1,724,558 research outputs found

    PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF ZAKIAH DARADJAT

    No full text
    Tujuan pendidikan Islam merupakan pusat dimana suatu pendidikan diadakan, dan metode pengajaran merupakan cara atau teknik yang digunakan dalam pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan. Maka sebuah lembaga pendidikan harus mempunya tujuan pendidikan yang mampu mengarahkan dan melahirkan generasi yang beriman, takwa dan tangguh dalam menghadapi persoalanpersoalan dan mampu mengikuti arus perkembangan zaman serta berguna bagi dirinya dan lingkungan disekitarnya. Penelitian ini bertjuan untuk menganalisa bagaimana tujuan pendidikan dan metode pengajaran menurut Zakiah Daradjat yang merupakan pakar pendidikan Islam. Zakiah Daradjat merupakah tokoh perempuan di indonesia yang menaruh banyak perhatian di banyak bidang antara lain bidang pendidikan, psikologi, anak, keluarga dan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menjelaskan tujuan pendidikan Islam menurut Zakiah Daradjat, (2) menjelaskan metode-metode pengajaran menurut Zakiah Daradjat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan menggunakan penelitian kepustakaan (library research). Dengan teknik pengumpulan data menghimpun dan menganalisis dokumen-dokumen sesuai jenis penelitian. Teknik analisi dengan analisi isi (content analysis). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa (1) tujuan pendidikan Islam menurut Zakiah Daradjat meliputi tujuan umum, tujuan akhir, tujuan sementara, dan tujuan operasional masih relevan dalam pendidikan di era sekarang yang menggunakan kurikulum 2013 (K-13), (2) metode pengajaran pendidikan Islam menurut zakiah Daradjat masih digunakan dalam pengajaran pendidikan di abad 21 dan mampu bersaing dengan metode-metode baru yang bermunculan sesuai perkembangan zaman. Kata Kunci: Pendidikan Islam, Tujuan dan Metode pengajara

    Pemikiran Pendidikan Islam dalam Perspektif Zakiah Daradjat

    Full text link
    This study discusses Zakiah Daradjat's perspective on Islamic education and its contribution to Islamic education in Indonesia. The main issues discussed are: (1) The concept of Islamic education according to Zakiah Daradjat; (2) The contribution of Zakiah Daradjat's thoughts about Islamic education to Islamic education in Indonesia. This study used the library research method, with primary data sources obtained from the works of Prof. Dr. Zakiah Daradjat who focuses on 3 (three) books, namely Psychology, Islamic Education, and Religious Education in Mental Development, as well as secondary data sources in the form of books relevant to this research. The data analysis technique used by the author in this study is data triangulation. The results of the discussion concluded: the concept of Islamic education according to Zakiah Daradjat is the essence of forming human beings who have noble morals or in other words morals are good deeds. Morals are a reflection of faith in the form of behavior, speech, and attitude. Because Islamic education is not merely religious education, but the cultivation of a religious spirit by accustoming children to good qualities and habits. The goal of Islamic Education is the embodiment of Islamic values in the human person of the student that is endeavored by Muslim educators. The contribution of Islamic education thought initiated by Zakiah Daradjat can be seen theoretically, namely: The components of Islamic education according to him are educators, students, educational methods, and curriculum which are an inseparable unit, one with the other equally taking part in achieve the goal, namely to create a generation of good morals. In practice, he was a reformer of Islamic education in his day

