2,250 research outputs found

    INNA WA AKHWATUHA PADA SURAH MARYAM DAN TOHA

    No full text
    *********ABSTRAK********* Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan struktur inna wa akhwatuha dalam Al-Qur’an surah Maryam dan Toha yang memiliki struktur inna wa akhwatuha dan jenis rukun yang beragam. Penelitian ini mengkaji struktur inna wa akhwatuha secara dalam dan rinci. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif yang terkait dengan studi kepustakaan dan metode ini termasuk jenis penelitian kualitatif. Peneliti menemukan 3 inna wa akhwatuha dalam surah Maryam, yaitu inna, anna, dan laita dan 4 inna wa akhwatuha pada surah Toha, yaitu inna, anna, lakinna, dan la’alla. Terdapat 21 ayat yang memiliki struktur inna wa akhwatuha pada surah Maryam dan 32 ayat pada surah Toha. Adapun data yang ditemukan dari aspek inna sebanyak 46 skruktur (18 pada Maryam dan 28 pada Toha). Pada aspek anna ditemukan sebanyak 6 struktur (2 pada Maryam dan 4 pada Toha). Pada aspek laita ditemukan sebanyak 1 struktur dari surah Maryam. Pada aspek lakinna ditemukan sebanyak 1 struktur dari surah Toha. Pada aspek la’alla ditemukan sebanyak 4 struktur dari surah Toha. Kata Kunci: Inna, Saudari-saudari Inna, Surah Maryam, Surah Toha **ABSTRACT**** The purpose of this research is to discover the structure of inna wa akhwatuha in Surah Maryam and Toha in the Qur’an, which exhibit diverse structures of inna wa akhwatuha. This research examines the structures of inna wa akhwatuha in depth and detail. The method used in this research is descriptive analysis method related to literature studies, and this method falls under category of qualitative research. The researcher identified three inna wa akhwatuha in Surah Maryam (inna, anna, and laita). And four sisters of inna in surah Toha (inna, anna, lakinna, and la’alla). There are 21 verses of inna wa akhwatuha structures in Surah Maryam and 32 verses in Surah Toha. The data found from inna aspect is 46 structures in total (18 in Maryam and 28 in Toha). Regarding the anna aspect, six structures were found (2 in Maryam and 4 in Toha). In terms of laita, one structure was found in surah Maryam. The lakinna aspect revealed one structure in surah Toha. Finally, the la’alla aspect yielded four structures in surah Toha. Keywords: Inna, Sisters of Inna, Surah Maryam, Surah Toh

