1,721,093 research outputs found

    STUDI EKSPLORATIF FAKTOR PENYEBAB INTERNAL MOBILITY PEGAWAI DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI MELALUI PROGRAM INTERNAL JOB VACANCY KEMENTERIAN KEUANGAN

    Full text link
    STUDI EKSPLORATIF FAKTOR PENYEBAB INTERNAL MOBILITY PEGAWAI DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI MELALUI PROGRAM INTERNAL JOB VACANCY KEMENTERIAN KEUANGAN Yayan Yuliandi Yunahar1, Prof. Dr. Rahmi Fahmy, SE.,MBA.2, Dr. Laura Syahrul, SE.,MBA.3 Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor penyebab internal mobility pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melalui program Internal Job Vacancy (IJV) Kementerian Keuangan. Fenomena ini menjadi penting karena ketidakseimbangan antara jumlah pegawai yang keluar dan yang masuk melalui IJV berpotensi menimbulkan kekurangan sumber daya manusia di DJBC. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus eksploratif. Data dikumpulkan melalui wawancara tidak terstruktur terhadap 16 informan, dan dianalisis menggunakan teknik open, axial, dan selective coding dengan bantuan NVivo 12. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga faktor utama penyebab internal mobility, yaitu: (1) pengembangan karier, (2) kepuasan kerja, dan (3) keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance). Selain itu, nilai spiritual juga ditemukan sebagai faktor baru yang memengaruhi keputusan pegawai. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis pada kajian manajemen sumber daya manusia sektor publik serta memberikan rekomendasi praktis untuk kebijakan retensi pegawai DJBC. Kata Kunci: internal mobility, internal job vacancy, karier, kepuasan kerja, work-life balance, nilai spiritual EXPLORATIVE STUDY OF FACTORS CAUSING INTERNAL EMPLOYEE MOBILITY IN THE DIRECTORATE GENERAL OF CUSTOMS AND EXCISE THROUGH THE INTERNAL JOB VACANCY PROGRAM OF THE MINISTRY OF FINANCE Yayan Yuliandi Yunahar1, Prof. Dr. Rahmi Fahmy, SE.,MBA.2, Dr. Laura Syahrul, SE.,MBA.3 Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas ABSTRACT This study explores the factors driving internal mobility among employees of the Directorate General of Customs and Excise (DJBC) through the Internal Job Vacancy (IJV) program of the Ministry of Finance. The issue is critical due to an imbalance between outgoing and incoming employees, which may lead to staffing shortages. Using a qualitative exploratory case study approach, data were collected through unstructured interviews with 16 informants and analyzed using open, axial, and selective coding with NVivo 12. The study identifies three main factors influencing internal mobility: (1) career development, (2) job satisfaction, and (3) work-life balance. Additionally, spiritual values emerged as a new influencing factor. These findings contribute to public sector HRM theory and offer practical recommendations for improving employee retention strategies within DJBC. Keywords: internal mobility, internal job vacancy, career development, job satisfaction, work-life balance, spiritual value

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    KONFLIK BIROKRASI DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA DA NPEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR (STUDI KOMUNITAS DESA KULAM KECAMATAN MESJID RAYA, ACEH BESAR)