    Pemikiran Pendidikan Islam dalam Perspektif Zakiah Daradjat

    Full text link
    This study discusses Zakiah Daradjat's perspective on Islamic education and its contribution to Islamic education in Indonesia. The main issues discussed are: (1) The concept of Islamic education according to Zakiah Daradjat; (2) The contribution of Zakiah Daradjat's thoughts about Islamic education to Islamic education in Indonesia. This study used the library research method, with primary data sources obtained from the works of Prof. Dr. Zakiah Daradjat who focuses on 3 (three) books, namely Psychology, Islamic Education, and Religious Education in Mental Development, as well as secondary data sources in the form of books relevant to this research. The data analysis technique used by the author in this study is data triangulation. The results of the discussion concluded: the concept of Islamic education according to Zakiah Daradjat is the essence of forming human beings who have noble morals or in other words morals are good deeds. Morals are a reflection of faith in the form of behavior, speech, and attitude. Because Islamic education is not merely religious education, but the cultivation of a religious spirit by accustoming children to good qualities and habits. The goal of Islamic Education is the embodiment of Islamic values in the human person of the student that is endeavored by Muslim educators. The contribution of Islamic education thought initiated by Zakiah Daradjat can be seen theoretically, namely: The components of Islamic education according to him are educators, students, educational methods, and curriculum which are an inseparable unit, one with the other equally taking part in achieve the goal, namely to create a generation of good morals. In practice, he was a reformer of Islamic education in his day  Penelitian ini membahas pemikiran pendidikan Islam persepektif Zakiah Daradjat dan sumbangannya terhadap pendidikan Islam di Indonesia. permasalahan pokok yang dipaparkan, yaitu: (1) Konsep pendidikan Islam dalam pandangan Zakiah Daradjat;(2) Kontribusi pemikiran Zakiah Daradjat tentang pendidikan Islam terhadap pendidikan Islam di Indonesia. Penelitian ini menggunakan medote kepustakaan (library research), dengan sumber data primer diperoleh dari karya-karya Zakiah Daradjat yang berfokus pada 3 (tiga) buku, yaitu Metodologi Pengajaran Agama Islam, Ilmu Pendidikan Islam, dan Metodik Pengajaran Agama Islam, serta sumber data sekunder berupa buku-buku yang relevan dengan penelitian ini. Teknik analisis data yang digunakan penulis dalam penelitian ini ialah triangulasi data. Hasil pembahasan menyimpulkan: Menurut Zakiah Daradjat, konsep pendidikan Islam pada hakekatnya adalah  manusia yang berakhlak mulia, atau dengan kata lain berakhlak adalah amal saleh. Moralitas mencerminkan keyakinan dalam bentuk perilaku, ucapan dan sikap. Karena pendidikan Islam bukan hanya tentang mengajarkan agama, tetapi tentang menumbuhkan ruh keimanan dengan mendidik anak dalam sifat dan kebiasaan yang baik. Tujuan pendidikan Islam adalah terwujudnya nilai-nilai Islam dalam kepribadian peserta didik, yang diupayakan oleh para guru muslim. Secara teoritis kontribusi pemikiran pendidikan Islam yang digagas oleh Zakiah Daradjat dapat dilihat, yaitu: Menurutnya komponen pendidikan Islam  adalah guru, peserta didik, metode pengajaran dan kurikulum, yang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan, yang sama-sama berkaitan satu sama lain. dalam pencapaian. . Tujuannya adalah untuk menciptakan generasi yang memiliki budi pekerti yang baik. Dalam praktiknya, ia adalah seorang pembaharu pendidikan Islam pada masanya &nbsp

    KONSEP KEPRIBADIAN GURU MENURUT ZAKIAH DARADJAT

    No full text
    Faktor terpenting seorang guru adalah kepribadiannya, kepribadian guru pengaruh langsung terhadap kebiasaan proses belajar. Dewasa ini, banyak guru yang tidak peduli terhadap kepribadian siswa. Penulis memilih pemikiran dari Zakiah Daradjat, karena Zakiah menampilkan konsep belajar dengan memandang siswa dari segi mental, fisik, kejiwaan, danmotivasi.Berdasarkan proses pengumpulan data dan analisis data hasil penelitian ini, di antaranya: Pertama, fungsi kepribadian guru menurut Zakiah Daradjatya itu untuk mengetahui keseimbangan dan keserasian mengenai kepribadian guru termasuk dalam proses belajar.Kedua, konsep kepribadian guru dalam proses belajar menurut Zakiah Daradjat mencakup enam unsur di antaranya: kegairahan dan kesediaan untuk belajar, membangkitkan minat peserta didik, menumbuhkan bakat, sikap dan nilai, mengatur proses belajar mengajar, situasi belajar mengajar secara manusiawi, dan mentransfer pengaruh belajar di dalam sekolah kepada penerapannya di dalam kehidupan di luar sekolah. Ketiga, pengembangan terhadap konsep kepribadian guru dalam proses belajar menurut Zakiah Daradjat, dalam hal ini menggunakan teori Abraham Maslow

