1,720,975 research outputs found
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KELOR (Moringa oleifera) YANG TELAH MELALUI PROSES PEREBUSAN DALAM RANSUM TERHADAP PERFORMA AYAM RAS PEDAGING
YUSRIL MAHENDRA (2022) : PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KELOR (Moringa oleifera) YANG TELAH MELALUI PROSES
PEREBUSAN DALAM RANSUM TERHADAP
PERFORMA AYAM RAS PEDAGING
Ayam ras pedaging merupakan jenis ayam yang paling umum diternakkan
untuk menghasilkan daging dalam jangka waktu yang singkat yaitu dapat
dipelihara dalam waktu 21-35 hari. Tepung daun kelor (TDK) memiliki beberapa
zat hypotensif, antikanker, dan antibakterial antara lain niacimicin dan
pterygospermin. Perebusan dapat menghilangkan rasa pahit dari daun kelor.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung daun
kelor (Moringa oleifera) yang telah direbus kedalam ransum basal hingga 12%
terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badan dan konversi ransum ayam
ras pedaging. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Maret sampai April
2022 di UIN Agriculture Research and Development Station (UARDS) Fakultas
Pertanian dan Peternakan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
Penelitian ini menggunakan 80 ekor ayam ras pedaging yang dibagi secara acak
berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan.
Setiap unit percobaan terdiri atas 4 ekor ayam. Perlakuan yang diberikan yaitu P0
(ransum basal), P1 (3% TDK dalam ransum basal), P2 (6% TDK dalam ransum
basal), P3 (9% TDK dalam ransum basal) dan P4 (12% TDK dalam ransum
basal). Parameter yang diukur adalah konsumsi ransum, pertambahan bobot badan
dan konversi ransum ayam ras pedaging. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pemberian TDK yang telah direbus dalam ransum basal hingga 12% tidak
berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi ransum, menurunkan
pertambahan bobot badan, dan meningkatkan konversi ransum. Kesimpulan dari
penelitian ini adalah penambahan TDK dalam ransum basal sampai 12% belum
memberikan pengaruh dalam meningkatkan konsumsi ransum, pertambahan bobot
badan dan menurunkan konversi ransum.
Kata kunci: Ayam ras pedaging, tepung daun kelor, konsumsi ransum,
pertambahan bobot badan, konversi ransum
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
PERAN UKM PENCAK SILAT NAHDLATUL ULAMA PAGAR NUSA DALAM MENINGKATKAN PERILAKU SOSIAL KEAGAMAAN MAHASISWA UIN RADEN INTAN LAMPUNG
ABSTRAK
Skripsi ini merupakan hasil penelitian yang menggambarkan
peran UKM Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa dalam
meningkatkan perilaku sosial keagamaan mahasiswa UIN Raden Intan
Lampung. Perilaku sosial keagamaan adalah perbuatan seseorang dalam
menjalankan kegiatan sosial, dengan dasar-dasar kejiwaan dan
bersumber pada aqidah islammiyah yang kekal dan keasadaran iman
yang mendalam dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Sedangkan pencak silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa adalah seni bela
diri yang lahir dari lingkungan Nahdlatul Ulama yang bertujuan untuk
menjadi wadah pembinaan fisik, mental, dan spiritual sekaligus sebagai
pelestarian budaya islam Nusantara. Penulis merumuskan beberapa
rumusan masalah yang pertama, bagaimana peran pencak silat Nahdlatul
Ulama Pagar Nusa dalam meningkatkan perilaku sosial keagamaan
mahasiswa UIN Raden Intan Lampung. Kedua, bagaimana strategi UKM
Pagar Nusa dalam meningkatkan perilaku sosial keagamaan mahasiswa
UIN Raden Intan Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
bagaimana peran pencak silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa dalam
meningkatkan perilaku sosial keagamaan mahasiswa UIN Raden Intan
Lampung dan untuk mengetahui strategi UKM Pagar Pusa dalam
meningkatkan perilaku sosial keagamaan mahasiswa UIN Raden Intan
Lampung.
Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan kualitatif
dengan sifat deskriptif dan menggunakan jenis penelitian lapangan (field
research), sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data
skunder. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologis, metode
dalam pengumpulan data menggunakan observasi (observasi partisipan),
wawancara (wawancara tidak terstruktur), dan dokumentasi. Dalam
wawancara yang digunakan menggunakan teknik purposive sampling,
yang terdiri dari 1 informan kunci, 3 informan utama, dan 2 informan
tambahan. Metode Analisa data pada penelitian ini menggunakan reduksi
data, penyajian data, dan verifikasi data.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran pencak silat
Nahdaltul Ulama Pagar Nusa dalam meningkatkan perilaku sosial
keagamaan mahasiswa adalah dapat dilihat dari realisasi kegiatan
kegiatan yaitu kegiatan latihan rutinan, yasinan rutin, bedah kitab,khatmil quran, UKT (Ujian Kenaikan Tingkat) dan dari tradisi dan
kebiasaan dalam penanaman akhlak kepada anggota Pagar Nusa yakni
dalam bentuk budaya saliman yang direalisasikan setiap anggota
bertemu dan terutama terhadap pelatih, guru-guru ataupun orang yang
lebih tua. Kegiatan-kegiatan tersebut adalah upaya UKM Pagar Nusa
dalam meningkatkan perilaku sosial keagamaan. Program-program
tersebut terdiri atas kegiatan jangka pendek, jangka Panjang serta alokasi
sumber daya yang terkelola dengan baik. Dalam pelaksanaannya, UKM
Pagar Nusa bekerja sama dengan pihak kampus, Pimpinan Wilayah
Pagar Nusa, dan Pimpinan Cabang Pagar Nusa Bandar Lampung untuk
mewujudkan mahasiswa yang berilmu intelektual berlandaskan
Ahlussunnah Waljamaah. Selain itu, UKM ini menawarkan program
program unik dan berbeda, seperti menciptakan wadah bagi mahasiswa
untuk mengembangkan jiwa sosial berbasis pengetahuan keagamaan.
Salah satu bentuk kegiatannya adalah kegiatan yasinan rutin yang diakhir
pertemuannya adanya diskusi membahas persoalan actual, termasuk isu
kebudayaan, konflik terkini, ilmu keagamaan, dan filsafat. Melalui
kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan
pemahaman serta pengetahuan mereka dalam berbagai aspek kehidupan,
baik spiritual maupun sosial.
Kata kunci : UKM Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa, UIN
Raden Intan Lampung, dan perilaku sosial keagamaan. ABSTRACT
This thesis is the result of a study that describes the of pencak
silat nahdlatul ulama pagar nusa in improving the socio-religious
behavior of student at UIN Raden Intan Lampung. Socio-religious
behavior is a person’s actions in carrying out social activities, with
psychological foundations and based on eternal Islamic aqidah and deep
awareness of faith and implemented in everyday life. While pencak silat
nahdlatul ulama pagar nusa is a martial art born form the nahdlatul
ulama environment which aims to be a forum for physical, mental, and
spiritual development as well as preserving the Islamic culture of the
archipelago. The author formulates several problem formulations, the
first is, what is the role of pencak silat Nahdaltul Ulama Pagar Nusa in
improving the socio-religious behavior of students at UIN Raden Intan
Lampung? Second, wahat is the strategy of UKM Pagar Nusa in
improving the socio-religious behavior of students at UIN Raden Intan
Lampung? This study aims to determine the role of the Nahdlatul Ulama
Pagar Nusa pencak silat in improving the socio-religious behavior of
students at UIN Raden Intan Lampung and to determine the strategy of
UKM Pagar Nusa in improving the socio-religious behavior of students
at UIN Raden Intan Lampung.
The research method in this study uses qualitative with
descriptive nature and uses (feald research), the data sources in this
study are primary data and secondary data. This study uses a
sociological approach, the method in data collection uses observation
(participant observation), interviews (unstructured interviews), and
documentation. In the interview used purposive sampling technique,
consisting of 1 key informants, 3 main informants, and 2 additional
informants. The data analysis method in this study uses data reduction,
data presentation, and data verification.