    Full text link
    Yuliandi Sahputra Konflik Birokrasi Dalam Perencanaan Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir (Studi Komunitas Desa Kulam Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar) di bawah bimbingan Bapak Ir. Mulizar, SH, M.Si sebagai pembimbing utama dan Ibu Ir. Ismayani, M.Si sebagai pembimbing kedua.Penelitian ini dilakukan untuk :a. Mengetahui dan menjelaskan mekanisme dalam perencanaan pembangunan gampong yang terjadi di Desa Kulam Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar?b. Mengetahui dan menjelaskan proses terjadinya konflik birokrasi dalam perencanaan pembangunan gampong yang terjadi di Desa Kulam Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar?c. Mengetahui karakteristik masyarakat nelayan di Desa KulamKecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar?d. Mengetahui dan mengkaji aspek-aspek apa saja yang harus diperhatikan dalam pemberdayaan masyarakat pesisir di Desa Kulam Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar?Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi komunitas dengan pendekatan fenomenologis. Data primer diperoleh langsung dari kalangan informan melalui pengamatan yang intens dan wawancara. Teknik analisis data penelitian digunakan teknik analisis domain dan analisis taksonomi. Keabsahan data dapat diuji dengan model triangulasi atau crosschek system" yang dilakukan secara berantai. Model pendekatan ini dapat mengantisipasi kecurangan-kecurangan yang sering diciptakan oleh sumber-sumber data (informan).Rencana Kerja Pembangunan Gampong Desa Kulam memiliki kedudukan yang sangat strategis dalam rangka pelaksanaan program pembangunan gampong untuk satu tahun kedepan, proses penyusunan diawali dari penggalian masalah dan pengkajian rencana tindakan untuk jangka waktu lima tahun. Rencana Kerja Pembangunan Gampong Desa Kulam bertujuan untuk melihat rencana pembangunan yang akan dilaksanakan dalam waktu satu tahun dan sebagai pedoman bagi Pemerintah Gampong dalam melaksanakan pembangunan. Berdasarkan hasil penelitian, konflik birokrasi yang terjadi di desa Kulam diakibatkan adanya kesalahan persepsi komunikasi antara masyarakat dengan Tim perumusan dan perencanaan Rencana Kerja Pembangunan Gampong.Untuk memberdayakan masyarakat pesisir ada beberapa aspek yang harus diperhatikan dan dijalankan yaitu: kelembagaan, pendampingan dan dana usaha produktif bergulir. Harapan masyarakat nelayan terhadap pemberdayaan ke depan adalah dari segi ekonomi dalam hal ini peminjaman agar lebih efektif dan efisien. Adanya bantuan fisik seperti bantuan boat, jaring dan mesin yang berkualitas. Penguatan kelembagaan dan pengembangan potensi yang terselubung. Bantuan fisik dibuat oleh tangan mereka sendiri. Pemberdayaan hendaknya harus tepat dan pihak yang memfasilitasi harus bisa menggerakkan partisipasi aktif nelayan

    Author Index

    No full text
    Nao informado

    koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist

    No full text
    We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used

    Kerelaan Istri Pertama dalam Berpoligami (Studi Kasus di Kota Banjarmasin)

    Full text link
    Muhammad Yuliandi Hidayat, 2023. Kerelaan Istri Pertama dalam Berpoligami (Studi Kasus di Kota Banjarmasin). Skripsi, Program Studi Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga Islam), Fakultas Syariah. Pembimbing: (I) Dr. H. Akhmad Sukris Sarmadi, S.Ag, M.H (II) H. Rahmat Fadillah, S.HI., M.H. Kata Kunci: Poligami, Kerelaan Istri Pertama, Keadilan Perkawinan poligami atas kerelaan dan izin istri pertama yang membahas gambaran tahapan kerelaan istri pertama dipoligami di kota Banjarmasin yang tepatnya Banjarmasin Barat di Desa Kuin Selatan dan Banjarmasin Utara di Desa Kuin Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran bagaimana tahapan seorang istri merelakan suaminya dan pemenuhan hak lahiriah dan bathiniah untuk istri pertama dalam berpoligami perspektif Hukum Islam di kota Banjarmasin yang tepatnya Banjarmasin Barat di Desa Kuin Selatan dan Banjarmasin Utara di Desa Kuin Utara. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah hukum empiris (field reseacrh) yakni penelitian yang dilakukan dengan cara penulis langsung menemui para informan. Pendekatan Penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif yaitu pendekatan yang menghasilkan data deskriptif Analitis yaitu data yang dinyatakan oleh informan secara lisan. Pendekatan Penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif yaitu pendekatan yang menghasilkan data deskriptif analisis yaitu data yang dinyatakan oleh informan secara tertulis atau lisan. Melalui teknis analisis kualitatif penelitian ini menghasilkan temuan yakni bahwa istri pertama merelakan suaminya berpoligami melalui beberapa tahapan yaitu Penolakan, penawaran, marah, depresi, dan akhirnya pada tahap penerimaan atau merelakan asalkan nafkah lahir dan bathin terpenuhi. Berdasarkan hasil penelitian istri pertama mempunyai beberapa alasan alasan istri pertama rela suaminya berpoligami yaitu menyatakan bahwa karena khawatir suaminya berbuat yang tidak baik dan memalukan nama keluarga, karena tidak mampu melayani suami yang seks tinggi, karena tidak dapat memberikan suami keturunan, karena bergantung finansial kepada suami dikarenkan tidak bekerja
    corecore