1,720,978 research outputs found
Teori Budaya dan Pembelajaran Bahasa Arab bagi Masyarakat Aceh
Tulisan ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman dan gambaran mendalam tentang teori budaya dan pembelajaran bagi masyarakat Aceh.
Budaya dan pembelajaran bahasa Arab di masyarakat Aceh dikatakan baik karena budaya lingkungan dan kegiatan kebahasaan yang ada di masyarakat berjalan sangat baik, hal ini semata-mata di dukung oleh budaya masyarakat aceh itu sendiri. Dimana kita mengetahui, bahwasanya masyarakat Aceh secara umum sangatlah mencintai agama, ini bisa dilihat dari sebutan Aceh (Serambi Mekkah). Oleh karena itu, untuk dapat memahami agama secara kaffah, maka diperlukanlah memperlajari bahasa Arab secara menyeluruh.
Penulisan ini secara teoritik berguna untuk pengembangan ilmu pendidikan khususnya Pendidikan Bahasa Arab, sebagai masukan bagi pendidik dan pengajar bahasa Arab di wilayah Aceh umumnya, khususnya Aceh Utara, dan hal ini juga dilakukan untuk dapat mengembangkan pola pembelajaran bahasa Arab dan sebagai acuan bagi pesantren maupun lembaga pendidikan lain yang ingin membekali materi-materi acuan bagi pesantren maupun lembaga pendidikan lain yang ingin membekali materi-materi dan skill kebahasa-Araban masyarakatnya, lembaga pendidikan Islam yang menggunakan metode pembelajaran bahasa Arab yang efektif dapat dijadikan rujukan dan menjadi salah satu penunjang dalam pengajaran bahasa Arab pada masyarakat di Aceh itu sendiri
Optimizing Educational Supervision to Create an Inclusive Learning Environment
Supervisi pendidikan memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, yaitu lingkungan yang menghargai keragaman dan mendukung perkembangan semua siswa tanpa diskriminasi. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi optimalisasi supervisi pendidikan guna mendukung terciptanya lingkungan belajar yang inklusif. Dengan menggunakan pendekatan kajian literatur, artikel ini menguraikan konsep supervisi pendidikan, tantangan yang dihadapi dalam konteks sekolah inklusif, serta solusi untuk mengatasinya. Hasil kajian menunjukkan bahwa supervisi pendidikan dapat dioptimalkan melalui peningkatan kompetensi guru dan supervisor, penerapan pendekatan kolaboratif, serta penguatan fasilitas pendukung. Supervisi yang efektif tidak hanya meningkatkan kualitas pengajaran tetapi juga memastikan bahwa kebutuhan unik setiap siswa terpenuhi. Dengan demikian, supervisi pendidikan menjadi instrumen kunci dalam mewujudkan lingkungan belajar yang inklusif, setara, dan berkeadilan
إدراج الثقافة المحلّية في مواد تعليم مهارة القراءة على أساس التكامل بين التكنولوجيا والتعليم والمحتوى: بالتطبيق على طلبة قسم تعليم اللغة العربية بالجامعة الإسلامية الحكومية لهؤسماوي
ARABIC:
يستند هذا البحث إلى رؤية جامعة الإسلامية الحكومية لهؤسماوي التي تركز على دمج الثقافة المحلية والتكنولوجيا في التعليم. ومع ذلك، لم يتمكن قسم تعليم اللغة العربية من تحقيق هذه الرؤية، لا سيما في تدريس مهارة القراءة. لذلك، هناك حاجة إلى مواد تعليمية متكاملة مع الثقافة المحلية واستغلال التكنولوجيا لتحسين جودة تعليم مهارة القراءة. الهدف من هذا البحث هو: (1) إعداد مواد تعليم مهارة مع إدراج الثقافة المحلّية على أساس التكامل بين التكنولوجيا والتعليم والمحتوى بالتطبيق على الطلبة قسم تعليم اللغة العربية بالجامعة الإسلامية الحكومية لهؤسماوي وتقييم صلاحية هذه المواد التعليمية، (2) قياس فعالية استخدام مواد تعليمية لمهارة مع إدراج الثقافة المحلّية على أساس التكامل بين التكنولوجيا والتعليم والمحتوى.
