1,720,987 research outputs found
Putusan Pengadilan Agama Tentang Izin Poligami Bagi Pegawai Negeri Sipil
This study aims to analyze the judges' considerations at the Muara Bulian Religious Court in granting case Number 363/Pdt.G/2022/PA.Mbl regarding applications for polygamy permits. The application for a polygamy permit was made by a Civil Servant (PNS) on the grounds that his wife was suffering from Polycystic Ovarium Syndrome which makes it difficult to add offspring. The type of research used in this thesis is normative juridical. Using a statutory approach, a conceptual approach, and a case approach. In this study, the authors used primary legal materials consisting of laws and regulations and judge's decisions. The author also uses secondary legal materials in the form of doctrines in books, legal journals, theses, and tertiary legal materials sourced from the internet. The results of the study were that the Panel of Judges gave permission for polygamy based on Q.S An-Nisa verse 3, the Sunnah of the Prophet to have many offspring, the provisions of Article 4 paragraph (2) letter b, the provisions of Article 5 paragraph (1) UUP, and preventing harm from occurring.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan Hakim di Pengadilan Agama Muara Bulian dalam mengabulkan perkara Nomor 363/Pdt.G/2022/PA.Mbl tentang permohonan izin poligami. Permohonan izin poligami ini dilakukan oleh seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan alasan isteri Pemohon menderita penyakit Polikistik Ovarium yang menyebabkannya sulit untuk menambah keturunan. Jenis penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah yuridis normatif. Menggunakan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan bahan hukum primer yang terdiri dari peraturan perundang-undangan, dan putusan hakim. Penulis juga menggunakan bahan hukum sekunder berupa doktrin-doktrin di dalam buku, jurnal hukum, skripsi, serta bahan hukum tersier bersumber dari internet. Hasil penelitian adalah Majelis Hakim memberikan izin poligami berdasarkan Q.S An-Nisa ayat 3, Sunnah Nabi untuk memiliki banyak keturunan, ketentuan Pasal 4 ayat (2) huruf b, ketentuan Pasal 5 ayat (1) UUP, serta mencegah terjadinya kemudharatan
KODE ETIK GURU DALAM PENGAPLIKASIAN MEDIA PEMBELAJARAN ONLINE PAI DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0
Kode etik merupakan pedoman perilaku bagi guru Indonesia, berupa aturan-aturan yang menata hubungan antara; guru dengan lembaga pendidikan, guru dengan guru, guru dengan peserta didik, dan guru dengan lingkungan. Kode etik guru bertujuan menjaga etika dan meningkatkan martabat guru, menjadikan guru handal dalam mengembangkan beragam potensi peserta didik, serta menjunjung tinggi martabat profesi. Penelitian ini berfokus pada kode etik guru dalam ranah profesionalitasnya yang berkewajiban mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai UU No. 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen dan keputusan kongres PGRI pasal 2, konkritnya berupa pengaplikasian media pembelajaran berbasis teknologi dan komunikasi di ranah PAI di era revolusi industri 4.0. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan library research. Sistem pengumpulan data dengan cara mengakomodasi, membaca, mencatat serta mengolah berbagai literatur bacaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mengukur kode etik guru dalam mengaplikasikan media pembelajaran online PAI di era revolusi industri 4.0 bisa diindikasikan pada; (1) kompetensi pendidik; (2) prinsip pemilihan dan penggunaan media; (3) pembelajaran PAI di era revolusi industri 4.0
Hubungan Antara Penggunaan Sepatu Hak Tinggi Dengan Keluhan Nyeri Punggung Bawah (NPB) Pada Sales Promotion Girl (SPG) Di Purwokerto
Latar belakang : Nyeri punggung bawah (NPB) merupakan salah satu keluhan yang paling sering dialami pekerja, dan sangat terkait dengan sikap tubuh ketika
bekerja, baik pada pekerja yang berada di sektor formal maupun di sektor informal. Penyebab terjadinya NPB salah satunya adalah kesalahan postur tubuh seperti pada orang yang memakai sepatu hak tinggi dimana kepala menunduk
kedepan, bahu melengkung ke depan, perut menonjol ke depan dan lordosis lumbal berlebihan. Sales Promotion Girl (SPG) sangat mementingkan penampilan dan atribut-atribut fisik, hal ini karena yang pertama dinilai konsumen adalah
penampilan luar, sehingga penilaian tidak lepas dari apa yang dikenakan SPG tersebut yang termasuk di dalamnya adalah pemakaian sepatu hak tinggi. Tujuan : Mengetahui hubungan antara penggunaan sepatu hak tinggi dengan keluhan NPB pada SPG di Purwokerto.