    “BANDOENG LAOETAN API” DAN PERAN MOHAMMAD TOHA PADA PELEDAKAN GUDANG MESIU DI DAYEUHKOLOT 1945 - 1946

    No full text
    Skripsi ini mengkaji tentang Peran Mohammad Toha yang merupakan pelaku dari peledakan gudang mesiu di Dayeuhkolot pada peristiwa Bandung Lautan Api. Skripsi ini bertujuan untuk meneliti tentang bagaimana perjalanan Mohammad toha sebagai pemuda militan yang bergabung dalam organisasi militer serta bagaimana perjalanan Toha dalam melawan tentara Sekutu pada periode 1945 hingga 1946. Skripsi ini juga menjelaskan mengenai sejarah peristiwa Bandung Lautan Api pada tahun 1945 hingga peledakan gudang mesiu oleh Mohammad Toha di Dayeuhkolot pada 1946. Skripsi ini menggunakan metode historis dengan teknik penulisan deskriptif naratif. Sumber yang digunakan dalam skripsi ini berupa pustaka, film dan lisan. Sumber pustaka yang digunakan adalah buku-buku yang berhubungan mengenai peristiwa Bandung Lautan Api dan Peran Mohammad Toha. Sumber film yang digunakan adalah film mengenai peristiwa Bandung Lautan Api. Penulis menggunakan sumber lisan dengan mewawancarai langsung dengan alm. Pak Nana Kana, Pak H.M. Djuhiya dan Pak Unu Suparta sebagai pelaku sejarah dalam peristiwa Bandung Lautan Api. Selain itu pula, penulis melakukan wawancara dengan Pak Hendrik sebagai Sejarahwan dari Anggota Monumen Perjuangan (Monju) Jawa Barat. Hasil skripsi ini menunjukan bahwa Mohammad Toha lahir sekitar tahun 1927 di Desa Suniaradja, Bandung. Toha menempuh Pendidikan di Sekolah Rakyat Babatan Kota Bandung tahun 1940. Kemudian Toha bergabung dalam organisasi Seinedan guna mempelajari ilmu militer. Perjalanan militer Tohapun berlanjut dengan bergabung dalam Barisan Rakyat Indonesia (BRI) dan sekarang berubah nama menjadi Barisan Banteng Rakyat Indonesia (BBRI). Toha di amanatkan sebagai Komandan dari Seksi I Penggempur, dalam tugasnya Toha diberikan mandat untuk melawan tentara Sekutu pada tahun 1946 serta melaksanakan misinya untuk meledakan gudang mesiu milik Belanda. Pada 10 Juli 1946 Toha berhasil memasuki wilayah gudang mesiu ini dan membuat gudang persenjataan Belanda habis terbakar dengan bom granat hingga menyebabkan lumpuhnya kekuatan Belanda dikarenakan hangusnya persenjataan mereka. Namun, hal ini menyebabkan tewasnya Toha akibat peledakan gudang tersebut dan menyebabkan berakhirnya peristiwa Bandung Lautan Api. This thesis examines the role of Mohammad Toha who was the perpetrator of the explosion of the gunpowder warehouse in Dayeuhkolot in the Bandung Lautan Api incident. This thesis aims to examine how Mohammad Toha's journey as a militant youth joined a military organization and how Toha's journey against the Allied troops from 1945 to 1946 was. Mohammad Toha in Dayeuhkolot in 1946. This thesis uses the historical method with descriptive narrative writing techniques. The sources used in this thesis are literature, film and oral. The library sources used are books related to the events of Bandung Lautan Api and the role of Mohammad Toha. The source of the film used is a film about the events of Bandung Lautan Api. The author uses oral sources by interviewing directly with the late. Mr. Nana Kana, Mr. H.M. Djuhiya and Pak Unu Suparti as historical actors in the Bandung Sea of Fire incident. In addition, the author conducted an interview with Pak Hendrik as a historian from the West Java Struggle Monument (Monju) member. The results of this thesis show that Mohammad Toha was born around 1927 in Suniaradja Village, Bandung. Toha studied at the Babatan People's School in Bandung in 1940. Then Toha joined the Seinedan organization to study military science. Tohapun's military journey continued by joining the Indonesian People's Front (BRI) and now changing its name to the Indonesian Banteng People's Front (BBRI). Toha was mandated as Commander of Section I Penggempur, in his duties Toha was given the mandate to fight the Allied troops in 1946 and carry out his mission to blow up the Dutch gunpowder warehouse. On July 10, 1946 Toha managed to enter the area of this gunpowder warehouse and burnt the Dutch armory with a grenade bomb, causing the Dutch forces to cripple due to the scorching of their weapons. However, this led to the death of Toha due to the explosion of the warehouse and led to the end of the Bandung Ocean of Fire incident

