18,011 research outputs found
PERBANDINGAN PEMERINTAHAN KHALIFAH UMAR BIN KHATTAB (634644 M) DENGAN KHALIFAH ALI BIN ABI THALIB (656-661 M)
Jurnal Pendidikan dan Humaniora ISSN 1907-8005, Vol. 53. No.1 September 2016Islam merupakan agama yang suci dan mulai berkembang pesat sejak
masa Nabi Muhammad Saw.Tujuan penelitian ini adalah 1. untuk menganalisis
latar belakang pengangkatan Umar bin Khattab dan Ali bin Abi Thalib sebagai
khalifah, 2. Untuk menganalisis kebijakan pemerintahan Khalifah Umar bin
Khattab dengan Khalifah Ali bin Abi Thalib dalam bidang agama, politik, serta
sosial-ekonomi, 3 untuk menganalisis perbandingan pemerintahan Khalifah
Umar bin Khattab dengan Khalifah Ali bin Abi Thalib. Metode yang digunakan
dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah. Kesimpulan penelitian
latar belakang pengangkatan Umar bin Khattab dan Ali bin Abi Thalib dilihat
dari latar belakang sosio-kultural,pengalaman dalam pemerintahan, dan
pandangan tokoh masyarakat
MANAJEMEN PELAYANAN PRIMA WISATA RELIGI MAKAM HABIB ALI BIN UMAR BAFAQIH DI JEMBRANA, BALI TAHUN 2021
Penelitian ini dilatarbelakangi kondisi Makam Habib Ali Bin Umar Bafaqih berdasarkan hasil observasi peneliti, terdapat kesulitan wisatawan dalam membedakan antara pengelola dan masyarakat sekitar dikarenakan penampilan antara keduanya sama, jumlah wisatawan yang datang setiap tahun berdasarkan data yang diperoleh peneliti sejumlah 4.800 wisatawan yang mengunjungi wisata religi Makam Habib Ali Bin Umar Bafaqih, maka dari itu perlunya manajemen pelayanan prima di lokasi wisata religi tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pelayanan prima Makam Habib Ali Bin Umar Bafaqih. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun metode analisis data yang digunakan adalah analisis data model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Sedangkan teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber data dan triangulasi metode pengumpulan data
Hasil penelitian ini menunjukan manajemen pelayanan prima yang diberikan oleh pengelola Makam Habib Ali Bin Umar Bafaqih belum optimal karena belum sesuai dengan teori manajemen pelayanan. Pengelola Makam Habib Ali Bin Umar Bafaqih tidak memenuhi salah satu konsep manajemen pelayanan yaitu tentang penampilan (appearance) yang belum diterapkan secara maksimal secara penampilan fisik, walaupun pengelola Makam Habib Ali Bin Umar Bafaqih telah menerapkan konsep lain seperti kemampuan (ability), sikap (attitude), perhatian (attention), tindakan (action) dan tanggung jawab (accountability)
Analisis Pembangkit Listrik Hibrid Untuk Kawasan Universitas Teuku Umar Meulaboh
Which more lower deficit of fossil energy for generated power plant, in order to need to do wind power generation plant analysis based on renewable energy which is wind turbine horizontal type. This study is analyzing a power system with electric power load for Teuku Umar University by using a hybrid power generation system which HOMER between wind turbines and diesel generators. Wind resources are used is measured by BMKG Meulaboh Station, which is 6 m/s. The results of the simulation is given by the value of the Net Present Cost (NPC) and the lowest, in the amount of /kWh for the value of Renewable Factor (RF) was 40% and for the value of Renewable Factor (RF), the largest at 58%, the value of the Net Present Cost (NPC) amounted to /kWh. Keywords: Wind Turbine, Homer, Power Plants, Net Present Cost (NPC), Renewable Factor (RF
KH. ALI UMAR THOYYIB (1952-2008) (KONTRIBUSINYA DALAM PERKEMBANGAN ISLAM DI PALEMBANG)
Tulisan ini mengkaji tentang bagaimana kontribusi dari KH Ali Umar Thoyyib dalam perkembangan Islam di Palembang. Kajian dalam tulisan ini membahas secara komprehenshif tentang bagaimana kontribusi KH Ali Umar Thoyyib dalam perkembangan Islam di Palembang, Mulai dari tahun 1952 sampai 2008. Banyak peneliti lain mengkaji tentang ulamaulama yang besar dan cukup dikenal publik, di sisi yang lain bila di telaah lebih jauh kontribusi KH Ali Umar Thoyyib dalam perkembangan Islam juga cukup signifikan, dan selama ini belum ada penelitian yang membahas tentang kontribusi beliau dalam perkembangan Islam di Palembang. Peneliti merasa penting untuk mengkaji bagaimana kontribusi KH. Ali Umar Thoyyib dalam perkembangan Islam Di Palembang, karena ada alasan yang membuat