1,720,962 research outputs found
Deskripsi Tentang Mediasi di Pengadilan Tinggi Agama Makassar: Perspektif Hukum Islam
Penelitian ini bertujuan mengungkap efektivitas mediasi dalam penyelesaian perkara secara damai di Pengadilan Agama wilayah Pengadilan Tinggi Agama Makassar, hambatan yang mempengaruhi pelaksanaan mediasi di Pengadilan Agama wilayah Pengadilan Tinggi Agama Makassar, serta pandangan hukum Islam terhadap penerapan mediasi di Pengadilan Agama. Pendekatan yang dipergunakan untuk melihat dan memecahkan permasalahan adalah filosofis syar'i, filosofis yuridis, analisis sosiologis sempiris, serta maslahat. Ditemukan fakta bahwa mediasi belum efektif menanggulangi tumpukan perkara di wilayah Pengadilan Tinggi Agama Makassar, profesionalisme hakim yang menjalankan fungsi mediator sangat lemah dan mempengaruhi keberhasilan mediasi di Pengadilan Agama wilayah Pengadilan Tinggi Agama Makassar, serta penerapan mediasi di Pengadilan Agama tidak bertentangan dengan hukum Islam. Masyarakat pencari keadilan di Pengadilan Agama sangat bermanfaat mempergunakan mediasi dalam menyelesaikan perkaranya sehingga berimplikasi terhadap keutuhan keluarga dan terpeliharanya harta yang dipersengketakan dari kehancuran.
Mediasi Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus di Wilayah Pengadilan Tinggi Agama Makassar)
Disertasi ini mengangkat tiga permasalahan yaitu: Bagaimana efektipitas mediasi dalam menyelesaikan perkara di Pengadilan Agama wilayah Pengadilan Tinggi Agama Makassar, Hambatan apa yang memengaruhi pelaksanaan mediasi di Pengadilan Agama wilayah Pengadilan Tinggi Agama Makassar, Bagaimana pandangan hukum Islam terhadap penerapan mediasi di wilayah Pengadilan Tinggi Agama Makassar.
Penelitian ini bertujuan mengungkap efektipitas mediasi dalam penyelesaian perkara secara damai di Pengadilan Agama wilayah Pengadilan Tinggi Agama Makassar, hambatan yang memengaruhi pelaksanaan mediasi di Pengadilan Agama wilayah Pengadilan Tinggi Agama Makassar, serta pandangan hukum Islam terhadap penerapan mediasi di Pengadilan Agama.
Pendekatan yang dipergunakan untuk melihat dan memecahkan permasalahan adalah filosofis syar`i, filosofis yuridis, analisis sosiologis empiris, serta maslahat.
Ditemukan fakta bahwa mediasi belum efektif menanggulangi tumpukan perkara di wilayah Pengadilan Tinggi Agama Makassar, profesionalisme hakim yang menjalankan fungsi mediator sangat lemah dan memengaruhi keberhasilan mediasi di Pengadilan Agama wilayah Pengadilan Tinggi Agama Makassar, serta penerapan mediasi di Pengadilan Agama tidak bertentangan dengan hukum Islam. Masyarakat pencari keadilan di Pengadilan Agama sangat bermanfaat mempergunakan mediasi dalam menyelesaikan perkaranya sehingga berimplikasi terhadap keutuhan keluarga dan terpeliharanya harta yang dipersengketakan dari kehancuran. Perlunya pelaksanaan pelatihan mediator secara berkesinambungan dengan memperhatikan bakat sebagai mediator, para ahli negosiasi yang ada dilingkungan akademisi diharapkan berpartisipasi dengan mendaftarkan diri di Pengadilan Agama Tingkat Pertama.