Metode : Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan teknik nonprobability sampling. Subjek penelitian sebanyak 41 orang SPG yang bekerja di supermarket dan stand produk di Purwokerto. Uji Statistik yang digunakan adalah alternatif dari uji chi square yaitu uji fisher.
Hasil : Responden pengguna sepatu hak tinggi > 5cm yang mengeluhkan NPB berjumlah 24 orang (58,5%). Hasil analisis uji fisher diperoleh nilai p: 0,003 Kesimpulan : Terdapat hubungan yang bermakna antara penggunaan sepatu hak tinggi > 5cm dengan keluhan nyeri punggung bawah (NPB) pada sales promotion girl (SPG) di Purwokerto
Model pembentukan intelektual spiritual dan moderasi beragama mahasantri program Ma’had Al-Jami’ah Al-Aly
ABSTRAK
Keragaman dan perbedaan antar budaya, etnis, bahasa, dan agama di Indonesia adalah suatu keniscayaan yang tidak bisa dihindari, tetapi kenyataan tersebut bisa dikelola sedemikian rupa melalui pendidikan agar kerukukan, kedamaian, dan harmoni tetap lestari. Pendidikan adalah wahana terbaik untuk menghasilkan sumber daya manusia yang cerdas intelektual, emosional, dan spiritual. Kecerdasan itu penting diinternalisasikan kedalam diri peserta didik didalam lembaga pendidikan agar mampu merawat nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang ada. Kaintannya dengan agama, pendidikan moderasi beragama tak kalah pentingnya digalakkan, mengingat hari-hari ini bangsa Indonesia rawan terpapar isu-isu terorisme, radikalisme dan anti Pancasila.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembentukan intelektual, spiritual, dan moderasi beragama dalam diri mahasantri di program Ma’had al-Jami’ah al-Aly dengan sub penelitian yang terdiri dari: 1) Profil lulusan; 2) strategi pembentukan profil lulusan; dan 3) Faktor pendukung dan faktor penghambat program Ma’had al-Jami’ah al-Aly.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Pengecekan keabsahan temuan dilakukan dengan menggunakan ketekunan pengamatan, triangulasi, diskusi teman sejawat dan pengecekan anggota.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Profil lulusan mahasantri dari segi intelektual, yaitu: kemampuan baca kitab kuning, logika berpikir, pengaplikasian hukum-hukum fiqih untuk menjawab problematika masyarakat. Spiritual; kedalaman spiritual, mengamalkan tradisi dan budaya religius, mewarisi amaliyah aliran Ahlu al-Sunnah wa al-Jama’ah. Moderasi bergama; kemampuan mengawinkan pemhaman teks dan konteks dalam menggali hukum dari berbagai madzhab, mewarisi nilai-nilai moderasi beragama seperti tasasuth, tawazun, i’tidal, tasamuh, al-musawah, dan syura. 2) Strategi pembentukan intelektual, yaitu; pembelajaran kelas, bahtsul masa’il, takhassus, musyawarah manhaji. Spiritual, yaitu: pembiasaan, keteladanan, penegakan disiplin pada kegiatan shalat tahajud, shalat berjama’ah, wirdul latif, irsyadat, madaih nabawiyah, diskusi keagamaan. Moderasi beragama, yaitu; perpaduan dosen yang integratif berlatar belakang Pesantren dan Perguruan Tinggi, perpaduan kurikulum, dan perpaduan model pembelajaran. 3) Faktor pendukung, yaitu; pengajar terkualifikasi secara akademik dan pesantren, kurikulum yang sesuai moderasi khoirul ummah, input mahasantri teruji dan terukur. Faktor penghambat, yaitu; pendirian program tidak sesuai badan hukum, beban ganda kurikulum dan perkuliahan.
ABSTRACT
Diversity and differences between cultures, ethnicities, languages, and religions in Indonesia are a necessity that cannot be avoided, but this reality can be managed in such a way through education so that peace, and harmony remain sustainable. Education is the best vehicle for producing intellectual, emotional, and spiritual intelligent human resources. Intelligence is important to be internalized into students in educational institutions in order to be able to care for cultural values and existing local wisdom. In relation to religion, it is equally important to promote religious moderation education, considering that these days the Indonesian people are prone to being exposed to issues of terrorism, radicalism and anti-Pancasila.
