1,720,963 research outputs found
POLA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH YAYASAN BINA AUTIS MANDIRI PALEMBANG
Anak berkebutuhan khusus sebagai anak yang memerlukan pendidikan dan
layanan khusus untuk mengembangkan potensi melalui layanan pendidikan,khususny
pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Pendidikan tidak hanya dibutuhkan
oleh anak-anak normal saja melainkan pendidikan juga dibutuhkan oleh anak-anak
berkebutuhan khusus seperti anak-anak penyandang autis. Melalui pola dan strategi
pembelajaran yang menarik dapat membuat peserta didik tertarik dalam mengikuti
proses pembelajaran.
Tujuan penelitian ini untuk menegtahui bagaimana pola pembelajaran
Pendidikan Agama Islam di sekolah Yayasan Bina Autis Mandiri Palembang,
bagaimana strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah Yayasan Bina
Autis Mandiri Palembang, serta bagaimana program-program Pendidikan Agama
Islam di sekolah Yayasan Bina Autis Mandiri Palembang,
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif.
Informan dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah dan guru Pendidikan Agama
Islam. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji
keabsahan data dilakukan dengan trianggulasi sumber dan metode. Data dianalisis
secara deskriptif kualitatif dengan model Miles dan Huberman yaitu, reduksi data,
display data dan verifikasi data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pola pembelajaran Pendidikan Agama
Islam di sekolah Yayasan Bina Autis Mandiri Palembang mengikuti kurikulam 2013
dengan modifikasi guru. Pola pengajaran di sekolah ini bersifat khusus yang disebut
dengan pembelajaran individual dan menggunakan pendekatan perkemampuan anak
dengan menyesuikan situasi dan kondisi anak. Materi yang disampaikan ditekankan
pada materi yang bersifat praktis sesuai dengan kemampuan siswa serta memberikan
materi yang ringan, berusaha mengerti akan keadaan dan kemampuan anak didik.
Metode yang digunakan metode ceramah dan demonstrasi. Beberapa media yang
digunakan guru Pendidikan Agama Islam dalam pembelajaran antara lain, media
gambar, puzzle, Infokus, MP3, dan sebagainya. Sedangkan Strategi pembelajaran
Pendidikan Agama Islam yang diterapkan di SMALB Autis Harapan Mandiri
Palembang antara lain strategi pembelajaran komunikasi efektif. Strategi komunikasi
efektif menekankan pada keefektifan guru dalam berkomunikasi dengan siswa secara
berulang-ulang. Adapun kendala yang sering dihadapi dari guru ialah dalam hal komunikasi
dan segi bahasa karena terkait dengan anak berkebutuhan khusus. Evaluasi yang dilakukan
guru berbentuk ujian tertulis, ujian praktek, ujian mid semester dan ujian akhir semester.
Selanjutnya Program Pendidikan Agama Islam yang dilaksanakan di sekolah SMALB Autis
Harapan Mandiri Palembang yaitu Program BTA yang dilaksanakan sebelum memulai
pembelajaran formal di pagi hari mulai dari jam 07.30-08.00. muraja’ah hapalan yang
dilaksanakan sebelum sholat dzuhur,, Dan melaksanakan sholat dzhuhur berjama’ah. Tujuan
dari program-program tersebut ialah agar siswa dapat mengetahui tentang agama
seperti cara sholat yang benar, dan sebagainya, sehingga walaupun mereka anak
berkebutuhan khusus dapat mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPUASAN KERJA TENAGA MEDIS DI PUSKESMAS KOTA PADANG
Jumlah tenaga medis di Kota Padang masih terdapat kekurangan dari jumlah yang dibutuhkan yaitu 83 orang, namun saat ini tenaga medis berjumlah 53 orang. Selain daripada itu dengan adanya era JKN yang mengedepankan pelayanan berbasis kapitasi, ketidakcukupan dokter tersebut menjadikan beban kerja meningkat. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan kerja tenaga medis di Puskesmas Kota Padang.
Penelitian ini dilaksanakan dengan menggabungkan 2 jenis penelitian yaitu (mixed method) yang didahului oleh penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, kemudian dilanjutkan dengan penelitian kualitatif. Penelitian dilakukan di Puskesmas Kota Padang. Populasi dalam penelitian ini adalah semua tenaga medis di Kota Padang dengan jumlah sampel 38 orang, dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square.