الـبحث هذا يستخدم ٦ خطوات للـبحث والتطوير (R&D) التي قد تم تبسيطها من قبل سنارتو من نموذج بورغ وجال وهي بحث وجمع المعلومات، تخطيط وتطوير النموذج الأولي، التجربة الميدانية الأولية، مراجعة المنتج الرئيسي، التجربة الميدانية الرئيسية، مراجعة المنتج النهائي. تم جمع البيانات من خلال الملاحظة، المقابلات، الاستبيانات، والاختبارات. تم تحليل البيانات الكيفية في هذا البحث باستخدام نموذج مايلز وهوبرمان، والبيانات الكمية باستخدام معادلة النسبة المئوية والمتوسط.
وأما نتائج هذا البحث أن (1) إعداد المواد التعليمية على شكل كتاب مهارة القراءة مع إدراج الثقافة المحلّية آتشيه يشمل 12 موضوعًا، الأهداف ونتائج التعلم، تمارين الأسئلة ومفردات الكلمات. وقد بلغت نتائج الاستبيان الخاص بالتحقق من صحة المادة المتعلقة بالمحتوى 100%، والتحقق من صحة التصميم 96.4%، ومن ثم تحقق من صحة خطة التعليم بلغ 96.2%، وبالتالي حصلت المواد التعليمية لمهارة القراءة على تقييم "جيد جدًا". (2) أثبت استخدام هذه المواد التعليمية فعاليته في تحسين جودة تعليم مهارة القراءة. ويعتمد ذلك على النتائج المعدلة للعينات في اختبار ما قبل الدراسة التي كانت 56.06 ثم ارتفعت إلى 86.29. وقد أظهر تحليل البيانات لاختبار القبلي والاختبار البعدي باستخدام صيغة المتوسط زيادة في المعدل المتوسط لنتائج الاختبار البعدي مقارنة بالاختبار البعدي. بالإضافة إلى ذلك، أظهرت الاستبيانات المتعلقة بفعالية المواد التعليمية نتائج "جيدة جدًا".
نتائج هذا البحث يُظهر أن إدراج الثقافة المحلية في مواد تعليم مهارة القراءة على أساس التكامل بين التكنولوجيا والتعليم والمحتوى يسهم في تسهيل فهم الطلبة للمواد الدراسية ذات الصلة بالبناء الاجتماعي والثقافي لهم.
ENGLISH:
This research is grounded in the vision of IAIN Lhokseumawe, which focuses on integrating local culture and technology into education. However, the Department of Arabic Language Education has been unable to achieve this vision, especially in teaching reading skills. Therefore, there is a need for teaching materials that integrate local culture and utilize technology to improve the quality of reading skill education. The aims of this study are: (1) to develop teaching materials for reading skills based on Acehnese local culture with a Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) approach for students in the Department of Arabic Language Education at the IAIN Lhokseumawe and to evaluate the validity of these materials, and (2) to assess the effectiveness of using these reading materials based on Acehnese local culture with a TPACK approach.
This research uses six steps of Research and Development (R&D), simplified by Senarto from the Borg and Gall model, which include: research and information gathering, planning and developing the initial prototype, preliminary field testing, main product review, main field testing, and final product review. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and tests. Qualitative data in this research were analyzed using the Miles and Huberman model, while quantitative data were analyzed using percentage and average formulas.
The results of this research show that: (1) The development of reading skill materials in the form of a book based on Acehnese local culture includes 12 topics, learning objectives and outcomes, exercises, questions, and vocabulary. The validation results for content validity reached 100%, design validity was 96.4%, and instructional plan validity was 96.2%, thus the reading skill materials were rated "very good". (2) The use of these teaching materials was proven effective in improving the quality of reading skill education. This was supported by the pre-study test results, which were 56.06, and then increased to 86.29. Data analysis of the pre-test and post-test using average formulas showed an increase in the average score of post-test results compared to the pre-test. In addition, questionnaires on the effectiveness of the teaching materials showed "very good" results.
