1,720,981 research outputs found

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL)

    Get PDF
    Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan program yang bertujuan untuk mengembangkan kompetensi mengajar mahasiswa sebagai calon guru/pendidik/ tenaga kependidikan di sebuah instansi pendidikan. Program ini adalah mata kuliah 3 SKS yang harus ditempuh oleh mahasiswa S-1 kependidikan, termasuk Universitas Negeri Yogyakarta. Kegiatan ini memberikan bekal bagi mahasiswa kependidikan yang nantinya akan menjalani profesi sebagai seorang pendidik dalam rangka melatih dan mengembangkan kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial. Selain itu, mahasiswa dapat merasakan lingkungan di dunia kependidikan secara langsung. PPL ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Sedayu yang terletak di Argomulyo, Sedayu, Bantul berlangsung selama kurang lebih 2 bulan, terhitung sejak tanggal 15 Juli sampai dengan 15 September 2016. Kegiatan ini meliputi praktik mengajar di kelas dan kegiatan insidental sekolah seperti sapa pagi, membantu menjaga UKS, perpus, dan posko piket serta kegiatan kultur yang diselenggarakan oleh pihak SMA Negeri 1 Sedayu. Selama kurang lebih dua bulan mahasiswa melakukan praktik mengajar di kelas-kelas yang telah ditentukan. Adapun hasil yang dicapai selama PPL, mahasiswa memperoleh pengalaman dan keterampilan untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran dan non mengajar. Praktik mengajar yang dilaksanakan dapat berjalan lancar walaupun terdapat sedikit kendala terkait jumlah jam mengajar. Akan tetapi kendal-kendala tersebut dapat diatasi dengan berkonsultasi dengan guru pembimbing dan DPL pamong prodi serta terus memperbaiki diri. Dengan adanya PPL, mahasiswa dapat merasakan secara langsung bagaimana menjadi guru dan menghadapi berbagai kondisi dan situasi yang ada di kelas. Mahasiswa juga berhadapan langsung dengan siswa dengan segala keragaman dan masalah yang dihadapinya. Dapat dikatakan, proses PPL mahasiswa di SMA Negeri 1 Sedayu, berjalan dengan lancar hingga batas waktu penarikan. Program PPL ini memberikan manfaat yang cukup besar bagi mahasiswa. Selama kegiatan PPL berlangsung, aplikasi dari materi yang didapatkan di bangku kuliah dapat secara langsung diterapkan pada obyek yang tepat, khususnya siswasiswi SMA Negeri 1 Sedayu. Mahasiswa PPL juga belajar tentang manajemen kelas dan mengelolanya. Hal yang paling penting dari kegiatan PPL ini adalah mahasiswa memperoleh pengalaman berharga dan juga hubungan kekeluargaan dengan seluruh warga sekolah yang meliputi siswa, guru, maupun masyarakat sekolah lainnya

    Peran Kantor Urusan Agama dalam Mengatasi Pernikahan Tidak Tercatat di Kecamatan Bungku Tengah

    Get PDF
    Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu faktor penyebab dari pernikahan tidak tercatat diantaranya kurangnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencatatan, faktor ekonomi, perkawinan di bawah umur, tidak mendapatkan izin dari atasan atau perusahaan tempat bekerja untuk mengurus segala keperluan administrasi nikah, hamil di luar nikah, dan poligami. Kendala yang dihadapi dalam mengatasi pernikahan tidak tercatat ini diantaranya, Sumber Daya Manusia (SDM) yang bekerja di Kantor Urusan Agama Kecamatan Bungku Tengah terbatas, pendapatan perekonomian masyarakat masih sangat kecil, rasa malu serta malas bagi kedua keluarga dan calon mempelai untuk mendaftarkan pernikahannya karena kasus hamil di luar nikah, sebagian masyarakat masih mendengarkan pendapat tokoh agama/Imam di desa maskipun tokoh tersebut tidak memahami proses administrasi nikah, belum ada sanksi hukum yang tegas bagi pelaku perkawinan tidak tercatat, Pengadilan Agama memudahkan proses Itsbat Nikah dalam hal syarat administrasi dokumen dengan hanya melampirkan KTP dan Kartu Keluarga