The results of this study indicate that the role of pencak silat
Nahdlatul Ulama Pagar Nusa in improving student’s socio-religious
behavior can be seen from the realization of activities, namely routine
training activities, routine yasinan, book reviews,khatmil Qur’an, UKT
(Level Promotion Exam) and from traditions and habits in instilling
morals to pagar nusa members, namely in the form of saliman culture
which is realized every time members meet and especially towards trainers, teachers or older people. These activities are UKM Pagar
Nusa’s efforts to improve socio-riligious behavior. These program
consist of short-term activities, long-term activities and well managed
resource allocation. In its implementation, UKM Pagar Nusa
collaborates with the campus, Pagar Nusa regional leadership, and
pagar nusa Bandar Lampung branch leadership to create students who
are intellectually knowledgeable based on Ahlussunnah waljamaah. In
addition this ukm offers unique and different programs, such as creating
a forum for students to develop a social soul based on religious
knowledge. One form of activity is the routine yasinan activity which at
the end of the meeting there is a discussion discussing actual issues,
including cultural issues, current conflicts religious knowledge, and
philosophy. Through these activities, students are expected to be able to
increase their understanding and knowledge in various aspects and
social.
Keywords : UKM Pagar Nusa UIN Raden Intan Lampung, and socio
religious behavior
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
PENENTUAN PRIORITAS PENINGKATAN JALAN DI KABUPATEN PIDIE JAYA DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP)
PENENTUAN PRIORITAS PENINGKATAN JALAN DI KABUPATENPIDIE JAYA DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) Yusril MahendraNIM 1509200060083 Program Studi Magister Teknik Sipil Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala Abstrak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pidie Jaya, telah mengusulkan peningkatanjalan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RepublikIndonesia sebanyak 5 ruas untuk ditingkatkan pada tahun 2021 dengan total biayasebesar Rp. 16.731.593.750. Usulan peningkatan jalan tersebut di tahun 2021 tidakdapat ditingkatkan semua, karena adanya keterbatasan anggaran. Keterbatasananggaran disebabkan adanya refocusing anggaran untuk penanganan Corona VirusDisease 2019 (Covid 19) di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisiskriteria yang dominan perlu dipertimbangkan dalam peningkatan jalan di KabupatenPidie Jaya dan menganalisis urutan prioritas peningkatan jalan di Kabupaten PidieJaya berdasarkan kriteria kerusakan jalan, panjang jalan, biaya peningkatan, dan tataguna lahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kuantitatif melaluikuesioner. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling yaitupengambilan sampel dengan pertimbangan yang didasarkan pada pemangkukepentingan dan pengambil kebijakan (stakeholders) yang mengetahui kondisikriteria pada lokasi usulan peningkatan jalan di Kabupaten Pidie Jaya. Respondenditetapkan sebanyak 5 stakeholders yaitu Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUKabupaten Pidie Jaya, Kepala Bidang Perencanaan Sarana dan Prasarana BadanPerencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pidie Jaya, Kepala BidangPerhubungan Jalur Darat Dinas Perhubungan Kabupaten Pidie Jaya, Anggota KomisiD Bidang Pembangunan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Jaya,dan Akademisi Universitas Syiah Kuala. Teknik analisis data digunakan statistikdeskriptif dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian menunjukkanbahwa kriteria yang dominan perlu dipertimbangkan dalam peningkatan jalan adalahkriteria biaya peningkatan dengan nilai rata-rata gabungan eigen sebesar 0,45. Prioritas peningkatan jalan berdasarkan kriteria kerusakan jalan, panjang jalan, biayapeningkatan, dan tata guna lahan adalah Jalan Meurandeh Alue - Asan Kumbang -Blang Miroe