1,720,968 research outputs found
Analysis of the Mathematical Visualization Process of Female Students in Solving Contextual Problems Based on Cognitive Style
This study aimed to describe the process of mathematical visualization of female students in solving contextual problems in terms of differences in cognitive style. This type of research is qualitative research with a descriptive approach. The research subjects consisted of two 8th grade students with SPFI and SPFD cognitive styles. The results showed that field-independent female subjects explored objects only from one point of view, from the side they produced 3D objects and were divided into 4 parts. SPFI uses an object-partition strategy. SPFI scans objects in both 3D and 2D. SPFI performs object manipulation in the form of rotation. While SPFD explores objects in 2D because it uses a point of view from the side of the object. SPFD identifies the presence of blocks and triangles. SPFD uses an object partitioning strategy. SPFD does not pay attention to the spatial aspect of the scanned object. SPFD performs object manipulation in the form of a triangular object rotation of 1800 clockwise. Therefore, teachers need to pay attention to the strategies carried out by students in terms of gender and cognitive style in solving cognitive problems so that students can perform optimally
SX – UTRACS, SISTEM PORTABEL PEMBASMI JENTIK NYAMUK RAMAH LINGKUNGAN
Nyamuk merupakan salah satu jenis serangga yang merugikan manusia, karena banyak berperan dalam penyebaran berbagai macam penyakit, seperti malaria, demam berdarah, dan cikungunya. Selama ini, penanggulangan penyakit yang ditularkan nyamuk telah banyak dilakukan, antara lain dengan menggunakan insektisida seperti DDT dan BHC.Akan tetapi insektisida ini dapat menimbulkan keracunan pada manusia maupun makhluk hidup lainnya. Menurut data WHO sekitar 500 ribu orang meninggal dunia setiap tahunnya dan diperkirakan 5 ribu orang meninggal setiap 1 jam 45 menit akibat pestisida dan insektisida. Saat ini sudah banyak alat dipasaran untuk mengatasi nyamuk, namun alat tersebut hanya dapat mengusir nyamuk saja tanpa membasminya.Hal itu menginspirasi penulis untuk membuat suatu alat berupa SX-UTracs yang dapat membasmi jentik nyamuk sekaligus ramah lingkungan.Sistem SX-UTracs menggunakan frekuensi gelombang ultrasonik yang dibutuhkan untuk membasmi dan mendapatkan dosis atau kepadatan volume energi gelombang ultrasonik dalam membasmi jentik nyamuk secara keseluruhan.Metode penelitian ini meliputi kajian literatur, observasi, dan pembuatan prototipe.Prosedur pelaksanaan terdiri dari tiga tahapan, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil penelitian dan pengembangan prototipe SX-UTracs terhadap 50 jentik nyamuk menunjukkan bahwa frekuensi optimal yang berkaitan dengan persen kematian tertinggi adalah 86 KHz, dengan persen kematian sebesar 72%. Kondisi tersebut dicapai pada paparan gelombang ultrasonik dengan daya 50 W, volume 50 ml, dan waktu paparan selama 1 jam. Untuk mencapai persen kematian jentik nyamuk sebesar 10% dibutuhkan paparan gelombang ultrasonik dengan energi persatuan volume sebesar 3,95904 KJ/ml
AKTUALISASI GERAKAN LITERASI SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN DIRI DAN PENANAMAN NILAI KARAKTERDI SMK NEGERI MOJOAGUNG
Pelaksanaan gerakan literasi saat ini dapat dikatakan belum maksimal, terutama di SMK Negeri Mojagung. Tujuan pelaksanaan pengabdian di SMK Negeri Jombang lebih menekankan pada gerakan literasi yang dikaitkan dengan nilai karakter siswa. Beberapa program yang dilakukan meliputi The Corner Project Books, Majalah AKRILIG SMK Negeri Mojoagung, Kombinasi Literasi dengan Wirausaha “Mood Tea”, dan Mading Keliling. Metode pelaksanaan ini meliputi sosialisasi, pendampingan, demosntrasi, dan praktik. Sasaran pelaksanaan program meliputi lima kelas percontohan, yaitu kelas X AK 1, X AK 2, X AK 3, X AK 4 dan X RPL. Hasil pelaksanaan program menunjukkan bahwa setiap program yang dilakukan dapat mengembangkan nilai karakter siswa. Kegiatan The Corner Project Books dapat meningkatkan kerjasama, saling menghargai antar siswa. Kegiatan Majalah AKRILIG SMK Negeri Mojoagung dapat mengembangkan karakter disiplin. Kegiatan Kombinasi Literasi dengan Wirausaha “Mood Tea” dapat mengembangkan karakter kerja keras pada diri siswa, dan kegiatan Mading Keliling meningkatkan karakter Nilai karakter yang ditimbulkan pada kegiatan ini adalah tanggung jawab, kejasama, disiplin dan menghargai karya oranglain. Kata Kunci: Gerakan Literasi, Pengembangan Diri, Nilai Karakte
KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS CALON GURU DALAM PENGAJUAN MASALAH BERORIENTASI DATA BERDASARKAN KEMAMPUAN MATEMATIKA
Penelitian ini bertujuan untuk medeskripsikan kemampuan literasi matematis calon guru dalam pengajuan masalah yang berorientasi data. Indikator kemampuan literasi matematis pada penelitian ini terdiri dari komunikasi, matematika, representasi, penalaran dan argumen, merancang strategi untuk memecahkan masalah, menggunakan bahasa simbol, fomal, teknis dan operasi, dan menggunakan alat matematika Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan desain penelitian fenomenologi. Subjek penelitian ini merupakan calon guru semester 3 dan 5 berdasarkan kemampuan matematika tinggi, sedang dan rendah. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes dan wawancara. Teknik analisis data terdiri dari reduksi data, kategorisasi data, pemaparan data dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan literasi matematis calon guru berkemampuan rendah dan sedang dalam pengajuan masalah masih dapat dikatakan belum baik, karena hanya memenuhi beberapa indikator, masalah yang diajukan masih memuat sedikit informasi sehingga tidak memerlukan banyak tahapan serta strategi, masalah yang diajukan lebih bersifat informatif dalam bentuk cerita. Kemampuan literasi calon guru dengan kemampuan matematika tinggi dalam pengajuan masalah tergolong sudah baik, karena mampu memenuhi setiap indikator, mampu menyajikan masalah dalam berbagai bentuk representasi, mengaitkan berbagai konsep matematika berupa aljabar dan kombinatorik, memerlukan banyak strategi dan tahapan penyelesaian. Ketiga subjek belum mengajukan masalah yang menuntut jawaban argumentasi dalam penyelesaian This study aims to describe the mathematical literacy abilities of prospective teachers in data-oriented problem posing. The indicators of mathematical literacy ability in this study consist of communication, mathematics, representation, reasoning and arguments, devising strategies to solve problems, using symbolic, formal, technical and operational language, and using mathematical tools. This type of research is qualitative research with a descriptive approach to design phenomenological research. The subjects of this study were prospective teachers in semesters 3 and 5 based on high, medium and low mathematical abilities. The research instruments used were tests and interviews. Data analysis techniques consist of data reduction, data categorization, data exposure and drawing conclusions. The results of the study show that the mathematical literacy skills of prospective teachers have low ability and are still high. They are still not good, because they only fulfill a number of indicators, the problems posed still contain little information. The problems posed are more informative in the form of a story. The literacy skills of prospective teachers with high mathematical abilities at problem posing are considered good, because they are able to fulfill each indicator, are able to present problems in various forms of representation, link various mathematical concepts in the form of algebra and combinatorics, and require many strategies and stages of completion. The three subjects have not submitted a problem that demands an argumentative answer at completio
Ability of Olympiad Winning Student in Doing STEAM-based Test: Analysis of Literacy and Numeracy
Literacy and numeracy abilities and critical thinking are very important challenges in the 21st century. It is important to develop stats from the level of elementary education. The results of literacy and numeracy shows that there is a significant problem. Based on the International Student Assessment Program (PISA) 2019 held by OECD, which evaluates the students’ ability in various countries, about 1% of Indonesian students can solve the complex question model mathematically, even in the result of (PISA) released in 2023 about the ability of literacy and numeracy. Indonesia ranked 68 out of 81 countries and if compared with the result in 2018, it was significantly lower. This research aims to describe the ability of literacy and numeracy and also critical thinking of the Olympiad-winning student in solving the questions using STEAM-based test. The research uses qualitative approach, with the method of case study taken from the Junior High School student who wins the mathematics Olympiad. The research instrument was a test that consisted of 5 STEAM based questions. The data collection technique was giving test and it is continued with the interview based on the test result. The result of the research shows that the ability of literacy and numeracy in solving the test refers to the field of science, art, and mathematical subject to communicate, makes the students to be able to change the essay question to the mathematics form. The students can think logically, make valid statements, and construct strategy in solving the test using formal language and symbolic operation. While the test related with the technology, has an error in specifying the steps. In general, the subject’s numeracy literacy skills are good
