1,721,006 research outputs found

    TELAAH KRITIS TERHADAP PEMIKIRAN PSIKOLOGI ISLAM MUHAMMAD UTSMAN NAJATI

    Full text link
    Kajian ini bertujuan untuk mengungkap konsep psikologi Islam menurut pemikiran Muhammad Utsman Najati.Konsep psikologi Islam dalam kajian ini terdiri atas tiga ruang lingkup yaitu sumber psikologi Islam, metode dan pendekatan dalam pengembangan psikologi Islam dan komparasi paradigma Psikologi Islam dan Psikologi Konvensional.Kajian inimerupakan jenis penelitian pustaka, dengan cara melakukan telaah terhadap karya-karya dari Muhammad Utsman Najati.Dalam menganalisis kajian pustaka ini, penulis menggunakan analisis isi (content analysis). Kesimpulan dalam kajian ini pertama, bahwa psikologi Islam yang dibangun oleh Utsman Najati bersumber dari telaah terhadap Alquran dan hadis serta melakukan modifikasi terhadap teori Barat yang sesuai dengan norma dan nilai dari Alquran dan hadis, yang selanjutnya diaplikasikan melalui pendekatan penelitian empiris. Kedua.Metode yang dipakai dalam pengembangan psikologi Islam adalah kombinasi antara metode pragmatis dan metode idealistik dan pendekatan dalam pengembangan psikologi Islam menggunakan kombinasi pendekatan antara skriptualistik-falsafi-humanistik.Ketiga, komparasi antara psikologi Islam dan psikologi konvensional adalah pada cara memahami konsepsi terhadap manusia. Psikologi Islam dalam memahami manusia dengan melakukan intgrasi antara iman dan akal yang diaplikasikan melalui penelitian empiris dalam bidang psikologi.Sedangkan psikologi konvensional, pada umumnya hanya mengedepankan konsepsi terhadap manusia hanya dengan pendekatan penelitian empiris tanpa memasukan unsur iman atau keagamaan

    PSIKOLOGI ISLAM PERSPEKTIF MALIK BADRI

    Full text link
    Pengkajian ini bertujuan untuk mengungkap konsep psikologi Islam perspektif Malik Badri. Konsep psikologi Islam yang diungkap berupa pendekatan dalam merumuskan teori psikologi Islam, proses tahapan pengembangan psikologi Islam dan hakikat psikologi Islam. Kajian ini merupakan jenis penelitian pustaka, dengan cara melakukan telaah terhadap karya-karya dari Malik Badri. Dalam menganalisis kajian pustaka ini, peneliti menggunakan analisis isi (content analysis). Kesimpulan dalam kajian ini pertama, bahwa pendekatan dalam pengembangan psikologi Islam menggunakan kombinasi pendekatan antara skriptualis, filosofis dan tasawwufi (sufistik) dan menggunakan metode pragmatis dan metode idealistik. Kedua, tahapan pengembangan psikologi Islam dimulai dengan dimana tahapan terpersona, penerimaan dan emansipasi. Ketiga, hakikat psikologi Islam menurut Malik Badri adalah upaya dalam merumuskan konsep teori psikologi berdasarkan kajian terhadap al-Qur’an dan hadis yang bertujuan untuk memfilter konsep teori yang bertentangan dengan ideologi Islam

