19 research outputs found

    Pembuatan Precipitated Calcium Carbonate ( PCC ) dari Cangkang Kerang Darah dengan Metode Double Decomposition

    Full text link
    Untuk mengurangi limbah cangkang kerang dan meningkatkan nilai mutu kerang dapat dilakukan dengan cara mengolahnya menjadi PCC. PCC merupakan kalsium karbonat yang dihasilkan dari proses presipitasi dengan kemurnian yang tinggi. Kandungan CaCO3 yang tinggi ini membuatnya dimanfaatkan sebagai bahan pengisi filer industri kimia. Karakteristik PCC tergolong memiliki partikel mikro yang mudah diatur dan homogen. Tujuan penelitian ini yaitu membuat PCC dari cangkang kerang dengan metode double decomposition dengan penambahan asam klorida dan natrium karbonat sebagai reagen. Pada penelitian ini cangkang kerang berukuran 100 mesh sebagai limbah industri digunakan sebagai bahan baku pembuatan PCC. Dari hasil analisis syarat mutu PCC berdasarkan ISO 3262-2: 1998 didapatkan kadar lebih dari 90% dan pH sebesar 8,5-10. Hasil ini menunjukkan bahwa kalsium karbonat memenuhi standar dalam bidang industri. Sedangkan dari hasil uji XRF kadar kalsium karbonat terbaik mencapai 99,61% pada kondisi operasi 90 menit. Dan didapatkan Persen Yield terbesar 97,1 % pada variasi konsentrasi Na2CO3 1,5 M dan kondisi operasi 60 menit

    Pabrik Chloroethane dari Etilen dan HCl dengan proses Hidroklorinasi Etilen

    Full text link
    Pada chloroethane dari etilen dan hcl dengan proses hidroklorinasi etilen sendiri dengan kapasitas 75.000 ton/th akan dibangun di Merak , Cilegon jawa barat. Pabrik ini beroperasi selama 24 jam dalam sehari dengan 330 hari dalam setahun. Bahan baku yang digunakan yaitu berupa hcl dengan kadar sebesar 32 % dan etilen yaitu sebesar 99,97 %. Chloroethane dalam industry kimia dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan cat , bahan baku obat obat an ( farmasi) , bahan baku plastic dan lain sebagainya. Proses pembuatan chloroethane sendiri terbagi menjadi 4 tahapan yaitu persiapan bahan baku , tahap reaksi, tahap pemisahan, dan yang terakhir tahap pemurnian. Pada tahap pre treatment dimana bahan baku etilen dan hcl dipersiapkan pada kondisi temperature yaitu masing-masing sebesar 40 ℃ dengan tekanan yaitu sebesar 1 atm. Selanjutnya dalam keadaan bahan baku yang sudah dipersiapkan tersebut dialirkan menuju reactor dimana terbentuk senyawa chloroethane dengan konversi 90 % yang berlangsung secara eksotermis. Pada tahap pemisahan campuran hasil dari reactor akan dpisahkan dengan flash drum untuk memisahkan antara komponen liquid dan gas. Komponen yang terpisah yaitu antara lain etilen , etana , metana, hcl, air dan chloroethane. Setelah komponen terpisah akan dialirkan menuju tahap pemurnian. Komponen yang terpisah tersebut yaitu berupa hcl, air, dan chloroethane, dimana pada tahap ini kemurnian dari chloroethane yang akan dicapai yaitu sebesar 99,5 %. Adapun ketentuan pabrik chloroethane bisa beroperasi dengan renstabilitas perusahaan yaitu massa konstruksi selama 2 tahun, bunga bank yaitu sebesar 9,95 % , waktu pengembalian modal 2 tahun 11,68 bulan dan didapatkan BEP yaitu sebesar 30,28

