1,720,984 research outputs found
ANALISIS PELAKSANAAN PEMBELAJARAN JARAK JAUH MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS XI IPA SMAN 1 ENREKANG
ABSTRAK
Syawaldi: Analisis pelaksanaan pembalajaran Jarak Jauh Mata Pelajaran
Matematika di Kelas XI IPA SMAN 1 Enrekang. Skripsi Program
Studi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
Institut Agama Islam Negeri Palopo. Dibimbing oleh Bapak Mardi
Takwim dan Ibu Hj Salmilah
Pandemi Covid-19 yang terjadi diberbagai negara membeikan dampak
yang luas pada semua sektor penting seperti pendidikan. Sistem pendidikan
diberbagai tingkatan pendidikan telah berubah dari pembelajaran tatap muka
menjadi pembelajaran jarak jauh. Dengan pelaksanaan pembelajaran jarak jauh
ini semua elemen pendidikan termasuk guru maupun siswa dituntut untuk bisa
memanfaatkan teknologi yang ada. Berdasarkan observasi di SMAN 1 Enrekang
diketahui bahwa ada upaya yang baik dari pihak sekolah maupun guru untuk
melaksanakan pembelajaran jarak jauh, sehingga proses belajar mengajar tetap
terlaksana. Penelitian ini diadakan untuk mengetahui analisis pelaksanaan
pembelajaran matematika dan kendala yang dihadapi saat proses pembelajaran
jarak jauh.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif
yang sifatnya deskriptif yang artinya penelitian yang mengacu pada teknik
pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi, angket dan dokumentasi.
Adapun jumlah informan yang diambil dalam penelitian ini adalah sebanyak 64
Siswa. Cara untuk memperoleh data dalam penelitian ini meliputi observasi,
wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang dipergunakan
dalam penelitian ini adalah meliputi: reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan.
Temuan dalam penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran
jarak jauh pada mata pelajaran matematika di kelas XI IPA SMAN 1 Enrekang
dikategorikan efektif berdasarkan hasil responden dari 64 siswa. Hal ini dapat
dilihat dari tiga aspek penilaian, yaitu keaktifan siswa, respon siswa dan
penguasaan konsep siswa pada mata pelajaran matematika yang dilaksanakan
secara online.
Kata Kunci : Pembelajaran Jarak Jau
Kegagalan dan Perbaikan pada Worm Screw Press Pengolah Minyak Kelapa Sawit (CPO) Dengan Metode Simulasi Pemodelan Geometrik Menggunakan Autodesk Inventor 2013
KEGAGALAN DAN PERBAIKAN PADA WORM SCREW PRESS PENGOLAH MINYAK KELAPA SAWIT (CPO) DENGAN METODE SIMULASI PEMODELAN GEOMETRIK MENGGUNAKAN AUTODESK INVENTOR 2013
Syawaldi, Dody Yulianto, Shandi Prastyo
Jurusan Teknik Mesin Universitas Islam Riau
[email protected]
Abstrak
Worm screw press adalah salah satu komponen utama mesin pengekstraksi minyak mentah kelapa sawit (CPO) yang selalu mengalami keausan dan kegagalan dan patah. Masa pakai worm screw press di pabrik kelapa sawit sering tidak sesuai dengan rekomendasi waktu dari pabrik pembuatannya, keausan yang terjadi sehingga dapat menggangu kinerja mesin screw press dan menurunkan kapasitas hasil produksi CPO. Maka perlu dilakukan perbaikan pada worm screw press. Perbaikan yang dilakukan adalah dengan mengelas kembali (rebuild) permukaan yang aus tersebut dengan ketebalan lebih kurang 15 mm. Sehingga Worm screw press yang sudah diperbaiki ini dapat bertahan untuk jangka waktu lebih kurang 300-400 jam pemakaian. Analisa awal dilakukan dengan menghitung respon yang bekerja pada worm screw press akibat tekanan pada konus. Dari hasil simulasi software inventor didapat bahwa keausan terbesar terletak pada bagian ujung worm screw press yang mendapat tekanan langsung dari konus. Didapat jumlah prediksi keausan yang terjadi dalam 1 hari sebesar 66,8904 mm3/hari
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
Implementasi Pasal 391 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum Mengenai Kewajiban PPS Mengumumkan Salinan Sertifikat Hasil Penghitungan Suara Di Tempat Umum (Studi Di Desa Balai Jaya Kabupaten Rokan Hilir)
ABSTRAK
M. Ilfan Syawaldi, (2020): Implementasi Pasal 391 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum Mengenai Kewajiban PPS Mengumumkan Salinan Sertifikat Hasil Penghitungan Suara Di Tempat Umum (Studi Di Desa Balai Jaya Kabupaten Rokan Hilir)
Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum memberikan tugas kepada beberapa lembaga dan komponen yang terkait untuk melaksanakan pemilihan umum tahun 2019 baik tingkat pusat maupun tingkat daerah. Dalam pasal 391 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 disebutkan kewajiban PPS wajib mengumumkan salinan sertifikat hasil penghitungan suara dari seluruh TPS di wilayah kerjanya dengan cara menempelkan salinan tersebut di tempat umum.
Yang penulis kaji dalam skripsi ini adalah Bagaimana implementasi pasal 391 Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 tentang pemilihan umum mengenai kewajiban pps mengumumkan salinan sertifikat hasil penghitungan suara di tempat umum (studi di desa balai jaya kabupaten rokan hilir) dan apa saja faktor-faktor penghambat terlaksananya pasal 391 Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 tentang pemilihan umum mengenai kewajiban pps mengumumkan salinan sertifikat hasil penghitungan suara di tempat umum (studi di desa balai jaya kabupaten rokan hilir). Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan sosiologis, populasi dalam penelitian ini berjumlah 69 orang, anggota KPPS yang diambil untuk menjadi sampel masing-masing 1 orang dari setiap TPS dan masyarakat sebanyak 10 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Dalam pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi pasal 391 Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 tentang pemilihan umum mengenai kewajiban PPS mengumumkan salinan sertifikat hasil penghitungan suara di tempat umum (studi di desa balai jaya kabupaten rokan hilir) hanya memfokuskan pada pelaksanaan tugas, wewenang dan tanggung jawab pokok sesuai dengan arahan dari PPK Kecamatan Balai Jaya Kabupaten Rokan Hilir . Serta masih terabaikan karena banyak tugas yang mendesak untuk mengerjakan seluruh rangkaian pemungutan, penghitungan hingga kotak suara diserahkan kepada PPK Kecamatan Balai Jaya Rokan Hilir. Faktor penghambat terlaksananya implementasi pasal 391 Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 tentang pemilihan umum mengenai kewajiban PPS mengumumkan salinan sertifikat hasil penghitungan suara di tempat umum (studi di desa balai jaya kabupaten rokan hilir) adalah: Sarana dan Prasarana yang tidak memadai, kurangnya kesadaran pelaksana pemilihan umum, serta kurangnya kesadaran masyarakat dalam pengawasan
- …