PELATIHAN PENINGKATAN KETERAMPILAN LITERASI (NUMERASI, BUDAYA, DIGITAL) MELALUI MATH E-COMIC INTERAKTIF
Kemampuan literasi dan numerasi siswanya dapat dikatakan rendah yang dibuktikan dengan rapor mutu sekolah yang masuk kategori kuning. Di samping itu, rendahnya motivasi siswa untuk datang ke perpustakaan untuk mengembangkan keterampilan literasi numerasinya khususnya pelajaran matematika, kurangnya pemahaman siswa akan budaya setempat terutama situs-situs yang ada di sekitar mitra. Tujuan pengabdian ini memberikan pengetahuan dan pelatihan kepada guru di SDN Menturu mengenai keterampilan literasi (numerasi, budaya dan digital) melalui E-Comic interaktif. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam beberapa tahapan, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian dan kuesioner yang diberikan kepada setiap peserta, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini berhasil dan sukses. Sebanyak 77,78% guru SDN Menturus Kudu Jombang menyatakan “Sangat Baik” terhadap pelaksanaan kegiatan pengabdian ini. Sebanyak 22,22% guru SDN Menturus Kudu Jombang menyatakan “Baik” terhadap pelaksanaan kegiatan pengabdian ini, sedangkan 0% guru SDN Menturus Kudu Jombang menyatakan “Kurang Baik” terhadap pelaksanaan kegiatan pengabdian ini. Diharapkan pihak sekolah dapat memberikan fasilitas kepada peserta didik untuk dapat menggunakan aplikasi math e-comic secara berkala supaya keterampilan literasi (numerasi, budaya dan digital) siswa SDN Menturus Kudu Jombang dapat lebih meningkat
PELATIHAN STRATEGI GURU MENYUSUN TEKNIK DAN INSTRUMEN ASESMEN PSIKOMOTOR DI SMPN 4 JOMBANG
Kurikulum merdeka berorientasi pada peserta didik memiliki kompetensi sesuai dengan karakteristik dan potensinya. Kompetensi peserta didik yang sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat, merupakan tantangan dan komitmen sekolah untuk memberikan pengalaman belajar yang dapat mengembangkan kompetensi peserta didik secara optimal. Guru berperan penting untuk menyusun kontruksi pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik. Asesmen psikomotor merupakan salah satu faktor yang menunjang kebutuhan peserta didik. Asesmen psikomotor merupakan implementasi pembelajaran kognitif yang berkaitan dengan kegiatan fisik. Namun guru dalam melaksanakan asesmen psikomotor masih belum memahami teknik dan instrument psikomotor sesuai dengan ketentuan kurikulum merdeka. Guru belum memahami jenis teknik, instrumen psikomotor. Hasil asesmen psikomotor bersifat subyektif, tidak terukur, dan tidak transparan.Tujuan tim pengabdi melakukan pengabdian masyarakat adalah untuk memberikan pelatihan strategi guru menyusun teknik dan instrumen asesmen psikomotor. Pentingnya pelatihan ini untuk meningkatkan profesionalisme guru di SMPN 4 Jombang. Metode pengabdian masyarakat adalah pemberdayaan adragogi atau pembelajaran fokus pada orang dewasa melalui pelatihan dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil pengabdian Masyarakat berdasarkan hasil angket rata-rata 98% guru menyatakan sangat membutuhkan pelatihan untuk mengatasi masalah dalam asesmen psikomotor, 2% lainnya membutuhkan pelatihan
Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe SQ3R terhadap hasil belajar matematika siswa
This research aims to determine whether or not there is an influence of the Survey, Question, Read, Recite, Review (SQ3R) cooperative learning model on students' mathematics learning outcomes at SMA Darul Ulum 3 Peterongan Jombang. This type of research is quantitative research. The research design used was Quasi Experimental Design with the Nonequivalent Posttest-Only Control Group Design type. The sampling technique uses cluster random sampling technique. The data collection method was carried out using the test method. The samples used were 23 students from class XI-1 and 23 students from class XI-2 at SMA Darul Ulum 3 Peterongan Jombang. The instrument used in this research was a learning outcomes test sheet in the form of essay questions consisting of 2 post-test questions. The data analysis technique uses the independent sample t-test. Based on the results of the analysis with the help of the SPSS 20.0 for Windows application, a Sig (2-tailed) value of 0.000 is obtained, so the Sig value is 0.05 or 0.000 0.05. So from testing the hypothesis, H_0 is rejected with the consequence that H_1 is accepted or there is a difference in the average mathematics learning outcomes of class Therefore, there is an influence of the Survey, Question, Read, Recite, Review (SQ3R) type cooperative learning model on students' mathematics learning outcomes at SMA Darul Ulum 3 Peterongan Jombang on the Two Variable Linear Program material
