1,137 research outputs found
ANALISIS LITERASI BUKU AJAR BAHASA INDONESIA KARYA TITIK HARSIATI, AGUS TRIANTO, DAN E. KOSASIH KELAS VII
ABSTRAK
Purnama, Puspita Intan. 2018, Analisis Literasi Buku Ajar Bahasa Indonesia
Karya Titik Harsiati, Agus Trianto, dan E. Kosasih kelas VII. Program Studi
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Jurusan Pendidikan Bahasa dan
Seni. Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Bengkulu.
Pembimbing Utama Dr. Agus Trianto, M.Pd., Pembimbing Pendamping Dr.
Gumono, M.Pd.
Literesi merupakan kemampuan mengakses informasi, memahami,
mengidentifikasi, mengekspresikan, mengkomunikasikan,dan menciptakan suatu
karya. Oleh karena itu, berbagai upaya untuk meningkatkan penguasaan literasi
sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi literasi
dalam buku ajar Bahasa Indonesia kelas VII Karya Titik Harsiati, Agus Trianto,
dan E. Kosasih. Penerbit buku ialah Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang,
Kemdikbud. Literasi membaca berdasarkan aspek pemahaman yang meliputi, (a)
mengakses dan mengambil informasi dari teks; (b) mengintegrasikan dan
menafsirkan; (c) merefleksikan dan mengevaluasi teks dari bacaan buku ajar
Bahasa Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
deskriptif kualitatif. Hasil penelitian dari keseluruhan isi buku ajar bahasa
Indonesia kelas VII yang dianalisis menunjukkan bahwa data literasi telah tersaji
dengan lengkap di dalam buku sesuai dengan KI dan KD Kurikulum 2013.
Sedangkan pada aspek 3 masih ada data yang tidak terdapat yaitu indikator
menyajikan tugas kepada pembaca untuk menilai informasi teks dalam buku ajar
dengan sumber lain berdasarkan pengalaman pembaca. Dengan demikian dapat
disimpulkan bahwa literasi buku ajar Bahasa Indonesia kelas VII Karya Titik
Harsiati, Agus Trianto, dan E. Kosasih yang dianalisis lebih menekankan pada
aspek 1 dan 2 yakni menyajikan informasi teks, ide pokok, stuktur, bahasa yang
digunakan, pertanyaan yang berkaitan dengan teks, dan pertanyaan yang berkaitan
dengan pendapat pribadi siswa.
Kata kunci: Buku ajar, literasi
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MENULIS TEKS EKSPOSISI SECARA DARING PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 9 KOTA BENGKULU
ABSTRAK
Murtaja, M Hafni. 2021. Pelaksanaan Pembelajaran Menulis Teks
Eksposisi secara Daring Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 9 Kota Bengkulu.
Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia. Jurusan Bahasa Dan Seni. Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Bengkulu. Pembimbing (I) Dr. Agus
Trianto, M.Pd. Pembimbing (II) Drs. Agus Joko Purwadi, M.Pd.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran
menulis teks eksposisi secara daring pada siswa kelas X SMA Negeri 9 Kota
Bengkulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan
pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 9 Kota
Bengkulu dan waktu penelitian dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran
2021/2022. Data dalam penelitian ini berupa data pengamatan proses
pembelajaran menulis teks eksposisi dan sumber data dalam penelitian ini adalah
1 orang guru bahasa Indonesia dan 32 orang siswa SMA Negeri 9 Kota Bengkulu.
Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dan observasi.
Teknik analisis data diadaptasi dari teknik Miles dan Huberman. Uji keabsahan
data yang digunakan adalah perpanjangan pengamatan. Hasil penelitian didapat
bahwa proses pelaksanaan pembelajaran menulis teks eksposisi secara daring
sudah memenuhi komponen-komponen dalam tahapan pelaksanaan pembelajaran
dan berjalan sesuai dengan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) yang telah
dirancang oleh guru dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan penutup. Guru
membuka pembelajaran dan melakukan apersepi melalui aplikasi Zoom Meeting,
selanjutnya guru memberikan materi berupa video pembelajaran, memberikan
tugas kelompok dan membahas hasil diskusi. Kegiatan pembelajaran menulis teks
ekposisi diakhiri dengan guru menyampaikan kesimpulan hasil pembelajaran.
