1,720,979 research outputs found
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESO (PINTAR EFEK SAMPING OBAT) DALAM UPAYA PENERAPAN FARMAKOVIGILANS DI MASYARAKAT DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO EDUKASI
Berdasarkan informasi yang didaptkatkan dari mitra dalam pengabdian kepada masyarakat ini terdapat masalah yang dihadapi oleh mitra yaitu terkait dengan ROTD berpengaruh terhadap kualitas hidup masayarakat dan biaya terapi yang harus ditanggung. Tujuan dari pengabdian ini untuk mengatasi masalah kejadian ROTD dengan memberdayakan masyarakat untuk menjadi masyarakat PESO (Pintar Efek Samping Obat) dengan upaya penerapan Farmakovigilans di Masyarakat. Mewujudkan masyarakat sadar efek samping obat bertujuan untuk mengurangi masalah reaksi obat merugikan (ROM) yang terjadi akibat penggunaan obat baik sintesis maupun herbal. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini yaitu dimulai dari intervensi yang dilakukan oleh pengabdi kepada masyarakat meliputi pemberian pendidikan (sosialisasi) bahaya efek samping obat, workshop secara langsung terkait penanganan kejadian efek samping obat secara gawat darurat serta workshop penggunaan dan pengaplikasian metode pengukuran efek samping obat di masyarakat dengan menggunakan algoritma naranjo. Adapun hasil yang didapat dari kegiatan ini yaitu terjadi peningkatan pemahaman dan pengetahuan masyarakat terhadap efek samping serta masyarakat mampu memahami evaluasi kejadian efek samping secara mandiri yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat
VAKSIN AMAN DAN HALAL, INFORMASI VAKSIN COVID 19 BERBASIS FARMAKOVIGILANS
Masalah yang muncul yaitu banyaknya kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) pada beberapa vaksinisasi Covid 19 yang dilakukan dengan reaksi vaksin yang berbeda-beda. Hal ini menyebabkan kecenderungan rasa takut masyarakat untuk melakukan vaksinisasi covid 19. Permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan memberikan informasi yang jelas terkait vaksin covid 19 yang berbasis farmakovigilans sekaligus memberikan pelatihan/ workshop penggunaan buku PESO (Pintar Efek Samping Obat) untuk dapat melakukan evaluasi dini terhadap KIPI.Solusi yang dapat dilaksanakan untuk mengatasi masalah ini yaitu dengan memberdayakan masyarakat untuk menjadi masyarakat PESO (Pintar Efek Samping Obat) dengan upaya penerapan Farmakovigilans di Masyarakat. Mewujudkan masyarakat sadar efek samping vaksin bertujuan untuk mengurangi masalah reaksi obat merugikan (ROM) yang terjadi akibat penggunaan vaksin. Target luaran pada pengabdian kepada masyarakat ini yaitu publikasi pada jurnal ilmiah Nasional.Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini yaitu dimulai dari intervensi yang dilakukan oleh pengabdi kepada masyarakat meliputi pemberian pendidikan (sosialisasi) vaksin dan KIPI Vaksin, workshop secara langsung terkait penanganan kejadian KIPI Vaksin secara gawat darurat serta workshop penggunaan dan pengaplikasian metode pengukuran efek samping vaksin di masyarakat baik menggunakan algoritma naranjo (buku PESO)
SOSIALISASI MASYARAKAT TENTANG PENYIMPANAN OBAT KELUARGA DI DESA GUDANG HIRANG RT.07
Komunitas merupakan suatu kelompok dari masyarakat yang tinggal disuatu tempat yang sama diatur dibawah pemerintahan, area, maupun lokasi yang sama (Riyadi, 2017). Masalah kesehatan di masyarakat tidak terlepas pada faktor lingkungan yang mereka tinggali.Membuat proposal dan surat menyurat perijinan kegiatan pengabdaian kepada masyarakat . Persiapan materi pengabdian berupa PPT dan leaflet tentang “Penyimpanan dan Pembuangan Obat, Persiapan kuisioner pretest dan postest tentang penyimpanan dan pembuangan obat serta evaluasi. Pada diagram diatas dapat dilihat bahwa terjadi peningkatakn sebesar 14% pemahaman masyarakat dalam melakukan penyimpanan obat setelah dilakukannya sosialisasi melalui leafleat.Kesimpulan dari kegiatan yang telah dilakukan yaitu hasil ditunjukkan dengan terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap penyimpanan obat dengan baik dan benar
