51 research outputs found
Dataset for: Towards Reliable and Secure Physical Unclonable Functions
Research data for the Ph.D. thesis titled: Towards Reliable and Secure Physical Unclonable Functions. Author: Mohd Syafiq Mispan. Year: 2018.</span
Pernikahan Wanita Janda Perspektif Syafiq Riza Basalamah
The status of a widowed woman is a difficult and emotional challenge because they must take care of their needs and their children alone, and they also have to feel the psychological burden of the surrounding community, because society in general still views widow status negatively. Widowed women, if they decide to remarry after a divorce, are underestimated by most people and even labeled with negative things. This research was conducted with the author raising the perspective of an Ahlusunnah da'i, namely Syafiq Riza bin Hasan bin Abdul Qadir bin Salim Basalamah. He is an Ahlusunnah da'i who often discusses Islamic law and marriage based on the foundation of the Qur'an and Hadith. Hence, the purpose of this study is to provide insight and information about the law of remarriage for widowed women and the wisdom of marrying widowed women from an Islamic perspective and the perspective of Syafiq Riza Basalamah. This research was conducted using a qualitative approach method that uses content analysis where data sources are obtained from YouTube videos, books, and several scientific papers. Thus, the results of this study have found that the law of remarriage for widowed women from an Islamic perspective and the perspective of Syafiq Riza Basalamah is that it is permissible not to do so and is obligatory under certain conditions, and helping widows is not only marrying but also meeting their needs.Status wanita janda merupakan tantangan emosional yang berat dan sulit karena mereka harus mengurus kebutuhan hidupnya serta anaknya dengan seorang diri, bahkan mereka juga harus merasakan beban psikologis dari masyarakat sekitarnya, karena masyarakat pada umumnya masih memandang negatif status janda. Wanita janda pun jika memutuskan untuk menikah kembali setelah bercerai, dipandang sebelah mata oleh kebanyakan masyarakat umumnya bahkan dilabeli dengan hal-hal negatif. Penelitian ini dilakukan dengan penulis mengangkat perspektif seorang da’i Ahlusunnah yaitu Syafiq Riza bin Hasan bin Abdul Qadir bin Salim Basalamah. Beliau adalah da’i Ahlusunnah yang sering membahas hukum Islam dan pernikahan berdasarkan landasan Al-Qur’an dan Hadits. Dengan demikian maka, tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan wawasan dan informasi tentang hukum menikah kembali bagi wanita janda dan hikmah menikahi wanita janda perspektif Islam dan perspektif Syafiq Riza Basalamah. Penelitian ini dilakukan dengan memakai metode pendekatan kualitatif yang menggunakan analisis isi dimana sumber data yang didapatkan melalui dari video youtube, buku-buku, serta beberapa karya ilmiah. Dengan demikian, hasil dari penelitian ini telah diketahui bahwa hukum menikah kembali bagi wanita janda perspektif Islam dan perspektif Syafiq Riza Basalamah adalah boleh untuk tidak melakukannya dan wajib dengan syarat tertentu, serta menolong janda bukan hanya menikahi tetapi juga memenuhi kebutuhannya
Understanding women in islam : an Indonesian perspective
Understanding Women in Islam: An Indonesian Perspective critically explores gender-biased discourse within Islamic jurisprudence. It also elucidates matters seldom discussed in the Qu'ran and proposes a way out from the current methodological deadlock regarding women's position in Islam. ABOUT THE AUTHOR SYAFIQ HASYIM is an analyst for issues on women in Islam, political Islam and Islamic radicalism, and currently Deputy Director of ICIP (International Centre for Islam and Pluralism) in Jakarta
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Blended Learning pada Matakuliah Telekomunikasi untuk Mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang
ABSTRAKUbaidillah, Syafiq. 2019. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Blended Learning pada Matakuliah Telekomunikasi untuk Mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Muladi, S.T., M.T., (2) I Made Wirawan, S.S.T., M.T. Kata kunci: Pengembangan , Bahan Ajar, Blended Learning, Telekomunikasi.Telekomunikasi merupakan Matakuliah yang wajib ditempuh oleh mahasiswa S1 Pendidikan Teknik ElektroUniversitas Negeri Malang. Berdasarkan observasi awal di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang, didapatkan informasi bahwa belum ada bahan ajar yang dibuat secara spesifik dan terstruktur untuk Matakuliah Telekomunikasi. Strategi perkuliahan yang diterapkan adalah strategi konvensional. Selain itu mahasiswa dan dosen sudah memiliki perangkat elektronik yang dapat mengakses internet. Seiring dengan perkembangan zaman yang telah masuk pada era revolusi industri 4.0, maka perlu dilakukan penyesuaian terhadap strategi dan materi pembelajaran dalam perkuliahan. Blended learning merupakan salah satu alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk diterapkan dalam perkuliahan saat ini. Sehingga dilakukanlah penelitian dan pengembangan bahan ajar berbasis blended learning pada Matakuliah Telekomunikasi.Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah untuk merancang, mengembangkan, dan mengujicobakan bahan ajar berbasis blended learninguntuk Matakuliah Telekomunikasi di Universitas Negeri Malang. Bahan ajar berbasis blended learning dikembangkan menggunakan model penelitian dan pengembangan menurut Sadiman (2010:100). Langkah-langkah dalam model penelitian dan pengembangan menurut Sadiman terdiri dari delapan, yaitu:1) identifikasi kebutuhan,2) perumusan tujuan,3) perumusan butir-butir materi,4) perumusan alat pengukur keberhasilan,5) penulisan naskah,6) uji coba produk,7) revisi, dan8) produksi masal.Produk penelitian dan pengembangan dikembangkan dalam tiga bentuk bahan ajar, yaitu:1) modul ajar digital dalam format pdf,2) video ajar dalam format mp4, dan slide presentasi dalam format ppt.Produk divalidasi oleh ahli materi dan ahli media. Kedua ahli tersebut merupakan dosen Matakuliah Telekomunikasi di Universitas Negeri Malang. Uji coba dilakukan dengan menyajikan modul ajar dan video ajar pada weblearning Jurusan Teknik Elektro FT-UM. Sedangkan video ajar disajikan melalui layar proyektor di depan kelas.Uji coba produk diterapkan pada 56 mahasiswa yang dibagi pada uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan. Hasil dari validasi materi adalah 89,1% dan validasi media 89%. Sedangkan hasil uji kelompok kecil adalah 86,13% dan evaluasi lapangan adalah 88,15%. Berdasarkan hasil tersebut, bahan ajar berbasis blended learning telah layak dan dapat digunakan pada perkuliahan Telekomunikasi. ABSTRACTUbaidillah, Syafiq. 2019. Development of Learning Material Based on Blended Learning in Telecommunication Courses for Students of Electrical Engineering Education, Faculty of Engineering, State University of Malang. Undergraduate Thesis, Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, State University of Malang. Advisors: (1) Dr. Muladi, S.T., M.T., (2) I Made Wirawan, S.T.,S.S.T., M.T. Keywords:Development, Learning Material, Blended Learning,Telecommunication.Telecommunication is a compulsorysubjectfor undergraduate students of Electrical Engineering Education, Faculty of Engineering, State University of Malang. Based on the preliminary observation at the Department of Electrical Engineering, informarmations were obtainedthat there were no specific and structured learning material made for Telecommunication subjects. The course strategy applied is a conventional strategy. In a row of the 4.0 industrial revolution era, it is neccesary to adjust the strategies and learning materialsin courses. On the other hand, students and lecturers have had electronic devices that can acces internet. Blended learning is an alternative