563 research outputs found

    ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA KREDIT MACET PADA KUD RAHMAT WIDODO KECAMATAN SRUWENG KABUPATEN KEBUMEN

    No full text
    This research aims to analyze what are the factors that can cause bad debt to KUDRahmat Widodo, Sruweng, Kebumen. Independent variables used in this study include Character (X Conditions (X1), Capacity (X2), Capital (X 3), Collateral (X 4), 5). While the independent variable used is the Bad Debt (Y). The  methods  of  data  collection  was  conducted  throught  questionnaires, interviews, and with the way the study of literature relating to the subject matter. Data measurement techniques using Guttman Scale, the value is 1 for yes and 0 for no answer. Research methods used are Regression Analysis by using SPSS version 16. Hypothesis testing using t-test and F test.  Research object in this study is USP KUD Rahmat Widodo and the number of respondents is 51 debtor. The results showed that the Capacity and Condition variables significantly influence their bad debt. Collateral and Character variables are not significant influence on bad debt. While the Capital variable does not influence the existence of bad debt. The  advice  given  on  this  study  (1)  for  the  KUD  Rahmat  Widodo  in determining a credit analysis to members should acctually performing checks on prospective debtor, such as 5 C to analyze factors especially factor Capacity and Condition debtor becomes more dominant cause of the bad debt. (2) for futher research that examines the same issue that adds to other variables that research result more accurate. (3) for the public in using loans in accordance with the requirements which have been planned to avoid bad debt

    PENERAPAN TEKNOLOGI PEMOTONGAN HEWAN PADA USAHA SATE KAMBING “PUTRO WIDODO” SEMARANG

    Get PDF
    ABSTRAKKegiatan pengabdian ini merupakan keberlanjutan dari pengabdian yang sudah dilaksanakan pada mitra, yaitu usaha sate kambing “Putro Widodo” di Semarang, yang mempunyai masalah terkait proses pemotongan/penyembelihan kambing. Sate Widodo Sampangan Semarang tiap hari menyembelih rata-rata 6 ekor kambing. Proses penyembelihan dan pengambilan daging tiap ekor kambing membutuhkan waktu 1 jam karena dikerjakan tanpa bantuan alat yang memadai. Sebagai solusinya, tim pelaksana bersama mitra pengabdian akan merancang dan membuat alat bantu pemotongan kambing berupa meja khusus yang ergonomis yang menyatu dengan tiang gantungan kambing sebagai sarana menarik kulit kambing dan proses pemisahan daging dengan tulangnya menjadi mudah. Proses penarikan kulit nantinya dengan bantuan katrol penarik (hoist) dengan sumber tenaga motor listrik sehingga meringankan pekerja. Sebagai tim pelaksana kegiatan ini melibatkan dosen dan mahasiswa dengan bidang keahlian yang sesuai dengan kebutuhan lapangan. Dalam pembuatan mesin/alat yang akan diterapkan di mitra akan dilaksanakan di workshop jurusan Teknik Mesin FT Unnes, dengan melibatkan teknisi dan mahasiswa. Metode pengabdian ini yaitu: 1) Penyuluhan, 2) Demontrasi, 3) Praktik Langsung, dan 4) Pendampingan. Pelaksanaan pengabdian dilakukan pada saat hari raya Idul Adha 1444 H di salah satu kompleks perumahan di Kota Semarang. Kelayakan desain alat mendapatkan skor presentase sebesar 83,1% yang dapat diartikan bahwa desain alat bantu penyembelihan dan pengulitan kambing sangat layak untuk digunakan. Efektivitas dan efisiensi alat bantu penyembelihan dan pengulitan kambing mendapat skor sebesar 82,5% yang dapat disimpulkan bahwa alat bantu penyembelihan dan pengulitan kambing sangat efektif dan efisien. Dan aspek ergonomi mendapat skor 85% yang dapat diartikan alat bantu penyembelihan dan pengulitan kambing ini sangat ergonomis. Kata kunci: kambing; pengulitan; penyembelihan; teknologi ABSTRACTThis service activity is a continuation of the service that has been carried out with partners, namely the goat satay business "Putro Widodo" in Semarang, which has problems related to the goat slaughtering and slaughtering process. Sate Widodo Sampangan Semarang slaughters an average of six goats every day. The process of slaughtering and taking the meat from each goat takes 1 hour because it is done without the help of adequate tools. As a solution, the implementing team, together with service partners, will design and make a goat slaughtering tool in the form of a special ergonomic table that is integrated with the goat gallows as a means of pulling the goat skin and making the process of separating the meat from the bones easy. The process of pulling the skin will be done with the help of a pulley (hoist) with an electric motor power source, thereby making it easier for workers. As a team implementing this activity, it involves lecturers and students with areas of expertise that suit the needs of the field. The manufacture of machines and tools that will be implemented by partners will be carried out in the Mechanical Engineering department workshop at FT Unnes, involving technicians and students. The methods of this service are: 1) counseling, 2) demonstration, 3) direct practice, and 4) mentoring. The dedication was carried out during the Idul Adha 1444 H holiday in one of the housing complexes in Semarang City. The feasibility of the tool design received a percentage score of 83.1%, which means that the design of the tool for slaughtering and skinning goats is very suitable for use. The effectiveness and efficiency of goat slaughtering and skinning aids received a score of 82.5%, indicating that goat slaughtering and skinning aids are very effective and efficient. And the ergonomics aspect received a score of 85%, which means that this goat slaughtering and skinning aid is very ergonomic. Keywords: goat; skinning; slaughter; technology

