1,721,232 research outputs found
PROFIL KEPRIBADIAN SISWA SMK NEGERI 1 SEYEGAN, SLEMAN, YOGYAKARTA
PROFIL KEPRIBADIAN SISWA SMK NEGERI 1 SEYEGAN, SLEMAN, YOGYAKARTA
ABSTRAK
Oleh :
Febrianto Tri Nugroho NIM : 08505244019
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kepribadian siswa SMK N
1 Seyegan, Sleman, Yogyakarta ditinjau dari tipe ekstraversi, neurotisme,terbuka, kebersetujuan dan kenuranian.
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Pendekatan yang diambildalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian iniadalah seluruh siswa dari SMK N 1 Seyegan tahun ajaran 2014/2015 yang masihaktif/terdaftar sebagai siswa SMK, yakni siswa kelas 1 dan 2. Sampel penelitianditentukan dengan teknik multistage sampling, dipilih 3 jurusan dari total 6jurusan, dan didapat 12 kelas dari 3 jurusan tersebut dengan jumlah siswa sebanyak 360 siswa. Ukuran sample ditentukan dengan table Krejcie-Morgandengan taraf kesalahan 5% diperoleh 183 sampel.
Validitas instrumen dilakukan dengan menggunakan rumus korelasiproduct moment dan reliabilitas menggunakan rumus Alpha Croncbach. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan persentase.
Profil kepribadian siswa menunjukan bahwa siswa dengan kepribadianekstraversi sebanyak 37,158%, siswa dengan kepribadian neurotisme sebanyak 7,650%, siswa dengan kepribadian terbuka sebanyak 13,661%, siswa dengankepribadian kebersetujuan sebanyak 23,497%, dan siswa dengan kepribadiankenuranian sebanyak 18,032%, Jadi dapat disimpulkan bahwa mayoritas siswaSMK N 1 Seyegan dengan tipe kepribadian ekstraversi 37,158%. Kata kunci : Profil Kepribadian, SMK N 1 Seyega
Optimalisasi Pemanfaatan Potensi Alam Sebagai Strategi Pengembangan Objek Wisata Taman Botani Sukorambi Jember;Sigit Tri Nugroho, 07090310 2035
Tujuan utama praktek kerja nyata ini adalah untuk mengetahui pengembangan
yang ada di Taman Botani Sukorambi Jember. Kendala yang dihadapi oleh perencana
selama proses pengembangan adalah kurangnya pemanfaatan lahan yang tersedia di
Taman Botani serta kurangnya pemanfaatan potensi wisata alam yang ada di objek
tersebut..
Penelitian ini menggunakan suatu pengamatan pada objek dan daya tarik
wisata, dengan melihat keadaan nyata yang terjadi pada objek tersebut serta aspekaspek
dan potensi apa saja yang terdapat di tempat tujuan wisata itu sendiri namun
masih belum di gunakan dan dikembangkan secara optimal. Hasil dari Laporan
Praktek Kerja Nyata dapat dijelaskan bahwa Taman Botani Sukorambi Jember adalah
salah satu objek wisata yang berwawasan lingkungan. Memiliki dua daya tarik utama
yang tidak dimiliki oleh objek wisata yang lain di Jember, yaitu taman bunga dan
buah-buahan serta outbound. Pengembangan yang harus dilakukan oleh pengelola
Taman Botani sukorambi adalah mengembangkan potensi wisata yang ada di Taman
Botani Sukorambi Jember terutama pada daya tarik wisata bernuansa lingkungan dan
alam, sehingga Taman Botani Sukorambi bisa menjadi obyek wisata berbasis wisata
lingkungan dan alam yang unggul di Kota Jember
SENDRATARI RAMAYANA:PENGARUH ANTESEDEN KEPUASAN PADA NIAT BERKUNUNG ULANG
ABSTRAK SENDRATARI RAMAYANA: EFEK ANTESEDEN KEPUASAN PADA NIAT BERKUNJUNG ULANG Oleh: Tri Nugroho Yunanto F0210129 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pengunjung sendratari Ramayana berniat melakukan kunjungan ulang apabila merasa puas dengan pertunjukan sendratari ramayana. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah niat berkunjung ulang dan kepuasan sebagai mediasi. Variabel independen dalam penelitian ini adalahstage, performance, venue environment, dan perceived value. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Surakarta yang pernah menyaksikan Sendratari Ramayana. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 100.Penelitian ini menggunakan alat uji SPSS for windows 16 untuk uji validitas dan realibilitas dan SmartPLS2 untuk uji model. Jumlah responden dalam penelitian ini sejumlah 100 responden. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif. Hasil dari penelitian adalah stage tidak berpengaruh signifikan pada kepuasan. Performance, venue environment, dan perceived value berpengaruh signifikan pada kepuasan, dan kepuasan berpengaruh signifikan terhadap niat berkunjung ulang. Keterbatasan penelitian ini adalah pengunjung VIP yang sulit untuk ditemui dikarenakan ada jadwal tersendiri yang telah dipersiapkan. Keterbatasan lain adalah model yang spesifik sehingga perlu penyesuaian apabila digunakan untuk konteks lain. Kata kunci: Kepuasan Pengunjung, Niat Berkunjung Ulang, Sendratari Ramayana, Hospitality and Tourism