    praktek kerja lapang PTPN x Pabrik Gula Candi Sidoarjo

    Full text link
    Produksi utama dari PT. PG. Candi Baru Sidoarjo ini adalah gula SHS (Superior Hooft Suiker) dan sebagai hasil samping adalah tetes, blotong dan ampas tebu. Sedangkan kapasitas giling untuk tahun 2019 ini adalah sebesar 26.000 Kw/hari. Tahapan dalam proses pembuatan gula di PT. PG. Candi Baru Sidoarjo ini dibagi 7 stasiun, antara lain yaitu : 1. Stasiun Persiapan 2. Stasiun Gilingan 3. Stasiun Pemurnian 4. Stasiun Penguapan 5. Stasiun Masakan ( Kristalisasi ) 6. Stasiun Putaran 7. Stasiun penyelesaian Di stasiun persiapan, tebu ditebang, dipotong – potong dan dicacah dengan alat pencacah. Di stasiun Gilingan, tebu yang sudah dicacah digiling pada 4 unit gilingan untuk mendapatkan nira semaksimal mungkin atau tanpa ampas. Nira mentah dari stasiun gilingan di proses di Stasiun Gilingan untuk dipisahkan dari kotoran atau dipisahkan dari zat- zat yang bukan gula, untuk mendapatkan nira jernih. Di stasiun Peguapan, nira encer akan dipekatkan dalam evaporator dengan sistem Quintriple Effect Evaporation, hingga diperoleh nira kental untuk diteruskan di stasiun Masakan. Di stasiun masakan terjadi pembentukan kristal gula dengan ukuran tertentu. Dan di stasiun putaran, kristal gula dipisahkan dari cairan induknya dengan alat centrifuge untuk didapatkan gula produksi yang kemudian dikeringkan, didinginkan dan selanjutnya dimasukkan kedalam karung dan disimpan dalam gudang penyimpanan, yang terjadi di stasiun penyelesaian. Di PT. PG. Candi Baru Sidoarjo juga terdapat tiga bagian utilitas yang digunakan sebagai penunjang selama proses produksi berlangsung, antara lain yaitu : air, steam dari boiler, dan listrik dari turbo generator

    Bug Fixing Dropdown Dan Button Back Pada Web Aplikasi Port Manajemen Sistem PT LJN

    Full text link
    Tujuan dari tugas akhir ini adalah bug fixing pada web aplikasi yang dapat memaksimalkan cara kerja web aplikasi agar segala proses bisnis yang terdapat pada web aplikasi port manajemen sistem dapat berjalan dengan sesuai prosedur, karena apabila disuatu web aplikasi masih terdapat banyak bug maka web aplikasi tidak bisa berjalan sesuai yang telah diharapkan. Dalam pengerjaan bug fixing pada web aplikasi port manajemen sistem menggunakan bahasa pemrograman React js dan menggunakan framework base. Terdapat beberapa tahapan yang diperlukan dalam pengerjaan bug fixing pada web aplikasi tersebut. Tahap pertama yaitu menganalisis kesalahan yang terdapat pada web aplikasi yang sebelumnya telah di uji coba oleh pihak Quality Assurance, metode yang digunakan untuk menganalisis kesalahan web aplikasi tersebut adalah menggunakan metode black box testing. Tahap kedua yaitu pengerjaan bug yang telah dianalisis, untuk tahapan ini bug yang telah dianalisis akan langsung diperbaiki. Tahap ketiga yaitu percobaan kembali hasil resolve yang telah dikerjakan, ditahap ini untuk bug yang telah dikerjakan di uji coba kembali apakah sudah sesuai prosedur yang ada dan berjalan dengan lancer atau masih terdapat kesalahan sehingga tidak sesuai dengan prosedur yang ada. Bug fixing yang telah dikerjakan yaitu menu Asset Utilization. Menu asset utilizationsendiri terdiri dari dua sub menu yaitu menu WASBM dan sub menu loading/unloading equipment. Berdasarkan hasil implementasi, web aplikasi port manajemen sistem telah sesuai dengan kebutuhan fungsional yang diperlukan

    PENERAPAN TEKNIK KOOPERATIF TIPE INSIDE OUTSIDE CIRCLE (IOC) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA JEPANG : penelitian eksperimental terhadap siswa kelas xi sma negeri 1 margahayu