sebagai prioritas 1 dengan bobot sebesar 0,35 dan Jalan Trienggadeng -Panton Beurasan - Cubo sebagai prioritas 2 dengan bobot sebesar 0,27. Kata Kunci: Prioritas, peningkatan jalan, kerusakan jalan, panjang jalan, biayapeningkatan, tata guna lahan DETERMINING THE PRIORITY OF ROAD IMPROVEMENT IN PIDIEJAYA DISTRICT USING THE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) METHOD Yusril MahendraStudent Number 1509200060083 Master Program of Civil Engineering Civil Engineering Department of Engineering Faculty University Syiah Kuala Abstract The Public Works Office (PU) of Pidie Jaya Regency, has proposed an increase in 5sections to the Ministry of Public Works and Public Housing (PUPR) of the Republicof Indonesia to be upgraded in 2021 with a total cost of Rp. 16,731,593,750. All ofthe proposed road improvements in 2021 cannot be upgraded, due to budgetconstraints. The budget limitation is due to refocusing the budget for handlingCorona Virus Disease 2019 (Covid 19) in Indonesia. This study aims to analyze thedominant criteria that need to be considered in road improvement in Pidie JayaRegency and to analyze the order of priority road improvement in Pidie JayaRegency based on the criteria for road damage, road length, cost of improvement,and land use. This study uses a quantitative method approach through aquestionnaire. The sampling technique used was purposive sampling, namelysampling with considerations based on stakeholders and policy makers (stakeholders)who know the conditions of the criteria at the proposed location for roadimprovement in Pidie Jaya Regency. Respondents were assigned as many as 5stakeholders, namely the Head of the Highways Division of the Public Works Officeof Pidie Jaya Regency, the Head of the Facility and Infrastructure Planning Divisionof the Regional Development Planning Agency (Bappeda) of Pidie Jaya Regency,the Head of the Land Line Transportation Division of the Pidie Jaya RegencyTransportation Service, the Member of the Commission D for the DevelopmentCouncil District People's Representative (DPRK) Pidie Jaya, and academics at SyiahKuala University. The data analysis technique used descriptive statistics andAnalytical Hierarchy Process (AHP). The results show that the dominant criterionthat needs to be considered in road improvement is the cost of improvement criteriawith a combined average eigenvalue of 0.45. Road improvement priorities based onthe criteria for road damage, road length, cost of improvement, and land use areMeurandeh Alue - Asan Kumbang - Blang Miroe Road as priority 1 with a weight of0.35 and Jalan Trienggadeng - Panton Beurasan - Cubo as priority 2 with a weightequal to 0.27.Key Words: Priority, road improvement, road damage, road length, cost of improvement, land us
TINJAUAN FIQIH MUAMALAH TERHADAP PRAKTIK PEMOTONGAN BERAT TIMBANGAN DAN HARGA DALAM JUAL BELI SINGKONG KARUNGAN (Studi Lapak Abung Timur Perkasa Desa Penagan Ratu Kecamatan Abung Timur Kabupaten Lampung Utara)
ABSTRAK
Masyarakat Desa Penagan Ratu Kecamatan Abung Timur
mayoritas adalah petani, sektor pertanian singkong di Desa Penagan
Ratu mempunyai peran yang penting dalam kegiatan perekonomian
masyarakat. Maka, tidaklah heran jika jual beli singkong menjadi
pendapatan yang utama oleh masyarakat Desa Penagan Kecamatan
Abung Timur. Dalam hal ini, ada beberapa penduduk Desa Penagan
yang sering mencari singkong sisa di lahan petani yang sudah dipanen
untuk dijual kembali ke tengkulak. Proses penjualan singkong pada
umumnya ditimbang terlebih dahulu dan ditentukan potongannya.
Dalam proses penimbangan tersebut, lapak singkong yang terdapat di
Desa Penagan Ratu membulatkan timbangan singkong dan potongan
harga dalam praktik jual beli, misalnya dalam satu karung singkong
tersebut beratnya 73 kg maka dibulatkan menjadi 70 kg. selain itu,
singkong yang biasanya Rp1.500 per kg menjadi Rp1.000 karena
penjual hanya menjual singkong dengan jumlah yang sedikit, dan hal
ini dirasa dapat merugikan petani karena dapat potongan berat dan
harga.