This study aims to analyze the intellectual, spiritual, and religious moderation formation of students at Ma'had al-Jami'ah al-Aly program with sub research consisting of: 1) Profile of graduates; 2) The strategy of forming a graduate profile; and 3) Supporting factors and inhibiting factors for the Ma'had al-Jami'ah al-Aly program.
This research uses a qualitative approach with the type of case study. Data collection techniques with interview techniques, observation, and documentation. The data analysis technique used descriptive analysis which included data reduction, data presentation, and data verification. Checking the validity of the findings is carried out using diligent observation, triangulation, peer discussion and member checking.
The results of this study indicate that: 1) The profile of students from an intellectual perspective, namely: the ability to read the yellow book, logical thinking, the application of fiqh laws to answer community problems. Spiritual; spiritual depth, practicing religious traditions and culture, inheriting the deed of the Ahlu al-Sunnah wa al-Jama'ah school. Religious moderation; the ability to marry the understanding of text and context in exploring the law from various schools of thought, inheriting the values of religious moderation such as tasasuth, tawazun, i'tidal, tasamuh, al-musawah, and shura. 2) Strategies for intellectual formation, namely; class learning, bahtsul masa'il, takhassus, manhaji deliberation. Spiritual, namely: habituation, example, enforcement of discipline in tahajjud prayer activities, congregational prayers, wirdul latif, irsyadat, madaih nabawiyah, religious discussions. Religious moderation, namely; a blend of integrative lecturers with Islamic Boarding School and University backgrounds, a blend of curriculum, and a blend of learning models. 3) Supporting factors, namely; academically qualified teachers and Islamic boarding schools, a curriculum that is in accordance with the moderation of the khoirul ummah, tested and measurable student inputs. Inhibiting factors, namely; the establishment of the program is not in accordance with the legal entity, the double burden of the curriculum and lectures.
مستخلص البحث
يعد التنوع والاختلاف بين الثقافات والأعراق واللغات والأديان في إندونيسيا ضرورة لا يمكن تجنبها، ولكن يمكن إدارة هذا الواقع بهذه الطريقة من خلال التعليم بحيث يظل الانسجام والسلام والوئام مستدامًا. التربية هي أفضل وسيلة لإنتاج الموارد البشرية الذكية من الفكرية والعاطفية والروحية. يعد الذكاء أمرًا مهمًا ليتم استيعابهم في الطلاب في المؤسسات التعليمية من أجل التمكن من الاهتمام بالقيم الثقافية والحكمة المحلية الموجودة. فيما يتعلق بالدين ، من المهم بنفس القدر تعزيز تعليم الاعتدال الديني، مع الأخذ في الاعتبار أن الشعب الإندونيسي في هذه الأيام عرضة للتعرض لقضايا الإرهاب والتطرف ومناهضة البانكاسيلا.
تهدف هذه الدراسة إلى تحليل تكوين الفكرية والروحية والوسطية الدينية لطلبة برنامج معهد الجامعة العالي الجامعة العلي مع بحث فرعي يتكون من: ملف شخشي الطلبة المتخرجين. 2) إستراتيجية تكوين ملف الدراسات العليا. 3) العوامل الداعمة والعوامل المثبطة لبرنامج معهد الجامعة العالي.
يستخدم هذا البحث مقاربة النوعية مع دراسة الحالة. وتقنيات جمع البيانات مع تقنيات المقابلة والملاحظة والتوثيق. استخدمت تقنية تحليل البيانات التحليل الوصفي الذي تضمن تقليل البيانات وعرضها والتحقق منها. يتم التحقق من صحة النتائج باستخدام المراقبة الدؤوبة والتثليث ومناقشة الأقران وفحص الأعضاء.