    Telaah Kritis terhadap Pemikiran Psikologi Islam di Indonesia

    Full text link
    Islam adalah hal yang baru dalam psikologi perkembangan. Judul penelitian ini adalah Telaah Kitis terhadap Pemikiran Psikologi Islam di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana psikologi Islam di Indonesia. Penelitian ini disebut penelitian kepustakaan. Subyek diambil berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif dan interpretasi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa psikologi Islam di Indonesia pada dasarnya diprakarsai oleh intelektual muslim terkemuka yang sebagian besar memiliki pendidikan dasar Psikologi Kontemporer (Konvensional) dan beberapa orang lain memiliki pendidikan Islam dasar ilmiah. Psikologi Perkembangan Islam tidak begitu luas karena kurangnya Sumber Daya Manusia di bidang Psikologi Islam yang memiliki pengetahuan dasar di bidang Islam psikologi dan memiliki keterampilan dan kemampuan untuk menafsirkan ayat-ayat Al-Quran dan al-Hadits (psikolog Islam sekali komentator). Kesimpulan dari penelitian ini menggambarkan bahwa Psikologi Islam adalah kelimuan studi yang telah dikembangkan oleh para intelektual Muslim di abad ke-8 yang dikenal psikologi Islam klasik. Selain Psikologi Pemikiran Umat Islam di Indonesia pada dasarnya membandingkan atau mengintegrasikan teori psikologi konevensional dengan ajaran agama Islam dan sanggahan atau kritik dari teori konvensional psikologi.Islam is a new sect of psychology in developmental psychology. The title of this research is a critical examination of the Psychology of Islamic thought in Indonesia. The purpose of this study to investigation psychology of Islam in Indonesia. This research is literature. Subjects were taken based on predetermined criteria. Methods of data analysis using descriptive analysis and interpretation. The results of this study stated that thinking about the psychology of Islam in Indonesia is basically initiated by prominent Muslim intellectuals who mostly have the basic education of Contemporary Psychology (Conventional) and some others have a scientific basis Islamic education. Developmental Psychology Islam is not so widespread due to the lack of Human Resources in the field of Psychology of Islam who have basic knowledge in the field of psychology Islam and have the skills and ability to interpret the verses of the holy Quran and al-Hadith (Islamic psychologist once commentators). The conclusion of this study illustrate that Islamic Psychology is the study which have been developed by Muslim intellectuals in the 8th century known classical Islamic psychology. In addition Psychology Thought of the People of Islam in Indonesia is basically comparing or integrating psychological theory conventional with the teachings of the Islamic religion and rebuttal or criticism of conventional theories of psychology

    Stres Menghadapi Musibah Perspektif Islam ditinjau dari Adversity Quotient di Panti Asuhan di Kecamatan Plaju Palembang

    Full text link
    Makalah ini mengkaji mengenai adanya kontribusi yang cukup besar dari Adverisity Qoutient terhadap Stres menghadapi Musibah pada remaja yang tinggal di Panti Asuhan  khususnya di wilayah Kecamatan Plaju Kota Palembang. Ketangguhan yang dimiliki disinyalir mampu menjadi benteng pertahanan diri seseorang dari tekanan kehidupan yang memiliki efek sehingga menyebabkan seseorang terkena stress. Semakin tinggi ketangguhan yang dimiliki diyakini mampu mengurangi dan mengatasi stress yang dihadapi dalam kehidupan di dunia ini.This paper examined the presence of a substantial contribution of Adversity Quotient against stress in facing disaster in adolescents living in orphanages, especially in the district of Plaju, Palembang city. Toughness that owned allegedly was capable of being bulwark oneself from the stresses of life that had the effect of causing a person was exposed to stress. The higher toughness possessed believed to reduce and overcome the stress encountered in life in this world

    Hubungan Rasio Leukosit/Mean Platelet Volume (MPV) dengan Skor Grace pada Pasien Sindrom Koroner Akut