The findings of this study demonstrate that incorporating local culture into reading skill learning materials based on the integration of technology, education, and content contributes to facilitating students' understanding of study materials related to their social and cultural development.
INDONESIA:
Penelitian ini didasarkan pada visi Universitas Islam Negeri Lhokseumawe yang menekankan integrasi budaya lokal dan teknologi dalam pendidikan. Namun, Program Studi Pendidikan Bahasa Arab belum mampu merealisasikan visi tersebut, khususnya dalam pengajaran keterampilan membaca. Oleh karena itu, diperlukan bahan ajar yang terintegrasi dengan budaya lokal serta memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pengajaran keterampilan membaca. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) mengintegrasikan budaya lokal dalam bahan ajar keterampilan membaca berbasis pendekatan integrasi teknologi, pendidikan, dan konten (TPACK) pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab di Universitas Islam Negeri Lhokseumawe, serta mengevaluasi kelayakan bahan ajar tersebut; (2) mengukur efektivitas penggunaan bahan ajar keterampilan membaca berbasis budaya lokal Aceh dengan pendekatan TPACK.
Penelitian ini menggunakan 6 langkah penelitian dan pengembangan (R&D) yang telah disederhanakan oleh Sanjarto dari model Borg & Gall, yaitu: penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan dan pengembangan prototipe awal, uji coba lapangan awal, revisi produk utama, uji coba lapangan utama, dan revisi produk akhir. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan tes. Analisis data kualitatif dalam penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman, sedangkan data kuantitatif dianalisis menggunakan rumus persentase dan rata-rata.
Adapun hasil penelitian ini adalah: (1) pengembangan bahan ajar berupa buku keterampilan membaca berbasis budaya lokal Aceh yang mencakup 12 topik, tujuan pembelajaran, hasil pembelajaran, latihan soal, dan kosakata. Hasil validasi bahan ajar menunjukkan bahwa validasi konten mencapai 100%, validasi desain 96,4%, dan validasi perencanaan pembelajaran 96,2%. Oleh karena itu, bahan ajar keterampilan membaca dinilai "sangat baik". (2) Penggunaan bahan ajar ini terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pengajaran keterampilan membaca. Hal ini didasarkan pada hasil pre-test yang sebelumnya sebesar 56,06 meningkat menjadi 86,29 setelah pembelajaran. Analisis data tes awal dan akhir menggunakan rumus rata-rata menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada rata-rata nilai tes akhir dibandingkan tes awal. Selain itu, kuesioner mengenai efektivitas bahan ajar menunjukkan hasil "sangat baik".
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengintegrasian budaya lokal dalam materi pembelajaran keterampilan membaca yang berbasis teknologi, pendidikan, dan konten memudahkan mahasiswa dalam memahami materi pembelajaran yang relevan dengan konstruksi sosial-budaya mereka
Estimasi Penghematan Biaya Operasi PLTU dengan Cara Penggantian Bahan Bakar
Per capita electricity consumption is a living standard index in a country. In Indonesia, as number of people and industries are increasing, the need of electricity is also increasing. As a result of the rising world’s price of fossil fuel, PT. PLN (Persero), a local state utility, needs to find a better way to reduce its operational cost, 75% of which is the price of plant’s fuel. One possible solution is to replace liquid fuel (HSD and MFO) with LNG or coals. This research aimed at fuel cost comparison between the use of LNG, coals and the liquid fuel in a steam power plant. The research focus on the cost reduction but neglects the actual operational implementation. The results of analysis, based on 51465 kW power and 85% boiler efficiency assumption, showed that the mass rate flow of HSD, MFO, LNG and coal are 13446,95 kg/h, 14328,98 kg/h, 1156,7 kg/h and 29032,52 kg/h respectively. Furthermore, annual fuel cost of HSD, MFO, LNG and coal are 890.73, 530.61, 154.63 and 87,61 billions respectively. The fuel cost saving from the replacement of HSD with LNG and coals are 736.1 and 803.12 billion/year respectively. As comparison, the fuel cost saving from the replacement of MFO with LNG and coals are 375.98 and 443.0 billion/year respectively.