    Full text link
    Penelitian ini mencoba menerapkan teknik pembelajaran kooperatif tipe Inside Outside Circle terhadap kemampuan berbicara siswa SMA Negeri 1 Margahayu. Saat ini siswa dituntut untuk dapat berbicara dan berkomunikasi secara global. Dan kemampuan berbicara adalah implementasi dari materi-materi pelajaran bahasa Jepang yang telah dipelajari. Maka dari itu, tujuan dari dilaksanakannya pembelajaran dengan teknik ini adalah agar siswa mampu untuk berbicara dengan bahasa Jepang secara aktif setelah menggunakan teknik tersebut. Penelitian ini menggunakan metode true experiment design (pretest-posttest control group). Teknik pengambilan sampling dengan cara random sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI LM 1 & LM 2 sedangkan sampelnya 32 siswa, yaitu 16 orang siswa kelas eksperimen dan 16 orang siswa kelas kontrol. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes dan angket. Dari hasil analisa data posttest diperoleh nilai thitung sebesar 3,26. Dan dengan db 30 pada tahap signifikansi 5% diperoleh ttabel sebesar 2,04 dan signifikansi 1% diperoleh ttabel sebesar 2,75. Karena nilai thitung > ttabel , maka Hk diterima. Hal tersebut berarti terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan berbicara siswa yang menggunakan teknik kooperatif tipe Inside Outside Circle. Hal tersebut diperkuat dengan hasil angket yang menyatakan bahwa lebih dari setengah responden merasakan pengaruh penerapan teknik kooperatif tipe Inside Outside Circle terhadap kemampuan berbicara bahasa Jepang.;---This research tries to apply cooperative technique type Inside Outside Circle to increase the Japanese speaking ability of SMA Negeri 1 Margahayu students. Currently, students are required to be able to speak and communicate globally. And the ability to speak is the implementation of the lessons learned in Japanese language. Therefore, the purpose of the implementation of learning with this technique is that students are able to speak Japanese actively by the technique. This research uses the method of true experiment design (pretest-posttest control group). Sampling technique is by random sampling. The population in this study were students of class XI LM 1 & LM 2 while the sample were 32 students, that is 16 students from experimental class and 16 students from control class. Instruments in this study are test and questionnaire. The result of the study shows that tcount equal to 3,26. And with db 30 at 5% significance, stage obtained ttable of 2.04 and 1% significance, obtained ttable by 2.75. Because the value is tcount> ttable, then Hk is accepted. This means that there is a significant difference between the experimental class and the control group. The experimental class who employed Inside Outside Circle can outperform the control class who used Roleplay technique. In addition, the result of the posttest is supported by the data from questionnare which states that more than half oof respondens found that Inside Outside Circle help them to increase their Japanese speaking ability

    Navigating TRPML1 scholarly hotspots through a bibliometric lens / Lutfia Ilsahaida Abdul Malik, Aisyah Hasyila Jahidin and Mizaton Hazizul Hasan

    Full text link
    Transient Receptor Potential Mucolipin 1 (TRPML1) is a calcium-permeable cation channel predominantly localised on late endosomes and lysosomes. Its multifaceted roles encompass lysosomal exocytosis, autophagy, and cellular processes, such as mitochondrial function and cancer cell invasion. Despite extensive research on TRPML1, there remains a need to systematically evaluate TRPML1-related studies for the scientific community. Our goals were to analyse TRPML1 research publications to pinpoint key contributors, trends, and major themes. The aim is to showcase significant discoveries and untapped areas within TRPML1 for future research endeavours. In this study, we employed bibliometric tools, specifically VOSviewer, to quantitatively analyse TRPML1 publications. TRPML1 research witnessed an upward trajectory, peaking in 2019. The United States emerged as the predominant contributor, with China gaining prominence in recent years. The Journal of Biological Chemistry stood out as a leading disseminator of TRPML1-related findings. Additionally, Nature and Nature Communications boasted the highest citation rates, emphasising the impact of TRPML1 research. Highly cited articles unravelled TRPML1's pivotal role in iron homeostasis and autophagy regulation, shaping scholarly discourse and therapeutic advancements. Author networks spotlighted influential contributors such as Haoxing Xu, and Susan A Slaugenhaupt. Keyword analysis identified clusters related to lysosomal disorders, cellular regulations, and cellular stress, providing insights into prevailing research priorities. Initially, TRPML1 research centered on understanding its role in endosomes and lysosomes, revealing its relevance in various physiological and pathological conditions. However, certain underexplored research avenues for TRPML1 deserve attention, particularly in the context of autophagy and cancer. Finally, this study explored seven key research frontiers of TRPML1, illuminating critical areas namely podocyte function, exosome release, neurodegeneration, autophagy regulation, cancer progression, apoptosis, and interactions with reactive oxygen species. By delving deeper into these domains, researchers can enhance their understanding of TRPML1 and potentially open avenues for innovative disease interventions

