15 research outputs found
The evaluation of e-learning readiness as a distance learning media of the first-semester biology students
Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) launched its primary Learning Management System (LMS) named E-learning of Universitas Sulawesi Barat or often called “E-learning Unsulbar” in 2020 (https://elearning.unsulbar.ac.id/). Implementing E-learning at Unsulbar is one of the university’s efforts to maximize distance learning, especially during the COVID-19 pandemic. A study was conducted to evaluate E-learning readiness to measure the readiness of new students of the Biology Education Study Program towards the E-learning implementation. It is a quantitative descriptive study using a survey method adapted from a questionnaire developed by Akaslan and Law. The respondents were 77 new students from the biology education class of 2020 in the odd semester of 2020-2021. The measurement adapts three main stages, i.e., readiness (technology, people, institutions, content), acceptance, and training. The result showed that the readiness of new students for E-learning Unsulbar for technology and training factors were 3.1 and 3.3, respectively. It was categorized as not ready, which means that there needed to be more readiness of students’ internet infrastructures and academics who need training in using E-learning Unsulbar. Meanwhile, the scores for the factor of people, institutions, content, and acceptance were 3.8, 4.2, 3.85, and 3.9, respectively, and categorized as ready to be implemented. This result is an evaluation material for the university in determining the right policy for implementing E-learning Unsulbar
Identifying Nurse and Patient Satisfaction with Handover Implementation
This study aims to assess nurse and patient satisfaction with how handoffs are handled. The methodology used is literature review. The Cochrane, PubMed, Ebsco, and Garuda Libraries are included in the Cochrane, PubMed, Ebsco, and Garuda Libraries. Each article discusses how surrender techniques affect nurse and patient satisfaction. Patients and nurses can benefit from different types of handover between shifts, rooms, and units, handover between nurses and nursing students, and SBAR (situation, background, assessment, and recommendations) communication techniques. Handover implementation can have a positive impact on patients and nurses, increase the knowledge of nurses and patients, and reduce malpractice cases.Keywords: Handover, Nurse Satisfaction, Patient Satisfactio
HUBUNGAN PENGGUNAAN INTERNET SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN MINAT DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF BIOLOGI SISWA
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hubungan antara penggunaan internet sebagai media pembelajaran dengan minat belajar siswa, (2) hubungan antara penggunaan internet sebagai media pembelajaran dengan hasil belajar kognitif biologi, (3) hubungan antara minat belajar dan hasil belajar kognitif biologi siswa kelas XI IPA SMAN 1 Kalukku. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Cluster Random Sampling sehingga sampel yang digunakan berjumlah 116 orang yang diambil dari masing-masing perwakilan kelas. Data penelitian penggunaan internet sebagai media pembelajaran dengan minat belajar siswa dikumpulkan melalui angket yang dibuat menggunakan google form kemudian disebar secara online melalui grup whatsapp dan hasil belajar kognitif biologi siswa diperoleh dari hasil penilaian oleh guru. Data hasil penelitian diolah dengan menggunakan analisis correlation product moment dengan bantuan SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan internet sebagai media pembelajaran dengan minat belajar siswa dilihat dari nilai r (0,184) dan nilai signifikansi (0,048) < dari 0,05, (2) terdapat hubungan yang tidak signifikan antara penggunaan internet sebagai media pembelajaran dengan hasil belajar siswa dilihat dari nilai r (0,039) dan nilai signifikansi (0,680) > 0,05, (3) terdapat hubungan yang signifikan antara minat belajar dengan hasil belajar kognitif biologi siswa dilihat dari nilai r (0,811) dan nilai signifikansi (0.000) < dari 0,05
HUBUNGAN ANTARA KEMANDIRIAN BELAJAR DAN MINAT BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR KOGNITIF BIOLOGI PESERTA DIDIK KELAS X MIPA SMA NEGERI 1 MAJENE DI MASA PANDEMI COVID-19