Dari uraian permasalahan tersebut, maka rumusan dalam
penelitian ini ialah (1) Bagaimana Praktik Pemotongan Berat
Timbangan dan Harga dalam Jual Beli Singkong Karungan Studi
Lapak Abung Timur Perkasa Desa Penagan Ratu Kecamatan Abung
Timur Lampung Utara? (2) Bagaimana tinjauan Fiqih Muamalah
terhadap praktik pemotongan berat timbangan dan harga dalam jual
beli singkong karungan Studi Lapak Abung Timur Perkasa Desa
Penagan Ratu Kecamatan Abung Timur Lampung Utara? Jenis
penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), dengan sifat
penelitian deskriptif analisis. Metode pengumpulan data yang
digunakan ialah melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.
Dengan metode pengolahan data editing dan sistemating yang
kemudian dianalisis menggunakan metode analisis kualitatif
deskriptif.
Hasil penilitian ini ialah (1) praktik jual beli singkong
karungan yang berlangsung di lapak Abung Timur Perkasa di Desa
Penagan Ratu Kecamatan Abung Timur Lampung Utara dilakukan
dengan ketidaktepatan dalam penggunaan timbangan dengan
dibebaninya potongan wajib dari berat pokok dan potongan harga
yang tentunya merugikan pihak petani kecil dan hak petani kecil
menjadi terabaikan. Maka, dalam hal ini praktik tersebut mengandung
unsur penipuan dan pengurangan timbangan. (2) Dalam tinjauan fiqh
iii
muamalah terhadap praktik pemotongan berat timbangan dan harga
dalam jual beli singkong karungan sebenarnya telah memenuhi rukun
jual beli yaitu sudah adanya pihak pihak penjual dan pihak pembeli
yang dalam kasus ini disebut sebagai pengepul dan petani, dan objek
jual beli yaitu singkong. Namun, dalam sistem jual belinya melanggar
syarat jual beli dan melanggar prinsip timbangan dalam Islam karna
terdapat penipuan dan praktik pemotongan berat timbangan dan
harga dalam jual beli singkong karungan. Maka, jual beli tersebut
menjadi jual beli yang fasid (rusak), sehingga menimbulkan kerugian
salah satu pihak yaitu petani kecil.
Kata Kunci : Potongan Timbangan dan Harga, Jual Beli,
Singkong.
iv
ABSTRACT
The majority of the people of Penagan Ratu Village, East
Abung District are farmers, the cassava farming sector in Penagan
Ratu Village has an important role in the community's economic
activities. So, it is not surprising that buying and selling cassava is the
main income for the people of Penagan Village, East Abung District.
In this case, there are several residents of Penagan Village who often
look for leftover cassava on farmers' land that has been harvested to
resell to middlemen. The process of selling cassava is generally
weighed first and the cut determined. In the weighing process, the
cassava stall in Penagan Ratu Village rounds up the cassava scales
and discounts in buying and selling practices, for example if one sack
of cassava weighs 73 kg, it is rounded up to 70 kg. Apart from that,
cassava which is usually IDR 1,500 per kg has become IDR 1,000
because sellers only sell small quantities of cassava, and this is felt to
be detrimental to farmers because they can get weight and price cuts.
From the description of the problem, the formulation of this
research is (1) What is the Practice of Cutting the Weight of Scales
and Prices in the Buying and Selling of Cassava Karungan Study of
the Abung Timur Perkasa Stall, Penagan Ratu Village, East Abung
District, North Lampung? (2) What is the Muamalah Fiqh review of
the practice of cutting weights and prices in the buying and selling of
sacked cassava in the Abung Timur Perkasa Stall Study, Penagan
Ratu Village, East Abung District, North Lampung? This type of
research is field research, with the nature of descriptive analysis
research. The data collection method used is through observation,
interviews and documentation. With editing and systematizing data
processing methods which are then analyzed using descriptive
qualitative analysis methods.