وتشير نتائج هذه الدراسة إلى ما يلي: 1) ملف شخشي الطلبة المتخرجين من وجه الفكرية هي: القدرة على قراءة الكتب التراثي، التفكير المنطقي ، تطبيق قوانين الفقه للإجابة على مشاكل المجتمع. الروحية هي: العمق الروحي ، ممارسة التقاليد والثقافة الدينية ، وراثة عملية أهل السنة والجماعة. الوسطية الدينية هي: القدرة على التزاوج بين فهم النص والسياق في استكشاف القانون من مدارس الفكرية المختلفة ، وراثة قيم الوسطية الدينية مثل التسوط والتوازن والاعتدال والتسامح والمساواة والشورى. 2) استراتيجية تكوين الفكرية هي: التعلم الصفي ، بحث المسائل، التخصص، ونقاش المناهج. الروحية هي: التعود ، القدوة، فرض الانضباط في صلاة التهجد ، صلاة الفرض في الجماعة ، ورد اللطيف ، الإرشادات ، المدا ئح النبوية، المناقشات الدينية. الوسطية الدينية: مزيج من المحاضرين المتكاملين مع خلفيات المعهد الإسلامية والجامعة، ومزيج من المناهج الدراسية ، ومزيج من نماذج التعليم. 3) العوامل الداعمة هي: المدرسون المؤهلون أكاديميًا من المعهد الإسلامية والجامعة، منهج متوافق مع وسطية خير الأمة، مدخلات الطلبة مختبرة وقابلة للقياس. والعوامل المثبطة هي: إساس البرنامج لا يتوافق مع الكيان القانوني والعبء المزدوج للمناهج والمحاضرات
The implementation of Ma'had Aly program in building the character of Ulul Albab Students at Ma'had Sunan Ampel Al-Aly Malang
INDONESIA:
Karakter merupakan watak, sifat, akhlak ataupun kepribadian yang membedakan individu dengan individu lainnya. Dalam Islam ada istilah kakarter Ulul Albab, sebutan bagi orang yang memili kecerdasan akal dan kepekaan hati untuk mewujudkan kemaslahatan sosial, dibuktikan dengan keserasian antara ilmu dan amal. Program Ma’had Aly adalah program pendalaman ilmu agama yang berfokus pada ilmu fiqih bertujuan untuk memecahkan masalah yang dihadapi umat manusia seperti perbedaan pendpat madzhab, ibadah, muamalah, dan lain sejenisnya. Oleh sebab itu, dalam dunia pendidikan Islam sangat dibutuhkan ahli agama yang intelek dan intelek yang profesional berkarakter Ulul Albab.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Memahami Implementasi Program Ma’had Aly dalam membangun karakter Ulul Albab Mahasiswa di Ma’had Sunan Ampel Al-Ay Malang. (2) Menemukan Hasil Implementasi Program Ma’had Aly dalam membangun karakter Ulul Albab Mahasiswa di Ma’had Sunan Ampel Al-Ay Malang. (3) Menemukan Faktor pendukung dan Faktor penghambat Implementasi Program Ma’had Aly dalam membangun karakter Ulul Albab Mahasiswa di Ma’had Sunan Ampel Al-Ay Malang.
Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) Implementasi program Ma’had Aly dalam membangun karakter Ulul Albab mahasiswa terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi (2) Hasil implementasi program Ma’had Aly dalam membangun karakter Ulul Albab mahasiswa berupa kemampuan mahasiswa dalam memahami, menerapkan, dan menganalisis kandungan kitab, kemudian mahasiswa memiliki responsif, penilaian, organisasi dan karakterisasi terhadap ilmu yang diperoleh bahkan sudah pada level adaptasi dan penciptaan terhadap ilmu baru(3) Faktor pendukung terlihat pada aspek kurikulum ulul albab, pembelajaran variatif, dan dosen yang kompeten. Faktor penghambat terlihat pada aspek status legalitas, perkuliahan ganda, dan fasilitas.
ENGLISH:
The character is nature, moral, or personality that distinguishes individuals from other individuals. In Islam there is term character of Ulul Albab, a term for people who have the intelligence of the mind and sensitivity of the heart to realize social benefit, evidenced by the harmony between science and charity. Ma'had Aly Program is a deepening program of religious knowledge that focuses on the science of jurisprudence aimed at solving problems faced by mankind such as differences in religious schools, worship, muamalah, and etc. Therefore, in the world of Islamic education needs religious scholars who are intellect and professional intellect that are characterized by Ulul Albab.
This research is aimed at (1) Understanding the Implementation of Ma'had Aly Program in building the character of Ulul Albab Students at Ma'had Sunan Ampel Al-Aly Malang. (2) Finding out the Results of the Implementation of Ma'had Aly Program in building the character of Ulul Albab Students at Ma'had Sunan Ampel Al-Aly Malang.(3) Finding out the supporting factors and the inhibiting factors of the implementation of Ma'had Aly Program in building the character of Ulul Albab Students at Ma'had Sunan Ampel Al-Aly Malang.
In this study using a qualitative approach to the type of case studies. Data collection techniques with interviews, observation, and documentation. Data analysis uses descriptive analysis which includes data reduction, data presentation, and conclusion making.
