10 research outputs found
PENGARUH DEFISIT ANGGARAN DAN PDB TERHADAP UTANG LUAR NEGERI INDONESIA
ABSTRAKJudul: Pengaruh Defisit Anggaran dan PDB Terhadap Utang Luar Negeri IndonesiaPenulis: Yulia Lestari NingsihNIM: 1501101010006Fakultas/Jurusan: Ekonomi dan Bisnis/Ekonomi PembangunanPembimbing: Diana Sapha AH, S.E., M.SiUtang luar negeri di Indonesia terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Hal ini telah menjadi beban utang luar negeri yang sangat besar bagi negara Indonesia. Penilitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh antara defisit anggaran dan PDB terhadap utang luar negeri Indonesia. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa time series dari tahun 2000 sampai 2018. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda dengan metode Ordinary Least Square (OLS). Variabel yang digunakan yaitu defisit anggaran, PDB dan utang luar negeri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh positif antara defisit anggaran dan PDB terhadap utang luar negeri. Pengaruh positif dan signifikan defisit anggaran terhadap utang luar negeri menunjukkan bahwa ketika Indonesia mempercepat pembangunan maka membutukan dana yang cukup besar untuk membangun sedangkan dana yang yang tersedia di dalam negeri tidak mencukupi untuk melakukan pembangunan. Dalam hal ini pemerintah mengambil pilihan untuk melakukan peminjaman dana luar negeri. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin defisit suatu negara maka akan semakin bertambah utang luar negeri negara tersebut. Hal yang sama terjadi juga pada PDB, ketika PDB mengalami peningkatan maka pemerintah akan semakin banyak melakukan pembangunan dan membutuhkan banyak dana dan investasi dari luar. Ketika hal itu terjadi sebaiknya pemerintah mengurangi atau bahkan membatasi import barang ataupun bahan pangan dari negara lain dengan cara lebih memaksimalkan sumber daya negara sendiri, sehingga dapat meningkatkan pendapatan negara untuk bisa mengurangi utang luar negeri Indonesia. Keywords :Utang Luar Negeri, Defisit Anggaran, PDB, Regresi Linier Bergand
Penetapan Kadar Flavonoid Total dan Uji Aktivitas Antibakteri Terhadap Salmonella thypimurium Dari Ekstrak Etanol Herba Apu-Apu (Pistia stratiotes)
Infeksixmasihxmenjadi suatu masalah serius di dunia. Penyakit infeksi
yang masuk ke dalam sepuluh besar penyebab kematian terbesar adalah diare.
Menurut data World Health Organization (WHO) pada tahun 2013 diare adalah
pembunuh nomor dua pada balitaxsetelah ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan
Akut). Ada beberapa faktor penyebab diare, antara lain adalah kurangnya
pengetahuan dan sikap terkait diare. Faktor lain yang dapat menyebabkan diare
yaitu infeksi bakteri. Salah satu bakteri penyebab diare adalah Salmonella
typhimurium. Bakteri tersebut adalah salah satu jenis serotif dari Salmonella
enterica. S. typhimurium dapat menginfeksi manusia maupun hewan. Bakteri ini
dapat menghasilkan racun berupa enterotoksinxdimana aktivitasnya dapat
mempengaruhi usus halus, sehingga dapat menyebabkan sekresi cairan yang
berlebih ke dalam rongga usus dan mengakibatkan diare. Diperlukan tata laksana
yang cepat dan tepat untuk menurunkan tingkat kematian akibat diare (Depkes RI,
2011).
Dalam usaha penanggulangan penyakit infeksi oleh mikroorganisme,
pengembangan obat dan pencarian sumber senyawa antiinfeksi baru dari bahan
alam yang memiliki efek samping minimal perlu dilakukan untuk dapat
menunjang taraf kesehatan di masyrakat. Banyak penelitian dilakukan untuk
membuktikan adanya aktivitas antibakteri dari senyawa aktif tumbuhan. Salah
satunya adalah tumbuhan dengan famili Araceae dari genus Pistia yaitu Pistia
stratiotes atau dikenal dengan nama tumbuhan apu-apu. Apu-apu sering
dimanfaatkan sebagai obat flu, demam, pegal linu, antijamur, diuretik, dan
antioksidan (Thuong et al., 2006).
Tumbuhan Apu-apu diduga memiliki potensi sebagai antibakteri, maka
dilakukan penetapan kadar flavonoid total dan uji aktivitas antibakteri herba apuapu terhadap Salmonella typhimurium. Penetapan kadar flavonoid total dilakukan
dengan metode spektrofotometri menggunakan AlCl3 pada panjang gelombang
433 nm. Pengujian antibakteri ekstrak etanol herba apu-apu dilakukan dengan
metode difusi cakram dengan kontrol positif kloramfenikol 30µg serta kontrol
negatif DMSO 10% sekaligus sebagai pelarut.
