1,728,365 research outputs found
Cerita Dhampu Awang dalam Naskah Nyi Junti: Mengurai Hubungan Indramayu dan Tionghoa pada Abad ke-15
The story of Dhampu Awang or known as Ma Huan is very popular among the coastal community groups of Indramayu. Traces of the past associated with Dhampu Awang can be traced from ancient sites, oral traditions, and manuscripts. A more specific story about Dhampu Awang is described in the Nyi Junti manuscript. This study describes the traces of the Chinese in Indramayu in the 15th century based on the Tamanan Site (Situs Tamanan), the Dhampu Awang folklore, and the Nyi Junti manuscript. The three sources after the dialogue affirmed each other. After being analyzed, we get a picture of the role of the Chinese in filling the early stages of the development of the Islamic sultanate of Cirebon (15th century), in which Dhampu Awang's position is a key figure. The results of the analysis obtained an overview of the role of the Chinese in filling the development phase of the coastal area of Indramayu, where Dhampu Awang is the key figure. The relationship between the Indramayu community and Chinese immigrants is mutually beneficial, giving a distinct impression, especially for those who live in coastal area
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IX PADA PEMBELAJARAN IPA
Berdasarkan observasi dan refleksi peneliti di kelas IX SMP Negeri 3 Terisi Kab. Indramayu menunjukkan bahwa permasalahan yang teridentifikasi menyebabkan kemampuan dalam menguasai materi pelajaran sangat lemah, hal ini terlihat dari hasil belajar siswa yang kurang memuaskan, kurangnya kreativitas siswa dalam proses pembelajaran, sehingga kegiatan belajar mengajar sangat pasif, siswa. Salah satu masalah yang dihadapi adalah masalah lemahnya pelaksanaan proses pembelajaran IPA. Maka dari itu dilakukan perbaikan dengan salah satu model pembelajaran yang mampu mengembangkan peran guru sebagai pembimbing dan fasilitator untuk mengembangkan potensi siswa yaitu model discovery learning. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian tindakan kelas dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian pada siklus I tindakan 1 pembelajaran dengan model pembelajaran discovery learning sebesar 65,38%. Pada tindakan 2 keberhasilan pelaksanaan 76,92% sedangkan pada siklus II tindakan 1 keberhasilan pelaksanaan pembelajaran learning sebesar 88,46%, pada tindakan 2 keberhasilan pelaksanaan learning sebesar 100%.. siklus II tindakan 2 yakni keberhasilannya telah lebih dari 85%.. Hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II. Pada siklus I tindakan 1 rata-rata nilai yang diperoleh siswa adalah 76,53, jumlah siswa yang mendapat nilai di atas target adalah 17 siswa atau sebesar 65,38% meningkat pada siklus I tindakan 2 rata-rata nilai yang diperoleh siswa adalah 78,46, jumlah siswa yang mendapat nilai di atas target adalah 20 atau sebesar 76,92%, sedangkan pada siklus II tindakan 1 rata-rata nilai yang diperoleh siswa 84,42, jumlah siswa yang mendapat nilai di atas target adalah 23 atau sebesar 88,46%, meningkat lagi pada siklus II tindakan 2 rata-rata nilai yang diperoleh siswa 87,30 jumlah siswa yang mendapat nilai di atas target adalah 26 siswa atau sebesar 100%, sehingga pada siklus II tindakan 1 baru tercapainya target yang ditentukan yakni 85%
ANALISIS NILAI SOSIAL DAN KARAKTER PADA NOVEL GURU AINI KARYA ANDREA HIRATA SEBAGAI BAHAN AJAR
