249 research outputs found
STILASI BUNGA PUKUL EMPAT SEBAGAI IDE PEMBUATAN MOTIF BATIK PADA OUTER
Sebagai warga Negara Indonesia dan pelaku seni, penulis mencoba mengeksplorasi motif batik untuk menambah keragaman motif batik yang ada. Dalam karya ini penulis membuat stilasi motif batik terinspirasi dari Bunga Pukul Empat yang diterapkan pada outer dengan teknik batik tulis. Bunga pukul empat yang bernama laitn Marbilis Jalapa adalah bunga yang memiliki nilai estetik dilihat dari bentuk bunga yang mempunyai struktur mirip dengan terompet. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh motif batik yang bersumber dari bunga pukul empat pada outer. Penulis menggunakan metode penciptaan karya dengan pendekatan kualitatif. Hasilnya Penulis menciptakan lima buah outer dengan tiga motif stilasi. Karya satu dan dua menggunakan stilasi A, karya tiga dan empat menggunakan stilasi B, dan karya lima mnggunakan stilasi C. Pada motif yang sering muncul adalah garis lengkung dan titik. Umumnya teknik yang dipakai pada motif adalah reverse dan full half repeat dengan pengulangan repetisi dan transisi. Penulis memakai warna pink, kuning dan biru pada motif menggunakan pewarna naphtol sebagai pencelupan dan remazol untuk pencoletan. Semua penerapan unsur pada motif didasarkan dari hasil kuesioner selera responden. Semoga penciptaan ini dapat menjadi inspirasi untuk selalu mengeksplor motif baru.
As Indonesian citizens and artists, the author tries to explore batik motifs to increase the diversity of batik motifs. In this work the author made a batik motif inspired by four o'clock flowers applied outside with batik techniques. Bunga puku lempat called laitn Marbilis Jalapa is a flower that has aesthetic value seen from the shape of a flower that has a trumpet-like structure. The purpose of this study was to obtain batik motifs originating from bunga puku lempat on the outside. The author uses a method of creating works with a qualitative approach. As a result, the author created five outer pieces with three stylish motifs. One and two works use stilation a work three and four using stilation B, and work five using stilation C. Motives that often appear are curved lines and dots. Generally the technique used in the motif is reverse and full half repeat with repetition and transition repetition. The author uses pink, yellow and blue on the motif using naphtol dye as dyeing and remazol for picking. All the application of elements to the motive is based on the results of the respondents taste questionnaire. Hopefully this creation can be an inspiration to always explore new motives
Experiencing the armed struggle : the Soweto generation and after
Includes bibliographical references (p. 354-369).This study explores the experiences of the rank-and-file soldiers of Umkhonto we Sizwe and the Azanian People's Liberation Anny. Extensive interviews by the author and other researchers reveal the voices of the soldiers themselves. The African National Congress and Pan African Congress archives at the University of the Western Cape and the University of Fort Hare supplement and verify these oral testimonies, as do some published sources. Most previously published materials about the armed struggle against apartheid have already focused on diplomacy, strategy and tactics, operations, leadership, and human rights abuses to the neglect of the soldiers' actual experiences. This study complements these with significant new oral history materials from the Soweto generation of soldiers and their successors. When dealing with MK, many authors have documented issues of the camp structure in Angola, and operations inside South Africa, so much of this detail is only addressed briefly, leaving space to explore the soldiers' experiences. In the case of APLA, very little has been written on its history, and more detail is provided on these subjects. This study therefore deals with the soldiers' politicisation and motivation for joining the armed struggle, their experiences in leaving South Africa and training in exile, the crises in exile which limited their effectiveness for a time, their return to fight in South Africa, and their difficulties in the "new" South Africa. These materials reveal that vast problems remain facing these veterans of the struggle against apartheid, and that they have the potential, if properly supported and employed, to contribute substantially to the development of present day South Africa. Conversely, if their neglect continues, they also have the potential to bring vast harm to the country. Further use of the investigative tools of oral history, especially if extended to the former soldiers' vernacular languages, is necessary to augment the history of South Africa, and these soldiers' contributions