    No full text
    Background.Acute Coronary Syndrome (ACS) is a major cardiovascular problem that has a high mortality rate and hospitalization rate. In America alone in 2020, there were more than 1,000,000 coronary heart disease sufferers. According to Riskesdas 2013, the prevalence of coronary heart disease in Indonesia (Central Java) was 0.5% or as many as 120,447 people (Kemenkes, 2013). Around 9-19% ACS causes death in the first 6 months after diagnosis and half of deaths occur within first 30 days.Aim. To know the relationship between leukocyte ratio/mean platelet volume and GRACE score in acute coronary syndrome. Method. This research is an analytical observational study using a cross sectional research design with consecutive sampling and using medical data from central installation patients at H.Adam Malik Hospital in the period January 2021 to Juny 2021 that meets the inclusion and exclusion criteria. The sample is calculated using the large proportion estimation formula. Then proceed with the post hoc Mann Whitney test to see which groups have differences. The magnitude of the desired deviation (α) is 0.05, statistically significant if p<0.05. Results. 75 subjects participated in the study and there was a mean leukocyte/MPV ratio, in CAD 1021.05, STEMI 981.20, and NSTEMI 473.71. Based on the analysis carried out, a significant relationship was obtained with a p value <0.05 (p = 0.001). The mean GRACE score for CAD was 137, STEMI 125, NSTEMI 141.50. Based on the analysis carried out, a significant relationship was obtained with a p value <0.05 (p = 0.001). Conclusion. The Leukocyte/MPV ratio has a strong positive correlation with the GRACE score with an r value of 0.723 and a p value of 0.001.Latar Belakang. Sindrom Koroner Akut (SKA) adalah masalah kardiovaskular utama yang memiliki angka kematian dan angka perawatan rumah sakit yang tinggi.Di Amerika sendiri pada tahun 2020, tercatat penderita penyakit jantung koroner melebihi 1.000.000 orang. Menurut Riskesdas tahun 2013, prevalensi penyakit jantung koroner di Indonesia (Jawa Tengah) sebesar 0,5% atau sebanyak 120.447 orang (Kemenkes, 2013). Sekitar 9-19% SKA menyebabkan kematian pada 6 bulan pertama setelah diagnosis dan setengah dari kematian terjadi dalam 30 hari pertama. Tujuan. Mengetahui hubungan antara rasio leukosit/mean platelet volume dengan skor GRACE pada sindrom koroner akut.Metode. Penelitian ini merupakan suatu studi observasional analitik dengan menggunakan desain penelitian cross sectional dengan pengambilan sampel secara consecutive sampling dan menggunakan data rekam medik pasien instalasi pusat di RSUP H.Adam Malik pada periode Januari 2021 sampai Juni 2021 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel dihitung menggunakanrumusestimasibesarproporsi. Kemudian dilanjutkan dengan uji post hocMann Whitney untuk melihat kelompok mana yang memiliki perbedaan. Besarnya penyimpangan yang diinginkan (α) adalah 0,05, signifikan secara statistik jika p<0,05. Hasil. 75subjek mengikuti penelitian dan terdapat mean rasio leukosit/MPV, pada CAD yaitu 1021,05, STEMI 981,20, dan NSTEMI 473,71. Berdasarkan analisis yang dilakukan diperoleh hubungan yang signikan dengan nilai p<0,05 (p=0,001). Mean Skor GRACE pada CAD yaitu 137,STEMI 125, NSTEMI 141,50. Berdasarkan analisis yang dilakukan diperoleh hubungan yang signikan dengan nilai p<0,05 (p=0,001).Kesimpulan.Rasio Leukosit/MPV memiliki korelasi positif kuat dengan Skor GRACE dengan nilai r= 0,723dan nilai p=0,001.75 HalamanTesis Magiste

    Tawassul dalam Perspektif Hadis (Urgensi dan Implementasinya)