    ANALISIS SISTEM ALARM PENGAMAN MOBIL JARAK-JAUH VIA SMS REMOTE KONTROL MELALUI JARINGAN GSM DAN GPS SEBAGAI VEHICLE TRACKER BERBASIS MIKROKONTROLLER ATmega16

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengembangkan System Alarm Pengaman Mobil Via SMS Remote Kontrol Melalui jaringan GSM dan GPS sebagai Vehicle Tracker Berbasis Mikrokontroller ATmega16, (2) mengetahui kualitas kelayakan alat terhadap standard ISO dari sisi functionality, Scurity, performance, usability. Penelitian ini dilaksanakan Di Jurusan Otomotif SMK Negeri 2 Depok Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development. Objek penelitian ini adalah System Alarm Pengaman Mobil Via SMS Remote Kontrol Melalui jaringan GSM dan GPS sebagai Vehicle Tracker Berbasis Mikrokontroller ATmega16. Tahap pengembangan produk meliputi : 1) Analisis Kebutuhan, 2) Desain Sistem, 3) lmplementasi, 4) Pengujian. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data meliputi 1) Angket Pengujian functionality dilakukan oleh ahli, 2), Pengujian Scurity, Performance dilakukan oleh peneliti, 3) Angket uji usability dilakukan oleh Siswa Kelas XI Jurusan Teknik Otomotif Di SMK Negeri 2 Depok Sleman Yogyakarta. Metode yang digunakan untuk menganalisis data dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan dari Hasil pengujian dan analisis dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakkan Software Code Vision AVR, Mikrokontroller ATmega 16, Modem Wavecom M1206B, Modul GPS EM-411, IC MAX232, Relay Pin kaki 8, 8 Relay 12V/30A, Sensor PIR, Sensor Getar dan Sensor Cahaya dapat dibuat system alarm pengaman mobil jarak–jauh Via SMS Remote Kontrol Melalui jaringan GSM dan GPS untuk mengontrol dan mempermudah pencarian kendaraan. Dari Hasil Uji Funcionality didapatkan presentase 100%, Hasil Uji Scurity didapat persentase 100%, Dari Uji Performance kecepatan eksekusi perintah SMS didapatkan presentase sebesar 87,75%, dan Dari sisi kemudahan pemakaian Nilai Usability didapatkan presentase sebesar 75,10%

    ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN KARTU KUNING KETUA BEM UNIVERSITAS INDONESIA KEPADA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA JOKO WIDODO PADA MEDIA ONLINE SINDONEWS.COM DAN DETIK.COM PERIODE 2 FEBRUARI – 8 FEBRUARI 2018

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana situs berita online sindonews.com dan detik.com dalam membingkai pemberitaan kartu kuning ketua BEM Universitas Indonesia kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis framing. model framing yang digunakan adalah milik Robert N. Entman yang terdiri dari empat perangkat elemen yaitu pendefinisian masalah, memperkirakan masalah, membuat keputusan moral, dan menekankan penyelesaian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemberitaan pada media online sindonews.com dan detik.com memiliki perspektif yang berbeda terhadap aksi kartu kuning yang diberikan oleh ketua BEM Universitas Indonesia kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Situs berita online sindonews.com cenderung mendukung dan membenarkan aksi yang dilakukan oleh ketua BEM Universitas Indonesia. Sedangkan situs berita online detik.com cenderung mengkritik dan tidak setuju terhadap aksi yang dilakukan oleh ketua BEM Universitas Indonesia. Kata Kunci: analisis framing, Sindonews.com dan Detik.com, kartu kuning Jokowi. The purpose of this study is to find out how the online news sites sindonews.com and detik.com in framing the news of yellow card who given by the chairman of BEM Indonesian University to the President of Republic Indonesia Joko Widodo. This study uses qualitative method with framing analysis technique. the framing model used belongs to Robert N. Entman that consisting of four sets of elements that is define problem, diagnose causes, make moral judgement, and treatment recommendation. The results of this study indicate that the news on online media sindonews.com and detik.com has a different perspective on yellow card action who given by the chairman of BEM Indonesian University to the President of Republic Indonesia Joko Widodo. Online news sites sindonews.com tend to support and justify the actions undertaken by the chairman of BEM Indonesian University. While the online news sites detik.com tend to criticize and disagree with the action who made by the chairman of BEM Indonesian Univeristy. Keywords: framing analysis, Sindonews.com and Detik.com, yellow card Jokowi