Data hasil uji difusi cakram berupa diameter zona hambat yang diukur
menggunakan jangka sorong, kemudian data dianalisis menggunakan one way
ANOVA dan dilanjutkan dengan LSD pada taraf kepercayaan 95%. Hasil
penelitian menunjukkan rendemen ekstrak kental yang diperoleh 12,5% b/b dan
kadar flavonoid total ekstrak etanol herba apu-apu adalah 0,353 ± 0,060 mg QE/g
ekstrak. Hasil pengujian aktivitas antibakteri metode difusi cakram menunjukkan
zona hambat pada konsentrasi 100 mg/mL sebesar 8,2 ± 0,1 mm, konsentrasi 200
mg/mL sebesar 9,2 ± 0,15 mm, konsentrasi 300 mg/mL sebesar 9,9 ± 0,4 mm dan
konsentrasi 400 mg/mL sebesar 11,2 ± 0,25 mm. Hasil uji one way ANOVA dan
LSD menunjukkan semua pasangan perlakuan ekstrak uji memiliki perbedaan
yang bermakna.
Aktivitas antibakteri ekstrak etanol herba apu-apu diduga terkait dengan
kandungan flavonoid yang merupakan senyawa dominan dalam tumbuhan ini.
Mekanisme antibakteri flavonoid adalah dengan membentuk kompleks dimana
dinding sel akan berikatan dengan adhesin. Terdapat kandungan metabolit
sekunder selain flavonoid yang diduga memiliki aktivitas antibakteri pada
tumbuhan ini, yaitu alkaloid dengan mekanisme kerja mengganggu peptidoglikan
pada sel bakteri, sehingga lapisan dinding sel tidak terbentuk secara utuh dan
menyebabkan kematian sel
Penerapan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) pada Mata Pelajaran PPKn untuk Meningkatkan Kemampuan Memahami Materi Perkembangan Demokrasi di Indonesia pada Siswa Kelas XI SMK Muhammadiyah 3 Singosari Malang
Pendekatan pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang diharapkan mampu mengefektifkan proses pembelajaran sehingga pembelajaran lebih menarik. Dengan pembelajaran CTL, siswa akan bekerja dan mengalami bukan mentransfer pengetahuan dari guru ke siswa semata sehingga pembelajaran berjalan lebih produktif dan bermakna. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti, salah satu hambatan yang dihadapi dalam pembelajaran PPKn adalah mengenai model pembelajaran yang tidak efektif. Untuk mengatasinya, peneliti menggunakan pendekatan pembelajaran CTL untuk membantu meningkatkan pemahaman siswa dalam pembelajaran PPKn, yaitu mampu memahami materi perkembangan demokrasi di Indonesia kelas XI di SMK muhammadiyah 3 Singosari. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui penerapan pendekatan CTL dalam pembelajaran PPKn materi perkembangan demokrasi di Indonesia pada siswa kelas XI Multimedia SMK Muhammadiyah 3 Singosari Kabupaten Malang. (2) mengetahui peningkatan pemahaman siswa melalui pendekatan CTL dalam materi perkembangan demokrasi di Indonesia pada pelajaran PPKn kelas XI Multimedia SMK Muhammadiyah 3 Singosari Kabupaten Malang. Jenis penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Setiap siklus dilaksanakan melalui empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas XI Multimedia SMK Muhammadiyah 3 Singosari tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 39 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Sedangkan Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan CTL dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi perkembangan demokrasi di Indonesia pada siswa kelas XI Multimedia. Peningkatan ini dapat dilihat pada rerata evaluasi belajar secara klasikal pada siklus I (75,6) dan pada siklus II (83,5). Peningkatan juga dilihat dari ketuntasan belajar siswa secara klasikal yaitu pada siklus I (66,7%), dan pada siklus II (92,3%). Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat dikatakan bahwa penerapan pendekatan CTL dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi perkembangan demokrasi di Indonesia pada siswa kelas XI Multimedia di SMK Muhammadiyah 3 Singosari Malang
PERAN TAKMIR DALAM MENINGKATKAN MINAT TAHSIN QIRAATUL QURAN PADA JAMAAH MASJID AN�NAHL TANJUNG SENANG KOTA BANDAR LAMPUNG
ABSTRAK
Peran adalah perilaku yang diharapkan orang lain dari
seseorang yang menduduki status tertentu. Peran adalah tingkah
laku perilaku, atau suatu kedudukan yang dimiliki oleh
seseorang karena adanya kepercayaan dari pihak lain. Tamir
masjid adalah seseorang yang menerima amanah oleh
jama’ahnya untuk memimpin dan mengelola masjid dengan baik
atau memakmurkan masjid baitullah. Sebagaimana kita ketahui
Masjid An-Nahl Tanjung senang kota bandar lampung memiliki
program kegiatan Tahsin Qiraatul Quran, Al-Qur’an sebagai
pedoman hidup kita, wajib kita baca, kita taddaburi dan kita
amalkan. Dalam membaca Al-Quran, kita wajib membacakanya
dengan bacaan yang sebagus bagusnya, baik itu dengan
tajwidnya maupun juga dengan irama saat membacanya. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran tamir
dalam meningkatkan minat tahsin qiraatul quran pada jama’ah
masjid An-Nahl Tanjung Senang Kota Bandar Lampung. Untuk
mencapai tujuan tersebut.
