29 research outputs found

    Persistence of Botanical Insecticide Residue of Pyrethrum and Neem in Rice Plant

    No full text
    &lt;em&gt;Brown planthopper is still a major problem in rice. Control using botanical insecticides is considered less effective, since its persistence in rice plantation is short. Research on the persistence of botanical insecticide residues of pyrethrum and neem in rice has been conducted in green house of Entomology, Indonesian Spices and Medicinal Crops Research Institute, Bogor from January to December 2016. The research was aimed to determine the persistence of botanical insecticide residue on rice by testing it to brown planthopper mortality. The study was arranged in complete randomized design with six treatments and four replications. The treatment consisted of two pyrethrum formulas (EC); two neem formulas (EC); positive controls of synthetic insecticides (a.i. carbosulfan) and negative control (water). The method used was Leaf Residue Method, by spraying the formula into one month-old rice plants, then 10 brown planthopper nymphs of forth instar were introduced into each plant in the first, second, third and fourth day after spraying.  The planthopper mortality was observed in the first, third, sixth, 24th and 48th hours after introduction. The residuals of all insecticides tested were still affecting the  mortality of brown planthopper until the fourth day after spraying, although the effectiveness&lt;/em&gt; &lt;em&gt;decreased by the time. The average mortality on the first day introduction after spraying ranged between 53-73 % and in the fourth day after spraying was 18-25 %.&lt;/em&gt;</jats:p

    PENGARUH CASHEW NUT SHELL LIQUID (CNSL) TERHADAP MORTALITAS HELOPELTIS ANTONII SIGN PADA BIBIT JAMBU METE

    Get PDF
    Effect of Cashew Nut Shell Liquid (CNSL) to Mortality of Helopeltis antonii Sign on Cashew SeedlingThe effects of CNSL to Helopeltis antonii Sign. on cashew seedling were done in labo-ratory and greenhouse of pest and deaseases division at Research Institute for Spice and Medicinal crops on June until September 2004. The research aimed to study of  CNSL influence to H. antonii on cashew  seedling. This expe-riment were used two methods, they are topical spray and foliar spray methods. The CNSL treatment that applications to insects with 0.625; 1.25; 2.50 and 5% concentrations and control. The total number of insect were used 10 insects for each treatment of H. antonii adult respectively. The application of cashew seedling used 1.25; 2.50; 5; 10 and 20% concentrations and control. Observation was carried out every day by counting H. antonii mortality level. The research was made with use of Randomized Block Design (RBD) with 5 treatments and 5 replications for topical spray method and 6 treatments and 4 replications for foliar spray method. The research results showed that mor-tality level of insects highest was applied directly to H. antonii in CNSL treatment with 5% concentration was 100% on the 6th days after application, while the application to cashew seedling with 20% concentration on 4, 5, and 6 th days after application, the mortality level of  H. antonii were 52.50, 62.50 and 97.50% respectively

    Analisis Dampak Hadirnya Perusahaan Kelapa Sawit Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Serta Kontribusinya Bagi PDRB Kabupaten Sanggau

