767 research outputs found

    Imam Saputra 165100003

    No full text
    Buka Laapak merupakan salah satu aplikasi berbasis android yang memiliki fasilitas berbelanja pada umumnya dan berbagai macam penawaran harga yang menarik yang mampu membuat para pengunjung aplikasi nyaman dalam berbelanja. Dengan memanfaatkan teknolog yang ada Buka Lapak mampu mengembangkan nya dengan berbisnis. Berawal dari pertemanan 3 orang Mahasiswa lalu membuat suatu aplikasi yang di dalam aplikasi tersebut menjual berbagai sepeda dan aksesorisnya dengan harga terjangkau sehingga meramaikan dan meningkatkan pertumbuhan pengguna di Bukalapak secara signifikan. Teknologi juga dapat digunakan untuk bisnis atau berbisnis demi mencukupi kebutuhan manusia tanpa ada jarak ruang yang membataskan nya. seperti hal nya Buka Lapak mempertemukan penjual dan pembeli tanpa harus bertemu secara langsung namun bisa saling berinteraksi di dalam sebuah aplikasi lalu bertransaksi. Dengan kata lain tidak ada kata sulit lagi dalam kegiatan berbisnis di era Digital saat ini

    IMAM SAPUTRA 165100003

    No full text
    pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sering terjadi di bawah bimbingan orang lain, tetapi juga memungkinkan secara otodidak. Auditor adalah seseorang yang memiliki kualifikasi tertentu dalam melakukan audit atas laporan keuangan dan kegiatan suatu perusahaan atau organisasi. manfaat pendidikan auditor pada peningkatan produktivis organisasi sangat di perlukan , karena di dalam sebuah organisasi perlu adanya seorang auditor yang meng audit segala kegiatan yang ada di luar maupun di dalam sebuah organisasi demi kesuksesan dan produktivitas sebuah organisasi. Maka di perlukan nya seorang auditor di dalam sebuah organisasi. Kata Kunci Pendidikan dan Audito

    RESOLVE CONTROL RISK PADA AUDIT SISTEM INFORMASI (IMAM SAPUTRA 165100003)

    No full text
    Resiko adalah akibat atau kosekuensi yang dapat terjadi akibat sebuah proses yang sedang berlangsung atau kejadian yang sudah di perkirakan aakan datang dalam waktu mendatang atau sudah di perediksi. Pengendalian merupakan suatu proses dasar untuk mendapatkan sesuatu yang identik dan apa saja yang dikendalikan. Sehingga apa yang di harapkan oleh sebuah perusahaan atau sebuah organisasi dapat terpenuhi sesuai apa yang di inginkan. Kaitan nya dengan audit sistem adalah untuk memperoleh sebuah pemahaman akan pengendalian intern untuk setiap audit, tingkat pemahamannya harus mencukupi untuk merencanakan audit yang memadai dalam kaitannya dengan hal yang spesifik. Kata Kunci: Resiko Pengendalian & Audit Sistem Informas

    Pengaruh Konten Youtube Picky Picks terhadap Sikap Mahasiswa KPI UIN Imam Bonjol Padang

    Get PDF
    Picky Picks Youtube content is one of the most popular  Youtube channel that is in demand among young people, especially collage,  while this content has a harmful impact on the audience, because it tends to use dirty language, display images containing pornographic elements and bad behavior ini everyday life. The focus of this paper is to see whther there is an effect of Picky Picks Youtube content on the attitudes of Islamic Broadcasting Comunication students at UIN Imam Bonjol Padang class of 2016-2018. The research method in this study uses the type of explanative correlation research with a quantitative approach. This method connects or looks for cause and effect between two variables or more concepts (variabes) to be studied. The results showed that the influence of Picky Picks Youtube content had a major effect on the attitudes of KPI collage at UIN Imam Bonjol Padang generation of 2016-2018. This is shown from the significant (partial) cognitive, affective and conative values of 0.000 0.05, Meand free variables affect signifish indifferently to bound variables

    Hukum Memakan Hewan Yang Disembelih Tanpa Membaca Basmalah( Studi Komparatif Anatara Imam Malik Dan Imam Ahmad Bin Hanbal )

