94 research outputs found

    Hubungan Mutu Pelayanan Perawat dengan Kepuasan Pasien di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Syafira Pekabaru Tahun 2018

    No full text
    Kepuasan pasien di ruang rawat inap sangatlah penting untuk diperhatikan sebab secara tidak langsung menjadi faktor pendorong bagi kesehatan pasien dengan cara meningkatkan mutu pelayanan seperti kehandalan, jaminan, bukti fisik, empati, dan daya tanggap. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan Reliability (Reliabilitas/Kehandalan), Assurance (Jaminan), Tangibles (Tampilan/Bukti fisik), Emphaty (Empati), dan Responsiveness (Ketanggapan dan kepedulian) dengan Kepuasan Pasien. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 99 pasien rawat inap di Rumah Sakit Syafira Pekanbaru dengan menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan observasi. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi-Square (p =0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara Kehandalan (p value = 0,001 dan nilai OR 79,625), Jaminan (p value = 0,001 dan nilai OR 142,857), Bukti Fisik (p value = 0,001 dan nilai OR 6,578), Empati (p value = 0,001 dan nilai OR 93,333), Daya Tanggap (p value = 0,001 dan nilai OR 170,833) dengan Kepuasan Pasien. Saran bagi Perawat sebaiknya dapat memberikan pelayanan yang prima dengan niat yang tulus, sehingga memberikan kesan yang positif terhadap mutu pelayanan keperawatan yang dapat meningkatkan kepuasan pasien. Saran bagi Rumah Sakit Syafira Pekanbaru diharapkan kepada pihak Manajemen Rumah Sakit Syafira Pekanbaru untuk lebih meningkatkan mutu pelayanan keperawatan guna memenuhi kepuasan pasien

    The infant's miscellany [electronic resource] : or easy lessons, extracted from different authors. On a new plan. Intended to facilitate the attainment of the English language to the youngest readers, by teaching them not only to read, but likewise to understand clearly what they read.

    No full text
    According the 'Advertisement' to 'Miscellaneous lessons' by Ellin Devis, that book was based on this one, with the implication that they share the same author.With an index and short questions.Below imprint: Price two shillings.Electronic reproduction.English Short Title Catalog,Reproduction of original from British Library

    SISTEM MONITORING OBAT YANG AKAN KADALUARSA PADA APOTEK SETIA BUDI PEKANBARU

    No full text
    Pada era globalisasi dan perdagangan bebas seperti saat ini, banyak bermunculan berbagai macam produk barang yang dipasarkan kepada konsumen di indonesia, apabila tidak berhati-hati dalam memilih produk yang diinginkan konsumen, maka konsumen hanya akan menjadi objek eksploitasi dari pelaku usaha yang tidak bertanggung jawab. Pembuatan program sistem monitoring obat yang akan kadaluarsa inidiharapkandapat memberikan kemudahan kepada apotek untuk mendapatkan informasi obat-obat yang akan kadaluarsa dengan cepat dan tepat,dengan adanya sistem tersebut apotek tentu mengetahui obat yang akan kadaluarsa dan harus di kembalikan kepada supplier, dengan demikian konsumen tidak akan dirugikan dengan obat yang sudah kadaluarsa, karena terjaganya kualitas obat yang akan dikonsumsi oleh konsumen.Pembuatan sistem monitoring obat yang akan kadaluarsa ini menggunakan bahasa pemograman visual basic 6.0 dengan databasenya MySQL

    HUBUNGAN MUTU PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI RSUD PETALA BUMI PROVINSI RIAU : Hubungan Mutu Pelayanan Dengan Kepuasan Pasien

    No full text
    Improving service quality is a top priority in a hospital management. Quality health services could be appeared from five dimensions, namely reliability, responsiveness, assurance, empathy, and tangibles. Excellent patients’ satisfaction will be obtained if health services applied were in better quality. This research aim was to find out the correlation between service quality with patients’ satisfaction in outpatient unit of Petala Bumi General Regional Hospital of Riau Province. This was a quantitative study with cross sectional design. Sample were 96 patients which taken by accidental sampling. Data analyzed was bivariate with used Chi Square Test. The result obtained there were correlation reliability ( P value = 0,021, value of OR 3,000), responsiveness ( P value = 0,000, value of OR 5,432), assurance (P value = 0,018, value of OR 3,096), emphaty (P  value = 0,004, value of OR 3,850), tangible ( P value = 0,010, value of OR 3,392) with patients’ satisfaction in outpatient unit of Petala Bumi GRH of Riau Province. It could be concluded that there was a relationship between service quality and patients’ satisfaction at the outpatient unit at Petala Bumi GRH of Riau Province. This result suggests to the Petala Bumi GRH on Riau Province to create a strategy and efforts to improve the quality of health services in order to patients’ satisfaction cloud be increased continually.Peningkatan mutu pelayanan dalam sebuah manajemen rumah sakit merupakan prioritas utama. Pelayanan kesehatan yang bermutu dapat dilihat dari lima dimensi yaitu kehandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), empati (emphaty), bukti fisik (tangibles). Makin baik mutu pelayanan kesehatan yang diberikan, maka makin sempurna kepuasan pasien. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan dengan kepuasan pasien di instalasi rawat jalan RSUD Petala Bumi Provinsi Riau. Metode penelitian ini adalah kuantitatif, dengan desain penelitian Cross Sectional. Jumlah sampel sebanyak 96 orang pasien yang diambil dengan teknik Accidental Sampling. Analisa data menggunakan bivariate dengan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan kehandalan (P value = 0,021, nilai OR 3,000), daya tanggap (P value = 0,000, nilai OR 5,432), jaminan (P value = 0,018, nilai OR 3,096), empati (P value = 0,004, nilai OR 3,850), bukti fisik (P value = 0,010, nilai OR 3,392) dengan kepuasan pasien di Instalasi Rawat Jalan RSUD Petala Bumi Provinsi Riau. Diharapkan Pihak RSUD Petala Bumi Provinsi Riau untuk dapat melakukan upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan agar kepuasan pasien dapat terus meningkat

