221 research outputs found
Pendidikan Karakter dalam Cerita Anak Berjudul Kecil Jadi Kawan, Besar Jadi Lawan Karya Tri Isyanti dan Siti Andari
This study aims to describe the character education contained in the story of a child titled Small So Comrade, Big So Opponent. The type of this research is descriptive qualitative research, namely bibliography. Objects in this study is a child story titled Small So Comrade, Big So Opponent work of Tri Isyanti and Siti Andari. The research data was collected by reading and writing techniques. Data analysis in this research is done through pragmatic approach. The steps taken by identifying, reviewing, interpreting, and describing the parts of the child's story that can be utilized as the character of character education. The results of this research is in the story of a child titled Small So Comrade, Big So Opponent work of Tri Isyanti and Siti Andari contains content of character education in mitigating disaster. The children's storybook is set in a grade 3 elementary school student who has environmental and social concerns when a flood disaster strikes their area. There are five character education that is in the children's story that is environmental care; Social care; generous, helpful and cooperative; respect and courtesy; and curiosity
Subtitle Strategies and Acceptability of Directive Speech Act In The Lion King 2019 Movie
Andari, Ragil Tri. 2021. Translation Strategies and Acceptability of Directive Speech Act In The Lion King 2019 Movie. Thesis. English Literature Study Program. English Department. Faculty of Humanities. Universitas Jenderal Soedirman. Purwokerto. Supervisor 1: Dyah Raina Purwaningsih, S.S., M.Hum. Supervisor 2: R. Pujo Handoyo, S.S., M.Hum. Exsternal Examiner: Asrofin Nur Kholifah, S.S., M.Hum
Keywords: Translation Studies, Translation Strategies, Acceptability, Directive Speech Act, The Lion King 2019 Movie.
This research is aimed to analyze the types of directive speech act, translation strategies as well as the acceptability aspect of the translation of directive speech act in The Lion King 2019 movie. This analysis is conducted by using the theory of types of directive speech act by Searle (1976), theory of translation strategies by Gottlieb (1992), and theory of translation acceptability proposed by Nababan, et al. (2012). The data of this research are 41 directive speech acts in English uttered by Simba and Scar as the main character in the movie. In order to answer the research question, the researcher uses descriptive qualitative method. The result of questionnaires that are acquired from the respondents is also taken into consideration in analyzing the data. The result of this research shows 4 strategies implemented in all the data of directive speech acts. The strategies consist of transfer strategy (44%), deletion (37%), condensation (12%), and paraphrase (7%). The most used strategy in this research is transfer strategy because its simple but reliable characteristic. On the other hand, the least implemented strategies are paraphrase strategy, caused by the lack of cultural-based directive speech act in the data. Furthermore, the acceptability aspect of the data is predominantly acceptable by 98% of the data, and 2% of the data are less acceptable. Thus, the translation of directive speech act in The Lion King 2019 movie is generally acceptable. It is proved by the use of translation strategies that are implemented to each category of directive speech act and result in the high level of acceptability, it is affected by the use of familiar and common terms in target language
Jual-beli tanah setelah berlakunya peraturan pemerintah nomor 24 tahun 1997 : studi perbandingan hukum peraturan pemerintah nomor 10 tahun 1961 dengan peraturan pemerintah nomor 24 tahun 1997 ANDARI, Asmarani Tri
UU no. 5 tahun 1960 tentang peraturan dasar pokok agraria yang lazim dikenal dengan UU pokok agraria (UUPA), merupakan landasan bagi pengaturan soal-soal keagrariaan yang bertujuan untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur, meletakkan dasar-dasar untuk mengadakan kesatuan dan kesederhanaan dalam hukum pertanahan
PENGARUH PENGENDALIAN INTERNAL DAN INTERNAL AUDIT TERHADAP PENCEGAHAN KECURANGAN (Studi Kasus pada CV. Agung Mas Motor Kota Sukabumi)
Lusi Andari (1530611007) Muhammadiyah University Sukabumi. The Influence of the Effects of Internal Control and Internal Audit on Fraud Prevention on CV. Agung Mas Motor, Sukabumi City (Thesis Supervisor Ismet Ismatullah S.E., M. AK and Ade sudarma S.E., MM).