Pengaruh media pembelajaran aplikasi powtoon terhadap minat dan hasil belajar peserta didik
Powtoon Learning Media is a web-based application that allows users to easily and quickly create animated presentations, helping students better understand mathematics material. The objectives of this study are: To determine whether there is an influence of interest in learning mathematics using Powtoon learning media; To determine whether there is an influence on mathematics learning outcomes using Powtoon learning media; and To determine whether there is an influence of both interest and learning outcomes in mathematics using Powtoon learning media. This research is a quasi-experimental design study with a quantitative approach. The research design used is the posttest-only control design. In this design, the sample was taken using convenience sampling, with both the experimental and control groups consisting of 34 students each. The population of this study is the seventh-grade students of MTsN 1 Jombang for the 2023/2024 academic year. The data collection methods used are tests and questionnaires. The instruments in this study are essay-type test sheets and closed-ended questionnaires for learning interests. The hypothesis testing in this study uses the independent sample t-test and MANOVA. The results of the study indicate that the calculations from the independent sample t-test and MANOVA show: A significance of 0.000<0.05, indicating a significant influence of the use of Powtoon learning media on the interest in learning of seventh-grade students at MTsN 1 Jombang; A significance of 0.001<0.05, indicating a significant influence of the use of Powtoon learning media on the learning outcomes of seventh-grade students at MTsN 1 Jombang; and A significance of 0.000<0.05, indicating a significant influence of the use of Powtoon learning media on both the interest in learning and learning outcomes of seventh-grade students at MTsN 1 Jombang.
Media pembelajaran powtoon merupakan sebuah aplikasi berbasis web yang memungkinkan penggunanya untuk membuat presentasi animasi dengan mudah dan cepat, serta lebih membantu peserta didik paham dalam materi tentang matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh minat belajar matematika dengan media pembelajaran powtoon; untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh hasil belajar matematika dengan media pembelajaran powtoon; dan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh minat dan hasil belajar matematika dengan media pembelajaran powtoon. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental design atau penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang akan digunakan adalah posttest-only control design. Pada desain ini pengambilan sampelnya baik kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol yang sama-sama berjumlah 34 peserta didik menggunakan pengambilan sampel mudah (convenience sampling). Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas VII MTsN 1 Jombang Tahun Ajaran 2023/2024. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes dan metode angket. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar tes dengan jenis tes essay dan angket minat belajar dengan jenis angket tertutup. Pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan uji independent sampel t-test dan manova. Hasil penelitian menunjukkan pada perhitungan uji independent sampel t-test dan manova. diperoleh: Signifikasi sebesar 0,000<0,05, sehingga ada pengaruh yang signifikan penggunaan media pembelajaran powtoon terhadap minat belajar peserta didik kelas VII di MTsN 1 Jombang; Signifikasi sebesar 0,001<0,05, sehingga ada pengaruh yang signifikan penggunaan media pembelajaran powtoon terhadap hasil belajar peserta didik kelas VII di MTsN 1 Jombang; dan Signifikasi sebesar 0,000<0,05, sehingga ada pengaruh yang signifikan penggunaan media pembelajaran powtoon terhadap minat dan hasil belajar peserta didik kelas VII di MTsN 1 Jombang
- …