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang berkaitan dengan nilai-nilai sosial dan karakter. Subjek penelitian ini adalah novel Guru Aini karya Andrea Hirata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai sosial dan karakter pada novel Guru Aini karya Andrea Hirata dan pemanfaatannya sebagai bahan ajar pembelajaran sastra di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik baca dan catat pada dokumen. Teknik analisis data melalui 3 langkah yaitu reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan simpulan (conclusion drawing/verification). Hasil penelitian menunjukan terdapat delapan nilai-nilai sosial yaitu (1) pengabdian, (2) tolong-menolong, (3) kekeluargaan, (4) kesetiaan, (5) kepedulian, (6) empati, (7) keadilan, dan (8) kerja sama. Terdapat pula tiga belas temuan nilai-nilai karakter pada novel Guru Aini karya Andrea Hirata yaitu (1) religius, (2) jujur, (3) toleran, (4) disiplin, (5) kerja keras, (6) kreatif, (7) mandiri, (8) demokratis, (9) ingin tahu, (10) berani mengambil resiko, (11) nasionalis, (12) cinta ilmu, dan (13) tanggung jawab. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar. Bahan ajar yang telah dibuat dapat digunakan oleh guru dan siswa dilingkungan sekolah.Kata kunci: nilai sosial, nilai karakter, novel, dan bahan aja
PENGGUNAAN ETNOMATEMATIKA PADA KARYA SENI BATIK INDRAMAYU DALAM PEMBELAJARAN GEOMETRI TRANSFORMASI
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan etnomatematika pada karya seni batik Indramayu dalam pembelajaran Geometri Transformasi. Data penelitian diperoleh dari studi kepustakaan, pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan pada dua orang pengusaha batik dan seorang pengusaha kain bordir. Hasil kajian dalam penelitian diperoleh bahwa pada motif Sawat Riwog, Obar Abir dan Bunga Setaman dapat digunakan untuk menjelaskan konsep geometri transformasi seperti konsep translasi dan refleksi serta penggunaan prinsip pengubinan pada satu jenis bangun geometri teselasi yaitu persegi.
Kata Kunci: Etnomatematika, Karya Seni Batik, Geometri Transformas
0812-9869-9940 (WA), Jual Keranda Mayat Indramayu
<p>0812-9869-9940 (WA), Jual Keranda Mayat Indramayu@@Jual Keranda Mayat Indramayu, Jual Keranda Mayat Indramayu, Jual Keranda Mayat Cigondewah Kaler, Jual Keranda Mayat Cigondewah Kidul, Jual Keranda Mayat Cigondewah Rahayu, Jual Keranda Mayat Cijerah, Jual Keranda Mayat Gempol Sari, Jual Keranda Mayat Warung Muncang, Jual Keranda Mayat Cihapit@@keranda jenazah 1 set promo @keranda mayat dan pemandian sepaket@keranda awet kokoh anti karat@paket keranda murah@paket keranda jenazah dan pemandian 1 paket@keranda paket@paket pemandian jenazah dan keranda@pemandian jenazah@GRATIS KAIN PENUTUP KERANDA@Menyediakan berbagai kebutuhan kepengurusan jenazah@@Dengan material stainless steel, kami memproduksi KERANDA JENAZAH dan PEMANDIAN JENAZAH yang mana ANTI KARAT, KOKOH, dan JELAS KEAWETANNYA.@@Memudahkan bagi jamaah sekalian dalam kepengurusan jenazah@Dibuat dari STAINLESS STEEL sehingga tahan karat dan aman disimpan dalam ruangan@Desain yang KOKOH mampu menahan berat hingga 300kg @@Spesifikasi Singkat:@-KERANDA@Bahan : Stainless Steel 201@Dimensi : Panjang 200 cm � Lebar 65 cm -Tinggi kurungan 64cm@Beban Maximum 300 kg@@-PEMANDIAN JENAZAH@Bahan : Stainless Steel 201@Dimensi : Panjang 205cm - Lebar 75cm - Tinggi 80cm@Beban MAX : 300KG@@@#JualKerandaMayatIndramayu, #JualKerandaMayatIndramayu, #JualKerandaMayatCigondewahKaler, #JualKerandaMayatCigondewahKidul, #JualKerandaMayatCigondewahRahayu, #JualKerandaMayatCijerah, #JualKerandaMayatGempolSari, #JualKerandaMayatWarungMuncang, #JualKerandaMayatCihapit</p>
Model Experiential Learning sebagai Alternatif Pembelajaran Menulis Karangan Eksposisi Berdasarkan Faktor Kebahasaan pada Siswa Kelas X di SMA