Seluruh kegiatan pembelajaran tersebut dilaksanakan secara daring dengan
menggunakan aplikasi Zoom Meeting.
Kata Kunci : Pelaksanaan Pembelajaran, Menulis Teks Eksposis
PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DALAM PERSPEKTIF PENGUATAN LITERASI DI SMK NEGERI 2 KOTA BENGKULU
ABSTRAK
Ike Amelia. 2022. Problematika Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMK
Negeri 2 Kota Bengkulu. Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia.
Jurusan Bahasa dan Seni. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
Universitas Bengkulu. Pembimbing utama Dr. Agus Trianto, M.Pd.,
pembimbing pendamping Dr. Padi Utomo, M.Pd.
Penelitian ini dilakukan berkenaan dengan adanya fenomena rendahnya
kemampuan literasi pada siswa. Fokus penelitian ini tentang problematika literasi
dalam pembelajaran bahasa indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui problematika pembelajaran bahasa Indonesia dalam perspektif
penguatan literasi yang dirasakan oleh guru dan siswa di SMK Negeri 2 Kota
Bengkulu dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini
di SMK Negeri 2 Kota Bengkulu. Informan penelitian yaitu guru bahasa
Indonesia dan siswa di kelas XII TKR (Teknik Kendaraan Ringan). Teknik
pengumpulan data menggunakan teknik observasi, teknik rekaman video, dan
wawancara. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian
ini menunjukkan bahwa guru telah menerapkan kegiatan literasi tingkat rendah
dalam pembelajaran bahasa indonesia. Hal ini dikarenakan konsep dasar literasi
yaitu kemampuan berbahasa dan berpikir. Sedangkan, dalam proses pembelajaran
peneliti menemukan minimnya kemampuan berbahasa dan rendahnya kemampuan
berpikir. Selain itu, terdapat beberapa faktor yang dapat menimbulkan
problematika pembelajaran bahasa Indonesia dalam perspketif penguatan literasi
yang meliputi: penggunaan media pembelajaran yang kurang menarik, pemilihan
metode pembelajaran yang tidak bervariasi, sumber belajar yang tidak menunjang
kegiatan literasi, dan pemahaman guru mengenai literasi dalam pembelajaran.
Kata kunci:Problematika, Program Literasi, Pembelajaran Bahasa Indonesia
PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI DENGAN TEKNIK PERANCAH MAJAS PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 KOTA BENGKULU
ABSTRAK
Rofi, Jumarta. 2022. Pembelajaran keterampilan Menulis Puisi dengan
Teknik Perancah Majas Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Kota
Bengkulu. Skripsi. Bengkulu: Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia,
Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,
Universitas Bengkulu. Pembimbing Utama: Dr. Agus Trianto, M.Pd. dan
Pembimbing Pendamping: Wisman, M.Pd.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana proses pembelajaran
keterampilan menulis puisi dengan teknik perancah majas pada siswa kelas VIII
SMP Negeri 4 Kota Bengkulu. Metode yang digunakan adalah metode diskriptif
kualitatif. Sumber data pada penelitian ini guru dan siswa dengan jumlah populasi
siswa yaitu sebanyak 16 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik
observasi, dokumen, dan wawancara. Data pada penelitian ini berupa ucapan dan
perbuatan guru dan siswa pada pembelajaran keterampilan menulis puisi dengan
teknik perancah majas bahasa pada siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Kota
Bengkulu. Hasil Penelitian menunjukan bahwa, teknik perancah majas yang
diterapkan pada pembelajaran keterampilan menulis puisi pada siswa kelas VIII A
terlihat para peserta didik timbul rasa motivasi belajar dan menyelesaikan tugas
secara mandiri. Namun, penerapan teknik perancah majas yang dilakukan oleh
guru pada peserta didik belum sesuai dengan prosedur pembelajaran perancah
sebagai mana mestinya.