    KIPRAH BASUKI RAHMAT DALAM BIDANG MILITER TAHUN 1945-1966

    Get PDF
    ABSTRAK Dalam penelitian yang berjudul “Kiprah Basuki Rahmat dalam Bidang Militer Tahun 1945-1966” ini terdapat beberapa permasalahan yang dikaji di antaranya yaitu mengenai latar belakang kehidupan Basuki Rahmat, faktor yang memengaruhi keputusan Basuki Rahmat untuk berkecimpung ke dalam bidang militer, dan kontribusi Basuki Rahmat terhadap negara Indonesia melalui bidang militer pada tahun 1945-1966. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi yang jelas dan tepat mengenai permasalahan yang dikaji. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian sejarah atau disebut juga sebagai metode historis yang terdiri dari empat tahapan, yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Berdasarkan hasil penelitian, Basuki Rahmat merupakan seorang prajurit yang lahir pada 4 November 1921 di Tuban, Jawa Timur. Pendudukan Jepang dan kondisi Indonesia menjelang kemerdekaan menjadi faktor Basuki Rahmat berkecimpung dalam bidang militer. Kontribusi Basuki Rahmat melalui bidang militer dimulai pada tahun 1945 dalam usaha mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Melalui kecakapan militer yang dimilikinya, Basuki Rahmat selalu ikut andil dalam berbagai peristiwa di Indonesia dari tahun 1945-1966, mulai dari perang kemerdekaan saat melawan Belanda, berbagai pemberontakan dalam negeri, operasi Irian Barat, Gerakan 30 September 1965, dan peristiwa paling bersejarah pada tahun 1966 mengenai Surat Perintah 11 Maret (Supersemar). Basuki Rahmat sebagai seorang pemimpin yang bertanggungjawab atas prajurit-prajurit di bawahnya memiliki sifat yang tenang, namun tetap tegas dalam menyikapi suatu permasalahan sehingga ia seringkali dipercaya untuk mengemban jabatan dengan tanggungjawab yang besar dalam bidang militer. Kata Kunci: Basuki Rahmat, Perjuangan, Militer ABSTRACT In this research entitled “The Gait of Basuki Rahmat in the Military Field in 1945-1966” there are several problems studied, including the background of Basuki Rahmat’s life, the factors that influenced Basuki Rahmat’s decision to engage in the military field, and Basuki Rahmat’s contribution to the Indonesian state through the military field in 1945-1965. The purpose of this research is to obtain clear and precise information about the problems studied. In this research, the author uses historical research methods or also known as historical methods which consist of four stages, these include heuristics, source critism, interpretation, and historiography. Based on the result of the research, Basuki Rahmat was a soldier who was born on 4th November 1921 in Tuban, East Java. The Japanese occupation and the condition of Indonesia before independence became a factor in Basuki Rahmat’s involvement in the military. Basuki Rahmat contribution through the military began in 1945 in an effort to defend Indonesia’s independence. Through his military skills, Basuki Rahmat always took part in various events in Indonesia from 1945-1966, starting from the war of independence against the Dutch, various domestic rebellions, the West Irian operation, The 30 September 1965 Movement, and the most historic event in 1966 about the 11 March Order (Supersemar). Basuki Rahmat as a leader who was responsible for the soldiers under him had a calm nature, but was still firm in addressing a problem so that he was often trusted to take positions with great responsibility in the military. Keywords: Basuki Rahmat, Struggle, Militar

    ANALISIS TAJUK RENCANA MENGENAI PRESIDEN JOKO WIDODO PADA HARIAN UMUM BERITA PAGI (Studi Analisis Wacana Model Teun A. van Dijk pada Tajuk Pagi Edisi 15 Oktober - 19 Desember 2014) (Skripsi)