penelitian ini menarik. Yaitu; tentang figur KH. Ali Umar Thoyyib sebagai ulama lokal yang sangat berperan aktif dalam perkembangaan Islam Di Palembang dan selama ini tidak ada pembahasan yang cukup siknifikan tentang beliau. Berpijak dari argumen tersebut maka, pertanyaan besar dari penelitian ini adalah bagaimana kontribusi KH. Ali Umar Thoyyib dalam perkembangam Islam Di Palembang. Guna mengelola data yang didapat guna memperoleh hasil analisis yang maksimal, dalam penelitian ini menggunakan teori peranan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode historis yang bertujuan untuk merekonstruksi masa lalu secara sistematis dan objektif dengan mengumpulkan, mengevaluasi serta menganalisa bukti-bukti untuk menguak fakta dan meperoleh kesimpulan yang sangat kuat. Temuan dalam penelitian ini adalah KH. Ali Umar Thoyyib, merupakan salah satu tokoh penting dalam perkembangan Islam di Palembang.This paper examines how the contribution of KH Ali Umar Thoyyib in the development of Islam in Palembang. The study in this paper discusses in a comprehensive manner the contribution of KH Ali Umar Thoyyib to the development of Islam in Palembang, starting from 1952 to 2008. Many other researchers have examined the large and well-known scholars of the public, on the other hand when examined more far the contribution of KH Ali Umar Thoyyib in the development of Islam is also quite significant, and so far there has been no research discussing his contribution to the development of Islam in Palembang. Researchers feel it is important to examine how the contribution of KH. Ali Umar Thoyyib in the development of Islam in Palembang, because there are reasons that make this research interesting. That is; about the figure of KH. Ali Umar Thoyyib as a local scholar who plays an active role in the development of Islam in Palembang and so far there has been no significant discussion about him. Based on these arguments, the big question of this research is how the contribution of KH. Ali Umar Thoyyib in the development of Islam in Palembang. In order to manage the data obtained in order to obtain maximum analysis results, in this study using role theory. In this research, the writer uses the historical method which aims to systematically and objectively reconstruct the past by collecting, evaluating and analyzing evidence to uncover facts and obtain very strong conclusions. The findings in this study are KH. Ali Umar Thoyyib, is one of the important figures in the development of Islam in Palembang
NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM BUKU BIOGRAFI UMAR BIN KHATTAB KARYA ALI MUHAMMAD ASH-SHALLABI
Pendidikan Islam adalah usaha yang dilakukan untuk mengembangkan
seluruh potensi manusia baik lahir maupun batin agar terbentuknya pribadi
muslim seutuhnya. Dari zaman ke zaman, Berbagai media banyak disampaikan
pendidik untuk menyebarkan pendidikan Islam baik media elektronik maupun
cetak Salah satunya Buku biografi Umar Bin Khattab adalah buku yang ditulis
oleh Ali Muhammad Ash-Shallabi. Di dalam buku tersebut menceritakan tentang
kehidupan Umar Bin Khattab yang sarat akan nilai-nilai pendidikan Islam mulai
dari akidah, syariah, dan akhlak. Adapun tujuan penelitian ini untuk
mengidentifikasi dan menganalisis nilai-nilai Pendidikan Islam yang ada dalam
Buku Biografi Umar bin Khattab karya Ali Muhammad Ash-Shallabi
Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (Library
Reserch) dan pendekatan penelitian adalah Subjek penelitian ini adalah Buku
Biografi Umar bin Khattab Ali Muhammad Ash-Shallabi, sedangkan objek
penelitian ini yaitu studi nilai-nilai pendidikan Islam dalam Buku Biografi Umar
bin Khattab karya Ali Muhammad Ash-Shallabi. Sumber data yang digunakan
adalah Buku Biografi Umar bin Khattab karya Ali Muhammad Ash-Shallabi dan
literatur yang lain berhubungan dengan penelitian ini. Teknik pengumpulan data
dengan cara survey perpuatakaan dan studi pustaka sebagai alat pengumpulan
datanya. Selanjutnya setelah data-data tersebut kemudian dilakukan paparan dan
uraian-uraian secara deskriptif. Setelah itu baru dilakukan penganalisaan data
dengan menggunakan teknik analisis isi (Content Analysis), menyeleksi,
memfokuskan, menyederhanakan, mengabstraksikan dan mengubah data mentah
menjadi catatan tertulis. Kemudian display data dan penarikan kesimpulan.