Abstract in Bahasa Indonesia:
Konsumsi listrik perkapita merupakan indeks standar kehidupan masyarakat suatu negara. Di Indonesia, dengan semakin meningkatnya kegiatan industri dan jumlah penduduknya, maka kebutuhan daya listrik juga mengalami peningkatan. Akibat terjadinya kenaikan harga bahan bakar minyak dunia sekarang ini, PT. PLN (persero) sebagai salah satu perusahaan listrik negara harus memikirkan usaha penghematan biaya operasi, dimana 75%nya adalah biaya bahan bakar. Salah satu usaha yang dapat ditempuh PT. PLN (persero) adalah dengan penggantian bahan bakar utama PLTU dari bahan bakar minyak (HSD dan MFO) menjadi gas alam (LNG) atau batubara. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan efisiensi penghematan biaya bahan bakar LNG dan batubara dibanding bahan bakar minyak (HSD dan MFO) sebagai bahan bakar utama pembangkit uap PLTU. Penelitian hanya menitik beratkan pada segi penghematan ekonomi semata tanpa mempertimbangkan segi teknik operasional. Dari hasil analisis diperoleh untuk asumsi daya 51465kW dan efisiensi boiler 85%, maka laju alir massa bahan bakar HSD, MFO, LNG dan batubara masing-masing adalah 13446,95 kg/jam, 14328,98 kg/jam, 11567,94 kg/jam dan 29032,52 kg/jam. Selanjutnya biaya bahan bakar HSD, MFO, LNG dan batubara masing masing adalah 890,73 milyar/tahun, 530,61 milyar/tahun, 154,63 milyar/tahun dan 87,61 milyar/tahun. Besarnya penghematan biaya bahan bakar HSD terhadap LNG dan batubara masing-masing adalah 736,1 milyar/tahun dan 803,12 milyar/tahun. Selanjutnya besarnya penghematan biaya bahan bakar MFO terhadap LNG dan batubara masing-masing adalah 375,98 milyar/tahun dan 443,0 milyar/tahun.
Kata kunci: HSD, MFO, LNG, batubara, PLTU
Usaha Peternakan Ayam Broiler Di Desa Lueng Daneun (Studi Kasus : Peternakan Bapak Rizki Maulana)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keuntungan dan menganalisis kelayakan usaha pada usaha peternakan ayam broiler di Lueng Daneun. Penelitian ini dilaksanakan pada usaha peternakan ayam broiler milik bapak Rizki Maulana di Desa Lueng Daneun pada bulan Maret 2021 s/d April. Berdasarkan hasil penelitian pada usaha ayam broiler pada Usaha ayam broiler milik Bapak Rizki Maulana di Desa Lueng Daneun Kecamatan Peusangan Siblah Krueng Kabupaten Bireuen, penulis menarik beberapa kesimpulan bahwa dari hasil analisa data, didapatkan bahwa keuntungan yang diperoleh pada usaha ayam broiler milik Bapak Rizki Maulana di Desa Lueng Daneun Kecamatan Peusangan Siblah Krueng Kabupaten Bireuen sebesar Rp.101.168.500/tahun dengan total biaya yang dikeluarkan sejumlah Rp.1.213.631.500/tahun. Berdasarkan perhitungan prospek pengembangan (B/C), yaitu perbandingan total Keuntungan dengan total biaya produksi yang lebih besar dari satu, yaitu memiliki angka perbandingan 0,08, atau 0,08 > 0, maka dapat disimpulkan bahwa usaha ayam broiler milik Bapak Rizki Maulana di Desa Lueng Daneun Kecamatan Peusangan Siblah Krueng Kabupaten Bireuen dapat dikatakan memiliki prospek untuk dikembangkan
Estimasi Penghematan Biaya Operasi PLTU dengan Cara Penggantian Bahan Bakar