ANALISIS IMPLEMENTASI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA DEPARTEMEN WEAVING 2 PT. KUSUMA HADI SANTOSA
ABSTRAK ANALISIS IMPLEMENTASI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA DEPARTEMEN WEAVING 2 PT.KUSUMA HADI SANTOSA Bintang Tri Nugroho F3513019 Penelitian dilakukan di PT. Kusuma Hadi Santosa yang beralamat di Jl. Raya Jaten Km 9,4 Jaten Karanganyar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem serta implementasi keselamatan dan kesehatan kerja di departemen Weaving 2 PT. Kusuma Hadi Santosa. Sehingga dapat meminimalisasi terjadinya kecelakaan kerja dan mencapai zero accident. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif yang mendapatkan gambaran deskriptif secara sistematis, faktual dan akurat mengenai keselamatan dan kesehatan kerja di departemen Weaving 2 PT. Kusuma Hadi Santosa. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan studi pustaka. Data yang diperoleh kemudian dibahas dengan landasan teori para ahli dan menurut undang-undang yang berlaku. PT. Kusuma Hadi Santosa adalah salah satu perusahaan yang telah melaksanakan kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja. Namun kenyataannya karyawan masih menunjukkan perilaku tidak aman, seperti mengabaikan alat pelindung diri. Padahal alat pelindung diri tersebut sangat penting bagi karyawan dalam melakukan pekerjaannya. Berdasarkan pembahasan tersebut peneliti memberikan saran bahwa pentingnya penerapan program keselamatan dan kesehatan kerja sebagai salah satu upaya dalam mencapai proses produksi yang aman, lancar dan maksimal, memberikan sanksi tegas bagi karyawan yang melanggar aturan dan menjaga lingkungan kerja dalam kondisi aman. Kata Kunci: Analisis dan Implementasi, Program Keselamatan dan Kesehatan Kerj
RELEVANSI KURIKULUM FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA (FT UNY) DENGAN SMK DAN DUNIA KERJA
ABSTRAK
RELEVANSI KURIKULUM FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA (FT UNY) DENGAN SMK
DAN DUNIA KERJA
(Studi Kesesuaian Job Sheet Praktek Pengelasan dengan Kompetensi Ideal)
Oleh :
Tri Nugroho
NIM. 05503241021
Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui kompetensi pengelasan apa saja
yang dibutuhkan oleh dunia kerja (PT. Mega Andalan Kalasan), (2) mengetahui
seberapa besar tingkat relevansi job sheet praktek pengelasan yang digunakan di
SMK dengan kompetensi pengelasan yang dibutuhkan calon pekerja di dunia
kerja (job ideal untuk SMK), (3) mengetahui seberapa besar tingkat relevansi job
sheet praktek pengelasan yang digunakan di FT UNY dengan kompetensi
pengelasan yang dibutuhkan calon guru SMK (job ideal FT UNY), (4)
mengetahui adakah kompetensi pengelasan yang dibutuhkan di dunia kerja (PT
Mega Andalan Kalasan) tetapi tidak diajarkan di SMK, dan (5) mengetahui
adakah kompetensi pengelasan yang dibutuhkan di dunia kerja (PT Mega Andalan
Kalasan) dan/atau diajarkan di SMK tetapi tidak diajarkan di FT UNY.
Penelitian yang dilakukan ini adalah penelitian deskriptif yang bersifat
eksploratif non hipotesis (tanpa hipotesis) dengan pendekatan survei. Penelitian
dilakukan pada job-job praktek pengelasan yang diajarkan di FT UNY dan SMK
serta job pengelasan yang diterapkan di dunia kerja. Penelitian dilakukan di tiga
tempat yaitu FT UNY, SMK N 2 Pengasih dan PT. Mega Andalan Kalasan.
Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar pengamatan dalam bentuk
check list.
