1,721,005 research outputs found

    Forecasting Produksi dan Analisis Trend Harga Daging Ayam Broiler di Provinsi Bengkulu

    Full text link
    Production forecasting and trend analysis of broiler meat prices need to be carried out to ensure that people, particularly in Bengkulu Province, have access to sufficient broiler meat to meet their nutritional needs. The study's objectives were to conduct a forecasting analysis or prediction of broiler meat output to fulfill community demands and to examine trends in broiler meat prices in the province of Bengkulu from 2012 to 2021. The method in this study is descriptive quantitative with the Secondary Data Analysis (SDA) approach in a time series and then analyzed through Microsoft Excel with the forecast method and described. The results showed forecasting of broiler meat production in Bengkulu Province showing a positive trend (increasing) and the trend of broiler meat prices was quite fluctuating with a positive trend. The government needs to encourage increased investment in broiler chickens and conduct outreach to breeders regarding good chicken maintenance so that broiler meat production continues to increase. When the availability of chicken meat is maintained, it is hoped that the price of chicken meat will be more stable. Additionally, with rising chicken meat production, Bengkulu Province is able to provide all of its residents' needs, negating the need for outside suppliers.   Key words: Broiler meat, forecasting, price, production, trend   ABSTRAK Forecasting produksi dan analisis trend harga daging ayam broiler perlu dilakukan untuk memastikan bahwa masyarakat, khususnya di Provinsi Bengkulu, memiliki akses daging ayam broiler yang cukup untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Tujuan penelitian untuk melakukan analisis forecasting atau prediksi produksi daging ayam broiler untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan menganalisis trend harga daging ayam broiler di Provinsi Bengkulu dari tahun 2012-2021. Metode dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan Analisis Data Sekunder (ADS) secara time series lalu dianalisis melalui Microsoft Excell dengan metode peramalan forecast dan di deskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan forecasting produksi daging ayam broiler di Provinsi Bengkulu menunjukkan trend yang positif (meningkat) dan trend harga daging ayam broiler cukup fluktuatif dengan kecenderungan yang positif. Pemerintah perlu mendorong peningkatan investasi ayam broiler dan melakukan sosialisasi kepada peternak mengenai pemeliharaan ayam yang baik agar produksi daging ayam broiler terus meningkat. Ketika ketersediaan daging ayam tetap terjaga, di harapkan harga daging ayam menjadi lebih stabil. Selain itu dengan produksi daging ayam yang cenderung meningkat maka Provinsi Bengkulu dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan daging ayam sehingga tidak perlu memasok dari luar Provinsi.   Kata kunci: Daging ayam broiler, forecasting, harga, produksi, tren

    PERSEPSI PERAMBAH HUTAN TERHADAP KEPENTINGAN KEBERADAAN HUTAN DI KAWASAN KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN PRODUKSI (KPHP) KABUPATEN DHARMASRAYA

    Full text link
    Kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi Dharmasraya seluas 33.550 ha telah mengalami deforestasi mencapai 27.216,57 ha. Deforestasi dan degradasi hutan tidak terlepas dari perilaku masyarakat di sekitar hutan, mengingat hutan merupakan sumberdaya alam bernilai tinggi. Terbentuknya perilaku masyarakat ini diawali dengan persepsi mereka mengenai keberadaan kawasan hutan. Untuk itu, analisa persepsi penting untuk melihat pandangan masyarakat terhadap kondisi dan keberadaan kawasan hutan. Dari persepsi ini dapat diperoleh masukan bagi instansi terkait berdasarkan sudut pandang masyarakat, sehingga dapat dijadikan dasar atau bahan pertimbangan dalam merencanakan strategi pengelolaan dan kebijakan lebih lanjut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif berbasis survei. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, data sekunder, informan kunci, dan survei rumah tangga. Pengambilan sampel menggunakan teknik snowball sampling dengan total responden 250 rumah tangga. Analisis data persepsi menggunakan skala likert. Persepsi masyarakat tentang status hutan menunjukkan bahwa hutan bagi masyarakat merupakan tanah ulayat sehingga pentingnya izin Datuak ulayat saat membuka lahan baru (84,08%) dibandingkan dengan izin pemerintah (65,60%). Hal ini didukung dengan persepsi masyarakat tentang kelembagaan pengelolaan hutan mempersepsikan bahwa orang dari daerah lain atau siapa saja bisa membuka lahan di sini, namun tentunya seizin penguasa ulayat (84,80%). Persepsi mengenai kepentingan fungsi hutan mempersepsikan bahwa hutan merupakan lahan usaha untuk berkebun (86,96%). Namun jika ada program dari pemerintah, masyarakat juga ingin dilibatkan mulai dari rencana penetapan lokasi kegiatan (86,16%) sampai proses pelaksanaan kegiatan, pengawasan, dan menikmati hasilnya (91,28%). Mengenai kepentingan keberadaan hutan menunjukkan persepsi tertinggi tentang hak dan kewajiban perambah dalam pengelolaan hutan (86,42%). Hal ini tentunya  menyangkut lahan yang mereka kelola. Untuk itu, KPHP dan pemerintah daerah perlu melakukan sosialisasi dan penyuluhan untuk mengubah persepsi masyarakat agar lebih melestarikan hutan. Selain itu, diperlukan integrasi program dari pemerintah terhadap lahan yang telah terlanjur mereka kelola. Perlunya dilakukan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan sebagai upaya mencari alternatif penghasilan untuk menggantikan penghasilan dari penjualan lahan secara ilegal.

