1,721,100 research outputs found

    ANALISA ENTERPRISE RISK MANAGEMENT SEBAGAI ALAT UKUR ATAS KINERJA KEUANGAN PADA PT UNILEVER INDONESIA TBK TAHUN 2018-2021

    Full text link
    Kartika Ayu Wulandhari. 2022. 1704519033. Analisa Enterprise Risk Management Sebagai Alat Ukur Atas Kinerja Keuangan pada PT Unilever Indonesia Tbk Tahun 2018- 2021. Program Studi D3 Akuntansi. Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini dilakukan pada PT Unilever Indonesia, Tbk, yang bertujuan untuk menganalisis Enterprise Risk Management yang akan mempengaruhi kinerja keuangan yang diukur menggunakan rasio keuangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan sumber data yang digunakan adalah data sekunder, data tersebut dikumpulkan melalui media internet. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah penilaian terhadap ERM dengan kategori “Low Risk, Low to Moderate Risk, Moderate Risk, Moderate Risk to High Risk, dan High Risk pada semua analisis rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio aktivitas dan rasio profabilitas yang akan berdampak pada kinerja keuangan perusahaan. Pada analisis Enterprise Risk Management ini diukur dengan menghitung rasio-rasio keuangan pada tahun 2018-2021, dengan melihat naik atau turunnya peresentase rasio keuangan dari tahun 2018-2021. Kata Kunci: Enterprise Risk Management terhadap laporan keuangan, Rasio Keuangan, Laporan Posisi Keuangan

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    PELAKSANAAN KEWENANGAN BADAN MUSYAWARATAN NAGARI (BAMUS) DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN NAGARI PADA NAGARI KOTO MALINTANG KECAMATAN TANJUNG RAYA KABUPATEN AGAM

    Full text link
    (Widya Wulandhari, Bp. 07.940.055, Fakultas Hukum Universitas Andalas Program Reguler Mandiri, 55 halaman, Tahun 2011) Perkembangan politik di Indonesia senantiasa mengalami kemajuan dari orde lama sampai sekarang. Kebijakan politik orde lama semua urusan diserahkan sepenuhnya ke pusat, tentunya belum sepenuhnya terdapat otonomi daerah dan disetir oleh pemerintah. Kebijakan-kebijakan pemerintah melalui perangkat desa belum memaksimalkan keadaaan desa yang dipimpinnya. Transisi Indonesia menuju demokrasi dari pemerintahan otoriter menjadi peristiwa politik paling dramatis pada akhir abad ke-20, membuat transisi yang telah mengembalikan Indonesia kepada kebebasan yang sudah tidak terlihat di negeri ini. Dari latar belakang tersebut, penulis merumuskan suatu permasalahan yaitu bagaimana kedudukan Badan Musyawarah Nagari (BAMUS NAGARI) pada Nagari Koto Malintang Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam dalam mewujudkan penyelenggaraan Pemerintahan Nagari, bagaimana penerapan kewenangan Badan Musyawarah Nagari (BAMUS NAGARI) pada Nagari Koto Malintang Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam Nomor 12 tahun 2007 tentang Pemerintahan Nagari, dan kendala-kendala yang dihadapi oleh Badan Musyawarah Nagari (BAMUS NAGARI) dalam menjalankan kewenangannya dalam penyelenggaraan pemerintahan tingkat Nagari dan cara mengatasinya. Metode penelitian yang digunakan penulis adalah yuridis sosiologis yang bersifat deskriptif. Untuk mendapatkan data primer penulis melakukan wawancara di Kantor Nagari Koto Malintang Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam, untuk mendapatkan data sekunder diambil melalui penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedudukan badan pemusyawaratan nagari pada Koto Malintang Tanjung Raya Kabupaten Agam dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan nagari telah dibahas dan disetujui bersama Pemerintah Nagari dan BAMUS Nagari yang ditetapkan dengan Peraturan Nagari, penerapan Kewenangan Badan Musyawarah nagari (BAMUS NAGARI) pada Nagari Koto Malintang Kecamatan tanjung Raya Kabupaten Agam Nomor 12 tahun 2007 berfungsi sebagai pembantu Wali Nagari menetapkan Peraturan Nagari, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat dan menjalankan tugas-tugas fungsional sebagaimana ditetapkan pleh Peraturan Daerah Kabupaten Agam nomor 12 tahun 2007, kendala-kendala yang ditemui dalam pelaksanaan tugas BAMUS Nagari Koto Malintang yaitu rendahnya mutu masyarakat dan perangkat nagari

    Latar Belakang Pendidikan Orang Tua Terhadap Stimulasi Perkembangan Bahasa Anak Usia 3-4 Tahun

    Full text link
    ABSTRAK Wulandhari, Nuril H, 2022. Latar Belakang Pendidikan Orang Tua Terhadap Kemampuan Stimulasi Perkembangan Bahasa Anak Usia 3-4 Tahun. Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Jember. Pembimbing : (1) Dra. Tri Endang Jatmikowati., M.Si. (2) Nurani Kusumaningtyas, M.Psi . Kata Kunci : Latar Belakang pendidikan, Stimulasi Penelitian ini mengkaji tentang latar belakang pendidikan orang tua terhadap stimulasi perkembangan bahasa anak usi 3-4 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang pendidikan orang tua dalam menstimulasi anak. Stimulasi yang dimaksud adalah cara orang tua merangsang perkembangan bahasa anak. Penenlitian ini dilaksanakan pada tanggal 12 Juli 2021 di desa tlogosari. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan analisis statistik sederhana. Metode yang digunakan yaitu metode kuesioner, peneliti menyebar kuesioner kapada responden dan mendeskripsikan hasil yang diperoleh dari kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa sejumlah 21 orang tua yang berpengetahuan baik didukung oleh pendidikan yang tinggi yang mampu mengajarkan anak-anaknya untuk lebih memberi rangsangan atau stimulasi yang baik dan benar sehingga anak dapat bertumbuh kembang dengan optimal

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    A, Wulandhari, Rayu MENINGKATKAN KOMPETENSI BERBICARA DENGAN MENGGUNAKAN METODE DISKUSI PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS X MIPA 11 SMAN 2 KOTA CIREBON TAHUN PELAJARAN 2016/2017

    Full text link
    Model pembelajaran berbasis proyek merupakan model pembelajaran kooperatif yang mengarahkan siswa untuk berani berbicara dan menyampaikan gagasan. Dalam kasus lain model pembelajaran ini juga merupakan rangsangan terbaik untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas  (PTK) untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbicara siswa dan tindak lanjutnya. Pada penelitian ini peneliti menggunakan kelas X MIPA 11 SMA Negeri 2 Cirebon tahun pelajaran 2016/2017 sebagai sampel sekaligus populasi.Menurut pengamatan peneliti, kelas tersebut merupakan kelas dengan kemampuan berbicara yang masih rendah, sehingga tepat jika dijadikan sebagai populasi, sampel, dan/atau subjek penelitian. Nilai kemampuan berbicara kelas X MIPA 11 pada awal penelitian (pra siklus) adalah 61,3. Kemudian nilai tersebut meningkat menjadi 76,08 di siklus I dan menginjak angka 88,2 di siklus II. Merujuk pada peningkatan tersebut, peneliti berkesimpulan bahwa model pembelajarna berbasis diskusi memiliki dampak baik untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas X MIPA 11 SMA Negeri 2 Cirebon tahun pelajaran 2016/2017

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado
    corecore