    No full text
    Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari perusahaan kelapa sawit terhadap kesejahteraan masyarakat dan PDRB kabupaten Sanggau selama 10 tahun terakhir (2008-2017). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sanggau. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah  Luas Areal, Investasi, Tingkat Kemiskinan, dan PDRB. Tehnik analisis dalam penelitian ini menggunakan regresi linear berganda yang diolah dengan menggunakan aplikasi Eviews 8.Hasil  penelitian ini menunjukan bahwa luas areal perkebunan besar kelapa sawit berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan sedangkan investasi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Sanggau. Sementara itu,  luas areal perkebunan besar kelapa sawit berpengaruh positif dan signifikan sedangkan investasi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap PDRB subsektor perkebunan Kabupaten Sanggau. Kata Kunci : Luas Lahan, Investasi, Perusahaan Kelapa Sawit, Kemiskinan, PDRB, dan Regresi Berganda1. Latar BelakangPerusahaan kelapa sawit telah hadir sejak tahun 1980-an di Kabupaten Sanggau. Saat ini kelapa Sawit telah menjadi komoditas utama dari subsektor perkebunan dengan luas areal terbesar di Kabupaten Sanggau. Sementara itu, produksi kelapa sawit di Kabupaten Sanggau pun merupakan yang terbesar kedua di Provinsi Kalimantan Barat. Menjadi komoditas perkebunan utama di Kabupaten Sanggau membuat perkebunan kelapa sawit ini memiliki peranan yang penting bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta PDRB Kabupaten Sanggau.2. PermasalahanAdapun permasalah dalam penelitian ini sebagai berikut : a. Bagaimana dampak pertambahan luas areal perkebunan besar kelapa sawit terhadap kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sanggau ?b. Bagaimana dampak investasi perkebunan besar kelapa sawit terhadap kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sanggau ?c. Bagaimana dampak pertambahan luas areal perkebunan besar kelapa sawit terhadap PDRB subsektor perkebunan Kabupaten Sanggau ?d. Bagaimana dampak Investasi perkebunan besar kelapa sawit terhadap PDRB subsektor perkebunan Kabupaten Sanggau ?3. Tujuan Penelitiana. Untuk mengetahui dan menganalisis dampak pertambahan luas areal perkebunan besar kelapa sawit terhadap kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sanggau.b. Untuk mengetahui dan menganalisis dampak investasi perkebunan besar kelapa sawit terhadap kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sanggau.c. Untuk mengetahui dan menganalisis dampak pertambahan luas areal perkebunan besar kelapa sawit terhadap PDRB subsektor perkebunan Kabupaten Sanggau.d. Untuk mengetahui dan menganalisis dampak investasi perkebunan besar kelapa sawit terhadap PDRB subsektor perkebunan Kabupaten Sanggau.4. Metode PenelitianPenelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif yaitu bertujuan untuk menggambarkan data yang diperoleh sebagaimana adanya dan menggunakan pendekatakan kuantitatif dengan perhitungan secara matematis. Data yang digunakan bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten sanggau. Tehnik analisis dalam penelitian ini menggunakan regresi linear berganda yang diolah dengan menggunakan Eviews 8.5. Hasil PenelitianHasil penelitian uji simultan menunjukan bahwa luas areal dan investasi berpengaruh dalam menurunkan tingkat kemiskinan di Kabupaten Sanggau. Sedangkan untuk uji parsial diketahui luas areal berpengaruh negatif signifikan dan investasi berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Sanggau. Sementara itu, hasil uji simultan luas areal dan investasi juga berpengaruh terhadap peningkatan PDRB subsektor perkebunan Kabupaten Sanggau. Sedangkan uji parsial diketahui luas areal berpengaruh positif signifikan dan investasi berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap PDRB subsektor perkebunan Kabupaten Sanggau.6. Kesimpulan dan Sarana. KesimpulanBerdasarkan hasil uji simultan menunjukan bahwa luas areal dan investasi bepengaruh terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Sanggau. Sementara itu, luas areal dan investasi juga berpengaruh terhadap PDRB subsektor perkebunan kabupaten Sanggau.b. SaranUntuk dapat meningkatkan kontribusi dari kegiatan pertambahan luas areal dan investasi perkebunan kelapa sawit maka pihak perusahaan diharapkan dapat lebih banyak mempekerjakan masyarakat sekitar atau tenaga kerja lokal dari Kabupaten Sanggau. Selain itu, pemerintah juga harus bisa menjaga kondisi politik, keamanan, ketentraman dan ketertiban yang kondusif, serta membangun infrastruktur yang baik guna menciptakan iklim investasi yang baik pula.     