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Hubungan antara kemandirian belajar dengan hasil belajar kognitif biologi peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 1 Majene di masa pandemi covid-19. 2) Hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar kognitif biologi peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 1 Majene di masa pandemi covid-19. 3) Hubungan antara kemandirian belajar dan minat belajar secara bersama-sama dengan hasil belajar kognitif biologi peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 1 Majene di masa pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 1 Majene yang berjumlah 156 orang peserta didik. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 112 orang peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kemandirian belajar dengan hasil belajar kognitif biologi peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 1 Majene di masa pandemi covid-19, dengan nilai signifikansi sebesar 0,049 dan nilai (r) sebesar 0,187. 2) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara minat belajar dengan hasil belajar kognitif biologi peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 1 Majene di masa pandemi covid-19, dengan nilai signifikansi sebesar 0,025 dan nilai (r) sebesar 0,211. 3) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kemandirian belajar dan minat belajar secara bersama-sama dengan hasil belajar kognitif biologi peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 1 Majene di masa pandemi covid-19, dengan nilai signifikansi F change sebesar 0,042 dan nilai (r) sebesar 0,238
An Antioxidant and Toxicity Test as Anticancer of Jewawut Extract (Setaria italica L.) Local Varieties of West Sulawesi
Jewawut (Setaria italica L.) is a local plant that is widely found and consumed by the people of West Sulawesi. This cereal plant has various benefits, one of which is as an anticancer. So this study aims to determine the antioxidant and anticancer potential of methanol extract of Jewawut (Setaria italica L.). This research includes phytochemical test of secondary metabolites, antioxidant activity test with 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) method and identification of anticancer potential based on toxicity test with Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) method. The results showed that the methanol extract of Jewawut (Setaria italica L.) contained secondary metabolite compounds including alkaloids, flavonoids, tannins, saponins, steroids and terpenoids. The extract has very weak antioxidant activity with an IC50 value of 4104.63 ppm and has potential as an anticancer with a toxicity value (LC50) of 41.65 μg/mL which means the toxicity is very strong
Eduwisata Mangrove di Gonda Mangrove Park
Ekosistem mangrove merupakan ekosistem kompleks yang terdiri interaksi anatara vegetasi mangrove, biota dan lingkungan mangrove itu sendiri. Salah satu kawasan hutan mangrove di Kabupaten Polewali Mandar adalah Gonda Mangrove Park yang terletak di Kecamatan Campalagian. Tujuan kegiatan PkM ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan kesadaran warga lokal mengenai pentingnya pengelolaan dan pengembangan kawasan mangrove berkelanjutan. Pelaksanaan kegiatan PkM ini dilaksanakan dengan konsep eduswisata yaitu dengan memberikan wisata dan edukasi kepada masyarakat dan mahasiswa mengenai ekosistem mangrove. Kegiatan eduwisata ini juga dirangkaikan dengan kegiatan seperti penanaman mangrove dan pembersihan pantai. Masyarakat local diharapkan bersinergi dalam mengelola kawasan ini sehingga mendukung pemeliharaan kawasan mangrove.  
Diversifikasi Limbah Air Kelapa Menjadi Sirup, Cuka, Nata De Coco (SICUKO) Di Desa Katumbangan Lemo
Purpose – The purpose of this activity is to assist partner business groups in optimizing the processing of coconut water waste into diversified products such as syrup, vinegar, and nata de coco (SICUKO).
Design/methodology/approach – The implementation method includes preparation stages, implementation stages involving socialization, training, and mentoring, as well as an evaluation stage.
Findings – Training activities are conducted by producing outputs such as syrup, vinegar, and nata de coco products from packaged coconut water, labeled, and ready for marketing or consumption. The evaluation results show a significant improvement in participants\u27 knowledge regarding the coconut water processing into SICUKO processed products before and after the activity. Additionally, participants appreciate the taste, aroma, and texture of the products produced based on organoleptic test results.