    Get PDF
    ABSTRAK Riko Saputra (2019): Hukum Memakan Hewan Yang Disembelih Tanpa Membaca Basmalah( Studi Komparatif Anatara Imam Malik Dan Imam Ahmad Bin Hanbal ) Penelitian ini berjudul : Hukum Memakan Hewan Yang Disembelih Tanpa Membaca Basmallah ( Studi Komparatif Antara Imam Malik Dan Imam Ahmad Bin Hanbal) penelitian ini membahas tentang : (1) Apa pendapat Imam Malik tentang hukum memakan hewan yang disembelih tanpa membaca basmalah dan dalil yang digunakan, (2) Apa pendapat Imam Ahmad Bin Hanbal tentang hukum memakan hewan yang disembelih tanpa membaca basmalah dan dalil yang digunakan, (3) Pendapat yang bagaimanakah yang lebih rajih ditinjau dari ushul fiqh. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui pendapat Imam Malik tentang hukum memakan daging hewan yang disembelih tanpa membaca basmalah dan dalildalilnya, (2) untuk mengetahui pendapat Imam Ahmad Bin Hanbal tentang hukum memakan daging hewan yang disembelih tanpa membaca basmalah dan dalildalilnya. (3) Serta Pendapat yang bagaimanakah yang lebih rajih ditinjau dari ushul fiqh. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan ( Library research ) bersifat kualitatif, dengan menelaah literature yang berhubungan dengan pembahasan ini. Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber primer dan sumber data sekunder yaitu kitab-kitab fiqh Imam Malik dan Imam Ahmad Bin Hanbal. Selanjutnya, setelah data terkumpul dianalisa dengan menggunakan teknis (Conten Analisis) yaitu dengan memahami kosa kata, pola kalimat, latar belakang situasi dan budaya. Kemudian data tersebut dianalisis dan diuraikan secara jelas, sehingga diperoleh hasil pemahaman yang utuh tentang masalah yang akan diteliti. Setelah data-data dam sumber-sumber penelitiah tersebut dikumpulkan maka dihasilkanlah (1)Menurut Imam Malik bahwa basmallah merupakan syarat sah dalam penyembelihan. Jika tidak dibacakan basmallah maka sembelihan tersebut haram untuk dimakan. (2) Menurut Imam Ahmad bin Hanbal bahwa basmallah hanya anjuran saja dan bukan wajib. (3) Metode Istinbath yang digunakan Imam Malik dalam masalah ini menggunakan pendekatan metode Takhsisul „Am ( mengkhususkan yang umum).. Maka Imam Malik dan Ijma‟ Ulama berpendapat bahwa basmallah merupakan syarat sah dalam penyembelihan, jika tidak di bacakan basmallah maka haram hukumnya memakan daging tersebut. Sedangkan menurut Imam Ahmad bin Hanbal masalah ini menggunakan metode Istihsan dengan memperbandingkan qiyas khafi ( yang tersembunyi) kepada qiyas jalli ( yang sudah jelas), maka Imam Ahmad berpendapat bahwa basmallah bukan merupakan syarat sah penyembelihan, melainkan hanya anjuran saja dan bukan wajib

    Pemodelan sudu turbin angin sumbu horizontal pada uji skala laboratorium [Skripsi] / Imam Saputra

    No full text
    Bibl. : 49-50vii, 50 hlm. : ill. ; 28 cm. . -- Lamp. ( 13 l

    Curriculum Development and Historical Learning During Covid-19 Pandemic: Analysis Implementation Emergency Curriculum in MAN Sumenep

    No full text
    Curriculum developments during the pandemic have affected the learning process, especially in History subjects. One of the significant impacts is the implementation of an emergency curriculum in schools within Kementerian Agama Republik Indonesia (Indonesian Ministry of Religion). The emergency curriculum is a curriculum that is specially made in pandemic conditions. One of the schools that implements an emergency curriculum is MAN Sumenep. The process of implementing the emergency curriculum at MAN Sumenep consists of 3 stages, namely planning, implementation, and evaluation. The implementation of the emergency curriculum has had an impact on the history learning process. These impacts include (1) students feeling confused when simplifying the material, (2) lack of IT mastery for teachers and students in learning and learning activities, (3) teachers do not know the character of the students being taught, (4) facilities and learning support, (5) the assessment of student attitudes, (6) time management in learning activities