    Analisis struktur novel Pulang karya Toha Mohtar

    No full text
    Penelitian berpendapat bahwa sastra tidak saja lahir karena fenomena kehidupan yang nyata tetapi juga dari kesadaran penulis. Berdasarkan hal diatas, penelitian ini dilakukan dengan latar belakang : (1) karya sastra sebagai salah satu hasil cipta masyarakat selain memiliki nilai kehidupan juga memiliki banyak peran salam berbagai perjuangan ditanah air tercinta ini; (2) sebagai karya sastra yang mengesahkan tentang kehidupan manusia, karya sastra dapat dijadikan cerminan masyarakat dalam rangka membentuk perilaku dan pribadi sesorang serta memiliki mental yang patut dibanggakan; (3) akhir-akhir ini muncul berbagai karya sastra yang memisahkan kehidupan manusia yang ditulis dalam skenario. Namun sebagian besar cerita tersebut memunculkan kehidupan manusia dalam kemewahan, sedangkan kehidupan sebagaian besar masyarakat Indonesia di pedesaan yang hidup sederhana tak pernah ditampilkan. Tujuan penelitian dalam skripsi ini : (1). Mengetahui dan mendeskripsikan tema dalam novel pulang karya Toha Mohtar; (2). Mengetahui dan menganalisis latar dalam novel pulang karya toha mohtar; (3). Mengetahui, penguraikan dan menganalisis karakter masing-masing tokoh novel pulang karya Toha Mohtar ; (3). Mengetahui dan menganalisis alaur cerita novel pulang karya Toha Mohtar. Dalam penelitian ini digunakan metode deskripsif dan analisis karena dalam penelitian ini sasaran atau objek yang diteliti adalah sebah (karya sastra) Sasaran penelitian ini adalah buku novel pulang karya Toha Mohtar dan buku-buku yang terkait. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu : (1). Novel pulang karya toha mohtar ini diterbitkan pertama kali pada tahun 1958 dan menceritakan kehidupan masyarakat desa yang memiliki pola pemikiran yang sangat sederhana, namun memiliki jiwa nasionalisme tinggi; (2). Novel pulang karya Toha Mohtar ini mengambil setting/latar waktu pagi, siang, sore, dan malam hari dan latar tempat di sekitar lingkungan perdesaan dan dikota Surabaya; (3). Dalam memberikan karakter pada tokoh-tokohnya Toha Mohtar menggunakan beragam cara yaitu physical discripton. Portrayal ofthought or conscious thought, reaction to events dan direct author analysis; (4). Tokoh-tokoh dalam novel itu yaitu tokoh Tamin, ibu Tamin, ayah Tamin, suami Tamin, pak Banji masing-masing diberikan perwatakan yang begitu jelas dan menarik; (5). Tokoh tamin adalah sosok pemuda desa yang gagah, kuat, berbakti pada orang tua yang dalam kepulangannya dari merantau menderita tekanan jiwa serta konfik batin yang dasyat karena diperantauan ia menjadi serdadu yang mengejar-ngejar lascar rakyat dan TNI; (6). Ayah dan ibu Tamin adalah gambaran tokoh utama masyarakat pedesaan yang tidak berpendidikan, miskin, mempunyai pola pikir yang sederhana, namun mereka memilki jiwa besar yaitu sangat membanggakan para pejuang yang melawan penjajah;(7). Sumi adalah tokoh gadis desa yang lugu, polos rajin yang dimunculkan oleh toba mohtar dalam cerita ini untuk melengkapi lukisan penggambaran masyarakat pedesaan; (8). Tokoh pak haji Banji dalam novel pulang ini merupakan gambaran pemuka masyarakat dipedesaan yang mempunyai sikap arif bijaksana serta digunakan oleh Toha Mohtar untuk alat penyelesaian dalam cerita ini; (9). Peristiwa-peristiwa dalam vovel pulang ini berlangsung sesuai dengan urutan waktu seperti layaknya novel-novel yang lain terbit pada masa itu. Peristiwa dimulai dari lukisan keadaan lingkungan pedesaan waktu kepulangan tokoh utamanya dari rantau, peristiwa mulai bergerak, timbul konflik, peristiwa mulai memuncak, sampai pada puncak, kemudian berakhir dengan penyelesaian Berikut saran-saran penulis dalam penelitian ini : (1) diharapkan perpustakaan sekolah menambah buku-buku karya sastra terutama karya sastra lama yang semakin hari semakin langka. Adaupun cara-cara menambah buku tersebut misalnya: (a). mengajukan kepada para siswa yang sudah lulus dan akan meninggalkan sekolah memberikan kenangan-kenangan berupa buku yang telah ditentukan jenis dan judulnya, (b). meminta buku-buku karya sastra kepada penerbit sebagai sponsor; (2). Banyak karya sastra merupakan khasanah sastra Indonesia belum terjamah penelitian. Padahal penelitian tersebut sangat penting bagi kemajuan dan perkembangan sastra maupun budaya bangsa. Oleh karena itu, alangkah baiknya apabila peneliti meneliti objek yang beragam artinya penelitian tidak meneliti objek yang sudah diteliti oleh peneliti lain; (3). Media cetak maupun media elektronika hendaknya tidak hanya menampilkan cerita-cerita fiksi dengan lakon kehidupan-kehidupan modern yang penuh kemewahan saja melainkan ditampilkan cerita-cerita tentang masyarakat kelas bawah atau masyarakat pedesaan yang merupakan bagian terbesar dari masyarakat Indonesia yang juga dapat memberi pendidikan bagi masyarakat

