1,720,984 research outputs found
Hubungan Kadar Insulin-like Growth factor 1 dengan Berat Badan dan Panjang Badan Bayi Baru Lahir pada Ibu Hamil KEK di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Padang
ABSTRAK
HUBUNGAN KADAR INSULIN-LIKE GROWTH FACTOR 1 SERUM MATERNAL DENGAN BERAT BADAN DAN PANJANG BADAN
BAYI BARU LAHIR PADA IBU HAMIL KEK DI WILAYAH
KERJA PUSKESMAS KOTA PADANG
Yulia Fatma Nasution
Kekurangan energi kronik selama kehamilan dapat menyebabkan penurunan kadar hormon Insulin-like growth factor 1 dalam tubuh. IGF-1 berperan dalam transpor nutrisi dari ibu ke janin melalui plasenta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kadar IGF-1 dengan berat dan panjang badan bayi baru lahir pada ibu hamil KEK.
Jenis penelitian menggunakan metode analitik korelatif dengan desain cross sectional terhadap 40 ibu hamil KEK di Puskesmas Belimbing dan Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang pada bulan Oktober-Desember 2018 dengan teknik consecutive sampling. Kadar IGF-1 diukur menggunakan metode Elisa di Laboratorium Biomedik Universitas Andalas. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman dan regresi linier dengan niai p<0,05 dianggap bermakna secara statistik.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara kadar IGF-1 dengan berat badan lahir dengan nilai p=0,001 dan r=0,493, tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kadar IGF-1 dengan panjang badan lahir dengan nilai r=0,260 dan p=0,105. Faktor dominan yang mempengaruhi berat badan bayi adalah pertambahan berat badan ibu dengan nilai p=0,000 dan r=0,817 dan yang mempengaruhi panjang badan bayi adalah tinggi badan ibu p=0,000 dan r=0,685.
Kesimpulan penelitian ini adalah pertambahan berat badan ibu selama hamil mempengaruhi berat badan lahir bayi. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk melakukan KIE mengenai pentingnya pertambahan berat badan ibu selama kehamilan untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan janin.
Kata Kunci : KEK, IGF-1, Berat Badan Lahir, Panjang Badan Lahi
Aktualisasi keadilan dalam penyelesaian harta bersama akibat perceraian: analisis perbandingan putusan Pengadilan Agama
Yulia Fatma, Aktualisasi Keadilan dalam Penyelesaian Harta Bersama Akibat Perceraian (Analisis Perbandingan Putusan Pengadilan Agama), Jakarta: Sekolah Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, 2019. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menjelaskan aktualisasi keadilan dalam penyelesaian harta bersama antara suami dan istri akibat perceraian, dengan menganalisis pertimbangan hakim, baik yang membagi sama rata maupun tidak sama rata. Penelitian ini merupakan bentuk penelitian normatif dengan jenis penelitiannya yaitu penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif-analisis, dan analisis-kritis. Sumber datanya berbentuk bahan hukum primer, yaitu putusan Mahkamah Agung No. 84K/AG/2018, No. 329K/AG/2016, No. 06K/AG/2015 dan putusan banding No. 33/Pdt.G/2017/PTA.JK. Kemudian bahan hukum sekunder yang diperoleh dari hasil-hasil penelitian dan segala referensi yang berkaitan dengan penelitian ini, serta bahan hukum tersier yang terdiri dari kamus, ensiklopedia dan indeks kumulatif. Metode pengumpulan data yang dilakukan dengan melakukan penelitian kepustakaan (library research) dengan cara meneliti dokumen putusan dan menganalisis dengan data teoritis menggunakan metode content analysis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keadilan dalam penyelesaian harta bersama terutama persoalan pembagiannya tidak harus sama banyak atau sama rata. Hakim tidak hanya membagi harta bersama dengan sama rata sebagaimana yang termaktub dalam Pasal 97 Kompilasi Hukum Islam. Dalam pertimbangan dan penetapan hakim, ada yang membagi tidak setara karena menurut hakim keadilan tidak harus identik dengan sama rata. Hakim memberikan argumentasi secara kontekstual dan progresif serta menggali hukum terhadap perkara harta bersama. Dalam pembagian harta bersama harus mempertimbangkan kontribusi dan negosiasi dari para pihak, dengan cara melihat sejauhmana keikutsertaan para pihak dalam memperoleh harta bersama. Hal demikian dapat dilihat dari terealisasi atau tidaknya hak dan kewajiban sebagai sepasang suami istri selama ikatan perkawinan berlangsung. Penelitian ini setuju dengan pendapat Majid Khadduri, bahwa keadilan prosedural tidak dapat terlaksanakan jika keadilan substantif tidak dapat diwujudkan, serta pendapat Aristoteles yang menyebutkan bahwa keadilan dapat dinilai dari proporsionalitas, yaitu kesebandingan jasa dengan usaha yang dilakukan. Begitu juga dengan John Rawls yang mengatakan bahwa sesuatu dapat dikatakan adil dan seimbang apabila adanya negosiasi antar pihak yang lemah dengan pihak yang beruntung. Kemudian kesimpulan ini juga berbeda dari hasil penelitian Zahrowati dan Jeremy Bentham yang menyatakan bahwa keadilan yang diberikan oleh hakim hanya melihat dari aspek yuridis saja dan lebih mengedepankan kebahagian terbesar dari salah satu pihak saja
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.</p
- …