Hasil penelitian kuantitatif didapatkan kurang dari separoh responden (47,4%) menyatakan tidak puas dalam kerja. Separoh responden (50%) menyatakan tidak puas dalam pekerjaan. Kurang dari separoh responden (36,8%) menyatakan promosi jabatan rendah, (47,4%) memiliki kompensasi yang rendah, (31,6%) menyatakan supervisi kurang baik dan (44,7%) memiliki hubungan antar pegawai yang kurang baik. Analisis bivariat diketahui ada hubungan yang signifikan antara pekerjaan (p=0,023), kompensasi (p=0,001), supervisi (p=0,001) dan hubungan antar pegawai (p=0,000) dengan kepuasan kerja. Namun tidak terdapat hubungan promosi jabatan dengan kepuasan kerja (p=0,208). Hasil penelitian kualitatif didapatkan persepsi pekerjaan bervariasi, pelaksanaan promosi jabatan kurang memperhatikan aspek kinerja pegawai, permasalahan dalam hal perhitungan dana kapitasi tidak dijelaskan dalam Peraturan Walikota, sehingga petugas kesulitan dalam melakukan perhitungan. Dalam prakteknya masih terdapat keterlambatan dalam pencairan jasa medis dan adanya perspektif tenaga medis bahwa penerimaan jasa medis tidak seimbang dengan beban kerja yang cukup tinggi, pelaksanaan supervisi kurang memuaskan dan hubungan antar pegawai baik karena adanya pembagian tugas yang jelas dengan sistem yang sudah terakreditasi.
Kesimpulan penelitian terdapat hubungan pekerjaan, kompensasi, supervisi dan hubungan antar pegawai dengan kepuasan kerja. Disarankan perlu adanya evaluasi kepuasan kerja untuk dapat meningkatkan hasil kerja dan melalui peran kepala puskesmas.
Daftar Pustaka :20 (2003-2015)
Kata Kunci :Kepuasan kerja, tenaga medis, kompensas
IMPLEMENTASI PROGRAM PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP DI KOTA CIREBON
Bukti Kepemilikan Hak atas tanah menjadi hal penting ditengah semakin meningkatnya kebutuhan akan tanah, mendaftarkan bidang tanah agar ada kepastian hukum pada bidang tanah masyarakat yang memilikinya guna terhindar dari sengketa dan masalah hukum terkait status hukum akan bidang tanah yang dikuasai. Bagi Negara Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap ini mempermudah pemerintah untuk penataan kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Implementasi Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di Kota Cirebon dan mengetahui peranan Desa/Kelurahan dalam Mendukung Pelaksanaan Program Pendaftaran Tanah di Kota Cirebon.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis, dengan spesifikasi penelitian yaitu deskriptif analitis. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder, di mana data primer didapat dengan cara wawancara dan data sekunder dengan cara studi pustaka. Data yang dianalisis dilakukan secara kualitatif. Berdasarkan penelitian dihasilkan kesimpulan bahwa Implementasi Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di Kota Cirebon berjalan sesuai tahapan dalam pelaksanaannya, mulai dari tahap perencanaan dan persiapan, penyuluhan dan sosialisasi yang dimulai dari tingkat Desa / Kelurahan sebagai pemerintahan terkecil yang langsung berhadapan dengan masyarakat dan faktor-faktor yang menghambat Pemerintahan Desa / Kelurahan untuk mendukung kelancaran program pemerintah. Kesimpulan dan saran sebagai solusi dari permasalahan adalah sanksi yang dikenakan pada Setiap Instansi terkait yang tidak mendukung Program-program yang bertujuan mensejahterakan Masyarakat.
Keyword: Implementasi; PTSL; Tanah; Kepemilikan
The Implementation of Complete Systematic Land Registration Program
Proof of Ownership Land rights are important in the midst of the increasing need for land, registering land parcels so that there is legal certainty in the land parcels of the people who own them in order to avoid disputes and legal issues related to the legal status of the land parcels under their control. For the State, the Complete Systematic Land Registration Program makes it easier for the government to organize cities. This study aims to find out how the implementation of the Complete Systematic Land Registration Program in the City of Cirebon and to determine the role of the Village/Village in Supporting the Implementation of the Land Registration Program in the City of Cirebon. The approach used in this study uses a sociological juridical approach, with a research specification that is analytical descriptive. The data used are primary and secondary data, where primary data is obtained by means of interviews and secondary data by way of literature study. The data analyzed was carried out qualitatively. Based on the research, it was concluded that the Implementation of the Complete Systematic Land Registration Program in the City of Cirebon went according to the stages in its implementation, starting from the planning and preparation, counseling and outreach stages starting from the Village/Village level as the smallest government that directly deals with the community and the factors that impede the Village/Village Government to support the smooth running of government programs. Conclusions and suggestions as a solution to the problem are sanctions imposed on each related agency that does not support programs that aim to prosper the community.Keywords: Implementation; Land; Ownership
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPUASAN KERJA TENAGA MEDIS DI PUSKESMAS KOTA PADANG
<p><em>The number of medical personnel in the Padang City is still a shortage of the amount required is 83 people, but this time medical personnel numbered 53 people. This research was carried out by combining two types of research are mixed method, preceded by a quantitative research with cross sectional approach, followed by qualitative research. The study was conducted in Primary Health Care Padang City. The population in this study are all medical personnel in the Padang City with a sample of 38 people, with a sampling technique is simple random sampling. The bivariate analysis known there are significant relationship between work (p = 0,023), compensation (p = 0,001), supervision (p = 0,001) and the relationship between employees (p = 0,000) with job satisfaction. But there is no relationship promotion with job satisfaction (p = 0,208). The conclusion of the study there are significant relationship between work, compensation, supervision and the relationship between employees with job satisfaction.</em></p></jats:p
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