learning strategy that is effective to be implemented in currentlectures. Then, an research and development for learning materials based on blended learning is conducted in Telecommunication subject.The purpose of this research and development is to design, develop, and test the feasibility and expedience of learning materials for Telecommunication subject in State University of Malang. Learning material based on blended learning strategy is developed using research and development model according to Sadiman (2010:100). The steps of Sadiman’s research and development model consist of eight, namely :1) identification of needs,2) formulation of objectives,3) formulation of material items, 4) formulation of measurement instruments of succes,5) writing of manuscripts,6) products trial,7) revisions, and8) mass production.Reserach and development are developed in three forms of learning material, namely:1) digital teaching modules in pdf format,2) teaching videos in mp4 format, and3) presentation slides in ppt format. The products are validated by material and media experts. Both of them are Telecommunication lecturers in State University of Malang. The trial was conducted by presenting teaching modules and teaching videos on the weblearning of Department of Electrical Engineering, State University of Malang. Whereas presentation slide is served trough projector screen in front of class. Product trial was applied into 56 students divided into small group trial and field evaluation. The result of material validation is 89,1% and media validation is 89%. Whereas the result of small group trial is 86,13% and field evaluation is 88,15%. Based on the results, the material learning based on blended learning strategy has been feasible and can be used in Telecommunication courses
RANCANG BANGUN ALAT BANTU CEKAM DATAR DAN SILINDER PADA MESIN UJI TARIK ”HUNG TA” (PENGUJIAN)
DESIGN OF HELPER TOOL FOR FLAT AND CYLINDER CHUCKS OF
"HUNG TA" TENSILE TEST MACHINE (TESTING)
(2014: xii + 90 Pages + Bibliography + Appendix)
R. A. Syafiq Hamdana
061130200090
MECHANICAL ENGINEERING DEPARTMENT
POLYTECHNIC OF STATE SRIWIJAYA
The title of this final report is Design of Helper Tool for Flat and Cylinder Chucks
of "Hung Ta" Tensile Test Machine (Testing). The study aims to find the steps in
manufacturing of a product.
The author chose this tool to improve the production efficiency in terms either of
time or expense in the making process, and also improve product quality.
Data collected by observation.
The conclusion, this product are made in order to assist the testing of tensile test
materials in Mechanical Engineering Mechanics Laboratory.
The author suggests, this product is best used to test the tensile strength of a
material, or as a replacement for the old products that have been unsuitable.
Keywords: Tensile Test, chucks, solid Iron, Hardness of Materials, Heat
Treatmen
Sugar-Rich Hydrolyzates from Coffee Pulp Waste which Produced under Solid State Fermentation by Pestalotiosis sp. VM9 and Aspergillus sp. VTM5, and Its Efficiency as Medium for Single Cell Protein Saccharomyces cerevisiae
Polysaccharides rich coffee pulp is one of some abundant agricultural waste in
Indonesia. The pulp also contains protein which may lead to be an important source for industrial
bioprocessing. Under solid-state fermentation (SSF) by Pestalotiosis sp VM9 using of this pulp,
reducing sugar was produced 392.35 µg/ml after 6 days incubation at 30o
C. Meanwhile, SSF of
the pulp by Aspergillus sp. VTM5, after 5 days of incubation 446.6 µg/ml of reducing was
released. The investigation proved that the hydrolyzates medium which were produced under
SSF by Pestalotiosis sp VM9 and Aspergillus sp. VTM5 can be used as a source for single cell
protein (SCP) Saccharomyces cerevisiae production. The SCP productions using both
hydrolyzates were1.89x106 and 2.9x106 cell/mL after 54 and 48 hours of incubation at 30o
C.