Penelitian yang digunakan adalah penelitian jenis
lapangan (field research) yaitu suatu penelitian yang langsung
dilakukan di lapangan atau pada jamaah. Penelitian ini bersifat
penelitian kualitatif deskriftif yaitu penelitian berupaya
menghimpun, mengelola dan menganalisis data secara kualitatif.
Maksudnya melakukan pendekatan investigasi, peneliti
mengumpulkan data dengan cara bertatap muka secara langsung
dan berinteraksi dengan orang-orang di tempat penelitian.
Meberikan penjelasan dan jawaban terhadap pokok
permasalahan yang penulis teliti, bukan berarti untuk menguji
atau mencari teori baru.
Maka dapat disimpulkan hasil dari penelitiannya adalah
sebagai berikut: Peran tamir masjid dalam meningkatkan minat
tahsin qiraatul quran pada jama’ah masjid An-Nahl. Tamir
masjid adalah orang yang menerima amanah oleh jama’ahnya
untuk memimpin dan mengelola masjid dengan baik atau
memakmurkan masjid. Tamir masjid atau pengurus masjid
iii
dipilih dari orang-orang yang memiliki kelebihan dan
kemampuan dan berakhlak mulia, sehingga jamaah
menghormatinya secara wajar dan bersedia membantu dan
bekerjasama dalam memajukan dan memakmurkan masjid.
Tamir masjid An-Nahl Tanjung Senang Kota Bandar Lampung
sangat berperan dalam meningkatkan minat tahsin qiraatul quran
pada jamaah masjid yang dibuktikan dengan tindakan-tindakan
yang dilaksanakan melaui upaya-upaya peninggkatan minat
tahsin yang telah diselenggarakan sangat baik di masjid An�Nahl.
Kata kunci : tamir masjid, fungsi masjid, Tahsin Qiraatul Quran
iv
ABSTRACT
Roles are behaviors that other people expect from someone
who occupies a certain status. Role is a behavioral behavior, or a
position that is owned by someone because of the trust of another
party. A mosque tamir is someone who receives a mandate from his
congregation to lead and manage the mosque well or prosper the
Baitullah mosque. As we know the An-Nahl Tanjung Mosque is happy
that the city of Bandar Lampung has a Tahsin Qiraatul Quran activity
program, the Al-Qur'an as a guide for our lives, we must read, we
taddaburi and we practice. In reading the Qur'an, we must read it
with the best reading, both with recitation and also with the rhythm
when reading it. The purpose of this study was to find out how the role
of the tamir in increasing the interest in tahsin qiraatul quran in the
congregation of An-Nahl mosque, Tanjung Happy, Bandar Lampung
City. To achieve that goal.
The research used is a type of field research (field research),
which is a research that is directly carried out in the field or on the
congregation. This research is descriptive qualitative research, that is
research seeks to collect, manage and analyze data qualitatively. The
point is to take an investigative approach, researchers collect data by
meeting face to face and interacting with people at the research site.
Giving explanations and answers to the main problems that the author
examines, does not mean to test or look for new theories.
So it can be concluded that the results of the research are as
follows: The role of the tamir of the mosque in increasing interest in
tahsin qiraatul quran in the congregation of An-Nahl mosque. A
mosque tamir is a person who receives a mandate from his
congregation to lead and manage the mosque well or prosper the
mosque. The mosque's tamir or mosque administrators are chosen
from people who have advantages and abilities and have noble
character, so that the congregation respects them fairly and is willing
to help and cooperate in advancing and prospering the mosque. The
Tamir of the An-Nahl Tanjung Glad Mosque, Bandar Lampung City,
played a very important role in increasing the interest in tahsin
qiraatul quran in the congregation of the mosque as evidenced by the
v
actions carried out through methods of increasing interest in tahsin
which had been very well held at the An-Nahl mosque.