    No full text
    Tesis ini berbicara tentang tawassul berdasarkan apa yang digambarkandalam hadis ditinjau dari urgensi dan Implementasinya.Dengan tujuan untuk;1)mengetahui macam-macam bentuk tawassulsebagaimana yang diperkenalkan olehNabi, 2)mengetahui dan meneliti tingkat kualitas hadis-hadis tentang tawassul, 3)mengetahui arti pentingnya (urgensi) tawassul dalam upaya memperoleh rahmat,magfirah serta kedekatan kepada Allah Swt, 4) dapat mengimplementasikan hadistentang bentuktawassuldalam kehidupan bermasyarakat. Dalammenjawab masalah tersebut,penulis menggunakan metode tematikdalam mengkaji hadisyang terdapat dalamKutubal-Tis’ah(9kitab hadis standar).Hasil yang ditemukan penulis adalah; terdapat50 buah hadis yang ditemukandanterbagi dalam 13 kelompok masalahdan setiap klasifikasi telah dipilih sebuah jaluruntuk diteliti.Adapunkualitas jalur hadis yang diteliti sebanyak8s}ahi>h li dza>tih,1hasanli dza>tih,3hasan li gai>rih,dan4d{ai>f . Dari data yang diperoleh, penulis memandangbahwa hadis-hadis tentangtawassul memberikan informasi mengenai urgensi melaksanakan tawassul dalamupaya mendekatkan diri kepada Allahdengan tujuan bahwa;Tawassuluntuk dekatdengan Allah serta dimasukkan dalam Syurga, tawassul agar doa terijabah olehAllah Swt,tawassulmencari ridha, magfirah dan jauh dari murka-Nya,tawassulagarmendapatkan nikmat dari Allah, tawassulagar memperoleh keberkahan dari Allah,tawassul agar tergolong dalam umat yang diberi Syafa’at, tawassul untuk mintapertolongan dan jauh dari musibah, tawassul agar memperoleh kehidupan yanglayak. Dalam mengimplementasikan hadis-hadis tersebut, ditemukan bentuktawassul yang dibolehkan seperti;Tawassul melalui Allah sendiri (dengan nama-Nya, Sifat-Nya, ilmu dan kodrat-Nya), tawassul melalui Nabi (Doa Nabidan diriNabiketika masih hidup), tawassul kepada Allah melalui Iman kepada Allah danNabi-Nya, tawassul dengan orang saleh (dengan doa dan dirinya ketika masihhidup), tawassul melalui amal saleh. Begitupula yang dilarang seperti;Tawassulmelalui Do’adandiri Nabi setelah wafatnya, tawassulmelalui orang saleh setelahwafatnya juga,Tawassulmelalui mahluk ghaib, jin, setan dan sebagainya. Carayang ditawarkan oleh penulis agar bisa meminimalisir kesalahpahamandalam mempraktekkan tawassul seperti; melakukan dakwah, menulis buku danmembuka dialogseputartawassul,atau dengan menerapkan pengalaman masyarakatyangmelihatperbuatan dosa bagi seseorang berkurang jika rutin shalat jama’ah dimesjid sambil mendengarkan siraman rohani, menahan nafsu dan tidak mendekatimaksiat.Sehingga Allah akan lebih menyayangi dan mengabulkan doahambanya

    Hubungan Rasio Leukosit/Mean Platelet Volume (MPV) dengan Skor Timi pada Pasien Sindrom Koroner Akut

    No full text
    Background.Acute Coronary Syndrome (ACS) is a major cardiovascular problem that has a high mortality rate and hospitalization rate. In America alone in 2020, there were more than 1,000,000 coronary heart disease sufferers. According to Riskesdas 2013, the prevalence of coronary heart disease in Indonesia (Central Java) was 0.5% or as many as 120,447 people (Kemenkes, 2013). Around 9-19% ACS causes death in the first 6 months after diagnosis and half of deaths occur within first 30 days.Aim. To know the relationship between leukocyte ratio/mean platelet volume and TIMI score in acute coronary syndrome. Method. This research is an analytical observational study using a cross sectional research design with consecutive sampling and using medical data from central installation patients at H.Adam Malik Hospital in the period January 2021 to Juny 2021 that meets the inclusion and exclusion criteria. The sample is calculated using the large proportion estimation formula. Then proceed with the post hoc Mann Whitney test to see which groups have differences. The magnitude of the desired deviation (α) is 0.05, statistically significant if p<0.05. Results. 75 subjects participated in the study and there was a mean leukocyte/MPV ratio, in CAD 1021.05, STEMI 981.20, and NSTEMI 473.71. Based on the analysis carried out, a significant relationship was obtained with a p value <0.05 (p = 0.001). The mean GRACE score for CAD was 137, STEMI 125, NSTEMI 141.50. Based on the analysis carried out, a significant relationship was obtained with a p value <0.05 (p = 0.001). Conclusion. The Leukocyte/MPV ratio has a strong positive correlation with the TIMI score with an r value of 0.723 and a p value of 0.001.75 HalamanTesis Magiste

    Analisis Mutu Biodiesel Menggunakan Metode Quality Loss Function dan Rancangan Perbaikan di PT. XYZ

    Full text link
    PT. XYZ is a company engaged in the processing of palm oil with the concept of production side by side with consumer orders (make to order). Production results do not match the specifications desired by consumers. A total of 19 parameter values of X diglycerides and 17 parameter values of X triglycerides from biodiesel products produced by the company exceed the upper and lower limit values (out of control) so that the cost of repairing biodiesel by the company increases. The loss function between quality assessment between damage and loss is used to assess the direct relationship between loss and damage in the process. By using the Quality Loss Function method of the Smaller the Better type the quality value received by the company is Rp. 16,320,624,192.96