Furthermore, during SCP production, S. Cerevisiae consumed sugars as carbon sources in a range
of 189.8- 225.5 µg/ml (49.5-51.6%) from initial concentration. From the results, it is suggested
that the coffee pulp waste can be used as a cheap medium for SCP production. Further
investigation to improve SCP production efficiency, optimizing of hydrolysis under SSF and
analysis of hydrolyzates component were needed
Implementasi konsep pendidikan agama islam dalam mengatasi bullying: studi kasus di Pondok Pesantren As-Sa’idiyyah 2 Bahrul Ulum Tambakberas Jombang
Tesis ini membahas tentang konsep pendidikan agama Islam dalam mengatasi bullying (Studi kasus di Pondok Pesantren As-Sa’idiyyah 2 Bahrul Ulum Tambakberas Jombang). Adapun rumusan masalah pada tesis ini adalah: 1) Bagaimana konsep pendidikan agama Islam dalam mengatasi bullying perspektif ulama masa periode klasik; 2) Bagaimana konsep pendidikan agama Islam dalam mengatasi bullying di Pondok Pesantren As-Sa’idiyyah 2 Bahrul Ulum Tambakberas Jombang; 3) Apa kendala-kendala dalam mengimplementasikan konsep pendidikan agama Islam dalam mengatasi bullying di Pondok Pesantren As-Sa’idiyyah 2 Bahrul Ulum Tambakberas Jombang. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik penyajian data dan analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan teknik pengumpulan data adalah teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pendidikan agama Islam mempunyai peranan penting dalam pembinaan dan pengembangan anak, terutama berkenaan dengan penanaman nilai-nilai keagamaan. Hal ini didasari para ulama masa periode klasik, pada saat itu lebih menekankan pada penguatan pengajaran agama Islam yang lebih di fokuskan dalam pendidikan akhlak. Adapun konsep pendidikan agama Islam dalam mengatasi bullying perspektif ulama klasik yaitu pembiasaan sopan santun, menerapkan perilaku ramah tamah. 2) Bullying adalah perbuatan yang sifatnya menyakiti seseorang dengan cara disengaja atau niatan yang sudah ada dalam diri pelaku yang mengakibatkan tersakiti, terganggu dan dirugikan. Latar belakang adanya Pondok Pesantren As-Saidiyah II Ramah anak dan anti bullying disebabkan banyaknya perilaku santri yang menyimpang. Perilaku tersebut disebabkan oleh 2 faktor yaitu faktor keluarga dan faktor Individu. Dari permasalahan tersebut pengasuh pondok pesantren As-Saidiyah II membuat suatu konsep untuk mengatasi perilaku bullying antara lain: pembentukan karakter, meningkatkan pelayanan, adanya deklarasi, pembiasaan sopan santun, adanya punishment (hukuman), pembiasaan ramah tamah, dan metode uswah (keteladanan).3) Kendala dalam pengatasian bullying yaitu pengasuh, pengawasan dan satpam tidak mengetahui aktivitas apa yang dilakukan santri ketika berada di luar pondok, santri tidak mampu mengendalikan dirinya dimana ketika tidak mampu mengelola kemarahan menyebabkan perilaku agresif baik secara verbal maupun fisik. Ketiga, banyaknya sebuah permasalahan dalam keluarganya dan pergaulan bebas. Keempat banyaknya santri yang tidak merawat dan menjaga fasilitasnya sendiri sehingga barang tersebut hilang, rusak dan sebagainya. kelima, membutuhkan sebuah hukuman yang membuat santri jera tapi tidak menyakitkan atau tidak merusak mental mereka
Linguistic disorder of a stuttered character in the movie “A Fish Called Wanda”
ABSTRACT
This research analyzes about the language disorder of stuttered character in the movie A Fish Called Wanda. The language disorder is a neurological disorder that affects the brain ability to receive process, store and respond to information both in written and spoken. Stuttered people get difficulties in spoken language. It influences their daily communication. One word has very significant meaning for the stutter people which we never realize it. This phenomenon happens in the movie A Fish Called Wanda.
To conduct this study the researcher uses descriptive qualitative method. This research describes and explains the type of language disorder and the context when the language disorder occurs. To obtain the manageable and systematic data, the researcher himself becomes the primary instrument by watching the movie to get deep understanding, analyzing, and classifying the data. Then the data are presented and analyzed by using language disorder theory proposed by David Carroll.
Based on the finding of this research, the language disorder which happens in Ken’s speaking can be divided into two types. The first type is fluency disorder. It is characterized by repetition and prolongation. Repetition occurs in some units of speech namely sentence, phrase, word, syllable, and sound. Prolongation
occurs in some units of part of speech, namely subject, verb, object, preposition, and complement. Repetition occurs more than prolongation. The second type is voice disorder. Voice disorder is characterized by respiratory support, and quality of breath.