    POLA PERILAKU PERAMBAHAN HUTAN DI WILAYAH KERJA KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN PRODUKSI (KPHP) DHARMASRAYA, PROVINSI SUMATERA BARAT, INDONESIA

    Full text link
    Studi ini dimotivasi oleh tingginya laju deforestasi di Kabupaten Dharmasraya karena konversi hutan menjadi perkebunan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perubahan kondisi hutan di kawasan KPHP Dharmasraya, menganalisis karakteristik sosial ekonomi, persepsi, pola perilaku perambahan hutan dan faktor-faktor yang mempengaruhi pola perilaku perambahan hutan di kawasan KPHP Dharmasraya. Penelitian ini menggunakan metode survei yang melibatkan 250 rumah tangga. Data dianalisis secara kualitatif (causal loop diagram) dan kuantitatif (analisis faktor dan multinomial). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan hutan di KPHP Dharmasraya telah hilang sebesar 85% dalam dekade terakhir. Perambahan hutan di picu oleh kekosongan saat peralihan PT Ragusa ke Inhutani. Kepemilikan lahan di Dharmasraya merupakan lahan komunal suku Melayu. Perambah hutan di Dharmasraya diklasifikasikan sebagai keluarga menengah ke atas, hal ini terjadi karena adanya kesempatan untuk berinvestasi. Terdapat 3 pola perilaku perambahan hutan yaitu pola tidak ramah hutan, pola campuran dan pola ramah hutan. Pendidikan pendatang lebih tinggi jika dibandingkan dengan penduduk lokal, namun pola perambahan penduduk lokal lebih ramah hutan jika dibandingakan dengan pendatang. Jika dilihat berdasarkan luas lahan, maka luas lahan perkebunan karet paling sedikit, yakni 822 ha, sedangkan luas perkebunan sawit mencapai 1.203 ha. Sebesar 35,2% responden memilih pola campuran. Hal ini perlu menjadi perhatian karena ada kecenderungan responden yang awalnya hanya menanam karet kemudian juga membuka lahan untuk menanam sawit. Model sistem dinamis menunjukkan deforestasi dipicu oleh lemahnya penegakan hukum sehingga memberikan kesempatan masyarakat untuk melakukan perambahan. Hal ini mengarah pada jual beli lahan hutan di Dharmasraya. Peningkatan pendapatan akan meningkatkan permintaan akan lahan. Faktor-faktor yang signifikan (sig < 0,05) mempengaruhi pola perilaku perambahan hutan diantaranya: faktor pendapatan dan asset yang memadai, ketersediaan tenaga kerja keluarga, pengalaman bertani, persepsi perambah tentang fungsi. Penegakan hukum yang lemah memfasilitasi perambahan lahan hutan, hal yang sama juga berlaku untuk kurangnya perhatian dan sosialisasi pemerintah kepada masyarakat. Kata Kunci: deforestasi, elite lokal, konversi lahan, lahan adat, perambahan huta

    Deforestation in Dharmasraya District, West Sumatra, Indonesia A Causal Loop Diagrams (CLD) Model