    KESEHATAN MENTAL MENURUT ZAKIAH DARADJAT

    Full text link
    Zakiah Daradjat merupakan satu diantara sekian banyak muslimah yang berkecimpung dalam lapangan psikologi khususnya psikologi agama. Kemunculannya dalam gerakan kesehatan mental telah memberi pengaruh dalam membuka jalan pikiran psikologi Islam. Kelebihannya dibandingkan sejumlah psikologi lain adalah minatnya yang besar terhadap aspek agama dalam psikoterapi. Fokus penelitian penulis adalah : 1). “Bagaimana Konsep Kesehatan Mental Menurut Zakiah Daradjat?”. Adapun tujuan penelitian ini yang digunakan adalah : “Analisis Kritis mengenai Konsep kesehatan Mental Menurut Zakiah Daradjat dan di sini konsep yang difokuskan adalah konsep penyesuaian diri dan kesehatan mentalnya. Penelitian ini adalah : Termasuk penelitian kepustakaan (library reseacrch), yaitu sebuah penelitian yang dilakukan dengan cara mencari dan membahas literatur atau buku-buku yang berkaitan dengan judul skripsi ini. Dalam skripsi ini, penulis menggunakan peneliti studi tokoh, yaitu pengkajian secara sistematis terhadap pemikiran atau gagasan seseorang pemikir, keseluruhannya atau sebahagiannya. Dalam hal ini, objek penelitian adalah pemikiran seorang tokoh, yaitu Zakiah Daradjat mengenai Kesehatan Mental. Dari penelitian penulis dapat membedakan dua temuan sebagai berikut : (a). Kesehatan mental menurut Zakiah Daradjat adalah kemampuan untuk menyesuaikan diri, dengan orang lain dan masyarakat serta lingkungan dimana ia hidup. Adapun secara garis besar yang di bahas oleh Zakiah Daradjat yaitu pengertian kesehatan mental, prinsip kesehatan mental, kaitan agama dan kesehatan mental, kesehatan mental dan ketenangan hidup, peranan agama dalam kesehatan mental. (b). Pendapat tersebut dipertegas oleh Mustofa Fahmi mendefinisikan bawha kesehatan mental menjadi dua segi yaitu: pertama dari segi positif bahwa kesehatan mental adalah kemampuan individu dalam penyesuaian diri terhadap diri sendiri dan terhadap lingkungan sosialnya, yang kedua segi negative bahwa kesehatan mental adalah terhindarnya seseorang dari gejala neurosis dan psikosis. Konsep kesehatan mental Zakiah daradjat yang di bahas ini adalah Penyesuaian diri dan kesehatan mental. Kata Kunci : Kesehatan Mental Menurut Zakiah Daradjat Kesehatan mental adalah kemampuan untuk menyesuaikan diri sendiri dengan orang lain dan masyarakat serta lingkungan di mana ia hidup. Konsep yang dilkukan oleh Zakiah Daradjat tentang kesehatan mental adalah yang pertama konsep kesehatan mental dan ketenangan hidup yang ke dua konsep penyesuaian diri dan kesehatan mental dan ke tiga peranan Agama dan dan kesehatan menta

    Model Terapi Kesehatan Mental Zakiah Daradjat

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis terapi kesehatan mental menurut Zakiah Daradjat. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan bercorak deskriptif. Dilihat dari segi metode termasuk dalam penelitian sejarah pemikiran, dengan menggunakan pendekatan sejarah, filosofis, dan sosiologis. Sumber primer adalah delapan karya Zakiah Daradjat terkait jenis terapi kesehatan mental. Sumber sekundernya adalah buku-buku yang lain atau skripsi, tesis, disertasi, buletin/jurnal, brosur dan laporan hasil penelitian yang relevan dengan terapi kesehatan mental Zakiah Daradjat. Hasil penelitian ditemukan bahwa ada dua jenis terapi kesehatan mental Zakiah Daradjat yaitu psikoterapi Islami mandiri dan psikoterapi Islami terapis. Psikoterapi Islami mandiri adalah psikoterapi dengan cara yang dapat dilakukan sendiri tanpa meminta bantuan kepada konselor, berupa sabar, taubat nasuha dan tawakal kepada Allah Swt. Psikoterapi Islami terapis adalah psikoterapi yang dilakukan oleh konselor atau terapis (ahli perawatan) dengan menggunakan pendekatan iman dan ibadah kepada Allah Swt