    PENGARUH ORGANISASI PEMBELAJARAN TERHADAP KINERJA TIM PADA BAGIAN SEKRETARIAT KABUPATEN SIGI

    Get PDF
    The purpose of this research was to determine and analyze the influence of the learning organizational consisting of organizational learning, learning at workplace, learning climate and learning structure on the performance of the team simultaneously and partially in the Secretariat Section of Sigi District. This is a causal descriptive research with a survey approach using 74 employees as the sample with sampling technique used Proportional Random Sampling. Data were analyzed using multiple linear regression analysis and the results show that learning organizational variable (X) consisting of organizational learning (X1), learning at the workplace (X2), a learning climate (X3) and the structure of learning (X4) simultaneously give a positivr and significant impact on the performance of the team in Secretariat Section of Sigi District, with a value of F counted 23.826 > F-table value of 1.53 or the Sig-F 0.000 2.000 t-table value or value of sig-t respectively 0.000; 0.015; 0.003; and 0.021 < α value 0.05 at the 95% confidence level

    Pengaruh Lingkungan Kerja terhadap Peningkatan Kinerja Pegawai di RS. Umum Massenrempulu Kabupaten Enrekang

    Get PDF
    Lingkungan kerja di dalam instansi/perusahaan sangat penting untuk diperhatikan oleh manajemen, karena lingkungan kerja yang baik mempunyai pengaruh terhadap peningkatan kinerja pegawai. Lingkungan kerja merupakan elemen-elemen organisasi sebagai sistem sosial yang mempunyai pengaruh yang kuat di dalam pembentukan perliaku individu pada organisasi dan berpengaruh terhadap prestasi organisasi maupun pegawai itu sendiri. Dari hasil penelitian, diperoleh persamaan regresi : Y = 4,694 + 0,868X Kemudian dari hasil perhitungan koofisien korelasi (R) diperoleh nilai 0,854 yang menunjukan bahwa terdapat hubungan yang erat antara variabel Lingkungan Kerja (X) terhadap Variabel Peningkatan Kinerja (Y). Untuk mengetahui hasil pengujian secara keseluruhan terhadap variabel Peningkatan Kinerja (Y) maka di gunakan Uji F dengan tingkat kepercayaan 95%. Dari variabel ANOVA di dapat bahwa F hitung sebesar 205,126 > F tabel sebesar 3,98 atau signifikan F sebesar 0,000 t tabel (14,322 > 1,671) sehingga dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima

    Upaya Meningkatkan Kompetensi Guru dalam Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) melalui Bimbingan Berkelanjutan di SMK Negeri 2 Tapung

    Get PDF
    Telah dilakukan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) di SMA Negeri 2 Tapung dengan objek penelitian 28 orang guru pada semester dua tahun tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) melalui bimbingan berkelanjutan di SMA Negeri 2 Tapung, Kampar. Penelitian ini dapat diselesaikan dalam 2 siklus. Hasil penelitian dari sebelas komponen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yakni: 1) identitas mata pelajaran, 2) kompetensi inti, 3) kompetensi dasar, 4) indikator pencapaian kompetensi, 5) tujuan pembelajaran, 6) materi ajar, 7) alokasi waktu, 8) metode pembelajaran, 9) langkah-langkah kegiatan pembelajaran, 10) sumber belajar, 11) penilaiaan hasil belajar (soal, pedoman penskoran, dan kunci jawaban) menunjukkan telah terjadi peningkatan peningkatan kompetensi guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dari siklus ke siklus. Pada siklus I nilai rata-rata adalah 84,55%, dan pada siklus II 93,27%. Jadi, terjadi peningkatan 8,72% dari siklus I. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kompetensi guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) melalui Bimbingan Berkelanjutan di SMA Negeri 2 Tapung dapat meningkat. Selain itu, Bimbingan Berkelanjutan dapat memberikan motivasi guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan lengkap. &nbsp