Penggunaan suatu model, pendekatan atau metode dalam suatu pembelajaran dapat menentukan keberhasilan belajar siswa. Salah satu model pembelajaran berupa model pengalaman atau experiential learning dapat dijadikan alternatif pembelajaran dalam menulis atau mengkontruksi teks eksposisi pada siswa Sekolah menengah Atas di Kelas X sesuai denga silabus dan kompetensi dasar yang ada dalam Kurikulum 2013. Keterampilan menulis dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, salah satunya dalam bentuk teks. Pembelajaran menulis dalam bentuk teks pada kurikulum 2013 kelas X salah satunya adalah memproduksi teks eksposisi. Memproduksi teks eksposisi merupakan keterampilan dalam bentuk teks yang harus dikuasai oleh siswa. Siswa diharapkan dapat memahami kelengkapan isi, kelengkapan struktur dan penggunaan bahasa. Siswa Sekolah Menengah Atas merupakan anak yang sudah mempunyai daya wawasan pengetahuan yang lebih dibandingkan dengan siswa Sekolah Tingkat Pertama sehingga dalam membuat keterampilan menulis teks eksposisi lebih terstruktur karena salah satunya lebih luas wawasan dalam hal kebahasaan.Kata Kunci: experiential learning, teks eksposisi, kebahasaan  The use of models, approach or method in learning can the determine student learning success. One learning model in the form of an experiential learning model can be used as an alternative learning in writing or constructing exposition text in high school student in class X according to syllabus and basic competencies in the 2013 curriculum. Writing skills can be done in various forms, one of which is in the form of text. One of the learning to write in text in the 2013 curriculum for class X is producing exposition text is a textual skill that students must master. Student are expected to understand the completeness of the structure and the use of language.  Middle school students are children who are already have more insight into knowledge compared to junior high school student so that in making exposition text writing skills more structured because one of them has broader insight in term of language.Keywords: experiential learning, exposition text, languageÂ
0812-9869-9940 (Terawet), Jual Keranda Mayat Indramayu
<p>0812-9869-9940 (Terawet), Jual Keranda Mayat Indramayu@@Jual Keranda Mayat Indramayu, Jual Keranda Mayat Indramayu, Jual Keranda Mayat Karawang Barat, Jual Keranda Mayat Karawang Timur, Jual Keranda Mayat Klari, Jual Keranda Mayat Kotabaru, Jual Keranda Mayat Kutawaluya, Jual Keranda Mayat Pakisjaya, Jual Keranda Mayat Pangkalan@@keranda jenazah 1 set promo @keranda mayat dan pemandian sepaket@keranda awet kokoh anti karat@paket keranda murah@paket keranda jenazah dan pemandian 1 paket@keranda paket@paket pemandian jenazah dan keranda@pemandian jenazah@GRATIS KAIN PENUTUP KERANDA@Menyediakan berbagai kebutuhan kepengurusan jenazah@@Dengan material stainless steel, kami memproduksi KERANDA JENAZAH dan PEMANDIAN JENAZAH yang mana ANTI KARAT, KOKOH, dan JELAS KEAWETANNYA.@@Memudahkan bagi jamaah sekalian dalam kepengurusan jenazah@Dibuat dari STAINLESS STEEL sehingga tahan karat dan aman disimpan dalam ruangan@Desain yang KOKOH mampu menahan berat hingga 300kg @@Spesifikasi Singkat:@-KERANDA@Bahan : Stainless Steel 201@Dimensi : Panjang 200 cm � Lebar 65 cm -Tinggi kurungan 64cm@Beban Maximum 300 kg@@-PEMANDIAN JENAZAH@Bahan : Stainless Steel 201@Dimensi : Panjang 205cm - Lebar 75cm - Tinggi 80cm@Beban MAX : 300KG@@@@#JualKerandaMayatIndramayu, #JualKerandaMayatIndramayu, #JualKerandaMayatKarawangBarat, #JualKerandaMayatKarawangTimur, #JualKerandaMayatKlari, #JualKerandaMayatKotabaru, #JualKerandaMayatKutawaluya, #JualKerandaMayatPakisjaya, #JualKerandaMayatPangkalan</p>
Dinamika Partai Nahdlatul Ulama pada Pemilihan Umum 1955 di Jawa Barat