Pada buku biografi Umar bin Khattab karya Ali Muhammad Ash-Shallabi
terdapat tiga nilai-nilai pendidikan Islam, yaitu akidah, syariah, dan akhlak. Nilai
akidah buku ini berisikan tentang kewajiban seorang muslim untuk beriman
kepada Allah SWT.., malaikat, kitab-kitab, Rasul-Rasul, hari kiamat dan takdir
Allah SWT.dengan sepenuh hati tanpa keraguan dan mengamalkannya. Nilai
syariah, buku ini berisikan tentang kewajiban seorang muslim untuk mengerjakan
shalat, puasa, zakat, dan haji. Selain itu juga sebagai hukum/tata cara jual-beli,
pidana, dan pernikahan. Nilai akhlak, buku ini berisikan tentang (1) akhlak kepada
Allah SWT. (2) akhlak terhadap sesama manusia manusia (3) akhlak terhadap
lingkungan
Banking on ICT: the relevance of online dispute resolution in the Islamic banking industry in Malaysia
Metode dakwah Habib Ali Bin Umar Assegaf pada Majelis Taklim Daarussyifa Bukit Duri Jakarta Selatan
Mengajak atau menyeru orang lain untuk menerima islam adalah salah satu kewajiban yang harus dilakukan setiap muslim. Apalagi ketika umat islam sudah tidak dikenal lagi agamanya dan ketika ajaran dan syariat islam sudah tidak diindahkan lagi maka kita butuh dakwah. Dakwah yang mengembalikan kesadaran umat islam akan pentingnya menjadikan Alqur�an dan As-sunnah sebagai petunjuk hidup. Dakwah yang mengedepankan keteladanan dan nasihat yang baik. Sebagai pelaku dan penggerak kegiatan dakwah disebut da�i. Oleh karena itu, da�I menjadi unsur penting dalam dakwah, dan menjadi salah satu factor keberhasilan dan kegagalan dalam dakwah. Maka pertanyaannya adalah, bagaimana metode dakwah Habib Ali bin Umar Assegaf pada Majelis Taklim Daarussyifa? Lalu, bagaimana penerapan metode dakwah Habib Ali bin Umar Assegaf pada Majelis Taklim Daarussyifa? Dan, kekuatan dan kelemahan metode dakwah yang digunakan Habib Ali bin Umar Assegaf?. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Adapun dalam pengumpulan data, penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi dan wawancara. Observasi langsung kelapangan dan ikut serta dalam kegiatan Majelis Taklim Daarussyifa. Berdasarkan hasil penelitian yang selama ini dilakukan diketahui bahwa Habib Ali bin Umar Assegaf menerapkan sebuah metode sesuai dengan ajaran al- Qura�an dan As-sunnah. Metode dakwah yang digunakan Habib Ali yaitu dengan metode bil hikmah yang mencakup metode ceramah dan mauizatil hasanah. Metode dakwah yang selama ini digunakan bersifat pembelajaran diri dengan aktivitas atau memberikan keteladanan, kesederhanaan dari apa yang disampaikan dalam dakwahnyapun menjadi suatu hal yang menarik. Pelajaran yang baik, bantahlah mereka dengan cara yang baik agar dapat diterima oleh masyarakat luas. Dan bimbinglah murid dengan cara yang baik dan nasihatilah muridmu dengan cara yang baik. Metode dakwah yang digunakan dan diterapkan oleh Habib Ali pada Majelis Taklim Daarussyifa sangatlah baik dan efektif. Dapat memberikan apresiasi tentang peningkatan agama dan akhlak untuk kemajuan Negara dan bangs
The role of parathyroid hormone-related peptide (PTH-rP) in the regulation of proliferation in trophoblast using choriocarcinoma JAR as a model
The effects of EGF, PTH-rP amide and PTH(1-34) amide and the interactions between EGF and PTH-rP(1-34), PTH-rP(1-86) and PTH(1-34), on the proliferation of JAR human choriocarcinoma cells were investigated. Inhibition of PTH-rP(1-34) and PTH-rP(1-86) stimulated cell proliferation by PTH-rP(7-34) and PTH(1-34) were also demonstrated. The effect of dexamethasone with PTH-rP(1-34) on JAR, SaOS-2 and MCF-7 cells was also studied, as well as the effect of cAMP on JAR, F9 and SaOS-2 cell proliferation.EGF, PTH-rP(1-34) and PTH-rP(1-86) increased proliferation in JAR cells but PTH(1-34) did not. PTH-rP potentiated EGF stimulated cell proliferation in JAR, while there was no effect with PTH(1-34). Dexamethasone inhibited PTH-rP(1-34) stimulated cell proliferation in JAR, SaOS-2 and MCF-7. PTH(1-34) and cAMP increased cell proliferation in SaOS-2. PTH(1-34) had