DAFTAR PUSTAKAAriyanto, B., Fitriadi., & Noor, A. (2017). Pengaruh Investasi Kelapa Sawit dan Tenaga Kerja terhadap PDRB pada Sub Sektor Perkebunan di Kabupaten Kutai Timur. Jurnal Ekonomi Pembangunan. 19(1)Badan Pusat Statistik. (2009). Kabupaten Sanggau Dalam Angka. Sanggau: BPS--------------------- . (2011). Kabupaten Sanggau Dalam Angka. Sanggau: BPS--------------------- . (2012). Kabupaten Sanggau Dalam Angka. Sanggau: BPS--------------------- . (2013). Kabupaten Sanggau Dalam Angka. Sanggau: BPS--------------------- . (2014). Kabupaten Sanggau Dalam Angka. Sanggau: BPS--------------------- . (2015). Kabupaten Sanggau Dalam Angka. Sanggau: BPS--------------------- . (2016). Kabupaten Sanggau Dalam Angka. Sanggau: BPS--------------------- . (2017). Kabupaten Sanggau Dalam Angka. Sanggau: BPS--------------------- . (2018). Kabupaten Sanggau Dalam Angka. Sanggau: BPSDarwis, I. (2015). Dampak Keberadaan Perusahaan Kelapa Sawit Terhadap Kesejahteraan Sosial Masyarakat di Desa Bulu Mario Kabupaten Mamuju Utara. Skripsi, Universitas HasanuddinHandayani, Tri. (2011). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Periode 1999-2008. Jurnal Ilmu Ekonomihttps://economy.okezone.com/read/2015/04/27/320/1140799/investasi-pertambangan-perkebunan-ancam-lingkungan-hidup diakses pada 12 Mei 2019Imbiri, S., Sutrisno, S., & Soemarno. (2010). Analisis Dampak PIR Kelapa Sawit Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Sekitar Di Kabupaten Manokwari. Jurnal Agritek, 18(2), 2010Kuncoro. M. (2006). Ekonomi Pembangunan: Teori, Masalah dan Kebijakan. Yogyakarta: UPP AMP YKPNKuncoro, M. (2011). Metode Kuantitatif, Teori dan Aplikasi untuk Bisnis dan Ekonomi. Edisi keempat. Yogyakarta: UPP STIM YKPNKurniasih. E. P & Arifin (2012). Mampukah Kelapa Sawit Mengurangi Tingkat Kemiskinan Di Provinsi Kalimantan Barat ?. Jurnal Ilmu EkonomiMankiw, N., & Gregory. (2007). Makroekonomi. Edisi Keenam. Jakarta: ErlanggaMarminto, B. D. (2006). Strategi Pengembangan Investasi Subsektor Perkebunan Di Kabupaten Siak. Tesis, Institut Pertanian BogorMubyarto. (2002). Pengantar Ekonomi Pertanian. Jakarta: LP3ESPateda. Y., Masinambouw. V. A. J., & Rotinsulu. T. O. (2017). Pengaruh Investasi, Pertumbuhan Ekonomi, dan Pengeluaran Pemerintah Terhadap Tingkat Kemiskinan di Gorontalo. Jurnal Ekonomi dan BisnisRahim, A., & Hastuti, D. R. D. (2007). Ekonometrika Pertanian (Pengantar, Teori dan Kasus). Jakarta : Penebar SwadayaSamuelson, P. A., & Nordhaus, W. D. (1997). Ekonomi Edisi Keduabelas Jilid I. Jakarta : ErlanggaSiradjuddin, I. (2015). Dampak Perkebunan Kelapa Sawit Terhadap Perekonomian Wilayah Di Kabupaten Rokan Hulu. Jurnal Agroteknologi, 5(2), 7-14Sirdon., Tasri, E. S., & Firdaus. (2014). Pengaruh Tenaga kerja, Jumlah Produksi dan Luas Lahan Terhadap PDRB Sektor Pertanian di Kabupaten Sumatera Barat. Jurnal Ekonomi PembangunanSoekartawi. (2003). Teori Ekonomi Produksi dengan Pokok Bahasan Analisis Cobb-Douglas. Jakarta : PT Rajagrafindo PersadaSugiyono. (2014). Metode Penelitian Bisnis. Bandung: AlfabetaSukirno, S. (2002). Pengantar Teori Mikro Ekonomi. Jakarta: FEUISukirno, S. (2015). Makroekonomi Teori Pengantar. Edisi Ketiga. Jakarta: Rajagrafindo PersadaSupriadi, W. (2013). Perkebunan Kelapa Sawit dan Kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten Sambas. Jurnal Ilmu EkonomiSyahza, A., & Johan, R.S. (2005). Kelapa Sawit : Pengaruhnya Terhadap Ekonomi Regional Daerah Riau. Jurnal Keguruan dan Ilmu PendidikanTarigan, R. (2014). Ekonomi Regional Teori dan Aplikasi. Edisi Revisi. Jakarta: PT Bumi AksaraTodaro, M. P., & Smith, S.C. (2011). Pembangunan Ekonomi jilid I. Edisi Kesebelas. Jakarta: Erlangg