    ‘Alâqatu istî’âbu mufrodâti mâdatu al muthâla’ati ‘alâ al insyâi al ‘arabi li thâlibâti al fashli al khâmisi bikuliyyati al mu‘allimât al islâmiyyah dârussalâm gontor li al banât

    No full text
    Arabic is one element of the success of female students in learning. Therefore, they are required to learn Arabic as well as possible and with all their efforts. Darussalam Islamic boarding school for female 1 (GP1) is well-known as the famous institute  with Arabic and English learning. All students who are in it, learn both languages from academic activities in the classroom and outside the classroom with very complete Arabic material. These materials are very helpful l for them in mastering Arabic. One of these materials is Mutholaah and Insya’ Tahriri. In this paper, the author wants to uncover and answer the question, is there a relationship between mastering Mutholaah and Insya’ Tahriri ?. In order to answer this question, the author uses quantitative methods and makes the test and writing documentation an instrument in collecting data and the use of formulas related to this problem in order to arrive at the results and conclusions

    Zakat pertanian tanah perhutani dalam perspektif hukum Islam: Studi kasus di Desa Dagangan Kabupaten Tuban

    Full text link
    INDONESIA: Di Indonesia yang mayoritas masyarakatnya beragama Islam zakat menjadi aspek yang tak terpisahkan dalam kehidupan. Guna untuk menunaikan salah satu kewajibannya yang terdapat dalam rukun Islam, yakni dengan membayarkan zakat dengan ungkapan wujud syukur atas segala nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. Ada beberapa jenis zakat, salah satunya adalah zakat pertanian. Pada zakat pertanian tanah perhutani ini para petani menggarap tanah milik perhutani yang mana tiap panen para petani dibebani biaya sewa atas tanah yang mereka garap. Dan untuk mengeluarkan zakat pertanian sesuai yang sudah ada ketentuannya dalam hukum Islam.. Berangkat dari latar belakang inilah, penulis kemudian tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul Zakat Pertanian Tanah Perhutani Dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus di Desa Dagangan Kabupaten Tuban). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana ketentuan mengeluarkan zakat pertanian tanah perhutani dalam perspektif hukum Islam. Dalam Penelitian ini, jenis penelitiannya adalah field research (penelitian lapangan/empiris) dengan metode pengumpulan data melalui interview (wawancara) dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan metode deskriptif analisis. Hal ini karena penulis berusaha mencari tahu dengan keadaan yang ada di Desa Dagangan terlaksananya zakat pertanian tanah perhutani ini. Sedangkan dalam menganalisis data, tahap-tahap yang dilalui mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian yang dilakukan oleh penulis dapat disampaikan bahwasannya di Desa Dagangan Kabupaten Tuban ini masih belum terlaksananya zakat pertanian sebagaimana mestinya. Padahal dilihat dari hasil yang diperoleh setiap kali panennya sudah lebih dari 5 (lima) wasaq yangmana sudah memenuhi ketentuan untuk dikeluarkan zakat pertanian. Hal ini dikarenakan masyarakat atau petani disana masih bingung dalam perhitugannya untuk mengeluarkan zakat pertanian. Menurut perspektif hukum Islam zakat pertanian tanah perhutani di Desa Dagangan Kabupaten Tuban sudah diwajibkan untuk mengeluarkan zakat pertanian. Karena sudah mencapai nisab atau ketentuan yang sudah ada dalam pengeluaran zakat pertanian menurut hukum Islam. ENGLISH: In Indonesia the majority of its people Muslim, zakat became inseparable aspects in life. In order to fulfil one of the obligations contained in the tenets of Islam, i.e. with pay zakat with the expression of a form of gratitude for all the favors given by Allah SWT. There are several types of zakat, one of them is agriculture zakat. The land which