no effect on JAR cell proliferation, while cAMP significantly inhibited JAR cell proliferation. This suggests that alternative types of receptor for PTH-rP(1-34) and PTH-rP(1-86) exist in JAR/trophoblast cells. PTH-rP increased EGF-R expression while PTH(1-34), decreased EGF-R expression in JAR cells. Finally, EGF increased the secretion of PTH-rP by JAR cells.Thus this thesis has demonstrated that PTH-rP, EGF and glucocorticoids interact in the control of proliferation in JAR cells and trophoblast. The PTH-rP receptor that exists in JAR/trophoblast may not be the same as the classical type I that exist in SaOS-2 cells. PTH-rP which has an autocrine/paracrine action and may be produced by the aggressive invasive 5-7 day implanted trophoblast. This may occur long before the fetal parathyroid starts to secrete PTH-rP, i.e. about 7-8 weeks after implantation. EGF secreted by the maternal endometrium may influence the production of PTH-rP. An understanding of differences in receptor types in the tissues should enable one to develop selective agonist or antagonist. It is possible that these could be used as anti-cancer drugs, or to develop new forms of contraception or fertility assistance.</p
SYIAR ISLAM HABIB ALI BIN UMAR BIN ABU BAKAR BAFAQIH DI DESA LOLOAN, KECAMATAN NEGARA, KABUPATEN JEMBRANA, BALI TAHUN 1928-1999 M
Skripsi yang berjudul “Syiar Islam Habib Ali bin Umar bin Abu Bakar Bafaqih Di Desa Loloan, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali Tahun 1928-1999 M”, membahas tentang sosok Habib Ali bin Umar bin Abu Bakar Bafaqih, salah satu tokoh ulama yang berperan besar dalam islamisasi di Desa Loloan pada tahun 1928-1999 M. Fokus kajian dalam penelitian ini mengenai syiar Islam serta peran Habib Ali bin Umar bin Abu Bakar Bafaqih. Syiar Islam yang dilakukan tokoh-tokoh ulama Indonesia bukan hal baru untuk dibahas. Namun, syiar Islam yang oleh Habib Ali bin Umar bin Abu Bakar Bafaqih memiliki keunikan yakni syiar dengan menerapkan sikap toleransi yang tinggi serta menjadi salah satu Wali Pitu Bali.
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kondisi dan situasi Desa Loloan ketika Habib Ali bin Umar bin Abu Bakar Bafaqih mensyiarkan agama Islam, latar belakang kehidupan Habib Ali bin Umar binAbu Bakar Bafaqih, bentuk-bentuk syiar Islam Habib Ali bin Umar bin Abu Bakar Bafaqih, serta menjadi bahan referensi bagi penelitian yang sejenis. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan biografi yang bertujuan untuk mengkaji latar belakang kehidupan Habib Ali bin Umar bin Abu Bakar Bafaqih. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori peran yang dikemukakan oleh Levinson, yaitu keadaan dinamis seseorang dalam memposisikan diri di dalam kehidupan sosial dengan menjalankan hak dan kewajiban sesuai dengan posisinya. Teori ini memiliki relevansi terhadap peran Habib Ali bin Umar bin Abu Bakar Bafaqih sebagai tokoh agama yang menjadi panutan di masyarakat. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode penelitian sejarah, yaitu (1) Heuristik (pengumpulan sumber), (2) Verifikasi (kritik sumber), (3) Interpretasi (penafsiran), dan (4) Historiografi (penulisan sejarah).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Habib Ali bin Umar bin Abu Bakar Bafaqih berperan dalam berbagai bentuk syiar, seperti dalam bidang pendidikan, bidang keagamaan, bidang sosial budaya, dan bidang keorganisasian. Habib Ali bin Umar bin Abu Bakar Bafaqih bersama ulama-ulama Desa Loloan lainnya meluruskan kembali ajaran Islam yang sebelumnya tercemar oleh paham Wahabi menjadi kembali seperti semula. Habib Ali bin Umar bin Abu Bakar Bafaqih menerapkan sikap toleransi yang tinggi sehingga syiar Islam yang dilakukannya diterima baik oleh masyarakat Desa Loloan dan sekitarny
A reappraisal of attitudes to the 'People of the Book' in the Qur'an and hadith, with particular reference to Muslim fiscal policy and the covenant of 'Umar
EThOS - Electronic Theses Online ServiceGBUnited Kingdo
- …