    KONSEP MUHASABAH MENURUT IMAM AL MUHASIBI (165-243 )

    Get PDF
    ABSTRAK KONSEP MUHASABAH MENURUT IMAM AL MUHASIBI (165-243 ) ROBBY SAPUTRA Muhasabah ialah intropeksi, mawas, atau meneliti diri, yakni menghitunghitung perbuatan pada tiap tahun, tiap bulan, tiap hari, bahkan setiap saat. Oleh karena itu muhasabah tidak harus dilakukan setiap hari, bahkan setiap saat, Muhasabah diri meliputi evaluasi terhadap pemanfaatan umurnya dari masa ke masa dan segala hal yang dilakukan oleh anggota tubuhnya. Rutin harian itu berlaku karena manusia sering memikirkan tentang kehidupannya. Ia meliputi rasa syukur kepada Allah dan juga rasa hina di atas segala dosa-dosa dikarenakan perbuatan jahil yang telah dilakukan merekaPenelitian ini difokuskan pada dua permasalahan utama, yaitu Bagaimana muhasabah menurut Imam al Muhasibi dan Bagaimana relevansi muhasabah diri dalam kehidupan saat ini, Untuk meneliti masalah tersebut, penulis menggunakan teknik pengumpulan data Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melalui dokumentasi di karenakan Jenis penelitian ini tergolong penelitian kepustakaan (library research), Berdasarkan hasil penelitian di lapangan, peneliti menemukan bahwa muhasabah diri dapat dilukan jika engkau orang yang terpuji pada waktu dan situasi seperti itu, betapa bagus kebaikan mu. Puji lah Allah, mintalah tambahan nikmat dan kurnia Nya, teruskan lah sikap mu itu karena sesungguhnya engkau berada dijalur istiqomah, jalan cinta dan jalan iman. Jika engkau orang yang tercela pada situasisituasi itu, perbaiki ahklak dan tingkah laku mu, karena ada kerusakan yang parah dalam diri mu. Engkau sedang tidak berada di jalur istiqomah, tidak pula dijalur cinta dan tidak pula di jalur arah iman. Takutlah kepada Allah serta periksa dan perbaiki kembali kerusakan diri mu. Sedangkan konsep muhasabah menurut imam al Muhasibi adalah jangan menipu diri, menuju akhirat butuh perangkat yang tepat, cinta dunia pangkal tiap bencana dan kesolehan jiwa. Kata Kunci : Muhasabah, Imam Al Muhasib

    Sanksi Hukum bagi pelaku Jarimah Berganda menurut Imam Abu Hanifah dan Imam Al-Syafi'i

