1,721,279 research outputs found

    PEMBARUAN GARAP PAKELIRAN JAWATIMURAN SAJIAN WARDONO

    Full text link
    “Pembaruan Garap Pakeliran Jawatimuran Sajian Wardono” adalah penelitian yang mengungkap kreativitas Wardono dalam mengembangkan pertunjukan wayang kulit Jawatimuran, dengan rumusan masalah: (1) Bagaimana proses kreatif yang dilakukan Wardono dalam penggarapan pakeliran Jawatimurannya saat ini; dan (2) Bagaimana aspek artistik dan aspek estetik serta tanggapan masyarakat terhadap sajian pakeliran Wardono? Dua rumusan masalah tersebut dianalisis dengan berpayung pada teori holistik yang dikemukakan oleh HB. Sutopo (1995), yakni dari aspek seniman sebagai sumber informasi genetik, aspek karya seni sebagai sumber informasi objektif, dan aspek penghayat sebagai sumber informasi afektif. Aspek genetik dianalisis berdasarkan teori kreativitas dan keberbakatan yang dikemukakan oleh Utami Munandar (2011). Aspek objektif dianalisis berdasarkan teori sanggit dan garap yang dikemukakan oleh Sugeng Nugroho (2012). Aspek afektif dianalisis berdasarkan teori Robert Redfield (1956) tentang pengklasifikasian dinamika masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang menggunakan teknik pengumpulan data bersumber dari studi pustaka, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas Wardono dalam pembaruan garap pakeliran Jawatimuran mendapat pengaruh dari para dalang penyaji pakeliran gaya Surakarta, yakni Anom Soeroto, Enthus Susmana, dan Sudirman Ronggo Darsono. Pada sisi lain, ia tetap mempertahankan nuansa Jawatimurannya karena saran yang disampaikan oleh Sri Hastanto, peneliti wayang Jawatimuran dari STSI Surakarta. Dewasa ini pengaruh pakeliran Wardono telah merambah pada pakeliran dalang Jawatimuran yang lain, baik terkait dengan boneka wayang maupun dengan aspek-aspek garap pakelirannya. Bahkan karya wayangnya juga banyak digunakan oleh dalang lintas gaya yang mengagumi keindahan bentuk figur wayang karya Wardono

    Pengaruh Variasi Jenis Aktivator Asam dan Nilai Normalitas Pada Aktivasi Zeolit Pelet Perekat Terhadap Prestasi Mesin Motor Diesel 4-Langkah

    Full text link
    The energy crisis and air pollution can be coped with using very abundant Natural Zeolites available in Indonesia, particularly in Lampung. Herry Wardono has applied the zeolite on petrol and diesel engines. In this applications, Lampung's natural zeolites can significantly save fuel consumption and reduce exhaust emissions of the engines. The best results occurred in the use of chemical-physical activated zeolite. All this time, chemical activator (acidic activator) used was H2SO4 0.2 N, and  other normalities of this acid have not been tested, as well as  other types of acidic activator. In this research, acidic activators used were H2SO4 and HCl which has a normality of 0.1 N, 0.2 N, 0.3 N and 0.5 N each. The amount of adhesive pelletized zeolite used was also variated, i.e 50, 100, and 150 grams. The results showed that the adhesive pelletized zeolite activated by HCl dominate the best results, with fuel consumption savings of 8.6472% and 10.3058% in the use of 100 and 150 grams of the zeolite. Meanwhile, the highest fuel consumption savings obtained in the use of adhesive pelletized zeolite activated by H2SO4 were  6.2992% and 7.8847%.Keywords: zeolit pelet perekat, oxygen- rich combustion, prestasi mesin diese

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    PENGAWASAN KEADAAN DARURAT PADA SAAT OLAH GERAK MEMASUKI ALUR PELAYARAN SEMPIT SUNGAI KAPUASDI MT. ANGGRAINI EXCELLENT