    Full text link
    Background and Objective: This study was motivated by changes in forest conversion to plantations and high rates of deforestation in the Dharmasraya district. By decree of the Ministry of Forestry in 2013, this area is designated as a Production Forest Management Unit area (PFMU) because of its potential for regional timber production. This study aims to understand the dynamics of the interaction between economic, social and ecological factors associated with deforestation in PFMU Dharmasraya. Materials and Methods: This research uses analysis of system thinking by modeling the causal loop diagram. Focus is placed on dynamics modeling of land use change in several related aspects. Result: The dynamic system model can illustrate that deforestation is triggered by weak law enforcement to provide an opportunity for people to make encroachment. This leads to the buying and selling of land, which encourages population growth as large numbers of migrants invest in this area. The increase in income will increase demand for land; thus, if regulations are not applied to the market mechanism, demand for land and plantations will outweigh the need for sustainability. Conclusion: The modeling of forest land conversion systems into plantations in PFMU areas shows that the existing system is not sustainable because it has not been able to preserve the existing system for long–term use. Land management policies are needed that can encourage sustainable development

    Dampak Covid-19 Terhadap Konsumsi Dan Distribusi Daging Ayam Broiler di Kota Bengkulu

    Full text link
    ABSTRACTThe Covid-19 pandemic has had an impact on various sectors of people's lives, one of which is the broiler farming sector. Health efforts to tackle the spread of Covid-19, such as the Large-Scale Social Restriction policy, have limited economic activities and activities, resulting in market uncertainty. This study aims to analyze the impact of the pandemic on the consumption and distribution of chicken meat in Bengkulu City. The method in this research uses literature study and descriptive analysis. The results of the analysis show that during the pandemic there was a decline in demand for chicken meat from 509,385 in 2019 to 498,367 chickens in 2020 and was followed by a decrease in chicken meat consumption in Bengkulu City. In addition, the price of chicken meat is more volatile when compared to before the pandemic. The distribution of chicken meat has an impact on constraints in the distribution flow of chicken meat, changes in the pattern of the distribution chain of chicken meat, and difficulties in finding consumers/consumer demand instability. This pandemic still has the potential to change the dynamics of people's lives with new variant mutations. For this reason, there is a need for risk mitigation strategies for livestock businesses such as training on diversification of processed chicken meat products and marketing training using digital platforms. The Covid-19 pandemic has greatly affected various aspects of life, one of which is the broiler farming sector. During the pandemic there was a decrease in demand for chicken meat compared to before the pandemic, followed by a decrease in the average consumption of chicken meat in the community. Key words: Chicken distribution, chicken consumption, covid-19, sosial distancing ABSTRAKPandemi Covid 19 berdampak terhadap berbagai sektor kehidupan masyarakat, salah satunya sektor peternakan ayam broiler. Upaya kesehatan untuk menanggulangi penyebaran Covid-19 seperti kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar telah menyebabkan terbatasnya aktivitas dan kegiatan ekonomi sehingga terjadinya ketidakpastian pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pandemi terhadap konsumsi dan distribusi daging ayam di Kota Bengkulu. Metode dalam penelitian ini menggunakan studi literatur dan analisis deskriptif. Hasil analisa menunjukkan bahwa selama pandemi terjadi penurunan permintaan daging ayam dari 509.385 ekor pada tahun 2019 menjadi 498.367 ekor ayam pada tahun 2020 dan diikuti dengan penurunan konsumsi daging ayam pada masyarakat di Kota Bengkulu. Selain itu, harga daging ayam lebih fluktuasi jika dibandingkan sebelum terjadi pandemi. Pada distribusi daging ayam berdampak terhadap kendala pada alur distribusi daging ayam, perubahan pola rantai distribusi daging ayam, dan kesulitan mencari konsumen/ketidakstabilan permintaan konsumen. Pandemi ini masih berpotensi mengubah dinamika kehidupan masyarakat dengan adanya mutasi varian baru. Untuk itu, perlunya strategi mitigasi risiko bagi usaha peternakan seperti pelatihan mengenaidiversifikasi produk olahan daging ayam dan pelatihan pemasaran menggunakan platform digital. Pandemi Covid 19 sangat berpengaruh terhadap berbagi aspek kehidupan, salah satunya sektor peternakan ayam broiler. Selama pandemi terjadi penurunan permintaan daging ayam jika dibandingkan sebelum terjadi pandemi, diikuti dengan penurunan rata-rata konsumsi daging ayam masyarakat. Kata kunci: covid-19, distribusi ayam, konsumsi ayam, pembatasan sosia

    Penerapan Hukum Terhadap Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika Golongan I Menurut Studi Kriminologi (Di BNNP Bengkulu)