Keywords: mosque tamir, mosque function, tahsin qiraatul qura
Enrichment of Sawahlunto Clay with Cation Ca2+ and Cu2+ and Preliminary Test of its Catalytic Activity in CPO Transesterification Reaction
This research is aimed to examine the catalytic activity of Sawahlunto clay, which is enriched with Ca2+ and Cu2+ transesterification of Crude Palm Oil (CPO) to produce biodiesel. Based on the results of the analysis with X-Ray Fluorescence (XRF) and X-Ray Diffraction (XRD), Sawahlunto clay consists of about 61% Si and 24% Al with a Si/Al mole ratio of 2.7 and typical clay mineral consisting of kaolinite and illite, another mineral fund was quartz and goethite. The mineral composition changes after calcination, where kaolinite and illite disappeared. Fourier Transform Infrared (FTIR) analysis shows that calcination can remove the organic compounds Sawahlunto clay; thus, the clay was used without calcination for the next step. Clay samples can be enriched with Ca2+ ions and Cu2+ ions without damaging their mineral composition, where more Cu2+ ions are loaded than Ca2+ ions. The Sawahlunto clay enriched with Ca2+ ions showed a slightly better catalytic activity in the transesterification of crude palm oil (CPO) than its parent clay; when enriched with Cu2+ ions, the catalytic activity did not appear at all. However, the homogeneous counterpart of such catalyst, calcium nitrate, was still the most active and selective compared to all other
TINJAUAN YURIDIS PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP PEREDARAN MAKANAN DAN MINUMAN KADALUARSA DI KOTA BAUBAU
This research uses a qualitative descriptive method, by collecting data through interview techniques and library data in the form of documents or literature related to the research topic of this thesis. Based on the research results obtained in this thesis, the author can draw the following conclusions: (1) Loka POM in monitoring food circulation uses 2 monitoring systems, namely pre-market supervision and post-market supervision. Apart from that, Loka POM also provides education to business actors, consumers, and the government to be wiser in producing, distributing and consuming products circulating in society. (2) Business actors who are proven to be still distributing expired food and drinks are obliged to provide compensation to consumers in the form of product replacements equivalent to their value, refunds for health care and even compensation.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan mengumpulkan data melalui teknik wawancara dan data kepustakaan berupa dokumen-dokumen atau literatur yang berkaitan dengan topik penelitian skripsi ini. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dalam skripsi ini, maka penulis dapat menarik kesimpulan sebagai berikut: (1) Loka POM dalam melakukan pengawasan terhadap peredaran makanan. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dalam skripsi ini, penulis dapat menarik kesimpulan sebagai berikut: (1) Loka POM dalam melakukan pengawasan terhadap peredaran makanan menggunakan 2 sistem pengawasan, yaitu pengawasan pre-market dan pengawasan post-market.Selain itu, Loka POM juga memberikan edukasi kepada pelaku usaha, konsumen, dan pemerintah untuk lebih bijak dalam memproduksi, mengedarkan, dan mengkonsumsi produk yang beredar di masyarakat.(2) Pelaku usaha yang terbukti masih mengedarkan makanan dan minuman kedaluwarsa wajib memberikan ganti rugi kepada konsumen berupa penggantian produk yang setara dengan nilainya, pengembalian uang untuk perawatan kesehatan dan bahkan ganti rugi
SOSIALISASI BIJAK MENGGUNAKAN INTERNET KEPADA KOMUNITAS IBU RUMAH TANGGA ANGGOTA IKBI PTPN III SEI MANGKE
This community service aims to help the community increase insight into the use of digital media and ethics in using social media for mothers who are members of the IKBI (Ikatan Keluarga Besar Istri) PTPN III Sei Mangke through outreach. Mothers can innovate to carry out businesses or business activities using internet media and those related to the digital world. Then what the author will discuss in community service is how to respond to technological advances because in the current millennial era it is very vulnerable to cyber crimes and bullying which are currently rampant on every existing social media, in order to earn money. Many content creators/digital artists make viral videos using YouTube media, and of course the aim is to find an audience and earn money. With this, sometimes there are a lot of irregularities, namely: creating fake news/Hoaxes, pitting people against each other, defaming someone's good name through uploaded content. So it is very closely related to the ITE Law, which can lead to criminal acts