Pengaruh Likuiditas, Leverage, Dan Kualitas Pengungkapan Corporate Social Responsibility (Csr) Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Lq 45 Tahun 2015-2017)
Perusahaan sebagai entitas bisnis memiliki tujuan yang ingin dicapai baik tujuan jangka pendek maupun jangka panjang. Tujuan jangka pendek perusahaan ialah memaksimalkan laba, sedangkan tujuan jangka panjangnya untuk meningkatkan nilai perusahaan. Dalam usaha perusahaan untuk meningkatkan nilai perusahaan akan terjadi perbedaan kepentingan antara pemegang saham dengan manajer, yang mana disebut agency problem. Permasalahan ini terjadi ketika terdapat asimetri informasi antara pemegang saham dengan manajemen, dimana pihak manajemen lebih banyak mengetahui informasi kondisi dalam perusahaan dibandingkan pemegang saham. Informasi menjadi hal mendasar yang dibutuhkan oleh investor. Perusahaan akan melaporkan informasi jika informasi tersebut dapat meningkatkan nilai perusahaan, yang mana informasi tersebut dapat meningkatkan permintaan saham perusahaan. Informasi yang diungkapkan perusahaan dapat berupa kinerja keuangan, Corporate Social Responsibility (CSR), Corporate Governance, dll. Nilai perusahaan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya melalui kinerja keuangan yang tercermin dalam laporan keuangan. Laporan keuangan menunjukkan kondisi dan posisi keuangan perusahaan. Perubahan posisi keuangan akan mempengaruhi permintaan saham perusahaan. Prestasi perusahaan tercermin dalam laporan keuangan, sehingga investor dapat memperoleh informasi mengenai tingkat profitabilitas, likuiditas yang diukur melalui rasio keuangan. Umumnya, kinerja keuangan dinilai melalui profitabilitasnya. Namun, kinerja keuangan bukan hanya dinilai dari tingkat laba yang dihasilkan. Perusahaan juga harus memenuhi kewajibannya, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Kewajiban harus terpenuhi untuk menciptakan kestabilan dalam perusahaan. Rasio keuangan yang dapat digunakan adalah rasio likuiditas dan solvabilitas. Rasio likuiditas digunakan untuk melihat kemampuan perusahaan dalam melunasi kewajiban jangka pendeknya secara tepat waktu. Makin besar rasio ini maka semakin efisien perusahaan dalam mengelola aktiva lancer yang dimiliki. Sedangkan rasio solvabilitas menggunakan leverage mengukur seberapa besar perusahaan menggunakan pendanaan yang berasal dari utang. Faktor lain yang dapat mempengaruhi nilai perusahaan adalah pengungkapan CSR. Saat ini kinerja keuangan bukan satu-satunya perhatian investor dalam menginvestasikan dananya. Isu-isu keberlanjutan yang menjadi perhatian utama saat ini, karena perusahaan dinilai mengabaikan kondisi lingkungan dan sosial sekitar perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan saat ini gencar untuk melakukan praktik pelaporan CSR agar perusahaan tetap dapat tumbuh secara berkelanjutan. Pelaporan CSR dapat memberikan dampak positif bagi perusahaan, dimana dengan melakukan aktivitas CSR perusahaan memperoleh kepercayaan, sehingga reputasi perusahaan juga meningkat. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui apakah praktik pelaporan CSR mengindikasikan komitmen pada CSR untuk meningkatkan kualitas informasi atau hanya untuk membangun citra di mata masyarakat yang dapat mempengaruhi persepsi positif pemegang saham. Sehingga penelitian ini akan mengukur pengungkapan CSR dari segi kualitas dimana menggabungkan tiga dimensi, yaitu konten informasi yang diungkapkan (apa dan seberapa banyak pengungkapannya), jenis informasi yang digunakan (bagaimana pengungkapanny), dan managerial orientation (pendekatan manajemen terhadap CSR). Sehingga dalam pengukurannya lebih akurat untuk memastikan stakeholder memperoleh informasi yang lebih berkualitas. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh likuiditas, leverage, dan kualitas pengungkapan CSR terhadap nilai perusahaan yang terdaftar di LQ 45 tahun 2015-2017. Samepl dalam penelitian ini sejumlah 10 perusahaan. Teknik penarikan sampel menggunakan purposive sampling karena peneliti memiliki tujuan dan target tertentu dalam memilih sampel secara tidak acak yaitu berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Pengumpulan data diperoleh melalui IDX dan website perusahaan terkait. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan alat analisis SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif likuiditas terhadap nilai perusahaan, sedangkan leverage dan kualitas pengungkapan CSR tidak berpengaru terhadap nilai perusahaan. Namun, secara simultan variabel likuiditas, leverage, dan kualitas pengungkapan CSR berpengaruh terhadap nilai perusahaan
Perencanaan unit pengolahan pangan boba milk bunga Telang rasa Hazelnut “Hazely” dengan kapasitas produksi 35 L per hari
Boba milk merupakan minuman kekinian yang viral beberapa tahun lalu dan hingga sekarang masih disukai dan dibeli oleh masyarakat. Hal ini menunjukkan potensi dan peluang yang tinggi untuk usaha minuman boba. “Hazely” merupakan inovasi minuman boba milk berbahan dasar boba dan susu bunga telang rasa hazelnut. Penambahan bunga telang yang mengandung antioksidan dan memberi warna biru pada susu serta penambahan sirup hazelnut dengan rasanya yang unik dan cocok saat dikombinasikan dengan boba gula aren memberikan produk ini sebuah keunikan tersendiri yang belum pernah ditemui di pasaran. Usaha produksi boba milk bunga telang rasa hazelnut “Hazely” direncanakan berskala rumah tangga dengan kapasitas produksi sebanyak 35 L per hari. Bahan pembuatan “Hazely” adalah boba, susu UHT full cream, dan bunga telang kering, sedangkan bahan pembantu yang digunakan adalah gula aren, sirup hazelnut, dan air. Tahap pembuatan terdiri dari pembuatan boba, boba gula aren, susu UHT bunga telang hazelnut, dan pembuatan boba milk bunga telang rasa hazelnut (“Hazely”). “Hazely” dikemas menggunakan botol plastik karena harganya yang murah, ringan, kuat, dan transparan. “Hazely” dijual dengan harga Rp19.500,00 dengan keuntungan sebesar 39,78%. Lokasi usaha terletak di Jalan Villa Taman Gapura Blok F1 No. 19. Usaha produksi “Hazely” termasuk ke dalam golongan Usaha Kecil dengan pekerja sebanyak 3 orang yang bekerja selama 6 jam per hari. Pemasaran produk dilakukan melalui media sosial Line, WhatsApp, dan Instagram sedangkan proses distribusi menggunakan kurir. Evaluasi usaha produksi “Hazely” dinyatakan layak berdasarkan Rate of Return setelah pajak sebesar 22,25%, Pay Out Time setelah pajak sebesar 4,4553 tahun, dan Break-Even Point sebesar 58,70%
PENGARUH VARIASI KONSENTRASI TRIETANOLAMIN PADA FORMULASI SEDIAAN HAND AND BODY LOTION DARI EKSTRAK BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.)
Paparan radiasi sinar ultraviolet (UV) dapat menyebabkan terbentuknya radikal
bebas di kulit, maka diperlukan sediaan topikal yang mengandung antioksidan
untuk melindungi kulit dari radikal bebas. Salah satu sediaan topikal yang dapat
melindungi kulit yaitu hand and body lotion. Bunga telang memilki aktivitas
sebagai antioksidan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang
bertujuan untuk membuat formula, mengetahui evaluasi sediaan hand and body
lotion dari ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea L.) dan untuk mengetahui
pengaruh variasi konsentrasi trietanolamin (TEA). Hasil menunjukkan bahwa hand
and body lotion yang diformulasikan menghasilkan warna yang berbeda beda F1
menghasilkan warna biru violet, F2 berwarna biru denim, dan F3 berwarna biru
teal, dengan aroma yang khas, berbentuk semipadat dengan kekentalan yang
berbeda dengan nilai viskositas antara 2683cP - 7147cP, pH sediaan 5-7, dan waktu
daya sebar rata rata 5,5 cm. Formula terbaik berdasarkan hasil evaluasi adalah
formula dengan TEA 0,5% yang memenuhi standar.
