1,354,947 research outputs found

    PENGEMBANGAN USAHA KULINER DI DESA TAPUS, SUMATERA SELATAN

    No full text
    ABSTRAKUMKM memiliki peran penting bagi perekonomian. UMKM khususnya pada bidang kuliner di Desa Tapus belum berkembang karena mayoritas mata pencaharian warga di Desa Tapus adalah petani. Padahal banyak potensi desa yang bisa dikembangkan. Usaha Angkringan Bar – Bar merupakan usaha angkringan yang ada di Desa Tapus, Sumsel tetapi usaha angkringan tersebut tutup dan lokasi angkringan tidak dimanfaatkan lagi. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk membuka dan  mengembangkan usaha angkringan sebagai salah satu upaya mengembangkan usaha kuliner di Desa Tapus, Sumsel. Dalam pengembangan usaha UMKM melalui usaha angkringan di Desa Tapus, Sumsel diperlukan waktu satu minggu. Pelaksanaan pengembangan usaha angkringan ini dilakukan dengan melakukan pengembangan tempat usaha, menu, dan pemasaran. Dari hasil pengembangan usaha angkringan ini menunjukan adanya respon postif dari warga Desa Tapus, hal ini terlihat dari warga desa yang antusias datang ke angkringan. Selain itu, terjadi peningkatan pembeli yang berdampak pada meningkatnya omset penjualan. Hasil pengembangan usaha angkringan ini diharapkan dapat dipertahan dan bahkan ditingkatkan. Kata kunci: pendampingan, pengembangan UMKM; bauran pemasaran ABSTRACTMSMEs have an important role in the economy. MSMEs, especially in the culinary field in Tapus Village, have not developed because the majority of residents' livelihoods in Tapus Village are farmers. Even though there is a lot of village potential that can be developed. The Bar-Bar Angkringan business is an angkringan business in Tapus Village, South Sumatra, but the angkringan business is closed and the angkringan location is no longer used. The purpose of this activity is to open and develop an angkringan business as an effort to develop a culinary business in Tapus Village, South Sumatra. In developing the UMKM business through the angkringan business in Tapus Village, South Sumatra takes one week. The implementation of this angkringan business development is carried out by developing business premises, menus, and marketing. Based on the results of the development of this angkringan business, it shows a positive response from the residents of Tapus Village, this can be seen from the enthusiastic villagers who come to the angkringan. In addition, there was an increase in buyers which resulted in an increase in sales. The results of this angkringan business development are expected to be maintained and even improved. Keywords: mentoring; MSME development; marketing mi

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    No full text
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    INOVASI NUGGET SEHAT DENGAN KOMBINASI WORTEL DAN OATMEAL DI DESA TAPUS

    No full text
    Upaya untuk menyediakan pilihan pangan yang lebih sehat yang memadukan produk lokal yang menyehatkan dengan teknologi pengolahan mutakhir disebut Inovasi Nugget Sehat Desa Tapus dengan Kombinasi Wortel dan Oatmeal. Wortel dan oatmeal adalah elemen utama dalam proyek penelitian ini, yang bertujuan untuk menciptakan nugget lezat dan padat nutrisi. Oatmeal memberikan manfaat kesehatan yang sebanding dengan wortel, ditambah tambahan protein dan serat. Wortel terkenal dengan kandungan vitamin A-nya yang tinggi. Sedangkan untuk nugget biasa, yang biasanya memiliki lebih sedikit komponen menyehatkan, kedua elemen ini dipilih untuk meningkatkan kandungan nutrisi pada nugget dan menawarkan alternatif yang lebih sehat. Dengan melibatkan masyarakat dalam tahap produksi dan pemasaran, program ini dilaksanakan di Desa Tapus. Pertama, masyarakat desa mendapat pengarahan cara menyiapkan nugget bergizi, meliputi penanganan bahan baku, pengolahan, dan penyajian yang menarik secara visual. Penerapan prinsip dan standar higienis untuk kualitas produk mendapat penekanan khusus selama prosedur ini. Berdasarkan temuan inovasi ini, masyarakat memberikan respons yang baik terhadap nugget bergizi yang terbuat dari gandum dan wortel. Produk ini tidak hanya membantu masyarakat setempat menjadi juru masak yang lebih berpengetahuan dan terampil, namun juga membuka prospek usaha baru yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Selain menciptakan prospek pasar baru bagi produk pangan sehat di Desa Tapus, inovasi ini juga diharapkan dapat mendorong pola makan sehat di masyaraka

    Variations on the Author

    No full text
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    No full text
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Gambaran Isu dan Kebijakan Lembaga PAUD di TK Negeri Tapus Kabupaten Lebong

    No full text
    Pendidikan Anak Usia Dini merupakan satu dari tahap pendidikan yang harus diperhatikan, karena berperan menentukan perkembangan dan keberhasilan anak di masa mendatang. Namun sayangnya, TK Negeri Tapus yang merupakan satu-satunya TK di kecamatan Topos kabupaten Lebong ini masih kurang diminati oleh masyarakat disana. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman masyarakat mengenai PAUD dan karena beberapa permasalahan yang ada di dalam lembaga tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan mengungkap gambaran isu dan permasalahan yang ada di TK Negeri Tapus. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh beberapa gambaran isu seperti (1) sarana dan prasarana yang sangat kurang dan mengancam keselamatan dan kesehatan anak; (2) kurikulum 2013 yang sulit dipahami dan tidak dapat dikembangkan oleh guru; (3) sistem pembelajaran selama pandemi yang tidak dapat dilakukan secara daring; dan (4) isu manajerial seperti kurangnya tenaga SDM sehingga guru masih melakukan rangkap jabatan. Isu-isu ini perlu diatasi melalui internal lembaga seperti menyediakan sarana dan prasarana yang layak serta pelatihan untuk guru mengenai kurikulum, keahlian, dan kreatifitas sebagai tenaga pendidik, maupun dari luar lembaga seperti dilakukan pembinaan dari Diknas setempat

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    No full text
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods
    corecore