This study aims to study the influence of internal and internal controls on opposing fraud on the CV. Agung Mas Motor, Sukabumi City. The type of data used in this study is primary data obtained using field surveys using questionnaires distributed to respondents. In this study consists of two independent variables, namely internal control and internal audit and one variable that is defending fraud. Data analysis method using Equation Modeling SEM-PLS Structure with WarpPLS 5.0 Program.
The results showed a positive and significant relationship between internal control of fraud with β coefficient value = 0.373 and a significance value of 0.001. And also there is a positive and significant relationship between internal audit of fraud with the value of coefficient β = 0.483 and a significance value of 0.001. The results of the study are based on hypothesis testing which shows that internal and internal control is taken as 44% of the deficiencies and the remaining 56% is needed by other factors that are not necessary in this study by the author
PERBANDINGAN METODE EXPLICIT INSTRUCTION DAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA DALAM POKOK BAHASAN LINGKARAN DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII SMPN 1 SAWAHAN
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: 1) Pembelajaran mana yang lebih baik antara metode STAD dengan metode Explicit Instruction dalam meningkatkan prestasi belajar siswa, 2) Metode mana yang memberikan prestasi belajar matematika yang lebih baik antara siswa yang mempunyai motivasi belajar tinggi, sedang, dan rendah, 3) Ada tidaknya interaksi antara metode pembelajaran dengan motivasi pada prestasi belajar siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket untuk data motivasi siswa dan teknik tes untuk data prestasi belajar matematika siswa. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji statistik analisis variansi dua jalan frekuensi sel tak sama. Kesimpulan dari penelitian ini adalah 1) tidak ada perbedaan pengaruh antara Pembelajaran dengan menggunakan metode STAD maupun pembelajaran yang menggunakan metode Explicit Instruction dalam meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VIII SMP N 1 Sawahan pada pokok bahasan Lingkaran, 2) tidak ada perbedaan pengaruh antara motivasi tinggi, sedang maupun rendah terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII SMP N 1 SAWAHAN pada pokok bahasan Lingkaran, 3) tidak ada interaksi antara pengajaran dengan model STAD dan pengajaran dengan model Explicit Instruction dengan motivasi siswa tinggi, sedang maupun rendah terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Sawahan pada pokok bahasan Lingkaran.
EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL SISWA KELAS V SD SE-KECAMATAN BANGUNREJO KABUPATEN LAMPUNG TENGAH
<div class="field-items"><div class="field-item odd"><p class="rtejustify">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:(1) apakah prestasi belajar matematika siswa dengan menggunakan pendekatan kontekstual lebih baik dibandingkan siswa dengan menggunakan pendekatan konvensional pada materi pokok bangun datar (2) apakah siswa yang mempunyai kemampuan awal tinggi lebih baik dari prestasi belajarnya dari pada siswa yang mempunyai kemampuan awal sedang dan rendah, dan siswa yang mempunyai kemampuan awal sedang lebih baik prestasi belajarnya dibandingkan dengan siswa yang mempunyai kemampuan awal rendah pada materi pokok bangun datar. (3) apakah pada siswa yang memiliki kemampuan awal sedang, prestasi belajar siswa yang diberi pembelajaran matematika dengan pendekatan kontekstual lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diberi pembelajaran matematika dengan pendekatan konvensional. Di sisi lain, pada siswa yang memiliki kemampuan awal tinggi atau rendah, prestasi belajar siswa yang diberi pembelajaran matematika dengan pendekatan kontekstual sama dengan siswa yang diberi pembelajaran matematika dengan pendekatan konvensional, pada materi pokok bangun datar.</p><p class="rtejustify"> Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Kecamatan Bangunrejo tahun pelajaran 2009/2010. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelompok eksperimen yang terdiri dari SD N I Bangunrejo, SD N Sinarseputih, dan SD N 02 Bangunrejo. Sedangkan kelompok kontrol SD N 03 Bangunrejo, SD N I Sidoluhur, dan SD N 02 Sidoluhur yang diperoleh dengan cara <em>stratified cluster random sampling</em> cara undian. Teknik pengambilan data adalah dengan menggunakan tes untuk mengetahui prestasi belajar matematika siswa pada materi pokok bangun datar. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama.</p><p class="rtejustify">Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Pembelajaran matematika dengan menggunakan pendekatan kontekstual pada pokok materi bangun datar menghasilkan prestasi belajar matematika lebih baik apabila dibandingkan menggunakan pendekatan konvensional. (F<sub>a</sub>= 9,8067 &gt; F<sub>tabel</sub>= 3,8410); (2) Kemampuan awal siswa memberikan pengaruh yang berbeda terhadap prestasi belajar matematika siswa pada pokok materi bangun datar. (F<sub>b</sub>=3,0904 &gt; F<sub>tabel</sub>= 3,0000). Siswa yang memiliki kemampuan awal tinggi mempunyai prestasi belajar matematika siswa yang sama dengan siswa yang mempunyai kemampuan awal sedang, siswa yang memiliki kemampuan awal tinggi mempunyai prestasi belajar matematika siswa yang lebih baik dengan siswa yang mempunyai kemampuan awal rendah, dan siswa yang memiliki kemampuan awal sedang mempunyai prestasi belajar matematika siswa yang sama dengan siswa yang mempunyai kemampuan awal rendah. (3) Tidak ada interaksi antara pendekatan pembelajaran yang digunakan dengan kemampuan awal siswa terhadap prestasi belajar matematika siswa pada materi pokok bangun datar (F<sub>ab </sub>= 0,5698 &lt; F<sub>tabel</sub>= 3,0000). Artinya siswa yang mengikuti pembelajaran matematika dengan menggunakan pendekatan kontekstual mempunyai prestasi belajar yang lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran matematika dengan menggunakan pendekatan konvensional baik secara umum maupun kalau ditinjau dari masing-masing kategori kemampuan awal. Di sisi lain siswa dengan kemampuan awal tinggi mempunyai prestasi belajar yang lebih baik dengan siswa dengan kemampuan awal sedang dan rendah, siswa dengan kemampuan awal sedang mempunyai prestasi belajar yang lebih baik dengan siswa dengan kemampuan awal rendah baik siswa yang mengikuti pembelajaran matematika dengan menggunakan pendekatan kontekstual maupun siswa yang mengikuti pembelajaran matematika dengan menggunakan pendekatan konvensional.</p></div></div></jats:p
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA PUISI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL
Poetry is a literary work that has specificity, both in terms of language, word choice, and readers. Indonesian language learning in poetry reading material at SMP Negeri 3 Kubu Babussalam One Roof, Rokan Hilir Regency, Riau has so far been less favored, because students are less motivated and lack self-confidence when reading poetry. The author seeks to improve these conditions by conducting learning using audio-visual media in learning to read poetry. The problem discussed in this scientific work is how the process of improving poetry reading by using audio-visual media in class VIII of SMP Negeri 3 Kubu Babussalam One Roof. The aim is to find out the process of improving poetry reading skills using audio-visual media in class VIII of SMP Negeri 3 Kubu Babussalam One Roof, Rokan Hilir Regency, Riau
Kunjungan Wisatawan Dan Dampaknya Terhadap Pengangguran Terbuka Dan Pengentasan Kemiskinan
In Jombang Regency, the tourism sector is a new source of Regional Income (PAD), because in Jombang there are no Regional Regulations relating to tourism. So far, the management of the tourism sector is still haphazard, but the tourism sector has contributed to PAD. Apart from that, the tourism sector also contributes to reducing the number of poverty and alleviating poverty. However, during this pandemic, the contribution of the tourism sector to reducing poverty and alleviating poverty is very low, this is because many tourism sector businesses have been affected by the pandemic. Therefore, this research aims to analyze the impact of tourist visits on open unemployment and poverty alleviation. This research uses PATH Trimming model analysis with Natural Logarithmic Time Series data. The research results show that the results of sub-structure test 1 state that the results of testing hypothesis 1, which states that there is a negative and significant influence between the independent variable (X) on the endogenous (intervening) variable, are accepted. The results of testing sub structure 2 stated that the results of testing hypothesis 2, which stated that there was a positive and significant influence between the independent variable (X) on the endogenous (dependent) variable, were accepted. The results of hypothesis test 3, which stated that there was no negative and significant influence between the endogenous (intervening) variables Y1, Y2 and Y3 on the endogenous (dependent) variable Z1, were rejected. The results of sub-structure test 3 state that the results of hypothesis test 4 which states that there is a negative and significant influence between the independent variable (X) on the endogenous (dependent) variable Z2, are accepted. The results of hypothesis testing 5, stating that there is no negative and significant influence between the endogenous (dependent) variable Z1 on the endogenous (dependent) variable Z2, are rejected