Kata kunci: Ekstrak Bunga Telang, Hand and Body Lotion, Konsentrasi TE
RO U T I N G H O M E W I T H C A R L O S B U N G A
To coincide with Angolan-Portugese artist's largest exhibition to date, entitled Habitar a Contradição (Inhabit the Contradiction), the exhibition, curated by Rui Mateus Amaral, artistic director of the Museum of Contemporary Art Toronto (MOCA), originates from one of Bunga's surrealist drawings—A Minha Primeira Casa Foi Uma Mulher 1975 (My First House Was a Woman 1975) (2018)—which evokes the journey of the artist's mother, pregnant, from Angola to Portugal in 1975, fleeing the civil war to save her two-year-old daughter and her unborn son.
The closing essay, "Routing Home with Carlos Bunga" uses the epistolary form as a means to convey both the author and artist's interior psychological states. To challenge hegemonic concepts of nomadism; to embrace the aesthetic possibilities of wandering, even in instances of longing for a site of belonging
Desain Material Ag/Ag3PO4 Menggunakan Ekstrak Biji Bunga Matahari untuk Degradasi Rhodamin B dan Antibakteri
Fotokatalis Ag3PO4 memiliki aktivitas fotokatalitik yang tinggi di bawah iradiasi cahaya tampak, namun material ini bersifat kurang stabil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan nanopartikel Ag pada Ag3PO4 yang akan digunakan untuk degradasi Rhodamin B dan antibakteri E. coli dan S. aureus. Material Ag/Ag3PO4 disintesis dengan metode kopresipitasi. Nanopartikel Ag disintesis menggunakan ekstrak biji bunga matahari sebagai agen pereduksi dengan perbandingan 10:1. Karakterisasi material diamati melalui UV-DRS, XRD, dan SEM. Material yang terbentuk memiliki ukuran kristal 62,722 nm, energi celah pita sebesar 2,40 eV dengan morfologi rhombic dodecahedral. Material Ag/Ag3PO4 menunjukkan aktivitas fotodegradasi RhB yang mencapai 99,75% dalam waktu 44 menit dengan spesi ●O2- yang paling berperan. Aktivitas fotokatalitik masih di atas 50% setelah 4 siklus. Peningkatan aktivitas fotokatalitik ini dikarenakan adanya fenomena LSPR dari nanopartikel Ag yang dapat mengurangi laju rekombinasi pasangan elektron-hole dari Ag3PO4. Aktivitas antibakteri dinilai melalui daya zona hambat material yaitu 9,87 mm untuk S. aureus dan 7,3 mm untuk E. col
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGENAL KONSEP HEWAN DARAT BERBASIS AUGMENTEDREALITY UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA DINI
ABSTRAK
Perkembangan kognitif proses berpikir anak dalam
menyelesaikan berbagai masalah yang berhubungan dengan tingkat
kecerdasan yang ditentukan. Perkembangan pemikiran anak pada
dasarnya akan berkembang pada setiap harinya ketika mereka belajar
dengan orang sekitarnya. Pembelajaran yang dapat yang dapat
digunakan untuk mengembangkan kemampuan kognitif anak salah
satunya adalah media pembelajaran berbasis Augmented Reality.