    Get PDF
    Latar belakang dari penelitian ini adalah permasalahan tentang hilangnya objektifitas media massa. Dalam mengkritik dan menilai suatu hal atau peristiwa, media massa selalu mengusung slogan "berpihak kepada kebenaran" atas segala sesuatu yang disampaikannya ke ranah publik. Akan tetapi, realitas yang terjadi di lapangan melihat media massa tidak sepenuhnya menyampaikan informasi yang berimbang. Sebagian dari mereka ada yang memiliki kepentingan tertentu dalam mengkritik dan menilai suatu hal. Dalam penelitian ini, menganalisis teks Tajuk Rencana (Tajuk Pagi) Harian Umum Berita Pagi yang bertemakan Presiden Joko Widodo pada edisi 15 Oktober - 19 Desember 2014. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana sikap Harian Umum Barita Pagi terhadap Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian teks media. Data-data yang diperoleh akan dianalisa menggunakan pisau analisis wacana yang diperkenalkan oleh Teun A. van Dijk. Pisau analisis teks model Teun A. van Dijk ini terdiri atas enam struktur. Pertama struktur tematik, hal yang akan diamati adalah gagasan inti dari suatu teks. Kedua struktur skematik, hal yang akan diamati adalah bagaimana teks disusun dan dirangkai. Ketiga struktur semantik, hal yang akan diamati adalah makna apa yang ingin ditekankan dalam suatu teks. Keempat struktur sintaksis, hal yang akan diamati adalah bagaimana gagasan disampaikan. Kelima struktur stilistik, hal yang akan diamati adalah pilihan kata apa yang dipakai. Dan yang terakhir struktur retoris, hal yang akan diamati adalah bagaimana dan dengan cara apa penekanan dilakukan. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa sikap Berita Pagi terhadap Presiden Joko Widodo cenderung berpenilaian negatif. Hal ini terbukti dari kebanyakan elemen yang ditampilkan Berita Pagi dalam teks-teks tajuknya terkesan menyalahkan Presiden Joko Widodo. Berita Pagi belum bisa berdiri di atas kaki yang imbang ketika melakukan penilaian. Imbang di sini sama dengan objektivitas sebuah penulisan opini redaksi. Terdapat fakta-fakta bagaimana Berita Pagi memang melakukan pemihakan kepada kelompok tertentu, sehingga tidak cover both side

    PROSES KREATIF MAMAT RAHMAT DALAM KENDANG TARI TRADISI SUNDA

    Get PDF
    ABSTRAKMamat Rahmat adalah sosok pengendang tari tradisi Sunda yang pada saat ini masih konsisten dalam bidangnya sebagai pengendang. Kemampuannya dalam kendang tari tradisi Sunda banyak didedikasikan untuk ISBI Bandung karena telah memberikan penghidupan bagi dirinya. Di sisi lain, kemampuannya pun banyak diminta oleh sanggar sanggar tari yang ada di kota Bandung seperti Studio tari Indra, Pusbitari, dan sebagainya. Sebagai pengendang tari tradisi Sunda, ia mampu memberikan pengungkapan karakter dalam tari tradisi Sunda melalui tepakan kendangnya. Maka[PO1]  tidaklah berlebihan dan sepantasnya apabila ia menyandang gelar sebagai maestro kendang tari. Dalam tulisan ini akan diungkap bagaimana proses kreatif Mamat Rahmat dalam mencapai kompetensinya sebagai pengendang tari Tradisi Sunda. Penulis akan mengupas pembahasannya melalui metode observasi dan wawancara. Adapun hasil dari penelitian ini adalah Mamat Rahmat mampu menjadi seorang pengendang tari Sunda yang kreatif, karena ditunjang oleh faktor keturunan (genetik), keterampilan, pengalaman, kepribadian, dan juga bisa menari.Kata Kunci: Mamat Rahmat, Proses Kreatif, Kendang Tari Sunda.  ABSTRACTA Creative Process of Mamat Rahmat in Sundanese Traditional Dance Kendang, June 2020. Mamat Rahmat is a figure of drummer of Sundanese traditional dance who is still consistent in his field as a drummer. His skill in Sundanese traditional dance drums (kendang) is mostly dedicated to ISBI Bandung because he has been given his livelihood here. On the other hand, his skill has been much demanded by many dance studios in Bandung such as Indra dance studios, Pusbitari, and so on. As a drummer of Sundanese traditional dance, he is able to provide the expression of character in Sundanese traditional dance through his drum beat. So it is not excessive and appropriate if he bears the title as a maestro of dance kendang. In this paper, it will be revealed how is the creative process of Mamat Rahmat in achieving his competence as a drummer of Sundanese traditional dance. The author will explore the discussion through the method of observation and interviews. The result of this study shows that Mamat Rahmat is able to become a creativeSundanese dance drummer because he is supported by heredity (genetic), skills, experience, personality, and dancing ability.Keywords: Mamat Rahmat, Creative Process, Sundanese Dance Kendang.   [PO1]Oleh sebab itu