The results showed that, (1) The implementation of Ma'had Aly program in building the characters of Ulul Albab students consisted of planning, implementing, and evaluating (2) The results of the implementation of Ma'had Aly program in building the character of Ulul Albab students in the form of the abilitiy of students to understand, apply, and analyze book content, then students have responsiveness, assessment, organization and characterization of the knowledge gained even at the level of adaptation and creation of new knowledge (3) Supporting factors can be seen in aspects of Ulul Albab curriculum, varied learning, and competent lecturers while inhibiting factors can be seen in the aspects of legality status, double lectures, and facilities
Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi Kurikulum PAI di Madrasah Ibtidaiyah (Analisis KMA Nomor 183 Tahun 2019 Tentang Kurikulum PAI dan Bahasa Arab)
Standar kompetensi lulusan (SKL) adalah kriteria kompetensi lulusan peserta didik yang memuat dimensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan. SKL berguna untuk mempermudah keputusan bagi pendidik dan penanggung jawab pendidikan dalam menentukan dan melaksanakan kebijakan pendidikan. Standar Kompetensi lulusan menjadi acuan pengembangan dan pelaksanaan kebijakan dari standar-standar lainnya. Standar Isi adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dicapai oleh peserta didik setelah menamatkan pendidikan disatuan pendidikan. Penelitian ini konsentrasi pada Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi kurikulum PAI di Madrasah Ibtidaiyah; Analisis KMA Nomor 183 Tahun 2019 tentang kurikulum PAI dan Bahasa Arab. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi pustaka dengan pendekatan kulalitatif. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dengan analisis melalui tahapan menelaah, mencatat, dan menginterpretasikan literatur bacaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi kurikulum PAI di Madrasah Ibtidaiyah; Analisis KMA Nomor 183 Tahun 2019 tentang kurikulum PAI dan Bahasa Arab memiliki kelebihan, kekurangan, dan dampak terhadap pembelajaran. Kelebihannya terletak pada bekal peserta didik berupa hard skill dan soft skill yang diperoleh setelah tamat dari jenjang pendidikan dasar. Adapun kekurangannya implementasi Standar kompetensi Lulusan dan Standar Isi ini memerlukan kesiapan guru dan peserta didik dalam dimensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan
EMPOWERING CIBOGO VILLAGERS, KABUPATEN TANGERANG, THROUGH EDUCATIONAL AND ENVIRONTMENTAL PROGRAM
Community service is one of the higher education three pillars and aimed to increase social sensitivity to community problems so as to be able to contribute positively to regional development. Based on the results of initial observation in Cibogo Village, there are several problems that exist in the area, among others, are the lack of people in maintaining the cleanliness of their environment due to the lack of trashes can facilities around the environment and the lack of environmental education to the society. Human quality becomes a major issue and has an important role in the efforts of saving their own environment due to the human activities that do not consider continuity and environmental sustainability. It is impacting to degradation the environment quality which can affect too in many aspects. So it was decided to run some programs to improve facilities and infrastructure by providing some solutions to help the villagers solve their own environmental problems. One of which is environmental education program to foster the society to have a rational awareness and good behavior that is responsible to keep the environment clean and save. By the end, this community service activities is proposed to find out how to increase the awareness of the Cibogo villagers in maintaining a clean environment. It was found that the program to improve facilities and infrastructures that have been carried out has received a good response from the community, because it is very helpful to maintain their environmental cleanliness. Otherwise the education, skills, and creativity program were also received a good response from the children who have participated in the program. 
SCHOOL EMPOWERMENT AS AN ENVIRONMENT LEARNING RESOURCE THROUGH WASTE MANAGEMENT TO ACHIEVE SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOAL 12 (SDG'S): RESPONSIBLE CONSUMPTION AND PRODUCTION
The deteriorating of environmental conditions nowadays is the environmental quality degradation impact caused by human activities that do not consider continuity and environmental sustainability. Therefore, human quality becomes a major issue and has an important role in the efforts of saving the environment. Competences in the field of knowledge, skill and attitude about the environmental issues is necessarily need by a whole of life in order to take a part in the efforts of conservation. School empowerment as an environmental learning resource through waste management is one of the efforts that could be gave to the students to increase environmental awareness. Learning resources are resources that can be utilize for the sake of teaching and learning process, either directly or indirectly, in parts or in whole. Environmental education is an educational program to foster students to have a rational understanding, awareness, attitude, and behavior that is responsible for the nature of sustainable development. Through these efforts, it is to be expect to create a clean, beautiful, comfortable, healthy and unobtrusive school environment and the whole of school society behavior who are more concerned about the environment. They are not only knowing it but also be able to apply it in daily life. The main activities aimed to embody the school as an environmental learning educational resource
Comparison of particle swarm optimization and firefly algorithm in parameter estimation of Lotka-Volterra
- …