Kata Kunci: Pembelajaran Keterampilan Menulis Puisi, Teknik Perancah Maja
PELAKSANAAN LITERASI DALAM PEMBELAJARAN DI KELAS VIII SMP NEGERI 9 KOTA BENGKULU
ABSTRAK
Novandi, Deri. 2018. Pelaksanaan Literasi dalam Pembelajaran di Kelas VIII
SMP Negeri 9 Kota Bengkulu. Skripsi, Program Sarjana (S-1) Pendidikan
Bahasa Indonesia FKIP Universitas Bengkulu. Pembimbing: (I) Dr. Agus
Trianto, M.Pd., (II) Dr. Gumono, M.Pd..
Kata kunci: pelaksanaan literasi, aktivitas pembelajaran.
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan literasi yang terjadi
selama aktivitas pembelajaran di kelas VIII SMP Negeri 9 Kota Bengkulu.
Pendeskripsian pelaksanaan literasi dalam penelitian ini meliputi kegiatan literasi
yang berlangsung pada pembelajaran Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan Alam,
dan Ilmu Pengetahuan Sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu
metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa
hasil pengamatan selama kegiatan pembelajaran yang berlangsung di kelas VIII
SMP Negeri 9 Kota Bengkulu mulai dari fase praaktivitas pembelajaran, fase
aktivitas pembelajaran, hingga fase pascaaktivitas pembelajaran. Dalam penelitian
ini, analisis data dilakukan secara induktif dimulai dari pengumpulan data,
penganalisisan, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan
bahwa pelaksanaan literasi dalam pembelajaran di kelas VIII SMP Negeri 9 Kota
Bengkulu telah tercakup dalam aktivitas pembelajaran dengan berbagai metode
dan kegiatan yang dilakukan guru dan siswa sesuai dengan Standar Kompetensi
(SK) dan Kompetensi Dasar (KD). Pembelajaran literasi di kelas VIII SMP
Negeri 9 Kota Bengkulu telah sesuai dan memenuhi prinsip-prinsip pembelajaran
literasi mulai dari tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi.
Kegiatan pembelajaran yang berlangsung dapat memotivasi siswa dan guru dalam
meningkatkan keterampilan literasi informasi dan berkehidupan serta literasi dasar
siswa (membaca, menulis, dan berbahasa lisan
IMPLEMENTASI GERAKAN LITERASI SEKOLAH DI SMP NEGERI 4 KOTA BENGKULU
ABSTRAK
Wirawan, Noven Handani. 2018. Implementasi Gerakan Literasi Sekolah di
SMP Negeri 4 Kota Bengkulu. Skripsi Program Sarjana (S-1) Pendidikan
Bahasa Indonesia. Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni. Fakultas Keguruan
dan Ilmu Pendidikan. Universitas Bengkulu. Pembimbing Utama Dr. Agus
Trianto, M.Pd, Pembimbing Pendamping Dr. Gumono, M.Pd
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi Gerakan
Literasi Sekolah di SMP Negeri 4 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan
metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang diperoleh berupa
informasi mengenai pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah serta hal-hal yang
mempengaruhi pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah. Sumber data pada
penelitian ini yakni kepala sekolah, wakil kepala kurikulum, kepala perpustakaan,
guru bahasa Indonesia, serta peserta didik. Teknik pengumpulan data
menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa SMP Negeri 4 Kota Bengkulu telah melaksanakan beberapa
program literasi, seperti 1) kegiatan 15 menit membaca buku nonpelajaran, 2)
jurnal membaca, 3) penghargaan pengunjung perpustakaan, 4) sudut baca dan
pondok belajar, serta 5) kunjungan perpustakaan daerah. Program-program
tersebut belum terlaksana dengan maksimal, karena tidak adanya Tim Literasi
Sekolah. Implementasi Gerakan Literasi Sekolah di SMP Negeri 4 Kota Bengkulu
masih berada pada tahap pembiaasaan.