Dalam media pembelajaran berbasis Augmented Reality anak dapat
berfikir logis, anak mampu berinteraksi dengan orang lain, anak
mampu memecahkan masalah sederhana. Oleh karena itu perlu adanya
sebuah peranan dari seorang guru dalam membimbing peserta didik
agar media pembelajaran berbasis Augmented Reality bermanfaat bagi
perkembangan anak. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah
media pembelajaran berbasis Augmented Reality dapat meningkatkan
kemampuan kognitif anak di TK Thoyyibah Sukarame Bandar
Lampung dan TK Bangsa Ratu.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menghasilkan bahan
ajar, menghasilkan produk yang dikembangkan dengan desain sesuai
usia anak yaitu Pengembangan Media Pembelajaran Pengenalan
Hewan Darat Berbasis Augmented Reality Untuk Meningkatkan
Kemampuan Kognitif Pada Anak Usia Dini. Dengan model
pengembangan pada penelitian ini adalah model ADDIE yang
dikembangkan oleh Dick dan Carry. ADDIE merupakan singkatan
dari Analysis, Desain, Development or Production, Implementation or
Delivery and Evaluations dalam produk baru yaitu “pengembangan
media pembelajaran pengenalan hewan darat berbasis Augmented
Reality untuk mengembangkan kemampuan kognitif anak usia 5-6
tahun”. Penelitian ini dilaksanakan di TK Thoyyibah Sukarame
Bandar Lampung dan TK Bangsa Ratu Bandar Lampung dengan
instrument pengumpulan data berupa angket validasi ahli materi, ahli
bahasa dan ahli media untuk menguji kualitas Media berbasis
Augmented Reality serta angket respon guru dan siswa terhadap alat
yang telah dibuat. Teknik untuk analisis dalam penelitian ini berupa
analisis deskriptif presentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran
berbasis Augmented Reality ini sangat valid digunakan berdasarkan
penilaian yang telah dilakukan oleh ahli materi dengan memperoleh
presentase penilaian 90% dengan kriteria “sangat valid”, hasil
penilaian yang telah dilakukan oleh ahli media dengan memperoleh
ii
presentase penilaian 94% dengan kriteria “sangat valid” dan hasil
penilaian yang telah dilakukan oleh ahli bahasa dengan memperoleh
persentase penilaian 75% dengan kriteria “Valid”. Serta penilaian dari
respon guru I mendapatkan persentase penilaian sebesar 90,11%
dengan kriteria “sangat menarik” dan penilaian dari respon guru II
mendapatkan persentase sebesar 86,04% dengan kriteria “sangat
menarik” dan hasil uji coba sekala kecil dengan 6 siswa usia 5-6 tahun
mendapatkan persentase sebesar 87,91 yang arinya “menarik” dan uji
coba skala besar mendapatkan persentase sebesar 92,08% yang artinya
“sangat menarik”
Kata Kunci: Media Pembelajaran, Pengenalan Hewan Darat,
Augmented Reality, Kemampuan Kognitif
iii
ABSTRACT
Cognitive development of children's thinking processes in
solving various problems related to the level of intelligence
determined. The development of children's thinking will basically
develop every day when they learn with the people around them. One
of the learning methods that can be used to develop children's
cognitive abilities is Augmented Reality-based learning media. In
Augmented Reality-based learning media, children can think
logically, children are able to interact with others, children are able to
solve simple problems. Therefore, there needs to be a role from a
teacher in guiding students so that Augmented Reality-based learning
media is beneficial for children's development. The purpose of the
study was to determine whether Augmented Reality-based learning
media can improve children's cognitive abilities in Thoyyibah
Sukarame Kindergarten Bandar Lampung and Bangsa Ratu
Kindergarten.
This research was conducted with the aim of producing
teaching materials, producing products developed with designs
according to the age of the child, namely the Development of Land
Animal Introduction Learning Media Based on Augmented Reality to
Improve Cognitive Abilities in Early Childhood. With the
development model in this study is the ADDIE model developed by
Dick and Carry. ADDIE stands for Analysis, Design, Development or
Production, Implementation or Delivery and Evaluations in a new
product, namely "development of land animal introduction learning
media based on Augmented Reality to develop cognitive abilities in
children aged 5-6 years". This research was conducted at TK
Thoyyibah Sukarame Bandar Lampung and TK Bangsa Ratu Bandar
Lampung with data collection instruments in the form of expert
validation questionnaires, language experts and media experts to test
the quality of Augmented Reality-based Media and teacher and
student response questionnaires to the tools that have been made. The
technique for analysis in this study is descriptive percentage analysis.
