (3) Faktor-faktor internal yang menyebabkan mahasiswa mengalami kesulitan: (a) Kurang memahami materi ajar Geometri Transformasi (b) Daya ingat mahasiswa terhadap rumus maupun definisi seputar transformasi masih kurang (c) Keahlian menghitung dan menerapkan konsep mahasiswa masih kurang (d) Kurangnya latihan dalam mengerjakan soal dalam bentuk melukis. Kata Kunci: Profil kesulitan, pemecahan masalah, gender, geometri transformasi

    Pengembangan Modul Digital Interaktif Berbasis Pengalaman Siswa Untuk Menguatkan Pembelajaran Numerasi SMP Dalam Mendukung Merdeka Belajar

    Get PDF
    Ditengah problematika yang dirasakan oleh satuan Pendidikan, pada tahun 2020 dunia dihadapkan dengan tantangan baru yakni industry 4.0. Kita telah masuk ke era baru industri yang biasa disebut dengan data technology. Pada titik ini, hampir semua aspek kehidupan akan bergantung pada teknologi machine learning. Tantangan lainnya yang bersifat internal, berupa munculnya gejala mentalitas anak-anak bangsa yang melemah. Menghadapi tantangan itu semua tentu harus diimbangi dengan pendidikan yang bermutu supaya dapat menjamin tumbuh kembangnya Sumber Daya Manusia yang berkualitas, yang kreatif, yang bisa bertindak cepat, tepat, dan mampu beradaptasi dengan baik dalam mengantisipasi sekaligus mengatasi dampak negatif dari gelombang perubahan besar tersebut. Namun sayangnya kondisi pendidikan kita belum menunjukkan hasil yang memuaskan, salah satu indikatornya  berdasarkan data skor PISA (Programme for International Students Assessment) tahun 2015 pada tingkat literasi yang meliputi tiga aspek; membaca, kemampuan matematika, dan kemampuan sain, masih berada pada peringkat 10 besar terbawah yaitu peringkat ke-62 dari 72 negara anggota OECD (Orgnization for Economic Cooperation and Development), kita masih kalah dari negara Vietnam. Menghadapi era industri 4.0 setidaknya ada 6 literasi dasar yang wajib dikuasai. Literasi dasar tersebut berperan sangat penting dalam pendidikan maupun kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah literasi  numerasi. Oleh karena itu, dalam penelitian ini akan dikembangkan suatu modul digital inetraktif berbasis pengalaman siswa dengan harapan mampu mendorong keterampilan numerasi siswa sehingga mampu mendukung program merdeka belajar

    Pengembangan Sistem Akuisisi Data pada Sistem Tenaga Listrik Menggunakan Bahasa Pemprograman Delphi

    Get PDF
    Seiring dengan laju perkembangan teknologi, masyarakat industri sekarang mengharapkan penataan sistem tenago listrik yang lebih baik berupa mutu, efisiensi keandalan dan kontinuitas pelayanan. Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan-permasalahan pada sistem lenaga listrik tersebut adalah dengan penerapan telcrnlogi SCADA (Supervisory Control and Data Aquisition). Salah satu bagian utama sistem SCADA adalah alanisisi data. Piranti sistem akuisisi data yang telah diruncang dan dibuat odalah sistem yang dapat mengakusisi besaran-besaran pada saluran tigafasa sistem tenaga listrik yaitu data arus, tegangan, faktor daya dan status PMT
    corecore