    Replication Data for "Political Competition and Ethnic Riots in New Democracies: A Lesson from Indonesia"

    No full text
    The following files are necessary to reproduce the results presented in "Ethnic Riots in New Democracies: A Lesson from Indonesia", a forthcoming piece in the British Journal of Political Science

    Toha Key Hardened Function

    No full text
    TOHA is Key Hardened Function designed in the general spirit of sequential memory- hard function which based on secure cryptographic hash function, the idea behind its design is to make it harder for an attacker to perform some generic attacks and to make it costly as well, TOHA can be used for deriving keys from a master password or generating keys with length of 256-bit to be used in other algorithm schemes, general approach is to use a password and a salt like a normal scheme plus other parameters, and you can think of the salt as an index into a large set of keys derived from the same password, and of course you don’t need to hide the salt to operate

    Analisis Pemikiran Nina Ariyani Martini, Ida Farida, dan Toha Nursalam

    No full text
    Pada tulisan ini penulis berusaha untuk memahami bagaimana pemikiran tokoh dalam bidang psikologi perpustakaan. Adapun pemikiran tokoh yang dikaji dalam hal ini adalah pemikiran dari Nina Ariyani Martini yang akan dibandingkan dengan pemikiran Toha Nursalam yang sama-sama menulis buku tentang psikologi perpustakaan. Nina Ariyani Martini dan Toha Nursalam merupakan tokoh yang mempunyai latar belakang pendidikan psikologi sehingga penulis ingin melihat letak persamaan dan perbedaan dari tulisannya mengenai psikologi perpustakaan. Aspek yang akan dilihat dalam tulisan ini yaitu penulis akan melihat persamaan dan perbedaan pemikiran dari segi pengertian psikologi, teori kepribadian dalam kegiatan perpustakaan, penerapan teori motivasi dalam kegiatan perpustakaan dan penerapan psikologi untuk layanan perpustakaan. ABSTRACT In this paper the author tries to understand how the thinking of the character in the field of library psychology. The thinking of the character studied in this case is the thought of Nina Ariyani Martini who will be compared with the thought of Toha Nursalam who both wrote a book about the psychology of the library. Nina Ariyani Martini and Toha Nursalam are characters with background behind the psychology education so the author would like to see the location of similarities and differences from his writing about the psychology of the library. Aspects to be seen in this paper that the authors will see the similarities and differences of thought in terms of understanding of psychology, personality theory in the activities of the library, the application of motivation theory in the activities of libraries and the application of psychology for library services

    Apipa Adinda, Alias Bok Toha, Java

    No full text
    This record was harvested from a previous catalogue system and will be withdrawn in 2025. Information in this record may be superseded or incomplete. Visit this record in UMA's new catalogue at: https://archives.library.unimelb.edu.au/nodes/view/368877Surname: APIPA ADINDA Given Name(s) or Initials: ALIAS BOK TOHA Military Service Number or Last Known Location: JAVA Missing, Wounded and Prisoner of War Enquiry Card Index Number: 22411178919 Item: [2016.0049.01204] "Apipa Adinda, Alias Bok Toha, Java

    Replication Data for "Political Competition and Ethnic Riots in New Democracies: A Lesson from Indonesia"

    No full text
    The following files are necessary to reproduce the results presented in "Ethnic Riots in New Democracies: A Lesson from Indonesia", a forthcoming piece in the British Journal of Political Science

    Analisis rekrutmen karyawan di PT. Toha Putra Semarang (studi kasus PT. Toha Putra Semarang)