Implikasi terhadap penerapan mediasi di Pengadilan Agama dikemukakan dua sudut pandang yaitu dari sudut politik ekonomi global dunia dimana Indonesia tidak dapat melepaskan diri dari percaturan politik ekonomi internasional, dari sudut kasus keluarga Islam di Indonesia yang masuk di Pengadilan Agama memerlukan penanganan dan penyelesaian secara konprehensif
Analisis boraks dan formalin pada produk jajanan tahu di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univerisitas Mulawarman, Kampus Gunung Kelua Samarinda
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan boraks dan formalin dalam jajanan tahu yang dijual di lingkungan kampus gunung kelua, FKIP universitas mulawarman. Penelitian ini dilakukan pada Oktober 2013 yaitu pada beberapa jenis olahan tahu seperti tahu bakar, tahu rebus dan tahu isi. Metode yang digunakan yaitu uji nyala untuk identivikasi kualitatif boraks, sedangkan untuk identifikasi formalin menggunakan uji reaksi pengompleks fenilhidrazine. Analisis kadar formalin dalam jajanan tahu yang dijual di lingkungan kampus gunung kelua, FKIP Universitas Mulawarman dilakukan dengan menggunakan sepektofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 520 nm. Jajanan tahu diambil filtratnya dan diuji dengan pereaksi pengompleks fenilhidrazine. Hasil penelitian ketiga jenis sumber tahu yang diuji yaitu, simpang Fakultas MIPA sebesar 197,75 ppm dan jajanan tahu didepan gedung administrasi Fakultas Farmasi sebesar 192,00 ppm. Data hasil analisis menunjukan bahwa jajanan tahu di simpang Fakultas MIPA mempunyai kadar formalin paling tinggi
Kinetic of Adsorption Process of Sulfonated Carbon-derived from Eichhornia crassipes in the Adsorption of Methylene Blue Dye from Aqueous Solution
The evaluation of kinetic adsorption process of sulfonated carbon-derived from Eichhornia crassipes in the adsorption of methylene blue dye from aqueous solution has been carried out. The sulfonated carbon-derived from E. crassipes (EGS-600) was prepared by carbonation of E. crassipes powder at 600 °C for 1 h, followed by sulfonation with concentrated sulfuric acid for 3 h. The physical properties of the adsorbents were characterized by using Fourier transform infrared spectroscopy, X-ray diffraction (XRD), scanning electron microscopy (SEM), and nitrogen adsorption-desorption studies. Adsorption study using methylene blue dye was carried out by varying the contact time and initial dye concentration for investigated kinetics adsorption models. The effect of varying temperature was used to determine the thermodynamic parameter value of ΔG, ΔH, and ΔS. The results showed that the equilibrium adsorption capacity was 98% when EGS-600 is used as an adsorbent. The methylene blue dye adsorption onto adsorbent takes place spontaneity and follows a pseudo-second-order adsorption kinetic model
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Keefektifan pembelajaran berbantuan media indikator asam-basa alami dan konduktivitas bahan untuk merangsang minat belajar siswa
Landasan suatu negara maju yaitu sumber daya manusia yang memiliki sikap, keterampilan dan pengetahuan dalam mengolah sumber daya alam negaranya berdasarkan bidang yang mereka minati. Sumber daya manusia yang memiliki kriteria tersebut harus melalui suatu proses yang dapat diperoleh melalui proses pembelajaran yang mendorong mereka untuk menjadi produktif, kreatif, inovatif dan efektif. Aspek tersebut dapat dimiliki siswa jika mereka dalam proses pembelajaran dapat memiliki pengalaman langsung sehingga pembelajaran menjadi bermakna. Pembelajaran bermakna dapat diperoleh melalui kegiatan praktikum atau penggunakan media pembelajaran yang efektif. Berdasarkan landasan tersebut peneliti memanfaatkan media indikator asam basa alami dan konduktivitas bahan dalam merangsang minat belajar siswa pada pelajaran IPA. Kegiatan ini dilakukan di SMP IT Cordova yang meliputi perancangan, pelaksanaan, pengamatan dan pengukuran hasil. Pengukuran hasil untuk nilai kognitif siswa dengan tes dan pengukuran minat siswa melalui lembar kuesioner. Hasil analisis minat belajar siswa sebelum penggunaan media diperoleh nilai rata-rata sebesar 74% dengan kategori cukup dan setelah penggunakan media pembelajaran diperoleh nilai rata-rata sebesar 85% dengan kategori baik dan hasil nilai rata-rata kognitif siswa yaitu 90 dengan kategori tuntas
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