Kata kunci: Implementasi, Gerakan Literasi Sekolah
Pembelajaran Keterampilan Menulis Puisi dengan Teknik Perancah Majas Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Kota Bengkulu
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana proses pembelajaran keterampilan menulis puisi dengan teknik perancah majas pada siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Kota Bengkulu. Metode yang digunakan adalah metode diskriptif kualitatif. Sumber data pada penelitian ini guru dan siswa dengan jumlah populasi siswa yaitu sebanyak 16 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, dokumen, dan wawancara. Data pada penelitian ini berupa ucapan dan perbuatan guru dan siswa pada pembelajaran keterampilan menulis puisi dengan teknik perancah majas bahasa pada siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Kota Bengkulu. Hasil Penelitian menunjukan bahwa, teknik perancah majas yang diterapkan pada pembelajaran keterampilan menulis puisi pada siswa kelas VIII A terlihat para peserta didik timbul rasa motivasi belajar dan menyelesaikan tugas secara mandiri. Namun, penerapan teknik perancah majas yang dilakukan oleh guru pada peserta didik belum sesuai dengan prosedur pembelajaran perancah sebagai mana mestinya.Rofi, Jumarta. 2022. Pembelajaran keterampilan Menulis Puisi dengan Teknik Perancah Majas Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Kota Bengkulu. Skripsi. Bengkulu: Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Bengkulu. Pembimbing Utama: Dr. Agus Trianto, M.Pd. dan Pembimbing Pendamping: Wisman, M.Pd.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana proses pembelajaran keterampilan menulis puisi dengan teknik perancah majas pada siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Kota Bengkulu. Metode yang digunakan adalah metode diskriptif kualitatif. Sumber data pada penelitian ini guru dan siswa dengan jumlah populasi siswa yaitu sebanyak 16 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, dokumen, dan wawancara. Data pada penelitian ini berupa ucapan dan perbuatan guru dan siswa pada pembelajaran keterampilan menulis puisi dengan teknik perancah majas bahasa pada siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Kota Bengkulu. Hasil Penelitian menunjukan bahwa, teknik perancah majas yang diterapkan pada pembelajaran keterampilan menulis puisi pada siswa kelas VIII A terlihat para peserta didik timbul rasa motivasi belajar dan menyelesaikan tugas secara mandiri. Namun, penerapan teknik perancah majas yang dilakukan oleh guru pada peserta didik belum sesuai dengan prosedur pembelajaran perancah sebagai mana mestinya
PROFIL KECEPATAN EFEKTIF MEMBACA SISWA KELAS X AKSELERASI SMA NEGERI 2 KOTA BENGKULU TAHUN AJARAN 2012/2013
Imron Rozi 2013. Profil Kecepatan Efektif Membaca Siswa Kelas X Akselerasi SMA Negeri 2 Kota Bengkulu Tahun Ajaran 2012/2013. Pembimbing Utama Dr. Agus Trianto, M.Pd. dan Pembimbing Pendamping Catur Wulandari, M.Pd. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Jurusan Bahasa dan Seni. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Bengkulu.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan profil kecepatan efektif membaca (KEM) siswa kelas X Akselerasi SMA Negeri 2 Kota Bengkulu tahun ajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan data menggunakan instrumen tes membaca cepat dengan sepuluh kali uji membaca cepat dengan topik bacaan yang bervariasi. Sedangkan instrumen tes yang digunakan untuk mengukur tingkat pemahaman siswa yaitu dengan menggunakan tes objektif (tes pilihan ganda). Analisis data dilakukan dengan (1) mengumpulkan data hasil tes membaca cepat siswa, (2) menganalisis data meliputi pengkategorian dan pengklasifikasian data, (3) membuat kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa profil kecepatan efektif membaca siswa kelas X Akselerasi SMA Negeri 2 Kota Bengkulu secara keseluruhan sudah memadai yaitu 313 kata per menit
PENGGUNAAN BAHASA LISAN GURU-SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS HOTS SISWA KELAS VIII SMPN 10 KOTA BENGKULU
ABSTRAK
Siti Miratih Gempita, 2022. Penggunaan Bahasa Lisan Guru-Siswa
Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis HOTS Siswa
Kelas VIII SMPN10 Kota Bengkulu. Program Studi Pendidikan Bahasa
Indonesia. Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni. Fakultas Keguruan dan
Ilmu Pendidikan. Universitas Bengkulu. Pembimbing utama Prof. Dr.