    No full text
    Karyawan sebagai sumber daya manusia merupakan kunci keberhasilan organisasi. Kualitas sumber daya manusia suatu organisasi tergantung pada kualitas calon-calon karyawan atau pelamar. Upaya untuk menentukan calon karyawan itu diawali dari rekrutmen. Oleh karena itu rekrutmen haruslah dilakukan sebaik mungkin agar tidak terjadi salah rekrut yang mengakibatkan pemborosan dan kerugian bagi perusahaan. Manfaat utama dari proses perekrutan adalah untuk mencapai tujuan yang diinginkan, yaitu mendapatkan karyawan yang tepat untuk jabatan. Sedangkan rekrutmen dalam perspektif manajemen sumber daya insani secara islam merekrut karyawan berdasarkan keahlian, kejujuran, dan pengetahuan ilmu agama. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana proses rekrutmen karyawan di PT. Toha Putra Semarang dalam perspektif manajemen syariah? Dan tujuan dari rekrutmen ini adalah: 1). Mengetahui bagaimana sistem rekrutmen karyawan di PT. Toha Putra Semarang. 2). Untuk mengetahui kesesuaian rekrutmen yang diterapkan di PT. Toha Putra Semarang dengan konsep manajemen sumber daya insani secara islam. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yaitu sebagai proses penelitian yang menghasilkan data kualitatif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang atau pelaku yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang berlaku di PT. Toha Putra Semarang sudah sesuai dengan sistem rekrutmen manajemen sumber daya insani secara islam yaitu menggunakan sistem Meryt. Sedangkan sistem pelaksanaan rekrutmen dalam perspektif manajemen sumber daya insani secara islam pada dasarnya sudah dilakukan berdasarkan kebutuhan perusahaan artinya rekrutmen sudah sesuai dengan al-Qur’an dan hadist nabi dan dilakukan setelah analisis

    Development of a First-Person-Shooter Game called 'Toha' with GameGuru Max Engine and the Exploration of GameGuru Max

    No full text
    Tugas akhir ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan GameGuru Max, sebuah engine pengembangan permainan yang memungkinkan pengembang untuk membuat permainan 3D dengan kode minimal. Dengan menggunakan engine ini, penulis akan membuat sebuah permainan berdasarkan kisah Muhammad Toha di Bandung Lautan Api. Dalam permainan ini, para pemain akan mengendalikan Muhammad Toha dan sekutunya saat mereka merencanakan untuk menghancurkan gudang amunisi musuh. Pada akhirnya, Muhammad Toha akan mengorbankan dirinya dengan meledakkan sebuah granat dan menghancurkan gudang tersebut. Melalui pembuatan permainan ini, penulis berharap dapat menunjukkan kemampuan GameGuru Max dan juga mengabadikan kisah pahlawan Muhammad Toha di Bandung Lautan Api. Tugas akhir ini akan mengeksplorasi fitur-fitur engine GameGuru Max dan menginvestigasi bagaimana engine ini dapat digunakan untuk membuat permainan. Selain itu, akan dibahas pula kisah Muhammad Toha dan bagaimana ceritanya dapat diadaptasi menjadi permainan. Terakhir, penulis akan membahas potensi GameGuru Max dan implikasinya untuk pengembangan permainan. ================================================================================================================================= This final project examines the capabilities of GameGuru Max, a game development engine that enables developers to create 3D games with minimal coding. Using this engine, the author will create a game based on the story of Muhammad Toha in the Bandung Lautan Api. In this game, players will take control of Muhammad Toha and his allies as they plan to destroy an enemy ammunition warehouse. Ultimately, Muhammad Toha will sacrifice himself by detonating a grenade and destroying the warehouse. Through the creation of this game, the author hopes to demonstrate the capabilities of GameGuru Max and also preserve the heroic story of Muhammad Toha in the Bandung Lautan Api. The final project will explore the features of the GameGuru Max engine and investigate how it can be used to create a game. It will also examine the story of Muhammad Toha and how it can be adapted into a game. Finally, the author will discuss the potential of GameGuru Max and its implications for game development
    corecore