Per capita electricity consumption is a living standard index in a country. In Indonesia, as number of people and industries are increasing, the need of electricity is also increasing. As a result of the rising world’s price of fossil fuel, PT. PLN (Persero), a local state utility, needs to find a better way to reduce its operational cost, 75% of which is the price of plant’s fuel. One possible solution is to replace liquid fuel (HSD and MFO) with LNG or coals. This research aimed at fuel cost comparison between the use of LNG, coals and the liquid fuel in a steam power plant. The research focus on the cost reduction but neglects the actual operational implementation. The results of analysis, based on 51465 kW power and 85% boiler efficiency assumption, showed that the mass rate flow of HSD, MFO, LNG and coal are 13446,95 kg/h, 14328,98 kg/h, 1156,7 kg/h and 29032,52 kg/h respectively. Furthermore, annual fuel cost of HSD, MFO, LNG and coal are 890.73, 530.61, 154.63 and 87,61 billions respectively. The fuel cost saving from the replacement of HSD with LNG and coals are 736.1 and 803.12 billion/year respectively. As comparison, the fuel cost saving from the replacement of MFO with LNG and coals are 375.98 and 443.0 billion/year respectively.
Abstract in Bahasa Indonesia:
Konsumsi listrik perkapita merupakan indeks standar kehidupan masyarakat suatu negara. Di Indonesia, dengan semakin meningkatnya kegiatan industri dan jumlah penduduknya, maka kebutuhan daya listrik juga mengalami peningkatan. Akibat terjadinya kenaikan harga bahan bakar minyak dunia sekarang ini, PT. PLN (persero) sebagai salah satu perusahaan listrik negara harus memikirkan usaha penghematan biaya operasi, dimana 75%nya adalah biaya bahan bakar. Salah satu usaha yang dapat ditempuh PT. PLN (persero) adalah dengan penggantian bahan bakar utama PLTU dari bahan bakar minyak (HSD dan MFO) menjadi gas alam (LNG) atau batubara. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan efisiensi penghematan biaya bahan bakar LNG dan batubara dibanding bahan bakar minyak (HSD dan MFO) sebagai bahan bakar utama pembangkit uap PLTU. Penelitian hanya menitik beratkan pada segi penghematan ekonomi semata tanpa mempertimbangkan segi teknik operasional. Dari hasil analisis diperoleh untuk asumsi daya 51465kW dan efisiensi boiler 85%, maka laju alir massa bahan bakar HSD, MFO, LNG dan batubara masing-masing adalah 13446,95 kg/jam, 14328,98 kg/jam, 11567,94 kg/jam dan 29032,52 kg/jam. Selanjutnya biaya bahan bakar HSD, MFO, LNG dan batubara masing masing adalah 890,73 milyar/tahun, 530,61 milyar/tahun, 154,63 milyar/tahun dan 87,61 milyar/tahun. Besarnya penghematan biaya bahan bakar HSD terhadap LNG dan batubara masing-masing adalah 736,1 milyar/tahun dan 803,12 milyar/tahun. Selanjutnya besarnya penghematan biaya bahan bakar MFO terhadap LNG dan batubara masing-masing adalah 375,98 milyar/tahun dan 443,0 milyar/tahun.
Kata kunci: HSD, MFO, LNG, batubara, PLTU
PENYELESAIAN SENGKETA PERBANKAN MELALUI MEDIASI PERBANKAN: PENYELESAIAN SENGKETA PERBANKAN MELALUI MEDIASI PERBANKAN
Dalam pelaksanaan kegiatan usaha perbankan seringkali hak-hak nasabah tidak dapat terlaksana dengan baik sehingga menimbulkan friksi antara nasabah dengan bank yang ditunjukkan dengan munculnya pengaduan nasabah. Proses mediasi perbankan merupakan kelanjutan dari pengaduan nasabah apabila nasabah merasa tidak puas atas penanganan dan penyelesaian yang diberikan oleh bank
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
- …