    Full text link
    ABSTRAKSI Wardono, 51145138.N, 2018, “Pengawasan keadaan darurat pada saat olah gerak memasuki alur pelayaran sempit sungai kapuas di MT. Anggraini Excellent dengan metode fishbone analysis dan faulth tree analysis”, Program Diploma IV, Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Drs. Vega Vonsula A, S.st., S.Pd., M.Hum dan Pembimbing II: Poernomo Dwi Atmojo, S.H., M.H Pengawasan keadaan darurat pada saat olah gerak memasuki alur pelayaran sempit sangat diperlukan kesigapan dan pengetahuan yang luas untuk mngatasi bahaya-bahaya yang akan mengancam keselamatan crew, kapal dan muatan. Dengan dasar ini penulis mencari solusi bagaimana pelaksanaan pengawasan keadaaan darurat memasuki alur pelayan sempit di kapal MT. Anggraini Excellent dengan rumusan masalah diantaranya faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi keadaan darurat pada saat olah gerak memasuki alur pelayaran sempit dan bagaimana cara mengatasi keadaan darurat pada saat memasuki alur pelayaran sempit jika main engine tiba-tiba mati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode fishbone analysis dan faulth tree analysis. Metode fishbone analysis digunakan untuk menentukan faktor-faktor penyebab keadaan darurat pada saat olah gerak memasuki alur pelayaran sempit yang penulis amati dan metode faulth tree analysis digunakan sebagai teknik untuk mengidentifikasi resiko yang berperan terhadap terjadinya kegagalan, metode ini dilakukan dengan pendekatan yang bersifat top down, yang di awali dengan asumsi kegagalan atau kerugian dari kejadian puncak (top event) kemudia merinci sebab-sebab suatu top event sampai pada suatu kegagalan dasar (rootcause). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis selama praktek layar di MT. Anggraini Excellent mengenai pengawasan keadaan darurat pada saat olah gerak memasuki alur pelayaran sempit adanya masalah-masalah yang meliputi faktor-fator yang mempengaruhi keadaan darurat dan main engine tiba-tiba mati saat pelaksanaan olah gerak. Cara yang dilakukan untuk mengtasi faktor-faktor tersebut dibutukan kesigapan dan pengetahuan yang luas dari perwira serta crew, khususnya pada perwira jaga sebagai perwira yang bertanggung jawab terhadap jam jaga harus tegas dalam mengambil keputusan dan memberi perintah, terutama dalam memerintah untuk mempersiapkan atau mengoperasikan alat tertentu dan untuk melakukan tindakan tertentu. Dalam mengatasi main engine tiba-tiba mati yang disebabkan oleh peralatan atau tersumbatnya filter bahan bakar pada main engine perwira harus sigap dalam mendeteksi kerusakan serta pengetahuan yang luas untuk menanggulanginya. Dan dilakukan perawatan serta pengecekan secara berkala sesuai dengan prosedur-prosedur yang ada dan dilakukan pengetesan pada peralatan untuk memastikan keadaan mesin dalam kondisi prima sehingga saat mesin beroprasi tidak terjadi kendala atau kerusakan. Kata kunci: Pengawasan, keadaan darurat, olah gerak, main engine mati,fishbone analysis, faulth tree analysis

    KEMAMPUAN BENTONIT PELET TEKAN TERAKTIVASI FISIK SEBAGAI PENGGANTI ZEOLIT DALAM MENGHEMAT KONSUMSI BAHAN BAKAR MOTOR DIESEL 4-LANGKAH