Finally, after finishing this research, the researcher hopes that this research can give contribution to the readers, teachers, psycholinguistics learners, and to further researchers who conduct the same research. The researcher suggest to all people who communicate with stuttered people to make a good condition in their communication in order to make the stuttered people do not get a worse stutter in their speaking
Efektivitas pembiasaan Shalat Dhuha dalam meningkatkan disiplin peserta didik di SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo
Penelitian ini dilatar belakangi oleh keprihatinan penulis terhadap siswa-siswi SMP, keadaan tersebut dikarenakan kurangnya kesadaran disiplin disekolah. Peserta didik di SMP Muhammadiyah 1 sidoarjo yang masih berusia 12 sampai 14 tahun yang termasuk tipe dalam remaja, yang mana masa penuh dengan gejolak karena perkembangan biologisnya sangat begitu cepat bahkan massa ini disebut masa yang sangat rentan terhadap pergaulan remaja. Pada masaa ini kebanyakan seorang anak sekarang sudah terpengaruhi lingkungan, perkembangan teknologi dan budaya sehingga remaja sekarang berprilaku menyimpang. Akibatnya kebanyakan remaja pada saat belajar disekolah sekarang kurang disiplin sering sekali terjadi, salah satunya yaitu membolos ini malah menjadi rutinitas disebagian efektif sekolah. Bukan hanya membolos saja ada yang terlambat sekolah, berkelahi, masalah pakaiaan, merusak, masalah sampah. Untuk mencegah maraknya penyimpangan yang dilakukan oleh siswa perlu adanya kegiatan yang dapat membatasi gerak mereka untuk melakukan hal-hal yang negatf. Salah satu kegiatan tersebut adalah shalat dhuha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji efektivitas pembiasaan shalat dhuha dalam pemebentukan disiplin peserta didik di SMP Muhammadiayah 1 Sidoarjo. Berdasarkan tingkat eksplanasi maka penelitian ini termasuk penelitian komparatif, yaitu penelitian yang membandingkan keberadaan satu variabel atau lebih pada dua variabel atau lebih sampel yang berbeda, atau waktu yang berbeda. Dan menurut jenis datanya, penelitian ini menggunakan jenis data kuantitatif. Adapun skala pengukurannya menggunakan skala Likert, paradigma dalam penelitian ini adalah paradigma sederhana dimana penelitian ini terdiri dari dua variabel dependent dan dua variabel independent jadi untuk membandingkan antara dengan Digunakan teknik Uji Test Independent. Dalam penelitian ini subjek penelitiannya adalah 15% dari jumlah keseluruhan peserta didik kelas VII SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 42 peserta didik. Teknik pengumpulan datanya menggunakan angket, observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah Uji Test Independent yang yang dikonsultasikan dengan r tabel pada taraf signifikan 5% dan 1% untuk memberikan interpretasi bahwa hipotesisi alternatif diterima atau ditolak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat keefetifan yang positif dan signifikan pembiasaan shalat dhuha dalam meningkatkan disiplin peserta didik di SMP Muhammadiyah 1 sidoarjo
Decomposition of Coffe Pulp Polysaccharides By Aspergillus Niger Extraselluler Enzyme
Coffee pulp is agricultural waste which amount of annual production capacity of 336 tons in Indonesia
at 2012. The coffee pulp containing a major component in the form of polysaccharides consisting of cellulose,
hemicellulose, lignin and C / N ratio is relatively high which causes this agricultural waste takes longer to
decompose naturally. Aspergillus niger strains B10 MCC-00136 is a fungus that can produce a wide variety
of extracellular enzymes that can be utilized for the decomposition process. A. niger strain B10 MCC-00136
was grown on medium coffee pulp and crude enzyme to be extracted then carried out using a reducing sugars
assay method Somogy Nelson. The optimum activity was obtained on day 5th with reduction sugars produced
by 29.9 ug / ml. Testing results crude production of enzymes at pH 3.5 to 6 and a temperature of 30-50 °C
showed optimum activity at pH 4, 5 and a temperature of 40 oC. The results of crude enzyme hydrolysis test
reaches optimum at the 18th hour with an efficiency of 4,69 %
- …