Originality/value – Through this community partnership stimulus program, we can address the coconut water waste issue that has already had an impact on the environment by generating economically valuable products, especially since coconuts are the main commodity in the Katumbangan Lemo Village
Diversity and Potential of Nitrogen-Fixing Rhizosphere Bacteria Associated with Foxtail Millet (Setaria italica L.) as Candidates for Biofertilizers in Sustainable Agriculture
Foxtail millet (Setaria italica L.) is a potential cereal crop that can be developed as an alternative food source. Rhizosphere microorganisms, particularly nitrogen-fixing bacteria, play an important role in improving soil fertility through nitrogen fixation and the production of plant growth hormones. However, information regarding the potential of rhizosphere bacteria associated with foxtail millet in West Sulawesi remains limited. This study aimed to isolate, select, and identify nitrogen-fixing rhizosphere bacteria associated with foxtail millet and to evaluate their potential as biofertilizer candidates. Bacterial isolation was conducted using a serial dilution method on selective Jensen medium, followed by colony morphology characterization and Gram staining. Selected isolates were further tested for their nitrogen-fixing ability and their capacity to produce plant growth hormones, including indole-3-acetic acid (IAA) and gibberellin (GA₃). Molecular identification was performed using 16S rRNA gene analysis. The results showed that 31 bacterial isolates were successfully obtained from the rhizosphere of foxtail millet, of which 10 isolates were selected based on morphological characteristics. Five isolates demonstrated nitrogen-fixing ability, while three of the best isolates were capable of producing both IAA and gibberellin. Molecular analysis revealed that the best-performing isolates showed high similarity to Bacillus toyonensis and Bacillus cereus. These findings indicate that rhizosphere bacteria associated with foxtail millet have significant potential as biofertilizer candidates to support sustainable agricultur
Keanekaragaman Ikan di Perairan Kasoloang Kabupaten Pasangkayu Sulawesi Barat
Indonesia merupakan negara kepulauan dengan tingkat keanekaragaman hayati laut yang tinggi, termasuk dalam hal keanekaragaman ikan. Namun, informasi ilmiah mengenai spesies ikan di beberapa wilayah pesisir, seperti Desa Kasoloang, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi spesies ikan, (2) menghitung keanekaragaman spesies ikan, dan (3) mengukur karakteristik parameter lingkungan perairan Kasoloang, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat. Studi ini menggunakan metode deskriptif dengan pengambilan sampel secara purposive (purposive sampling). Pengambilan sampel dilakukan di tiga stasiun penelitian selama 12 hari menggunakan pukat dengan diameter mata jaring 1,5 inci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) teridentifikasi 26 spesies ikan di perairan Kasoloang dengan spesies yang paling banyak ditemukan adalah Gazza dentex, (2) indeks keanekaragaman ikan di perairan Kasoloang tergolong sedang (H’=2,405), indeks kemerataan tergolong tinggi (E=0,738), dan indeks dominansi tergolong rendah (C=0,157) atau tidak ada spesies yang mendominasi, yang mencerminkan komunitas ikan yang relatif stabil, serta (3) kondisi parameter lingkungan seperti suhu (27,7 ºC), salinitas (29,25 ‰), dan pH (7,15), berada dalam kisaran yang masih mendukung kehidupan ikan. Temuan ini memberikan informasi awal yang penting dalam upaya konservasi dan pengelolaan sumber daya perikanan secara berkelanjutan di wilayah pesisir Sulawesi Barat
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Guided Inquiry dengan Memanfaatkan Lingkungan Sebagai Sumber Belajar Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar kognitif IPA (biologi) peserta didik VIII MTs As’adiyah Banua Baru tahun ajaran 2016/2017 dengan memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah one group pretestt-posttest design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTs As’adiyah Banua Baru tahun ajaran 2016/2017 yang terdiri atas tiga kelas berjumlah 79 siswa. Sedangkan sampelnya berjumlah 22 siswa kelas VIIIA yang diambil dengan menggunakan teknik random sampling. Data yang diperoleh merupakan hasil belajar pretestt dan posttest siswa yang kemudian dianalisis secara deskriptif dan inferensial dengan menggunakan SPSS 23 dari windows dengan signifikansi 0.05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing secara signifikan dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa IPA Terpadu (Biologi).
Kata kunci: Inkuiri terbimbing, hasil belajar kogniti