    Full text link
    Narcotics are substances or drugs derived from plants or non-plants, both synthesis and semisentesis, which can cause a decrease or change in consciousness, loss of taste, reduce pain relief, and can lead to dependence, which are differentiated into groups as attached in Law Number 35 of 2009 concerning Narcotics. Abuse is people who use narcotics without rights or against the Law. The Bengkulu Province National Narcotics Agency is a vertical Government Institution that is located under and responsible to the National Narcotics Agency which is an institution that aims to carry out the Drug Prevention and Illicit Circulation Program (P4GN) with various activities through the field of Prevention&nbsp;and Community Empowerment. behind, then the problem in this research is the application of law in handling the misuse of criminal acts of class I narcotics at the BNNP Bengkulu. Preventive Theory. Theory of crime is a number of theories about the causes of crime. This type of research is empirical research. criminal Narcotics abuse class I in the Bengkulu Province National Narcotics Agency. Drug Abuse and Illicit Circulation (P4GN) with various activities through the field of prevention and community empowerment in the area of Rehabilitation and Field Implementation of strategic plans and work plans in the areas of conflict and eradication and illicit circulation of social, psychotropic, precursor and addictive ingredients in addition to addictive ingredients for tobacco and alcohol which was later called P4GN in Bengkulu Province. Implementation of technical policies in the field of community empowerment, rehabilitation and eradication in the Bengkulu Province. Implementation of technical guidance and supervision of P4GN for BNNK / City in Bengkulu Province. Factors Affecting Drug Abuse Individual Factors, Environmental Factors, Drug Willing Factors. Keywords: legal and Preventive applicatio

    ANALISIS DESKRIPTIF MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA

    Full text link
    Motivasi belajar adalah sebuah dorongan yang memicu siswa untuk belajar supaya proses pembelajaran mengarah pada tujuan yang ingin tercapai. Tanpa adanya motivasi pada siswa maka tujuan pembelajaran sulit teraih. Model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw bertujuan untuk menambah daya berpikir siswa, rasa tanggung jawab dan keingintahuan yang lebih tinggi. Model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw merupakan sistem pembelajaran berkelompok yang memperhatikan pemerataan seperti gender dan intelektual. Setiap anggota kelompok saling membutuhkan serta memiliki tanggung jawab menguasai materi bersama kelompok ahli dan menyampaikan hasil diskusi pada kelompok asal kemudian mereka bergantian dengan anggota kelompok lain. Jenis pengumpulan data penelitian ini adalah kajian pustaka yang tujuannya untuk mengetahui bagaimana model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw untuk upaya peningkatan motivasi belajar matematika. Hasil pengumpulan data dari beberapa sumber yang relevan dapat ditarik kesimpulan motivasi belajar matematika siswa mampu ditingkatkan dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Pengembangan E Test Assesment for Learning dalam Evaluasi Pembelajaran Guna Meningkatkan Pemahaman Siswa dalam Belajar Sejarah Kelas X di SMK Negeri 6 Sijunjung

    Full text link
    Penelitian dilatar belakangi oleh banyaknya kendala dirasakan para guru dalam mengembangkan evaluasi pembelajaran, terutama dalam mengembangkan soal soal evaluasi yang beragam. Tujuan penelitian ini adalah&nbsp; (1) Mengidentifikasi tahapan-tahapan apa saja yang perlu dilakukan dalam pengembangan E Test Assesment for Learning dalam melakukan evaluasi dan penilaian dalam belajar sejarah. (2) Menguji kelayakan dan kepratisan E Test Assesment for Learning yang dikembangkan dalam melakukan evaluasi dan penilaian guna meningkatkan kemampuan dan pemahaman siswa dalam belajar sejarah. (3)&nbsp; Mengetahui keefektifan E Test Assesment for Learning merefleksi pembelajaran untuk melihat bagaimana kelebihan dan kelemahan dalam belajar sejarah SMK Negeri 6 Sijunjung. Metode penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&amp;D). Model yang digunakan adalah model ADDIE. Subjek uji coba adalah kelas X di SMK Negeri 6 Sijunjung. Hasil pebelitian ini menunjukan bahwa kelayakan E Test Assesment for Learning berdasarkan penilaian dari ahli materi dan ahli assesment dengan rata rata&nbsp; ahli materi 3,53 dan 3,11 ahli assesment dengan rata rata 3,41 dan 3,53. Beradsarkan hasil uji praktikalitas oleh guru dan siswa menunjukan bahwa kelayakan E Test Assesement for Learning layak digunakan dengan nilai rata rata 3,46 dan 3,5
    corecore