    PEMBERITAAN KEBIJAKAN JOKO WIDODO DALAM MENCEGAH PENULARAN VIRUS OMICRON : ANALISIS WACANA KRITIS MODEL NORMAN FAIRCLOUGH

    Get PDF
    Wacana yang ramai di perbincangkan dan diberitakan oleh berbagai media pada awal tahun 2022 adalah wacana mengenai kemunculan varian baru dari virus covid - 19 di Indonesia yaitu varian omicron, penyebarannya yang cepat sehingga menjadi perhatian dari berbagai lapisan masyarakat dan pemerintah. Dalam menyikapi peningkatan penularan, berbagai kebijakan diterapkan oleh pemerintah khususnya Presiden Joko Widodo sebagai pemimpin negara dalam mencegah penyebaran kasus covid - 19 varian omicron. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dimensi teks (mikro), dimensi kewacanaan (meso), dan dimensi sosial budaya (makro), yang ada dalam pemberitan mengenai kebijakan presiden Joko Widodo dalam menghadapi lonjakan kasus covid-19 varian omicron di media online Kompas.com edisi bulan Januari – Februari 2022. Metode penelitan yang digunakan  dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan paradigma kritis, teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara studi pustaka atau literatur dan studi dokumen. Data pada penelitian ini dianalisis menggunakan Analisis Wacana Kritis model Norman Fairclough, yang memfokuskan kepada tiga tahapan analisis yaitu tahapan analisis teks (mikro) berhubungan representasi makna dalam teks menggunakan tiga alat kebahasaa yaitu modalitas, anak kalimat, dan sebab akibat. Tahapan analisis kewacanaan (meso) berhubungan dengan proses produksi teks, penyampaian teks, dan konsumsi teks. Tahapan sosial budaya (makro) berhubungan dengan situasional, instituasional, dan sosial

    Analisis Maqashid atas Arah Kebijakan Ekonomi Syariah Era Reformasi Indonesia

    Get PDF
    This study comparatively analyses the direction of Islamic economic policy in Indonesia during the Reform era (1998-2024) through the framework of Maqashid al-Shari’ah. Using a qualitative literature study method with a deductive content analysis approach, this research maps the policy evolution across five presidential administrations: B.J. Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono, and Joko Widodo. The findings reveal a progressive policy trajectory, shifting from a focus on fulfilling essential needs (dharuriyyat) in the early Reform era, such as establishing the legal framework for Islamic banking, to fulfilling secondary needs (hajiyyat) through institutional strengthening and comprehensive legislation, and ultimately reaching the complementary level (tahsiniyyat) with a focus on ecosystem integration, industry consolidation, and global innovations like Green Sukuk. The analysis indicates the dominance of the pillars of preserving wealth (hifz al-mal) and religion (hifz al-din), while also highlighting challenges in translating the substance of Maqashid to the operational level. The contribution of this research is to provide a Maqashid-based policy analysis model and recommendations for aligning future policies to be more holistic.Penelitian ini menganalisis secara komparatif arah kebijakan ekonomi syariah di Indonesia selama era Reformasi (1998-2024) melalui kerangka Maqashid al-Shari’ah. Menggunakan metode studi pustaka kualitatif dengan pendekatan analisis konten deduktif, penelitian ini memetakan evolusi kebijakan pada masa lima presiden: B.J. Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono, dan Joko Widodo. Hasil penelitian menunjukkan adanya lintasan kebijakan yang progresif, bergeser dari fokus pemenuhan kebutuhan esensial (dharuriyyat) pada awal Reformasi, seperti pembentukan payung hukum perbankan syariah, menuju pemenuhan kebutuhan sekunder (hajiyyat) melalui penguatan institusional dan legislasi komprehensif, hingga mencapai level pelengkap (tahsiniyyat) dengan fokus pada integrasi ekosistem, konsolidasi industri, dan inovasi global seperti Green Sukuk. Analisis menunjukkan dominasi pilar perlindungan harta (hifdz al-mal) dan agama (hifdz al-din), namun juga menyoroti tantangan dalam menerjemahkan substansi Maqashid ke level operasional. Kontribusi penelitian ini adalah menyediakan model analisis kebijakan berbasis Maqashid dan rekomendasi untuk penyelarasan kebijakan masa depan agar lebih holistik
    corecore