The first Islamic Congress in Cirebon in 1922 was one of the seeds of opposition between Reformers and Traditionalists. This was followed by a compilation of two camps which were agreed to hold the Masyumi Party as a symbol of the unity of the Muslims. However, in reality, there was a successful conflict between the Traditionalist and Reformist camps so that the Traditional camp represented by NU was canceled by the Masyumi ties by holding the 19th NU Conference in Palembang 1952. This had implications for the existence of the NU Party in West Java to invoke its hegemony. together with Masyumi so that in the 1955 general election the NU Party only voted under Masyumi, PNI and PKI. This paper will explain how the dynamics faced by the West Java Nahdlatul Ulama when jamiyah changed course became a political party that had implications for the existence of the West Java NU Party before the election took place or afterwards. This research is descriptive with a qualitative methodology. The use of this method is to be able to explain a phenomenon that occurs in the Nahdlatul Ulama organization as a result of becoming a Political Party by using a Politological approach through the stages of Heuristics, Criticism, Interpretation and Historiography
Dialektika Pendidikan Di Indramayu (Antara Idealisme Dan Realisme)
Dinamika pendidikan di Indramayu dikaji dengan landasan filosofis. Dalam Islam dikenal tiga terminologi yang berkaitan dengan pendidikan; Ta’lim, Tarbiyah dan Ta’dzib. Secara teoritis, pendidikan merupakan kebutuhan manusia dan sarana mengolah akal, perasaan dan moralitas, harus mengacu pada nilai-nilai yang menjunjung tinggi martabat kemanusiaan. Program peningkatan IPM (Indek Pembangunan Manusia) Pemerintah Kabupaten Indramayu telah berhasil meningkatkan status pendidikan di Indramayu dengan menduduki rangking papan atas di tingkat Propinsi Jawa Barat. Realitasnya kebijakan Pemerintah Daerah dalam Wajar Dikdas, Tunjangan Daerah bagi guru, dan Pemenuhan Sarana Sekolah (Pembangunan ruang kelas baru) masih dalam tataran formalitas dengan kecenderungan politis, dan belum berdasarkan kerangka substantif-filosofis
DETERMINAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH (BBLR) DI RSUD INDRAMAYU KABUPATEN INDRAMAYU PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2016
ABSTRAK
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat tahun 2012 menunjukan bahwa Angka Kematian Bayi (AKB) berjumlah 355 per 1.000 keahiran hidup. (Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, 2012).Berdasarkan data kasus jumlah kematian neonatal pada tahun 2014 berjumlah 257 kasus dengan BBLR 40,07 % kasus, asfiksia 23,73 % kasus, tetanus 0,77 % kasus, sepsis 5,83 % kasus, kelainan kongenital 11,67 % kasus, ikterus 1,55 % kasus dan lain-lain 16,34 kasus. Dan pada tahun 2015 dari bulan januari- Agustus 2015 jumlah kematian neonatal berjumlah 160 kasus dengan BBLR 42,5 % kasus, asfiksia 26,87 % kasus, sepsis 2,5 % kasus, kelainan kongenital 6,8 % kasus, ikterus 1,25% kasus, dan lain-lain 20 % kasus.Desain penelitian case control dengan perbandingan 1 : 2, populasi pada penelitian ini adalah semua ibu yang melahirkan bayi yang melahirkan di RSUD Indramayu. sampel penelitian adalah sebagian ibu yang melahirkan bayi berat lahir rendah periode Januari – Maret 2016 sebanyak 58 kasus dan kontrol 116. Pengolahan data menggunakan analisis univariat, uji chi-square dan multivariat (regresi logistik sederhana).Hasil penelitian yang dilakukan dengan melihat data rekam medic (data sekunder) pada 58 kasusdan 116 kontrol dengan metode acak sederhana, ditemukan bahwa factor dominan yang mempengaruhi kejadian BBLR di RSUD Indramayu adalah usia kehamilan dengan p value 0,000 dengan nilai OR 348,327 yang berarti bahawa usia kehamilan mempengaruhi kejadian BBLR sebanyak 348,3327 kali lebih beresiko setelah di control dengan variable lain
- …