The results of the study indicate that this Augmented Reality
based learning media is very valid to use based on the assessment that
has been carried out by material experts by obtaining a percentage of
90% with the criteria of "very valid", the results of the assessment that
has been carried out by media experts by obtaining a percentage of
94% with the criteria of "very valid" and the results of the assessment
that has been carried out by language experts by obtaining a
iv
percentage of 75% with the criteria of "Valid". As well as the
assessment of the response of teacher I obtained a percentage of
90.11% with the criteria of "very interesting" and the assessment of
the response of teacher II obtained a percentage of 86.04% with the
criteria of "very interesting" and the results of small-scale trials with 6
students aged 5-6 years obtained a percentage of 87.91 which means
"interesting" and large-scale trials obtained a percentage of 92.08%
which means "very interesting"
Keywords: Learning Media, Introduction To Land Animals,
Augmented Reality, Cognitive Abilitie
Biaya Bunga, Biaya Promosi Dan Biaya Gaji Karyawan Berpengaruh Terhadap Pendapatan Bunga Bersih Pada Bank Permata Jakarta
Abstrak: Iklan adalah salah satu bentuk promosi yang digunakan perusahaan untuk menginformasikan produknya kepada calon konsumen. Biaya untuk memproduksi dan menayangkan sebuah iklan tidaklah sedikit karena tidak semua perusahaan mampu untuk beriklan, dengan tujuan dapat meningkatkan pendapatan perusahaan. Demikian pula tanggapan masyarakat mengenai orang yang bekerja di bank pastilah mempunyai gaji yang cukup besar, dilihat dari penampilan mereka saat bekerja rapih dan menarik. Penulis tertarik untuk meneliti benarkah biaya promosi dan gaji karyawan berpengaruh terhadap pendapatan bunga bersih pada bank. Untuk melengkapi penelitian Penulis menambahkan satu lagi variabel yaitu biaya bunga yang merupakan biaya utama (pokok) pada sebuah bank. Data yang digunakan adalah data sekunder laporan keuangan bulanan. Metode analisis data menggunakan Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian adalah ketiga biaya tersebut secara parsial maupun simultan berpengaruh positif terhadap pendapatan bunga bersih Bank Permata. Dilihat dari nilai koefisien beta regresi biaya gaji karyawan memiliki pengaruh paling besar yaitu 67% diikuti biaya bunga sebesar 37% dan terakhir biaya promosi hanya 2%. Hasil yang cukup menarik bagi Penulis untuk dapat didiskusikan lebih lanjut dalam penelitian selanjutnya.
Kata kunci: Biaya bunga, biaya promosi, biaya gaji karyawan, pendapatan bunga bersih.
Abstract: Advertising is a form of promotion used by companies to inform their products to prospective customers. The cost of producing and displaying an advertisement is not small because not all companies are able to advertise, with the aim of increasing company revenue. Likewise, the people's response to people working in banks must have a large salary, judging by their appearance when working neatly and attractively. The author is interested in examining whether the promotion and salary costs of employees affect net interest income at the bank. To complete the study the author adds one more variable, namely the interest cost which is the main cost (principal) of a bank. The data used is secondary data on monthly financial statements. Data analysis method uses Multiple Linear Regression. The results of the study are that these three costs partially or simultaneously have a positive effect on the net interest income of Permata's bank. Judging from the regression beta coefficient, employee salary costs have the most influence, which is 67% followed by interest costs of 37% and the last promotion fee is only 2%. Quite interesting results for the author to be discussed further in further research
Keywords: Interest costs, promotional fees, employee salary costs, net interest income
- …