managed in Dagangan Tuban is belonging to the Forestry Department. Farmers only have the right to manage the use of land belonging to the Forestry Department which each harvest farmers burdened cost of rent over the land they work on. And to issue appropriate agricultural zakat to the existing conditions in Islamic law. Based on this background, the author then interested in conducting research with the title of Agriculture zakat on the land Forestry Department in the perspective of Islamic law (case study in the Dagangan village Tuban). The purpose of this research is to know how the provisions of the land Forestry Department issued the agriculture zakat in the perspective of Islamic law. In this study, this type of research is a field research (field research/empirical)and methods of data collection through interview (interview) and documentation. While data analysis using the method descriptive analysis. This is because the author trying to find out about the circumstances that existed in the village of Dagangan about the implementation of Agriculture zakat. In analyzing the data, the stages where is includes the reduction of the data, the presentation of data, and the withdrawal of the conclusion. The results of the research conducted by the author may be submitted that according to the perspective of Islamic law, the agriculture zakat on land of the Forestry Department in the village of Dagangan had already been obliged to issue agriculture zakat. It is caused by the accomplished nisab or provision already existing in the production of agricultural zakat according to Islamic law. ARABIC: إن الزكاة جزأ لا يتجزأ من الحياة في بلاد إندونيسية غالبية المسلمين. لأدأ احد من الإ لتزامات الواردة في أركان الإسلام هو لإيتاء الزكاة من فعل الإمتنان على كل النعم التي أعطيت الله إلينا. هناك أنواع من الزكاة واحد منها هي الزكاة الزراعية، وفي هذه الزكاة المزارعون يعملون ارضا فيها كل مزارعي المحاصيل مثقلة تكلفة استنجار ذلك الأرض ولإيتاء هذه الزكاة وفقا لأحكام الحالية في حكم الإسلام. وانطلاقا من خلفية البحث الأعلاه رغبت الباحثة في لبقيام بها البحث تحت الموضوع "زكاة الأراضي الزرائية الغابية على ضوء حكم إسلام (دراسة حالة في القرية داغاغان توبان)" وأما الأهداف المرجوة في هذا البحث وهي لمعرفة كيف توفيرا لإيتاء الزكاة الزراعية الغابية على ضوء حكم إسلام. وأما المنهج المستخدم في هذا البحث هو مدخل كيفي وبالنوع دراسة حالة. وهذا المنهج المستخدم لأن االباحثة تحاول أن تعرف أحوالا في القرية داغاغان توبان من تنفيذ الزكاة الزرائية الغابية. وأما الأسلوب لجمع البيانات المستخدمة في هذا البحث وهي المقابلو والوثائق وأمافي تحليل اليانات بخطوات : اختزال البيانات، عرض البيانات واستنتاج. وأما النتائج من هذا البحث التي أجراها المؤلف، يمكن أن يتم تسليم أنه وفقا إلى منظور الشريعة الإسلامية، الخيرية الأرضي الزراعية الغابات في قرية داغاغان توبان هو مطلوب الذي سيصدر الزكاة. فذلك لأن ذلك تم التوصل إلى نصاب أو أحكام القائمة في الإنفاق الزكاة الزراعية وفقا الشريعة الإسلامية

    Synthesis of Magnetite-Mg/Al Hydrotalcite and Its Application as Adsorbent for Navy Blue and Yellow F3G Dyes

    No full text
    AbstractSynthesis of magnetite-Mg/Al hydrotalcite (M-Mg/Al HT) and its utilization as adsorbent for mixture dyes (navy blue (NB) and yellow F3G (YF3G) dyes) have been studied. Magnetite, Mg/Al hydrotalcite (Mg/Al HT), and M-Mg/Al HT were synthesized by co-precipitation method. The results showed that M-Mg/Al HT was successfully synthesized by co-precipitation method. M-Mg/Al HT had a higher adsorption capacity for the mixture dyes than Mg/Al HT with adsorption capacity for M-Mg/Al HT was 63.75mg/g and Mg/Al HT was 15.67mg/g. Furthermore, the adsorbents possessed higher adsorption capacity after regenerated and reused. It was reported from the results of adsorption capacity of mixed dyes of both adsorbents before and after calcination process, which are M-Mg/Al HT increased from 63.75 to 81.67mg/g, while Mg/Al HT increased from 15.67 to 81.58mg/g
    corecore