Analisis Perbedaan Kualitas Akrual dan Persistensi Laba Sebelum dan Sesudah Konvergensi IFRS
AbstractThe quality of profit is the ability of the earnings in reflecting the truth of the company's earnings and helping predict future earnings. Indonesia is one of the G-20 member countries applying International Financial Reporting Standard (IFRS). The existence of IFRS encourages managers to conduct high quality financial reporting, resulting in high profit quality as well. There are two measurements of earning quality used in this research that is accrual quality and profit persistence . This study aims to obtain new empirical evidence whether there are differences in accrual quality and profit persistence between before and after convergence IFRS. The population that is used in this research is all manufacturing companies in Indonesia in 2006-2013. The sample in this research is obtained by purposive sampling method. The results show that there are significant differences in accrual quality between before and after IFRS convergence. However, the results of the study also proved that there is no difference in earnings persistence between before and after IFRS convergence. The results of this study provide evidence that after the IFRS convergence of an efficient motive that reflects the actual state of earnings, but not necessarily predict earnings in the future manufacturing companies in Indonesia.Keywords: Accrual quality; IFRS convergence; Profit persistence. AbstrakKualitas laba merupakan kemampuan laba dalam merefleksikan kebenaran laba perusahaan dan membantu memprediksi laba mendatang. Indonesia merupakan salah satu negara anggota G-20 yang menerapkan International Financial Reporting Standard (IFRS). Adanya IFRS ini mendorong manajer untuk melakukan pelaporan keuangan yang berkualitas tinggi, sehingga menghasilkan kualitas laba yang tinggi pula. Ada dua pengukuran kualitas laba yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitas akrual dan persistensi laba. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris baru apakah terdapat perbedaan kualitas akrual dan persistensi laba antara sebelum dan sesudah konvergensi IFRS. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur di Indonesia tahun 2006-2013. Sampel dalam penelitian ini diperoleh dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kualitas akrual antara sebelum dan sesudah konvergensi IFRS. Akan tetapi, hasil penelitian juga membuktikan bahwa tidak terdapat perbedaan persistensi laba antara sebelum dan sesudah konvergensi IFRS. Hasil studi ini memberikan bukti bahwa sesudah konvergensi IFRS adanya motif efficient yang mencerminkan keadaan laba yang sebenarnya, akan tetapi tidak belum tentu memprediksikan laba di masa yang akan datang perusahaan manufaktur di Indonesia.Kata Kunci: IFRS; Konvergensi; Kualitas akrual; Persistensi laba
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN QUANTUM LEARNING PADA MATA KULIAH ALJABAR LINIER MATERI RUANG-n EUCLIDES
Penelitian ini bertujuan menghasilkan perangkat pembelajaran dengan pendekatan Quantum Learning pada mata kuliah Aljabar. Penggunaan pendekatan Quantum Learning dalam pembelajaran merupakan salah satu cara untuk menarik minat mahasiswa dalam mengikuti dan memahami materi Aljabar Linier, karena dalam pendekatan pembelajaran ini (Quantum Learning) sangat memperhatikan lingkungan belajar yang didesain sedemikian hingga peserta didik merasa penting, aman, nyaman, senang, dan dapat belajar secara optimal. Pendekatan Quantum Learning dipadukan dengan metode yang cocok yang diharapkan dapat meningkatkan keaktifan mahasiswa sehingga dapat mendorong mahasiswa untuk mempelajari materi-materi tersebut dengan lebih baik. Penelitian pengembangan ini dilakukan menggunakan pendekatan pengembangan 4-D Thiagarajan, dkk.. Keempat tahap tersebut adalah tahap pendefinisian, tahap perancangan, tahap pengembangan, dan tahap penyebaran. Perangkat pembelajaran yang didapatkan telah dinyatakan valid oleh para validator dan memenuhi kriteria yaitu aktivitas mahasiswa efektif, kemampuan dosen mengelola pembelajaran baik, kemampuan mahasiswa dalam memahami materi baik, tes hasil belajar sensitif, valid, dan reliabel, serta respon mahasiswa positif. Perangkat pembelajaran yang dihasilkan meliputi SAP, LKM, dan THB pada mata kuliah Aljabar Linier</jats:p
- …