Arono, M.Pd., Pembimbing Pendamping Dr. Agus Trianto, M.Pd.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan bahasa Lisan guru
dan siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis HOTS (Higheer
Order Thinking Skill) siswa kelas VIII SMPN 10 Kota Bengkulu. Metode
yang digunakan adalah kualitatif. Objek penelitian adalah guru dan siswa
pada saat proses belajar mengajar di kelas. Pengambilan data dilakukan
dengan mengambil data dokumen yang berupa rencana pelaksanaan
pembelajaran (RPP) serta dokumentasi foto dan rekaman suara pada saat
pembelajaran. Teknik analisis data diawali dengan 1. mengumpulkan
ujaran guru dan siswa pada saat diskusi tanya jawab dari hasil rekaman,
2. menganalisis kontruksi bahasa lisan serta pertanyaan yang diberikan
guru secara langsung kepada siswa dari aspek berpikir kritis,berpikir
kreatif, problem solving, kemampuan mengambil keputusan, 3. Mencari
pola kontruksi yang termasuk kedalam LOTS ataupun HOTS. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa Penggunaan Bahasa Lisan Guru-Siswa
Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia berbabis HOTS Siswa Kelas VIII,
belum memenuhi aspek karakteristik HOTS.
Kata Kunci: Bahasa Lisan, Pembelajaran Bahasa Indonesia
Berbasis HOT
MODAL SOSIAL SEBAGAI STRATEGI PEDAGANG KAKI LIMA DALAM MEMPERTAHANKAN USAHA DI DESA PULAU KIJANG KECAMATAN RETEH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
ABSTRAK
Nama : Edi Agus Trianto
NIM : 11840113932
Judul : Modal Sosial Sebagai Strategi Pedagang Kaki Lima dalam Mempertahankan Usaha di Desa Pulau Kijang Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir
Modal sosial memiliki peranan terhadap keberlangsungan industri, khususnya industri pedagang kaki lima. Adanya modal sosial berupa jaringan, kepercayaan, dan norma dalam pengembangan industri pedagang kaki lima berpotensi menjadi strategi dalam menjalankan serta mempertahankan usaha para pedagan kaki lima. Pedagang kaki lima yaitu padagang yang menjajakan barang dagangannya di tempat-tempat yang strategis, seperti di perempatan jalan, di pinggir jalan, dan lain-lain. Pedagang kaki lima di Desa Pulau Kijang Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir meupakan salah satu lokasi pedagang kaki lima yang menjajakan jualannya. Penelitian ini mengkaji tentang modal sosial pedagang kaki lima di Desa Pula Kijang. Modal sosial antara pedagang kaki lima terwujud dalam bentuk: Jaringan, kepercayaan dan norma. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di Desa Pulau Kijang Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir. Informan penelitian adalah 3 orang pedagang kaki lima dan 2 orang masyarakat Desa Pulau Kijang Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir. Teknik pengumpulan data yang digunakan obervasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Usaha pedagang kaki lima di Desa Pulau Kijang Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir ada bermacam-macam dan pendapatan yang didapat berbeda-beda, Para pedagang kaki lima di Desa Pulau Kijang sendiri mereka menjual barang dagangan dari berbagai jenis barang, para pedagang menjual sembako atau barang harian dan menjual makan-makanan ringan. Modal awal usaha bervariasi karena jenis barang yang dijual berbeda-beda. Aktivitas usaha yang digunakan adalah dalam bentuk sarana fisik, dimana para pedagang kaki lima menggunakan gerobak dorong, sepeda motor dan kios. 2) Pedagang kaki lima bisa bertahan karena adanya jaringan sosial yang terjalin dengan baik sebagai modal untuk mengembangkan usaha. Selain itu terdapat juga kepercayaan pedagang kaki limadengan masyarakat atau konsumen maupun sesama pedagang juga terjalin dengan baik. Disamping itu terdapat juga norma sosial pedagang kaki lima yang mana antara pedagang dan kosumen saling bekerja sama dan menjaga lingkungan pasar.
Kata Kunci : Modal Sosial, Pedagang Kaki Lima, Usah
- …