    Get PDF
    Hnifah dan Imam al-Syafi 7.Jarimah berganda atau jarimah gabungan adalah seseorang atau sekelompok orang yang melakukan beberapa tindakan jarimah, baik sejenis maupun berbeda jenis.Dimana telah kita ketahui bahwa setiap perbuatan atau tindakan kejahatan yang satu akan diancam dengan hukuman yang setimpal, baik itu hukuman pokok, hukuman pelengkap atau hukuman tambahan. Imam Abu Hanifah berpendapat bahwa apabila seseorang atau sekelompok yang melakukan jarimah berganda maka akan dijatuhi hukuman sekali saja, karena beliau memegang teori al-tadakhul (saling memasuki)dan teori al-jabu (penyerapan). Sedangkan menurut Imam al-Syafi’i bahwa apabila seseorang melakukan jarimah berganda maka akan dihukum satu per satu sesuai hukuman jarimah yang telah diperbuatnya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persamaan dan perbedaan antara Imam Abu Hanifah dan Imam al-Syafi’i tentang pelaksanaan hukuman gabungan, sumber hokum yang digunakan Imam Abu Hanifah dan Imam al-Syafi’i dan juga metode islinbath al-hukmi Imam Abu Hanifah dan Imam al-Syafi’i tentang pelaksanaan hukuman gabungan. Imam Abu Hanifah dan Imam al-Syafi’i tentang Sanksi Hukuman bagi pelaku jarimah berganda ialah menggunakan sumber dari al-Qur’an, al-Hadist, ijma’, qiyas dan istihsan. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah content analysis terhadap kitab-kitab yang bermadzhab Hanifah, diantaranya adalah kitab Radd al-Mukhtar yang dikarang oleh Ibnu Abidin. Sedangkan kitab-kitab kaiya Imam al-Syafi’i ialah al-Umm dan al-Risalah, serta kitab-kitab dan buku-buku lainnya yang ada hubungannya dengan masalah penelitian dengan cara membandingkan kedua pendapat di atas. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis data kualitatif. Berdasarkan literature yang ditemukan menunjukan bahwa ada beberapa persamaan dan perbedaan tentang sanksi hukum bagi pelaku jarimah berganda diantaranya Imam Abu Hanifah dan Imam al-Syafi’i sama-sama dalam menjatuhkan hukuman bagi pelaku jarimah didahulukan qisosh yang berkaitan dengan hak Adami (hak manusia). Dan perbedaannya adalah menurut Imam Abu Hanifah dalam menjatuhkan sanksi bagi pelaku jarimah berganda baik sejenis maupun berbeda jenis menurutnya harus dijatuhi sekali hukuman langsung pada hukuman yang terberat. Oleh karena itu Imam Abu Hanifah memegang teori at-tadakhul (saling memasuki)dan teori aj-jabu (penyerapan), Semua itu untuk melindungi kepentingan manusia dan tujuan hukum tersebut. Hal tersebut didasari dengan nash al-Qur’an yang terdapat dalam surat an-Nisa ayat (58) dan al-Hadist Nabi dari Abu Hurairah dan dari Bakarah. Sedangkan Imam al-Syafi’i dalam menjatuhkan sanski bagi pelaku jarimah berganda akan dijatuhi hukuman yang setimpal atau satu persatu mulai dari hukuman yang teringan sampai yang terberat. Imam al-Syafi’ didasari pada nash al-Qur’an yang dzahir yaitu yang terdapat dalam surat an-Nahl ayat (126) dan al-Hadist yang diriwayatkan oleh Barar dan Anas

    Desain Kontrol Daya Resistif Menggunakan TRIAC Berbasis Mikrokontroler

    No full text
    ABSTRAK   Saputra, Imam. 2011. Desain Kontrol Daya Resistif Menggunakan TRIAC Berbasis Mikrokontroler. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro. Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Slamet Wibawanto, M.T. (II) Aripriharta, S.T.   Kata Kunci : TRIAC, Kontrol Daya, Mikrokontroler AT89S51 Jika sebuah saklar thyristor dihubungkan antara sumber arus bolak-balik dan beban, maka daya yang mengalir dapat diatur oleh variasi nilai rms tegangan yang diberikan pada beban, jenis rangkaian daya ini dikenal sebagai pengaturan tegangan bolak-balik. Umumnya pengaturan tegangan bolak-balik ini banyak digunakan pada pemanas industri, pengatur cahaya, pengatur kecepatan motor induksi 3 fasa. Oleh sebab itu, perlu adanya modul pengontrol daya sebagai praktikum bagi mahasiswa untuk memahami prinsip kerja dari alat tersebut. Tujuan dari pembuatan tugas akhir ini adalah: (1) Melakukan studi literature dan observasi desain kontrol daya resistif menggunakan TRIAC berbasis mikrokontroler. (2) Mensimulasikan rangkaian pemicuan TRIAC menjadi satu rangkaian dengan menggunakan mikrokontroler AT89S51 untuk mengatur sudut sulut dari TRIAC tersebut. Prinsip kontrol daya resistif menggunakan TRIAC adalah daya yang mengalir ke beban diatur oleh penundaan sudut penyulutan thyristor. Dengan menggunakan mikrokontroler AT89S51, Mikrokontroler berfungsi sebagai pusat pengendali dan sebagai pengambil keputusan dari data-data yang dikirimkan oleh zero crossing detector. Sehingga pengambilan keputusan jadi lebih mudah dengan bantuan dengan keypad maka penyulutan TRIAC jadi lebih mudah untuk mendapatkan daya yang dibutuhkan oleh beban. Pada tugas akhir ini pembuatan alat menggunakan mikrokontroler  AT89S51 untuk pengaturan sudut picu pada TRIAC. Sebagai objek percobaan menggunakan beban lampu untuk didapatkan data dan hasil visual keluaran pada kontrol daya pada TRIAC
    corecore