Hasil analisis menunjukkan bahwa kompetensi pengelasan OAW dan
SMAW tidak dibutuhkan di PT. Mega Andalan Kalasan, sedangkan pengelasan
MIG terdapat 13 kompetensi yang dibutuhkan dan pengelasan TIG terdapat 7
kompetensi; Rata-rata prosentase kompetensi pengelasan yang diajarkan di SMK
sebesar 73,64% dari kompetensi ideal untuk SMK sehingga job sheet pengelasan
yang diajarkan di SMK dengan kategori relevan; Rata-rata prosentase kompetensi
pengelasan yang diajarkan di FT UNY sebesar 73,96% dari kompetensi ideal
untuk FT UNY sehingga job sheet pengelasan yang diajarkan di FT UNY dengan
kategori relevan; terdapat 10 job pengelasan MIG dan 5 job pengelasan TIG yang
dibutuhkan di dunia kerja (PT. Mega Andalan Kalasan) tetapi tidak diajarkan di
SMK; terdapat 9 job pengelasan OAW, 3 job pengelasan SMAW, 9 job
pengelasan MIG, dan 9 job pengelasan TIG yang diajarkan di SMK dan/atau
dibutuhkan di dunia kerja (PT. Mega Andalan Kalasan) tetapi tidak diajarkan di
FT UNY
PENGEMBANGAN TRAINER KIT FLEKSIBEL UNTUK MATA PELAJARAN TEKNIK MIKROKONTROLLER DAN ROBOTIK PADA PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK AUDIO VIDEO DI SMK NEGERI 3 YOGYAKARTA
PENGEMBANGAN TRAINER KIT FLEKSIBEL UNTUK
MATA PELAJARAN TEKNIK MIKROKONTROLLER DAN ROBOTIK
PADA PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK AUDIO VIDEO
DI SMK NEGERI 3 YOGYAKARTA
Oleh:
Wisnu Tri Nugroho
10518241025
ABSTRAK
Penelitian Tugas Akhir Skripsi ini bertujuan untuk mengembangkan dan
mengetahui kelayakan media pembelajaran Trainer kit Fleksibel untuk mata
pelajaran Teknik Mikrokontroller dan Robotik Kompetensi Dasar Operasi Putar
dan Geser dan Program Deret LED pada Program Keahlian Teknik Audio Video di
SMK Negeri 3 Yogyakarta.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan
pengembangan (Research and Development) ADDIE yang dikemukakan oleh
Robert Maribe Branch, yaitu Analyze, Design, Develop, Implement dan Evaluate.
Tahap Analyze mendapatkan kesenjangan yang cukup besar dalam proses
belajar mengajar. Proses Design dilakukan untuk mengkaji ulang tujuan
pembelajaran dan strategi tes. Pada tahap Develop, media yang sudah terbentuk
secara nyata menjalani beberapa ujicoba untuk kemudian dilakukan validasi dan
ujicoba terbatas. Pada tahap validasi mendapatkan kategori “LAYAK” dan
“SANGAT LAYAK”. Pada tahap ujicoba terbatas mendapatkan kategori “LAYAK”.
Tahap Implement dilakukan pada kelas X Teknik Audio Video di SMK Negeri 3
Yogyakarta. Tahap Evaluate menggunakan instrument angket dengan skala
Likert empat pilihan untuk mengukur persepsi responden terhadap Trainer kit
Fleksibel.
Hasil penelitian kelayakan media pembelajaran Trainer kit Fleksibel ditinjau
dari tiga aspek yaitu: (1) Aspek kualitas materi mendapatkan persentase skor
78,35% dengan kategori “LAYAK”; (2) Aspek pengoprasia media mendapatkan
persentase skor 68,19% dengan kategori “LAYAK”; (3) Aspek pembelajaran
mendapatkan persentase skor 79,09% dengan kategori “LAYAK”. Total penilaian
semua aspek mendapatkan persentase skor 75,21% dengan kategori “LAYAK”
sehingga media pembelajaran Trainer kit Fleksibel layak digunakan sebagai
media pembelajaran mata pelajaran Teknik Mikrokontroller dan Robotik
Kompetensi Dasar Operasi Putar dan Geser dan Program Deret LED pada
Program Keahlian Teknik Audio Video di SMK Negeri 3 Yogyakarta.
Kata kunci :ADDIE, Trainer kit Fleksibel, media pembelajaran
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Penerapan Model Talking Stick Berbantu Spinning Wheel Terhadap Keaktifan dan Hasil Belajar pada Tema Pendapatan Nasional Kelas XI IPS Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2023/2024 di SMA Negeri 2 Salatiga
Penelitian ini di latar belakang dari observasi dan hasil wawancara yang telah diperoleh peneliti selama magang dan melakukan penelitian pada hasil belajar peserta didik dan keaktifan belajar di SMA Negeri 2 Salatiga. Untuk mendapatkan hal ini peneliti melakukan penelitian tindakan kelas dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan keaktifan peserta didik. Tujuan yang ingin di capai oleh peneliti yaitu; (1) Mengetahui penerapan model Talking Stick berbantuan media Spinning Wheel dapat meningkatkan keaktifan peserta didik pada materi Pendapaan Nasional dalam Pelajaran Ekonomi. (2) Mengetahui penerapan model Talking Stick berbantuan media Spinning Wheel mampu meningkatkan pencapaian hasil belajar pada materi Pendapatan Nasional dalam Pelajaran Ekonomi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan model Kemmis dan Mc. Taggart.