Biaya Kesehatan Pasien Sistemik Lupus Eritematosus (SLE) dengan Penggunaan Obat Off Label pada Terapi: Health Costs of Systemic Lupus Eritematosus (SLE) Patients Using Off Label Drugs in Theraphy
Masalah utama dalam melakukan pengobatan lupus adalah kebanyakan obat untuk terapi yang diberikan belum mendapat pengesahan sehingga masih termasuk dalam golongan obat off label untuk pengobatan lupus. Penggunaan obat off label dapat membawa potensi kejadian efek samping pada pasien Lupus yang berdampak peningkatan biaya kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran biaya kesehatan pada pasien lupus yang menggunakan obat off label pada terapinya, sebagai evaluasi terpadu dalam mengupayakan peningkatan kualitas hidup dan menjamin perawatan yang tepat pada pasien Lupus. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional deskriptif dengan menggunakan cara survey untuk melihat kejadian efek samping penggunaan obat-obatan off label pada pasien lupus. Penelitian ini merupakan penelitian prospektif yang dilakukan dengan mengobservasi pasien lupus untuk mengetahui biaya kesehatan yang dikeluarkan dalam terapi yang menggunakan obat off label. Hasil penelitian didapatkan responden terbanyak berada pada usia dewasa (19 responden atau 47,5%), kemudian responden terbanyak adalah perempuan (37 responden atau 92,5%). Hasil penelitian ini menunjukkan dengan jelas bahwa gambaran biaya Kesehatan dalam penggunaan obat off label pengobatan penyakit Lupus yang paling tinggi yaitu 2 kombinasi obat off label Metylprednisolon dan Imuran sebesar Rp.313.285. Kemudian biaya terendah yaitu penggunaan monoterapi metylprednisolon sebesar Rp.5.833
Pengaruh Efek Samping Obat Off Label terhadap Kualitas Hidup Pasien Lupus di RSUD Ulin Banjarmasin
Lupus Eritematosus Sistemik merupakan penyakit inflamasi autoimun kronis yang belum jelas penyebabnya, memiliki variasi gambaran klinis yang luas dan tampilan perjalanan penyakit yang beragam. Penggunaan obat-obatan off label seperti kortikosteroid untuk pengobatan SLE dapat mengakibatkan potensi efek samping yang besar terhadap pasien Lupus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efek samping penggunaan obat-obatan off label terhadap kualitas hidup pasien lupus, mengetahui tingkat efek samping penggunaan obat-obatan off label serta mengetahui tingkat kualitas hidup pasien lupus. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode potong lintang (cross sectional) dengan cara survey menggunakan intrumen Algoritma Naranjo dan instrumen kuesioner Quality of Life (WHOQOL)–BREF dengan responden pada penelitian ini berjumlah 28 responden. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa penggunaan obat-obatan off label pada terapi lupus dapat memunculkan resiko kemungkinan besar terjadinya reaksi obat merugikan (ROM). Kualitas hidup yang didapatkan dalam penelitian ini menunjukkan hasil bahwa tingkat kualitas hidup responden masuk dalam kategori baik. Hasil analisis pada penelitan ini menyatakan bahwa efek samping penggunaan obat-obatan off label tidak mempunyai hubungan yang signifikan terhadap kualitas hidup pada pasien lupus atau dalam kata lain tidak ada pengaruh efek samping penggunaan obat-obatan off label terhadap kualitas hidup pasien lupus. Data penelitian menunjukkan nilai r hitung (pearson correlations) adalah -0,016 dan nilai Sig (2-tailed) adalah 0,936. Hasil analisis pengaruh efek samping penggunaan obat-obatan off label terhadap kualitas hidup pada pasien lupus sangat jelas menggambarkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara efek samping penggunaan obat-obatan off label terhadap kualitas hidup pasien lupus, namun pada korelasi ini terdapat hubungan yang tidak searah, dimana apabila nilai efek samping yang dialami responden tinggi maka nilai kualitas hidup responden justru rendah. Sebaliknya apabila nilai efek samping yang dialami responden rendah maka nilai kualitas hidup responden akan tinggi
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