    DAMPAK KEPEMIMPINAN, KUALITAS KERJA DAN PROFESIONALISME TERHADAP KINERJA PERSONEL PADA LEMDIKLAT POLRI DI JAKARTA

    Full text link
    Leadership is a person who has skills and strengths, especially superior skills in one area so that he is able to influence other people. Work quality is a result that can be measured by the effectiveness and efficiency of the work carried out. Performance is the work result that can be achieved by a person or group of people in an organization. The aim of the research is as follows: To find out whether leadership and work quality together influence the performance of Polri personnel at the National Police Education and Training Institute in Jakarta. The sampling technique used in this research, the author used the Random Sampling technique or randomly from the existing population of 451 National Police Personnel who were used as samples referring to the Slovin formula in Husein Umar, 2017, obtained a sample of 82 people. The positive influence of leadership on the performance of National Police Personnel obtained a partial value of 0.916, meaning there is a very strong influence or influence with a coefficient of determination of 83.9%. This is proven by hypothesis testing, the value obtained is to = 12.253 &gt; t0.05 (80) = 1.660, so Ho is rejected and Ha is accepted, meaning there is a very significant effect.Kepemimpinan adalah seorang pribadi yang memiliki kecakapan dan kelebihan, khususnya kecakapan kelebihan di satu bidang sehingga dia mampu mempengaruhi orang lain. Kualitas kerja merupakan suatu hasil yang dapat diukur dengan efektivitas dan efisiensi suatu pekerjaan yang dilakukan. Kinerja adalah hasil kerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau kelompok orang dalam suatu organisasi. Tujuan penelitian adalah sebagai berikut: Untuk mengetahui apakah secara bersama-sama pengaruh Kepemimpinan dan Kualitas Kerja terhadap Kinerja Personel Polri Pada Lemdiklat Polri di Jakarta. Teknik pengambilan sampel yang dipakai dalam penelitian ini penulis menggunakan teknik Random Sampling atau secara acak dari populasi yang ada berjumlah 451 orang Personel Polri yang di jadikan sampel mengacu pada rumus Slovin dalam Husein Umar, 2017 diperoleh 82 orang sampel. Berpengaruh positif kepemimpinan terhadap kinerja Personel Polri diperoleh nilai parsial sebesar 0,916 berarti ada pengaruh sangat kuat atau pengaruhnya dengan koefisien determinasi sebesar 83,9%.&nbsp; Hal di buktikan dengan uji hipotesis diperoleh nilai to = 12,253 &gt; t0,05 (80) = 1,660, maka Ho ditolak dan Ha diterima berarti ada berpengaruh yang sangat signifikan

    EFEKTIVITAS MUHASABAH DALAM PROSES PENCAPAIAN MAKNA HIDUP PADA SANTRI KELAS XI JURUSAN IPS MADRSAH ALIYAH PONDOK PESANTREN AL-ITTIFAQIYAH INDRALAYA KABUPATEN OGAN ILIR

    Full text link
    Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh efektivitas muhasabah dalam proses pencapaian makna hidup pada santri kelas XI jurusan IPS Madrasah Aliyah pondok pesantren Al-Ittifaqiyah Indralaya kabupaten Ogan Ilir. Pada penelitian ini pemilihan responden dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sample yang berjumlah 34 orang yang terdiri dua kelompok yakni 17 orang kelompok eksperimen kelas XI.F dan 17 orang kelompok kontrol kelas XI.G. Data dikumpulkan dengan skala pengukuran, yaitu skala proses pencapaian makna hidup yang disusun berdasarkan teori aspek makna hidup oleh Viktor Frankl. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan yakni Ha ( &gt; µ) ditolak sedangkan H0 ( µ) diterima hal ini terbukti dengan melihat nilai (F hitung = 3,13 &lt; F tabel = 5,91), maka dapat dikatakan data tersebut homogen atau tidak berbeda antara variasi kelompok (kelompok eksperimen dan kelompok kontrol
    corecore