    Pendidikan Agama Islam berbasis multikultural di SMP PGRI 01 Karangploso Malang

    Get PDF
    مستخلص البحث يهدف هذا البحث إلى معرفة استراتيجيات معلم التربية الإسلامية في غرس قيم التعددية الثقافية الموجودة حول بيئة المدرسة التي امتلكت التنوع في الديانة، الطوائف، والمنظمة وغيرها.يسعى هذا البحث الوصف و تحليل التنوع الذي احتوى على التعددية الثقافيةونموذجه واستراتيجيات المعلم في تنفيذغرس قيم التعددية الثقافية في المدرسة المتوسطة العامة PGRI ١ كارانجفلوسومالانج. ونأمل من هذا البحث استخدام نتائجه من قبل رئيس المدرسة، المعلمين والموظفين في المدرسةللنظر إليها في تحقيق التعليم على أساس التعددية الثقافية داخل مؤسسة تعليمية. ركز هذا البحث على ما يلي: ١) ما قيم التعددية الثقافية المضمونة في التربية الإسلامية بالمدرسة المتوسطة العامةPGRI ١ كارانجفلوسومالانج؟، ٢) ما استراتيجيات تعليم التربية الإسلامية في غرس قيم التعددية الثقافية بالمدرسة المتوسطة العامة PGRI١ كارانجفلوسومالانج؟، كيف نموذج تعليم التربية الإسلامية في غرس قيم التعددية الثقافية بالمدرسة المتوسطة العامةPGRI ١ كارانجفلوسومالانج؟. استخدم هذا البحث منهج البحث الكيفي، وأجرى البحث في المدرسة المتوسطة العامةPGRI١ كارانجفلوسومالانج. وتم جمع البيانات من خلال المقابلة، والملاحظة والوثائق. وأما طريقة تحليل بياناته فقام الباحث بإعطاء المعنى البيانات التي تم الحصول عليها، ثم استنتج من ذلك المعنى. أظهرت نتائج هذا البحث ما يلي: ١) تم غرس قيم التعددية الثقافية بالمدرسة المتوسطة العامةPGRI ١ كارانجفلوسومالانجبشكل جيد في الحياة اليومية، على الرغم من أن الطلبة لديهم الخلفية المتنوعة؛ حيث كان التنوع احتوى على الديانة، والحالة الاجتماعية ووجهة النظر المختلفة داخل مؤسسة تعليمية. ٢) وتم تنفيذ استراتيجيات تعليم التربية الإسلامية على أساس التعددية الثقافية بهذا المدرسة من قبل معلميها. ٣) نموذج تعليم التربية الإسلامية في غرس قيم التعددية الثقافيةالطلبة قد وافق للأهداف من التعليم على أساس التعددية الثقافية ABSTRACT The study aims to find out the strategy of Islamic education teacher in building multicultural values in school environment with various religions, class, organization and so on. It tries to describe and analyze the multicultural diversity and model and strategy used by the Islamic education teacher to develop multicultural values in SMP PGRI 01 Karangploso Malang. It is expected that the result of the study is beneficial for the principal, teachers, school staffs in order to achieve multicultural based education in the school education institution. The focuses of the study are: (1). How are multicultural values contained in Islamic education in SMP PGRI 01 Karangploso Malang? (2). How is Islamic education learning strategy to develop multicultural values in SMP PGRI 01 Karangploso Malang? (3). How is the learning model of Islamic education to develop multicultural values in SMP PGRI 01 Karangploso Malang. The study employs a qualitative method and it is carried out in SMP PGRI 01 Karangploso Malang. The data collection technique includes interview, observation and documentation. Meanwhile, the data analysis is done by interpreting the data and drawing the conclusion. The result shows that (1). Multicultural values in SMP PGRI 01 Karangploso Malang are well implemented in the daily life, even though the students are varied in their religion, social status, and perspective in school. (2). The multicultural based Islamic education learning strategy is already implemented by the teacher. (3). The model employed by the teacher in developing students’ multicultural values is in accordance with the goal and objective of multicultural based education. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengetahui tentang srategi guru Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan nilai-nilai multikiltural yang berada dilingkungan sekolah yang memmpunyai keberagaman baik dari Agama, golongan, organisasi, dan lain sebagainya. Penelitian ini berupaya untuk mendeskripsikan dan menganalisis tentang keberagaman yang multikultural dan model serta stategi guru Pendidikan Agama Islam dalam rangka menanamkan nilai-nilai multikultural di SMP PGRI 01 Karangploso Malang. Harapan kami hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh kepala sekolah, para guru, staf-staf sekolah untuk mempertimbangkan terwujudnya pendidikan berbasis multikultural dalam suatu lembaga pendidikan sekolah. Fokus penelitian ini yaitu sebagai berikut: (1). Bagaimana nilai-nilai multikultural yang terkandung dalam Pendidikan Agama Islam di SMP PGRI 01 Karangploso Malang? (2). Bagaimana strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan nilai-nilai multikultural di SMP PGRI 01 Karangploso Malang? (3). Bagaiman model pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan nilai-niali multikultural di SMP PGRI 01 Karangploso Malang. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan menempatkan lokasi penelitian di SMP PGRI 01 Karangploso Malang. Pengumpulan data dilakukan dengan tekhnik wawancara, observasi, dan dokumentasi serta memakai analisis data dilaksanakan dengan cara memberikan arti terhadap data yang sudah berhasil dikumpulkan, kemudian dari arti itulah diambil sebuah kesimpulannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1). Nilai-nilai multikultural di sekolah SMP PGRI 01 Karangploso Malang terlaksana dengan baik dalam kehidupan sehari-hari, meskipun para siswa mempunyai keberagaman. Keberadaan berbagai macam agama, status sosial, dan sudut pandang yang berbeda dalam suatu lembaga pendidikan sekolah. (2). Strategi pembelajaran pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis multikulturtal sudah diterapkan oleh guru Pendidikan Agama Islam di sekolah ini. (3). Model para guru dalam rangka menanamkan nilai-nilai multikultural kepada siswa-siswi yang sudah sesuai dengan maksud serta tujuan pendidikan berbasis multikultural