    Étude sur la puissance statistique des devis de recherche en éducation

    No full text
    Cet article propose de faire le point sur la puissance statistique moyenne des devis de recherche en éducation publiés récemment au Canada francophone. Soixante-dix-sept articles publiés entre 2004 et 2006, à l’intérieur de quatre revues scientifiques canadiennes francophones, ont été analysés avec le logiciel G*Power pour déterminer leur capacité à détecter des effets de petite, moyenne et grande taille. Les résultats montrent peu de progrès réels de la recherche en éducation au Canada français en matière de puissance statistique depuis les travaux de Cohen (1962). Des pistes concrètes pour améliorer la puissance statistique des devis sont suggérées.This article examines the mean statistical power of recent articles published in French Canadian scientific journals dedicated to research in education. 77 studies published in 4 different journals between 2004 and 2006 were analyzed with G*Power to establish their potential to detect small, medium, and large effects. Overall, results show that little progress has been made since the founding work of Cohen (1962) regarding statistical power in the field of educational research in the francophone scientific community. The author gives concrete actions for researchers to improve the statistical power of future work.El presente artículo tiene por objetivo analizar la potencia estadística promedia de los diseños de investigación en educación, publicados en los últimos años en revistas francocanadienses. Fueron analizados 77 artículos publicados entre 2004 y 2006 en cuatro revistas científicas francocanadienses con el software G*Power para determinar su capacidad para detectar efectos de tamaño pequeño, medio o grande. Los resultados muestran que la investigación francocanadiense en educación realizó pocos adelantos reales sobre el tema de la potencia estadística desde los trabajos de Cohen (1962). Se recomiendan algunas pistas concretas para mejorar la potencia estadística de los diseños de investigación

    APLIKASI PENGOLAHAN DATA BALITA DAN IBU HAMIL DI POSYANDU KASIH IBU DESA PENYASAWAN KECAMATAN KAMPAR BERBASIS WEB

    No full text
    Penelitian ini membahas tentang Pembuatan Aplikasi Pengolahan Data Balita dan Ibu Hamil. Aplikasi ini berisikan tentang mengolah data balita dan ibu hamil, serta mengenai laporan perbulan atau pertahunnya untuk data balita posyandu dan pemeriksaan ibu hamil. Aplikasi ini didesain menggunakan model Unifield Modeling Language (UML). Metode yang digunakan yaitu metode waterfall. Alasan menggunakan metode ini adalah karena metode waterfall melakukan pendekatan secara sistematis dan berurutan dalam membangun suatu sistem. Proses metode waterfall yaitu pada pengerjaan dari suatu sistem dilakukan secara berurutan. Sistem yang dihasilkan akan berkualitas baik, dikarenakan pelaksanaannya secara bertahap sehingga tidak terfokus pada tahapan tertentu. Diharapkan dengan adanya aplikasi ini, bisa memudahkan petugas posyandu maupun puskesmas untu mengolah data maupun dalam mencetak laporan perbulan atau pertahunnya

    PKM Upaya Peningkatan Kesehatan Lansia dan Manajemen Administrasi Berbasis Teknologi Informasi Pada Bina Keluarga Lansia (BKL) Kampung KB Mekar Wangi Pekanbaru