Penelitian dilakukan di SMA Negeri 2 Salatiga pada Kelas XI IPS F dengan jumlah peserta didik 36 orang. Penelitian ini mengukur keaktifan dan hasil belajar peserta didik didalam kelas. Hasil belajar menunjukan peningkatan pada setiap siklus nya yaitu dengan hasil akhir memperoleh 89% meningkat dan untuk keaktifan peserta didik meningkat dari 14% menjadi 78% pada siklus II. Dengan penerapan model Talking Stick berbantuan media Spinning Wheel lebih efektif meningkatkan hasil belajar dan keaktifan peserta didik. Dari data yang diperoleh maka direkomendasikan kepada guru agar menggunakan metode ini dalam pembelajaran Ekonomi.This research is motivated by observation and interview result obtained by the researcher during an internship and research on student learning outcomes and learining engagement at SMA Negeri 2 Salatiga. To address these issues, the researcher conducted classroom action research aimed at improving both learning outcomes and student engegement. The specific objectives of the research were; (1) To determine whether the implementation of the talking stick model supported by the spinning wheel media can enhance student engagement in the National Income material within the economics subject. (2) To assess whether the talking stick model supported by spinning wheel media can improve learning outcomes in the national income material within the ekonomi subject. This research the classroom action research midel proposed by Kemmis and McTaggart.
The studey was conducted at SMA Negeri 2 Salatiga in calss XI IPS F, consisting 0f 36 student. The research measured student engagement and learning outcomes in the classroom. The results showed an improvement in learning outcomes in each cycle, with an end result of 89% improvement. Additionally, student engagement increased from 14% to 78% by the secon cycle. The implementation of the talking srick model supported by the spinning wheel media proved to be more effective in enhancing both learning otcomes and student engagement. Based on the data obtained, it is recommended that teachers use this merhod in economics instrucation
Prosedur pengajuan surat izin usaha perdagangan (SIUP) di kantor Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) Kabupaten Sragen
ABSTRAK RAHMAT TRI NUGROHO, D1513082, PROSEDUR PENGAJUAN SURAT IZIN USAHA (SIUP) PERDAGANGAN PADA KANTOR BADAN PERIZINAN TERPADU DAN PENANAMAN MODAL (BPTPM) KABUPATEN SRAGEN. Tugas akhir, Program Diploma III Manajemen Administrasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta, 2017, 99Halaman. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) adalah surat izin untuk dapat melaksanakan kegiatan usaha perdagangan. Setiap perusahaan, koperasi, persekutuan maupun perusahaan perseorangan, yang melakukan kegiatan usaha perdagangan wajib memperoleh SIUP yang diterbitkan berdasarkan domisili perusahaan dan berlaku di seluruh wilayah Republik Indonesia.Terkait dengan uraian diatas, penulis berkesempatan melakukan Praktik Kerja Lapangan di Kantor Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) Kabupaten Sragen.Pada kesempatan tersebut, penulis mencoba untuk turut serta dalam membantu memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan agar investasi usaha masyarakat dapat berjalan dengan lancar karena terpenuhinya unsur pokok penunjang usaha, yaitu SIUP. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, maka kegiatan perizinan SIUP harus didukung dengan proses pengajuan yang jelas dan mudah. Dengan proses yang jelas dan mudah,pengajuan dapat menjadi pengendali cara serta sistem kerja perizinanagar berlangsung efektif dan efisiensehingga tujuan bersama dapat terwujud Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan penggambarkan pelaksanaan Prosedur Pengajuan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) pada kantor Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kabupaten Sragen. Pelaksanaan pengamatan ini, menggunakan jenis penelitiandeskriptif kualitatif yaitu dengan menggambarkan pelaksanaan Prosedur Pengajuan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) yang dituangkan dalam bentuk kalimat-kalimat dan berdasarkan hasil pengamatan di lapangan.Sumber data yang diperoleh berdasarkan dari narasumber, aktivitas dan juga dokumen.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi sehingga dapat dianalisa dan ditarik kesimpulannya. Hasil pengamatan yang dilakukan di kantor Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) Kabupaten Sragen penulis menyimpulkan bahwa secara keseluruhan prosedur pengajuan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) sudah baik dan telah sesuai dengan ketentuann yang berlaku di Kantor Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) kabupaten Sragen. Namun dalan pengamatan, penulis menemukan kendala yakni berkaitan dengan waktu penyelesaian.Adapun saran yang diberikan penulis yakni agar memberikan waktu lembur kepada pegawai bidang penerbitanagar tidak ada keterlambatan waktu penyelesaian. Kata Kunci : SIUP, Pengajuan, Perizinan
- …
