1,720,967 research outputs found

    PENGARUH INOVASI DAN PEMASARAN MEDIA SOSIAL TERHADAP KINERJA PEMASARAN MELALUI KEUNGGULAN BERSAING (Pada Pelaku Usaha Kecil Mebel di Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara)

    No full text
    UMKM di Indonesia memiliki kontribusi penting bagi negara dalam penyerapan tenaga kerja dan juga mempunyai kemampuan untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian. Tantangan dan peluang sangat banyak yang harus dilakukan oleh pelaku usaha untuk berfikir lebih inovatif dan mampu memenuhi permintaan masyarakat yang memiliki keinginan pelayanan yang cepat dalam memenuhi kebutuhannya. Sehingga dalam kegiatan bisnis harus dapat lebih efektif dan efisien dengan meningkatkan kinerja pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inovasi, pemasaran media sosial, keunggulan bersaing dan kinerja pemasaran pada Pelaku Usaha Kecil Mebel di Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara. Populasi dalam penelitian ini adalah Pelaku Usaha Kecil Mebel di Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara yang berjumlah 2380 pelaku usaha. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling adalah teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 responden. Metode pengumpulan data dengan penyebaran kuesioner dan dokumentasi. Metode penelitian ini menggunakan path analysis melalui program IBM SPSS 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel inovasi, pemasaran media sosial, dan keunggulan bersaing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pemasaran. Hasil uji path analysis menunjukan bahwa keunggulan bersaing dapat memediasi inovasi dan pemasaran media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pemasaran. Simpulan dari penelitian ini adalah inovasi dan pemasaran media sosial mampu meningkatkan kinerja pemasaran. Keunggulan bersaing juga mampu memediasi pengaruh variabel inovasi dan pemasaran media sosial terhadap kinerja pemasaran. Saran yang diberikan adalah pelaku usaha kecil mebel di Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara dapat lebih meningkatkan dalam menciptakan produk yang unik dan berkualitas, mengembangkan ide tentang model-model mebel yang inovatif, memilih bahan yang unggul, dan meningkatkan wawasan dalam penggunaan pemasaran media sosial agar dapat menjadi daya tarik pengguna media sosial. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan untuk melakukan penelitian dengan metode lain agar mendapatkan kesimpulan yang lebih luas, dan melakukan penelitian pada ruang lingkup objek yang lebih luas

    Panggung - Pemuliaan Sumber Budaya sebagai Sistem Gagasan : Vol. 20, No. 2, April - Juni 2010

    No full text
    1. Pengembangan Potensi Seni Tradisi sebagai Objek Daya Tarik Wisata Daerah / Darsihardjo, Sri Rustiyanti 2. Tari Indang Tagak pada Masyarakat Padang Magek Sumatera Barat / Daryusti 3. Relasi Bolak-Balik antara Seni dan Daya Hidup / M. Dwi Marianto 4. Ornamen Tradisional Batak dalam Teknik Batik / Wahyu Tri Atmojo 5. Formalisme Plural Seni Pertunjukan Tari di DIY sebagai Strategi Pengembangan Industri Pariwisata Kreatif / Y. Sumandiyo Hadi 6. Visualisasi Kostum Tari Topeng Cirebon dari Masa Klasik ke Masa Kini / Ayoeningsih Dyah Woelandary 7. Tari Tangan: estetika dari praktik adat Nagari Padang Laweh / Hasnah SY 8. Inti Tari Bukanlah Gerak / Ine Arini 9. Konsep Garap \u27Ledhek Mendres\u27 Ritual Ledhek dalam Mencapai Ketenaran / Subayon

    Panggung - Narasi Metaforik, Strategi dan Elanvital : Vol. 21, No. 3, Juli - September 2011

    No full text
    1. Talempong Kreasi, Pemodernan Musik Tradisional di Minangkabau / Ardipal 2.Kreativitas dalam Penyajian Tari Tradisional Sunda / Iyus Rusliana 3. Upaya Merevitalisasi Kaulinan Barudak Lembur / Kari Mulyana 4. Pemodernan Tari Balanse Madam dalam Pelestariannya / Risnawati 5. Konsep Estetik Tari Minang dari Tradisional ke Kontemporer / Sri Rustiyanti 6. Tayub Janggrungan sebagai Sarana Upacara Lempokan Nyiwer Sawah / Suharji S. 7. Makrokosmos Parahiangan dalam Drama Kidung Jakabandung / Tatang Rusmana 8. Cenderamata Berbasis Seni Etnik Batak / Wahyu Tri Atmojo 9. Pustaka Desain Batik Tradisional di Wilayah Priangan Timur sebagai Model Pewarisan Budaya / Yan Yan Sunary

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Barong dan Garuda dari sakral ke profan

    No full text
    Barong dan garuda oleh masyarakat Hindu Dharma hingga saat ini masih dihormati dan dijunjung tinggi. Namun demikian semenjak dunia pariwisata berkembang di Gianyar, maka barong dan garuda tersebut diladikan acuan untuk pembuatan seni kerajinan kayu dalam bentuk cenderamata sebagai seni wisara untuk memenuhi kebutuhan komunitas wisatawan. Pengimitasian terhadap barong dan garuda tersebut merupakan bukti yang kuat adanya kelangsungan terhadap keduanya, sedangkan perubahannya secara visual terlihat pada produk seni kerajinan kayu dalam bentuk cenderamatayangdikemas menjadi seni wisata. Pengemasan produk seni kerajinan kayu yang merupakan pengimitasian dari barong dan garuda yang diciptakan oleh komunitas perajin Gianyar mengacu pada konsep seni wisata yang di didalamnya terdapat lima ciri khusus, yakni: (1) tiruan dari aslinya; (2) singkar arau padat atau bentuk mini dari aslinya; (3) penuh variasi; (4) ditinggalkan nilai-nilai sakral, magis, dan simbolisnya; dan (5) murah harganya. Mencermati kelangsungan dan perubahan seni kerajinan kayu di Gianyar yang ditengarai oleh merebaknya dunia pariwisata ternyara telah memberikan keyakinan yang kuat bagi komunitas perajin Gianyar untuk tetap mempertahankan profesinya. Dengan demikian mereka tetap menekuni bidang seni kerajinan kayu secara profesional guna menghadapi tantangan dan kemajuen zamen di era global. Sementara itu kelangsungan dan perubahan yang dipicu oleh faktor internal dan eksternal memberikan dampak yang positif bagi perajin dan produk yang dihasilkannya. Bagi komunitas perajin dapat menikmati keuntungan dari apa yang mereka kerjakan, sedangkan produk seni kerajinan kayu yang dihasilkan dengan mengacu pada benda salral menambah khasanah baru bagi keberadaan seni kerajinan kayu dalam bentuk cenderamata

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado
    corecore