    Full text link
    Propinsi Lampung merupakan salah satu produsen zeolit terbaik dan terbesar di Indonesia. Herry Wardono telah membuktikan kemampuan zeolit Lampung dalam meningkatkan prestasi motor bakar. Disamping zeolit, potensi bahan tambang bentonit juga tersedia melimpah di Propinsi Lampung.  Bentonit memiliki bentuk senyawa yang tidak jauh berbeda dengan zeolit, dan kesamaan sifat dengan zeolit yaitu dapat mengadsorbsi uap air dan nitrogen. Bentonit pellet tekan teraktivasi fisik diletakkan pada saringan udara motor diesel 4-langkah. Konsentrasi bentonit dalam bentonit pelet diaktivasi fisik adalah 70, 75, dan 80%, dan berat bentonit divariasi sebesar 25, 50, dan 100 gram. Hasil pengujian menunjukkan bahwa terjadi penurunan (penghematan) konsumsi bahan bakar spesifik engkol. Persentase penghematan konsumsi bahan bakar tertinggi terjadi pada konsentrasi 70 % yaitu sebesar 8,1331 % pada putaran mesin 3500 rpm dengan berat 25 gram dan diameter 15 mm, dan pada konsentrasi 80 % sebesar 9,4275 % pada putaran mesin 3000 rpm dengan berat 100 gram dan diameter 10 mm. Namun, secara rata-rata persentase penghematan konsumsi bahan bakar tertinggi terjadi pada konsentrasi 70 %, yaitu sebesar 3,6031%.Kata Kunci:  bentonit pelet tekan, adsorpsi nitrogen, prestasi mesin diesel

    Kemampuan Bentonit Pelet Tekan Teraktivasi Fisik Sebagai Pengganti Zeolit Dalam Menghemat Konsumsi Bahan Bakar Motor Diesel 4-Langkah

    Full text link
    Propinsi Lampung merupakan salah satu produsen zeolit terbaik dan terbesar di Indonesia.Herry Wardono telah membuktikan kemampuan zeolit Lampung dalam meningkatkan prestasi motor bakar.Disamping zeolit, potensi bahan tambang bentonit juga tersedia melimpah di Propinsi Lampung.Bentonit memiliki bentuk senyawa yang tidak jauh berbeda dengan zeolit, dan kesamaan sifat dengan zeolit yaitu dapat mengadsorbsi uap air dan nitrogen. Bentonit pellet tekan teraktivasi fisik diletakkan pada saringan udara motor diesel 4-langkah. Konsentrasi bentonit dalam bentonit pelet diaktivasi fisik adalah 70, 75, dan 80%, dan berat bentonit divariasi sebesar 25, 50, dan 100 gram.Hasil pengujian menunjukkan bahwa terjadi penurunan (penghematan) konsumsi bahan bakar spesifik engkol. Persentase penghematan konsumsi bahan bakar tertinggi terjadi pada konsentrasi 70 % yaitu sebesar 8,1331 % pada putaran mesin 3500 rpm dengan berat 25 gram dan diameter 15 mm, dan pada konsentrasi 80 % sebesar 9,4275 % pada putaran mesin 3000 rpm dengan berat 100 gram dan diameter 10 mm. Namun, secara rata-rata persentase penghematan konsumsi bahan bakar tertinggi terjadi pada konsentrasi 70 %, yaitu sebesar 3,6031%. \ud \ud Kata Kunci: bentonit pelet tekan, adsorpsi nitrogen, prestasi mesin diesel.\u

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Pengaruh Variasi Temperatur dan Derajat Keasaman (pH) Air Pencucian Pada Aktivasi Zeolit Pelet Terhadap Prestasi Mesin Diesel 4-Langkah

    Full text link
    One of efforts to save fuel consumption can be done by using thermal-acid activated zeolite as adsorbent for water vapor and nitrogen. Herry Wardono has proved that the value of concentration of 0.3 N and 0.5 N in the chemical activation can save specific fuel consumption. The best result occurred in the use of thermal-chemical activated zeolite. In this research, thermal activation temperatures used were 150 0C and 200 0C respectively for 1 hour. Variations of washing water pH were also performed on the 4.5, 5.5 and 7. The results showed this thermal activation of 200 0C on activator HSO24 0.3 N and HCl 0.3 N can save fuel by 5.350% and 7.811% respectively. Then the pH value of 7 gave the best fuel consumption savings those were of 5.964 % and 7.175% for use of HSO 0.5N24 and HCl 0.5N. This result occured at low speed (1500 rpm).Keywords : adhesive pelletize zeolite, thermal activation, effect of washing water p

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
    corecore