The results of this research are (1) the practice of buying and
selling sacked cassava which takes place at the Abung Timur Perkasa
stall in Penagan Ratu Village, Abung Timur District, North Lampung,
is carried out with inaccuracies in the use of scales and with the
burden of mandatory deductions from the basic weight and price
discounts which of course is detrimental to the farmers. small and the
rights of small farmers are neglected. This is done solely to avoid or
anticipate the risk of loss that will be borne by the buyer. (2) In
reviewing muamalah fiqh, the practice of cutting weights and prices in
the buying and selling of sacked cassava actually fulfills the elements
of buying and selling, namely the existence of a seller and a buyer,
v
which in this case are referred to as collectors and farmers, and the
object of sale and purchase is cassava. . However, the buying and
selling system violates the rules of buying and selling and violates the
principle of weighing in Islam because there is a practice of cutting
the weight of the scales and the price in buying and selling sacked
cassava so that the buying and selling becomes fake (damaged)
buying and selling, thus causing losses to one party, namely the
farmer. small.
Keywords: weights and prices, buying and selling, cassava
Pengaruh penambahan abu cangkang kelapa sawit terhadap sifat pengembangan tanah lempung desa Cot Rumpun Montasik
xii+78hlm.;29c
PENGARUH PROPORSI SEPEDA MOTOR TERHADAP KINERJA RUAS JALAN TANPA MEDIAN ( STUDI KASUS JALAN SRIWIJAYA)
Sepeda motor adalah salah satu moda transportasi yang sangat umum digunakan di Indonesia. Sepeda motor merupakan alat transportasi yang penggunaanya cukup tinggi di Kota Mataram dibandingan kendaraan roda empat. Tingginya tingkat perjalanan di Kota Mataram selalu menimbulkan permasalahan lalu lintas. Masalah lalu lintas berupa gangguan kelancaran atau kemacetan lalu lintas telah menimbulkan dampak negatif baik dari aspek ekonomi dan lingkungan. Meningkatnya biaya operasi kendaraan, kehilangan waktu, penurunan kenyamanan pengguna jalan dan penunjang kualitas udara serta peningkatan kebisingan di sepanjang jalan. Pada metode penelitian ini pengumpulan data dibagi menjadi dua jenis yaitu metode pengumpulan data primer dan metode pengumpulan data sekunder. Metode pengumpulan data Berdasarkan berbagai pengamatan untuk mendapatkan data jumlah dan waktu tempuh kendaraan yang telah dilakukan. Survei dilapangan diambil di hari Senin, Selasa, dan Rabu 6 jam yang mewakili 2 jam sibuk pagi, 2 jam sibuk siang dan 2 jam sibuk sore hari. Perhitungan dilakukan dengan interval waktu per jam. Survei dilakukan terputus- putus dimulai pukul 07.00 WITA sampai dengan pukul 18.00 WITA. Metode pengumpulan data sekunder merupakan pengumpulan data, informasi berupa dokumen, dan peta dari sejumlah instansi dan literatul terkait fokus penelitian. Didalam Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997, Nilai arus lalu lintas mencerminkan komposisi lalu lintas, dengan menyatakan arus lalu lintas dalam satuan mobil penumpang (smp). Semua nilai arus lalu lintas (per arah dan total) diubah menjadi satuan mobil penumpang (smp) dengan menggunakan ekivalensi mobil penumpang (emp). Ekivalensi mobil penumpang (emp) untuk masing-masing tipe kendaraan tergantung pada tipe jalan dan arus lalu lintas total yang dinyatakan dalam (kend/jam). Dari hasil evaluasi didapatkan volume terbesar lalu lintas terjadi pada hari Selasa ,10 Januari 2023 didapatkan 1115,9 smp/jam. Proporsi sepeda motor terbesar pada ruas jalan Sriwijaya adalah 84,54% dengan nilai derajat kejenuhan (DS) sebesar 0,28, jika dilihat dari DS tertinggi yaitu 0,32 meliliki proporsi sepeda motor sebesar 79,29%. Proporsi sepeda motor pada ruas jalan Sriwijaya memberikan pengaruh pada kecepatan rata-rata lalu lintas. Dari hari Analisa diperoleh rata-rata proporsi sepeda motor terbesar 81,23% dengan kecepatan rata-rata 32,89 km/jam, dibandingan dengan rata-rata proporsi terkecil 79,29% dengan rata-rata kecepatan 34,30 km/jam
- …