    KAUSALITAS PERILAKU PRODUKTIF KARYAWAN PADA SENTRA TENUN IKAT BANDAR KOTA KEDIRI

    Get PDF
    Tulisan ini bermaksud menganalisis strategi dan kemampuan UKM dalam meningkatkan sumber daya manusianya mengahadapi pasar bebas Asean (MEA) untuk mengembangkan sebuah konsep pengukuran perilaku kerja produktif. Secara khusus bertujuan: (a) mengembangkan ilmu pengetahuan di bidang perilaku organisasi dalam hal: sikap ekonomi, hubungan sosial, kesejahteraan, dan perilaku produktif karyawan; (b) Menyusun rekomendasi bagi Dinas UKM dan Koperasi Kota Kediri dalam upaya pembinaan dan pemberdayaan masyarakat pada Sentra Tenun Ikat Bandar Kota kediri mengahadapi pasar bebas Asean melalui peningkatan perilaku kerja produktif. (c) Terwujudnya pelaku UKM dan pekerja mendukung Sentra Tenun Ikat Bandar Go Online dan Go Internasional. Artikel ini merupakan gagasan konseptual, yang menggunakan pendekatan studi literatur dan hasil empiris terdahulu, yang berupaya menggambarkan teori dan empiris yang akan mengungkap tentang pentingnya penelitian tentang kausalitas perilaku produktif karyawan pada Sentra Tenun Ikat Bandar Kota Kediri. Kebaruan yang perlu menjadi kajian yaitu peningkatan kualitas sumber daya manusia yang kompeten dalam mengelola UKM, peningkatan pelaku UKM yang berorientasi pada skilled entrepreneur dalam memberdayakan pelaku UKM menjadi lebih kreatif, inovatif dan dan padat karya. Peningkatan profesionalitas SDM untuk mengatasi permasalahan mendasar UKM dengan pengukuran perilaku kerja produktif melalui sikap ekonomi, hubungan sosial, dan kesejahteraan

    EFEKTIVITAS PATOGEN SERANGGA SEBAGAI AGENSIA HAYATI UNTUK MENGENDALIKAN Maenas maculifascia PADA TANAMAN YLANG-YLANG (Canangium odoratum)

    Get PDF
    Penelitian Efektivitas beberapa strain Beauveria bassiana dan virus MnNPV sebagai agensia hayati untuk mengendalikan Maenas maculifascia pada tanaman ylang-ylang telah dilakukan di laboratorium dan rumah kaca kelompok peneliti Hama dan Penyakit, Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik sejak Januari - Desember 2007. Strain B. bassiana yang digunakan adalah : Strain GBH, ED34, ED6, ED3, E7, ED2, ED9, dan strain belalang masing-masing konsentrasi 108. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Acak Leng-kap dengan 9 perlakuan dan 3 ulangan. Per-lakuan diberikan dengan menyemprotkan larutan spora secara langsung ke tajuk tanaman ylang-ylang. Setelah kering angin 10 ekor ulat M. maculifascia instar 3 diinfestasikan ke tanaman ylang-ylang. Pengamatan dilakukan setiap hari terhadap mortalitas ulat kenanga (M. maculifascia). Pada percobaan ke-2 larutan virus dipalikasikan dengan mengoleskannya pada daun tanaman ylang-ylang, setiap per-lakuan menggunakan 3 lembar daun kemudian dimasukkan kedalam stoples plastik yang telah berisi 10 ekor ulat instar 3. Konsentrasi larutan virus MmNPV adalah : tanpa pengenceran (murni), pengenceran 1 kali, pengenceran 2 kali dan kontrol. Pengamatan dilakukan setiap hari dengan cara menghitung mortalitas M. maculifascia. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa semua strain B. bassiana yang diuji efektif untuk mengendalikan M. maculifascia instar 3 dengan kematian berkisar antara 83,33-100%. Efektivitas virus MmNPV mengendalikan M. maculifascia instar 3 adalah 68,3%

    KEEFEKTIFAN Beauveria bassiana DAN PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP Nilaparvata lugens

