1,720,957 research outputs found
Robot Cerdas Berkaki Pemadam Api
Pembuatan robot cerdas ini di latar belakangi adanya Kontes Robot Cerdas Indonesia 2006 yang diadakan di Balairung Universitas Indonesia. Dalam kontes ini terdapat 3 kategori yang dilombakan yaitu, senior beroda, senior berkaki, dan expert. Robot ini dirancang untuk mengikuti kategori senior berkaki. Robot ini bergerak dengan menggunakan 4 kaki yang masing-masing memiliki dua derajad kebebasan (degree of freedom). Untuk dapat membuat robot cerdas berkaki pemadam api yang dapat memadamkan api dalam ruangan yang telah ditentukan, maka diperlukan perancangan mekanik, elektronik, dan software. Bagian elektronik meliputi mikrokontroler, sensor-sensor, dan driver. Mikrokontroler digunakan sebagai pengontrol seluruh
peralatan yang ada pada robot seperti sensor-sensor, dan motor. Sensor terdiri dari beberapa jenis antara lain sensor jarak, sensor api, dan sensor garis. Driver digunakan untuk penggerak motor. Pemrograman software untuk robot menggunakan bahasa assembly. Fungsi software adalah untuk mengolah data yang diperoleh dari sensor lalu diproses, sehingga menghasilkan suatu keadaan yang nantinya digunakan untuk navigasi robot
Jembatan Timbang Untuk Pengguna Kursi Roda
Perkembangan teknologi bertujuan untuk memberikan kemudahan dalam setiap aspek kehidupan manusia. Pembuatan “Jembatan Timbang Untuk Pengguna Kursi Roda” dimaksudkan untuk membantu pengguna kursi roda dalam melakukan pengukuran berat badan. Selain itu, perancangan jembatan timbang ditujukan untuk orang-orang dengan kondisi tubuh tertentu, sehingga tidak mampu melakukan penimbangan badan secara normal. Jembatan timbang merupakan alat ukur berat dalam satuan kilogram, dengan konstruksi alat menyerupai jembatan. Kelebihan jembatan timbang dibandingkan dengan timbangan mekanik ialah tampilan hasil pengukuran berat dalam bentuk digital. Perancangan jembatan timbang untuk pengguna kursi
roda menggunakan timbangan digital sebagai elemen pengukur beratnya dengan memanfaatkan data pengukuran yang dihasilkan oleh keluaran modul timbangan digital untuk ditampilkan sebagai angka hasil pengukuran berat. Pengguna yang ingin melakukan pengukuran berat badan dengan menggunakan jembatan timbang diwajibkan menggunakan kursi roda selama proses penimbangan badan berlangsung. Elemen penyusun jembatan timbang terdiri dari: timbangan digital yang digunakan sebagai elemen pengukur beratnya, rangkaian mikrokontroler sebagai pusat pengolahan data serta pusat pengaturan keseluruhan sistem, rangkaian push button untuk pemilihan menu, start penimbangan, dan setting default serta Graphic LCD sebagai display untuk menampilkan angka hasil pengukuran berat. Hasil dari pembuatan sistem jembatan timbang membuktikan
bahwa sistem jembatan timbang dapat digunakan sebagai alat pengukur berat badan bagi pengguna kursi roda
Jembatan Timbang Untuk Pengguna Kursi Roda
Perkembangan teknologi bertujuan untuk memberikan kemudahan dalam setiap aspek kehidupan manusia. Pembuatan “Jembatan Timbang Untuk Pengguna Kursi Roda” dimaksudkan untuk membantu pengguna kursi roda dalam melakukan pengukuran berat badan. Selain itu, perancangan jembatan timbang
ditujukan untuk orang-orang dengan kondisi tubuh tertentu, sehingga tidak mampu melakukan penimbangan badan secara normal. Jembatan timbang merupakan alat ukur berat dalam satuan kilogram, dengan konstruksi alat menyerupai jembatan. Kelebihan jembatan timbang dibandingkan dengan timbangan mekanik ialah tampilan hasil pengukuran berat dalam bentuk digital. Perancangan jembatan timbang untuk pengguna kursi
roda menggunakan timbangan digital sebagai elemen pengukur beratnya dengan memanfaatkan data pengukuran yang dihasilkan oleh keluaran modul timbangan digital untuk ditampilkan sebagai angka hasil pengukuran berat. Pengguna yang ingin melakukan pengukuran berat badan dengan menggunakan jembatan
timbang diwajibkan menggunakan kursi roda selama proses penimbangan badan berlangsung. Elemen penyusun jembatan timbang terdiri dari: timbangan digital yang digunakan sebagai elemen pengukur beratnya, rangkaian mikrokontroler sebagai pusat pengolahan data serta pusat pengaturan keseluruhan sistem, rangkaian push button untuk pemilihan menu, start penimbangan, dan setting default serta Graphic LCD sebagai display untuk menampilkan angka hasil pengukuran berat. Hasil dari pembuatan sistem jembatan timbang membuktikan bahwa sistem jembatan timbang dapat digunakan sebagai alat pengukur berat badan bagi pengguna kursi roda
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
- …