    PENDIDIKAN KELUARGA PERSPEKTIF ZAKIAH DARADJAT

    Full text link
    Zakiah Daradjat salah satu tokoh religius pemikir pendidikan Islam di Indonesia. Salah satu pemikiran Zakiah Daradjat yang menarik dibandingkan tokoh pendidikan Islam lainnya adalah pendidikan keluarga. Pendidikan yang dilakukan keluarga terhadap anak-anak sejak kecil bahkan masih dalam kandungan ibunya, tidak hanya masa itu saja. Tetapi ketika mereka mecari pasangan hidupnya keluarga ikut berperan, dan keluarga amat berpegaruh dalam kehidupan anak-anak. Penelitian ini memiliki latar belakang kurangnya perhatian keluarga terhadap anak-anaknya tentang pendidikan agama maupun pendidikan umum, yang dilakukan di lingkungan keluarga, keluarga menganggap hanya pihak sekolah yang berhak memberikan pendidikan, dan kurangnya pendidikan keluarga yang di lakukan oleh pihak keluarga. Sehingga tujuan penelitian ini adalah : (1) Untuk mengkaji, dan membahas konsep pendidikan keluarga menurut Zakiah Daradjat, (2) Mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pendidikan kelurga menurut Zakiah Daradjat, dan (3) Menjelaskan bagaimana peran keluarga dalam pendidikan menurut Zakiah Daradjat. Jenis penelitian ini adalah literer, sebab difokuskan pada suatu penggalian dan analisis data yang memakai sumber pustaka dan penelitian ini merupakanpenelitian kualitatif. Pengumpulan data difokuskan pada penelusuran dan penelahaan literature dan bahan pustaka lainnya. Analisis data dilakukan dengan mengunakan content analisis, dianalisis isinya kemudian dinterpretasikan dan akhirnya diberi kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah: (1) bahwa pendidikan tidak hanya dilakukan di sekolah, akan tetapi pendidikan dalam keluarga sangat penting, karena pendidikan keluarga merupakan pendidik pertama dan utama bagi anak, (2) peran keluarga dalam pendidikan sangat besar terhadap anak-anak, dan (3) menganalisis konsep dan faktor-faktor pendididkan keluarga menurut Zakiah Daradjat. Dengan penelitian ini, penulis berharap skripsi ini bisa menjadi kontribusi besar bagi keluarga, tentang pembiasaan melakukan pendidikan agama dan umum bagi anak-anak di keluarga, supaya mereka menjadi anak yang diridoi Allah SWT dan bisa menghadapi masa depan

    AYAT-AYAT KEIMANAN PERSPEKTIF PROF ZAKIAH DRAJAT

    Full text link
    Penelitian ini membahas tentang Ayat-Ayat Keimanan Perspektif Prof. Zakiah Drajat yang terdapat pada buku Islam dan kesehatan mental. Dalam Islam Iman merupakan fondasi yang digunakan dalam membangun pribadi seseorang, begitu juga menurut Zakiah Dradjat, iman menjadi salah satu bagian yang penting dan bisa mempengaruhi kesehatan mental seseorang. Dalam penelitian ini ada dua rumusan masalah yaitu Bagaimana ayat-ayat keimanan perspektif Prof Zakiah Drajat dan Bagaimana fungsi iman bagi kesehatan mental menurut Prosfesor Zakiah Drajat, tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana ayat-ayat keimanan dan fungsi iman perspektif Prof. Zakiah Drajat. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan. Dan menggunakan metode analisis isi (content analysis). Adapun hasil dari penelitian ini adalah bahwa ayat-ayat keimanan yang terdapat pada buku Islam dan kesehatan mental diambil berdasarkan topik keimanan yang dibahas, adapun topik keimanan yang dibahas yaitu sesuai dengan rukun iman. Adapun kesimpulan dari tiga ayat tersebut yaitu, Al-Hajj: 38 menjelaskan tentang sifat Allah maha melindungi dari bab iman kepada Allah Swt., At-Thalaq ayat 2-3 menjelaskan tentang iman kepada takdir, Ar-Ra’d ayat 28 menjelaskan tentang perawatan jiwa dari bab iman kepada kitab-kitab Allah swt. Adapun fungsi iman bagi kesehatan mental terletak didalam menciptakan rasa aman dan tentram. Menurut Prof Zakiah Drajat setiap pokok-pokok keimanan yang terdapat pada agama Islam, semuanya memiliki fungsi yang bisa menentramkan hati bagi orang yang mengimaninya. Dan semakin tinggi tingkat keimanan seseorang akan semakin besar fungsi iman yang akan dirasaka

    PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF ZAKIAH DARADJAT

    Full text link
    Tujuan pendidikan Islam berfungsi sebagai landasan dalam penyelenggaraan pendidikan, sementara metode pengajaran adalah teknik yang digunakan untuk mencapainya. Lembaga pendidikan perlu memiliki tujuan yang dapat membentuk generasi yang beriman, takwa, dan tangguh dalam menghadapi tantangan serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Artikel ini menganalisis pandangan Zakiah Daradjat, seorang pakar pendidikan Islam, mengenai tujuan dan metode pengajaran. Tujuan artikel ini adalah untuk (1) menjelaskan tujuan pendidikan Islam menurut Zakiah Daradjat, dan (2) menguraikan metode pengajaran yang diusulkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain kepustakaan, mengumpulkan dan menganalisis dokumen terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) tujuan pendidikan Islam yang diidentifikasi oleh Zakiah Daradjat, termasuk tujuan umum, akhir, sementara, dan operasional, tetap relevan dengan kurikulum 2013 (K-13), dan (2) metode pengajaran yang diajukan masih efektif dan dapat bersaing dengan metode baru di abad 2

    KONSEP KEPRIBADIAN GURU MENURUT ZAKIAH DARADJAT

    No full text
    ABSTRAK Fitriana, Susi. 2019. Konsep Kepribadian Guru Menurut Zakiah Daradjat. Tesis, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Pascasarjana, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. PembimbingDr. Aksin, M.Ag. Kata Kunci: Kepribadian Guru, Pemikiran Zakiah Daradjat Faktor terpenting bagi seorang guru adalah kepribadiannya, kepribadian guru mempunyai pengaruh langsung terhadap kebiasaan-kebiasaan proses belajar anak didik. Dewasa ini, banyak sekali guru yang tidak peduli terhadap kepribadian yang dibawanya ketika proses belajar. Akibatnya akan berdampak buruk terhadap mental maupun fisik anak didik dan menyebabkan menurunnya citra baik seorang guru di depan siswanya. Untuk menciptakan kepribadian guru agar lebih baik dalam proses belajar, maka penting sekali seorang guru mengetahui enam unsure pokok dalam proses belajar. Untuk mengetahui konsep kepribadian guru tentulah terdapat banyak pemikir tokoh yang menguraikannya, akan tetapi penulis memilih pemikiran dari Zakiah Daradjat, karena beliau menampilkan konsep kepribadaian guru dalam proses belajar dengan memandang anak didik dari segi mental, fisik, kejiwaan, dan motivasi yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan fungsi kepribadian guru menurut Zakiah Daradjat, (2)mendeskripsikan konsep kepribadian guru dalam proses belajar menurut Zakiah Daradjat, (3) mendeskripsikan pengembangan terhadap konsep kepribadian guru dalam proses belajar menurut Zakiah Daradjat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitiannya yaitu penelitian kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analisys). Berdasarkan proses pengumpulan data dan analisis data hasil penelitian ini di antaranya: Pertama, fungsi kepribadian guru menurut Zakiah Daradjatya itu untuk mengetahui keseimbangan dan keserasian mengenai kepribadian guru termasuk dalam proses belajar, dengan demikian pikirannya mampu bekerja dengan tenang dan setiap masalah dapat difahaminya secara objektif, terutama dalam proses belajaranak didik. Kedua, konsep kepribadian guru dalam proses belajar menurut Zakiah Daradjat mencakup enam unsur di antaranya: kegairahan dan kesediaan untuk belajar, membangkitkan minat peserta didik, menumbuhkan bakat, sikap dan nilai, mengatur proses belajar mengajar, situasi belajar mengajar secara manusiawi, dan mentransfer pengaruh belajar di dalam sekolah kepada penerapannya di dalam kehidupan di luar sekolah. Ketiga, pengembangan terhadap konsep kepribadian guru dalam proses belajar menurut Zakiah Daradjat, dalam hal ini menggunakan teori Abraham Maslow. Kemudian untuk fungsi pengembangan kepribadian guru dengan menggunakan teori dari Veithzal Rivai manajemen sumber daya manusia yaitu dikembangkan dengan enam macam MSDM di antaranya perencanaan SDM, analisis dan rancang pekerjaan, rekrutmen dan seleksi, pengenalan, penempatan dan pemberhentian
    corecore