    No full text
    Bina Keluarga Lansia (BKL) Kampung KB Mekar Wangi Pekanbaru merupakan suatu kegiatan yang dilakukan secara berkelompok dan bertujuan untuk meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan lansia di masyarakat sehingga terbentuk pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan lansia di Kampung KB Mekar Wangi Kelurahan Tangkerang Barat Pekanbaru yang menjadi mitra dalam kegiatan PKM ini. Salah satu permasalahan yang sangat mendasar pada lansia adalah masalah kesehatan, sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan kesehatan kelompok lansia. Kader pada BKL Mekar Wangi berjumlah 22 orang dan memiliki pendidikan rata-rata SMA kebawah. Adapun 3 permasalahan prioritas yang dihadapi oleh mitra yaitu: 1) Minimnya pengetahuan kader tentang kesehatan lansia; 2) Pencatatan administrasi BKL masih dilakukan secara manual; dan 3) Minimnya peralatan kesehatan bagi BKL. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk menyelesaikan permasalahan pada mitra Bina Keluarga Lansia Kampung KB Mekar Wangi yaitu upaya meningkatkan kesehatan lansia melalui pelatihan dan penyuluhan kepada kader lansia, penyuluhan kepada lansia, pengadaan peralatan pendukung kesehatan, dan perancangan sistem informasi untuk manajemen administrasi secara terkomputerisasi. Beberapa kegiatan yang telah selesai dilaksanakan pada kegiatan pengabdian yaitu perancangan aplikasi bina keluarga lansia, penyuluhan peningkatan pengetahuan para kader bina keluarga lansia, pelatihan penggunaan peralatan Kesehatan lansia, dan penyuluhan pentingnya posyandu lansia. Hasil dari evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa tercapainya peningkatan kesehatan mitra, meningkatnya pelayanan mitra, dan meningkatnya pengetahuan mitra

    PELAYANAN GIZI DI INSTALASI RAWAT INAP COVID – 19 RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA DUMAI TAHUN 2021

    No full text
    Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) merupakan pandemi yang pada saat ini menjadi permasalahan dunia termasuk Indonesia. RSUD kota Dumai merupakan salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 untuk wilayah kotamadya Dumai. Perawatan pasien Covid-19 dirawat inap rumah sakit tidak lepas dari pelayanan gizi . Sistem pelayanan makanan di rumah sakit merupakan bagian penunjang dalam pelayanan kesehatan yang merupakan bagian dari terapi medis. Selama ini pelayanan makanan di rumah sakit seolah berdiri sendiri, padahal dalam sistem operasinya sistem pelayanan makanan harus bekerja beriringan dengan pelayanan medis dan sistem pelayanan lainnya yang beroperasi di rumah sakit guna memberikan pelayanan yang optimal kepada pasien. khusus pasien covid, Pramusaji yang tidak bisa mengahantarkan makanan pasien karena cemas dan takut penularan Covid-19, sehingga makanan sampai ke pasien sudah tidak tepat waktu makan dan sudah dalam keadaan dingin, Petugas nutrisionis yang tidak bisa melakukan skrining langsung pada pasien Covid-19, kurangnya kepatuhan pramusaji dalam menggunakan APD, dari permasalahan yang telah dijabarkan maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pelayanan gizi dirawat inap Covid-19, sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Disarankan bagi pihak RSUD kota Duma agar menetapkan kebijakan tentang pentingnya  pelayanan  gizi  rawat  inap  dan  penyelenggaraan  makanan  bagi kesembuhan  pasien  dan  perlu diberikan pelatihan bagi petugas gizi rawat inap maupun di instalasi gizi agar memberikan pelayanan gizi berkualitas di RSUD kota Dumai. 

    PERAN BPBD KOTA PEKANBARU DALAM UPAYA PENINGKATAN KESIAPSIAGAAN PENANGGULANGAN BENCANA KEBAKARAN GEDUNG PADA SATUAN PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN AL-KAUTSAR PEKANBARU

    No full text
    Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau faktor non alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis. Penyebab banyaknya korban bencana kebakaran gedung karena kurangnya pengetahuan dan kesiapsiagaan  bencana. Oleh karena itu, sosialisasi dan simulasi mitigasi bencana kebakaran gedung penting dilakukan sejak dini untuk memperkecil risiko menjadi korban melalui pendidikan bencana di sekolah. Metode yang digunakan yaitu kualitatif yang bersifat penelitian praktik dengan batasan masalah melalui pemberian materi dan pelatihan simulasi mitigasi kebakaran gedung. Kegiatan dilaksanakan di pondok pesantren AlKautsar pada tanggal 07 Desember 2023 dengan partisipan yang terlibat sebanyak 36 orang. Melalui serangkaian tahapan yang terorganisir dengan baik, mulai dari persiapan hingga penutupan, kegiatan ini berhasil menciptakan ruang dialog dan implementasi yang positif antara penyelenggara dan peserta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi dan penyuluhan kepada peserta didik dan warga sekolah mampu memberikan informasi yang relevan dan bermanfaat kepada warga sekolah dalam menanggulangi bencana untuk kedepannya. Sesi diskusi dan tanya jawab dapat menambah pengetahuan, pemahaman mendalam dan keterampilan serta meningkatkan pasrtisipasi aktif bagi peserta. Dalam jangka panjang, diharapkan peningkatan pemahaman ini dapat digunakan dalam kesiapsiagaan akan bencana kebakaran yang terjadi di sekolah. Mesikpun demikian, evaluasi terus-menerus dilakukan untuk menilai seberapa siap nya warga pondok pesantren al-kautsar dalam menghadapi kejadian bencana kebakaran
    corecore