    No full text
    &lt;p class="IsiabstrakIndonesia"&gt;Wereng batang cokelat adalah hama utama pada tanaman padi yang dapat menyebabkan gagal panen. Pengendalian wereng batang cokelat (WBC) masih ditekankan pada penggunaan varietas tahan dan insektisida. Perlu upaya alternatif menggunakan cara pengendalian yang lebih ramah lingkungan, diantaranya agens hayati, seperti cendawan entomopatogen &lt;em&gt;Beauveria bassiana&lt;/em&gt; dan pupuk organik cair (POC). Penelitian bertujuan untuk mengetahui keefektifan campuran cendawan entomopatogen &lt;em&gt;B. bassiana&lt;/em&gt; dan POC terhadap hama WBC. Penelitian dilakukan di Laboratorium dan Rumah Kasa Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) Bogor sejak Juli sampai September 2015. Penelitian terdiri atas dua kegiatan. Kegiatan pertama adalah percobaan kompatibilitas yang dirancang secara Acak Lengkap (RAL), empat perlakuan dan diulang lima kali. Perlakuan yang diuji adalah tiga  konsentrasi larutan POC (5, 10 dan 20 ml.l&lt;sup&gt;-1&lt;/sup&gt;), dan air sebagai kontrol. Pengujian dilakukan terhadap pertumbuhan cendawan &lt;em&gt;B. bassiana&lt;/em&gt; pada medium yang mengandung POC. Kegiatan kedua adalah pengujian keefektifan cendawan &lt;em&gt;B bassiana &lt;/em&gt;untuk mengontrol WBC di rumah kasa, dirancang menggunakan RAL, lima perlakuan dan diulang lima kali. Perlakuan yang diuji adalah &lt;em&gt;B. bassiana &lt;/em&gt;(kerapatan spora 10&lt;sup&gt;8 &lt;/sup&gt;ml&lt;sup&gt;-1&lt;/sup&gt;)&lt;em&gt;; &lt;/em&gt;&lt;em&gt;B. bassiana&lt;/em&gt; + POC (10 ml.l&lt;sup&gt;-1&lt;/sup&gt;); minyak seraiwangi (5 ml.l&lt;sup&gt;-1&lt;/sup&gt;) dan minyak cengkeh (5 ml.l&lt;sup&gt;-1&lt;/sup&gt;) sebagai pembanding, serta air (kontrol). Aplikasi dilakukan dengan cara menyemprotkan larutan perlakuan dengan konsentrasi 5 ml.l&lt;sup&gt;-1&lt;/sup&gt; pada nimfa instar 2 WBC yang diinfestasikan pada tanaman padi dalam polibag. Hasil penelitian menunjukkan bahwa POC menghambat 46,64% pertumbuhan &lt;em&gt;B. bassiana&lt;/em&gt; secara &lt;em&gt;in vitro&lt;/em&gt;. Namun, keefektifan&lt;em&gt; &lt;/em&gt;campuran &lt;em&gt;B. bassiana&lt;/em&gt; + POC sama baiknya dengan &lt;em&gt;B. bassiana &lt;/em&gt;secara tunggal. Hal ini menunjukkan POC dapat diaplikasikan berselang-seling dengan &lt;em&gt;B. bassiana&lt;/em&gt; untuk mengendalikan WBC pada padi.&lt;/p&gt;</jats:p

    Peran Mata Kuliah Islam dan Budaya Jawa dalam Menghadapi Ujaran Kebencian

    No full text
    AbstractThe times by increasing the sophistication of science and technology have led to an increase in the flow of communication in Indonesia. Increasing the flow of cyberspace communication is increasingly widespread with various forms of communication both leading to positive and negative things such as hate speech. If negative forms of communication such as hate speech are not immediately prevented or overcome, it can have a negative impact on the unity and integrity of the Indonesian state. Therefore there is a need for treatment, one of the forms of handling is by optimizing tertiary institutions through the three principles of Tri Darma, education, research and service. In this case the author, examines the role of Islamic subjects and Javanese culture in dealing with expressions of hatred. The aim is to find out the role of Islamic tertiary institutions in preventing or overcoming hate speech, more specifically through these courses. The research method used in this paper is a qualitative analytical descriptive method. This course teaches a number of attitudes and principles of life that are relevant to Islamic teachings and are compatible with the principles of peace including universal attitudes, tolerance, understanding of togetherness and diversity, ngajeni marang liyan (respecting others). So this subject needs to be optimized in preventing or overcoming the utterance of hatredKeywords: Islam and Javanese Culture, hate speech

    Perceptions of Academics and Practitioners against Social Responsibility Accounting Learning in Higher Education

    Get PDF
    The study was aimed to obtain the difference in perception between academics and practitioners toward element dimension of environmental accounting based corporate social responsibility (CSR) or social responsibility accounting (SRA) as establishing competence of accounting graduates.   Independent-Samples t Test was used to determine significance among hypothesis.   Descriptive and frekwency distribution were used to analyze the data.  SPSS 19 statistical program was utilized for those objective.  Meanwhile,   Spearman’s rank correlation and Alpha Cronbach were exploited to test the instrument validity and it reliability, respectively.  Further, statistic discriptive and explorative analysis were exerted to test the normality of data.   The results showed that there was no difference in the perception among academics and practitioners toward environmental accounting in CSR or SRA based. However, academics were given higher approval based on average answer agree or strongly agree.  Additional finding was exhibited that academics groups gave higher approval in development model on environmental accounting subject in CSR or SRA based. Learning outcomes in environmental accounting, environmental management accounting, lecturer competency and wide source of learning were known as dominant aspect for establishing competency of accounting graduates. Furthermore, global orientation on environmental dimension, political will of government on environmental dimension, environmental concern on environmental dimension and public concern about the company on social dimension were found as dominant aspect in environmental accounting dimension in CSR or SRA based. Keywords: Environmental Accounting, CSR, SRA, Learning outcomes
    corecore