    Transmission strategies, successional patterns, and functional roles of bacteria in the early developmental stages of seaweeds

    No full text
    Seaweeds host diverse bacterial communities, which play key roles in health and development and whose compositions are influenced by factors like host species, spatial and temporal variation, thallus region and life stages. However, most studies have focussed on adult thalli, and little is known about bacterial associations during the early developmental stages of seaweeds. To address this knowledge gap, this thesis first combined microscopy and 16S rRNA gene sequencing to assess the presence and diversity of bacterial symbionts on seaweed gametes across three major algal groups. Gametes from the Phaeophyta Phyllospora comosa and Hormosira banksii, and the Rhodophyta Delisea pulchra, were found to harbour diverse bacteria, suggesting the potential for vertical symbiont transmission. In contrast, the Chlorophyta Ulva australis spores lacked bacterial associates, implying the need for bacterial acquisition from the environment via horizontal transmission. Since seaweed gametes undergo morphological changes before forming mature thalli, microbial succession during the early development was explored in U. australis, D. pulchra, and H. banksii. P. comosa was excluded due to difficulties in culturing, while the well-established laboratory model Ectocarpus siliculosus was included. Distinct bacterial communities were identified via 16S rRNA gene sequencing across all four species, suggesting that host specificity exists even at early developmental stages. These communities exhibited stage-dependent and complex changes. In D. pulchra and H. banksii, microbial patterns appeared to be shaped by both vertical and horizontal transmission. In contrast, U. australis showed strong host-driven selection for horizontally acquired symbionts. To test whether early acquired bacterial symbionts benefit seaweed development, U. australis and D. pulchra were studied further. Bacteria isolated from seven-day-old U. australis sporelings were found to promote morphogenesis and growth, indicating that early colonisers can be beneficial. D. pulchra tetraspores also developed normally in sterile seawater without additional bacteria, indicating that vertically inherited bacteria are sufficient for development. Antibiotic treatments of D. pulchra tetraspores impacted the growth and revealed bacterial groups likely required for normal development. Overall, this thesis provided a new ecological perspective on the establishment of bacteria-seaweed associations and laid the foundation for further research into host-microbe interactions during early seaweed development

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
    corecore