1,722,488 research outputs found

    Syawal dalam bahagia dan duka

    Full text link
    Takbir bergema di serata alam, Laungan tanda tibanya Syawal, Riang gelak ketawa di samping riak wajah ceria, Tangan diangkat doa dipanjat, Bukti kesyukuran pada Yang Es

    Putra Heights: Tragedi 2 Syawal 1446 Hijrah

    Full text link
    Semasa rakyat Malaysia sedang bergembira dengan sambutan sempena hari kedua di bulan Syawal, kita digemparkan dengan kejadian letupan saluran paip gas hak milik Petronas Gas Sdn. Bhd. Berdasarkan rakaman video papan pemuka kenderaan yang melalui kawasan, kejadian letupan yang berlaku adalah sekitar menyatakan pukul 8.08 pagi pada 1 April 2025 dan dilaporkan bahawan pihak berkuasa mula menerima laporan pada pukul 8.10 pagi

    Syawal bulan pembuktian taqwa / Nor Saadah Musa

    Full text link
    Syawal sering diraikan sebagai bulan kegembiraan dan kemenangan setelah sebulan berpuasa di bulan Ramadan. Hakikatnya, Syawal bukan sekadar simbol kemenangan, tetapi lebih penting sebagai medan pembuktian terhadap tahap taqwa yang dibina melalui latihan intensif dalam madrasah Ramadan. Bulan Syawal berperanan sebagai ujian awal bagi menilai sejauh mana kesan tarbiah Ramadan diterjemahkan dalam kehidupan pasca Ramadan. Melalui pendekatan al-Quran, hadith, serta refleksi sosial danspiritual, artikel ini menekankan keperluan meneruskan kesinambungan amal serta memperkukuh ketakwaan sebagai matlamat tertinggi ibadah puasa. Pengenalan: Ramadan sebagai Madrasah Taqwa Ramadan adalah suatu institusi pendidikan rohani yang istimewa

    Perancangan Video Dokumenter Grebeg Syawal di Keraton Kasunanan Surakarta

    Full text link
    Lembar Pesetujuan Akses belum ada nama terang dosen pembimbingGrebeg Syawal adalah prosesi yang diselenggarakan oleh Keraton Surakarta sebagai wujud puji syukur mengakhiri bulan suci ramadhan dan memasuki bulan Syawal bagi umat yang beragama Islam. Keunikan dari Grebeg Syawal ialah adanya dua gunungan yang diperebutkan oleh masyarakat sekitar yang percaya akan apa saja yang didapat dari keraton dan sudah didoakan akan mendapatkan berkah dikemudian hari. Namun seiring dengan perkembangan zaman, kegiatan Grebeg Syawal tidak banyak diketahui oleh banyak masyarakat. Dalam penelitian ini, dirancang sebuah video dokumenter yang berisikan tentang informasi prosesi Grebeg Syawal Keraton Surakarta dalam bentuk video dokumenter, dan memunculkan tujuan agar masyarakat patut menjaga kelestarian budaya asli Indonesia

    Syawal bulan mengeratkan hubungan silaturahim

    Full text link
    DALAM kesibukan membuat persiapan raya dengan membeli pakaian, langsir, perabot dan permaidani baharu, kita jangan alpa tentang erti sebenar menyambut bulan Syawal

    Penentuan awal ramadan dan syawal menurut Jam‘iyyah Al-Syahadatain Rembang

    Full text link
    Problematika penentuan awal bulan kamariah yang menjadi keresahan masyarakat dewasa ini adalah dalam mengawali puasa Ramadan dan Syawal. Jam‘iyyah al-Syahadatain Rembang dalam mengawali Ramadan dan Syawal selalu terdapat selisih dengan hasil isbat pemerintah. Perbedaan tersebut tidak hanya satu hari, seringkali juga berbeda dua hari. Penelitian ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan; (1) Bagaimana metode penetapan awal Ramadan dan Syawal jam’iyyah al-Syahadatain yang sering berbeda dengan hasil penetapan pemerintah? (2) Bagaimana respon masyarakat mengenai penetapan awal Ramadan dan Syawal jam’iyyah al-Syahadatain di daerah Rembang dan Sekitarnya? Permasalahan tersebut diselesaikan dengan penelitian kualitatif yaitu penelitian lapangan (field research) melalui pendekatan astronomi dan sosial hukum islam. Sumber primer dalam penelitian ini yaitu observasi langsung dan wawancara dengan anggota jam‘iyyah al-Syahadatain di Rembang. Sedangkan data sekunder diperoleh dari literature-literatur terkait dengan penelitian ini, seperti kitab Nuzhah al-majalis, buku-buku Falak dan hasil penelitian terdahulu. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan metode deskriptif analitik kritis. Penelitian ini menyimpulkan pertama, metode penentuan awal Ramadan dan Syawal jam‘iyyah al-Syahadatain Rembang yang sering berbeda dengan ketetapan pemerintah adalah menggunakan metode hisab ‘urfi khamảsỉ. kedua, respons masyarakat terhadap penentuan awal Ramadan dan Syawal jam‘iyyah al-Syahadatain Rembang adalah positif, hal ini disebabkan penentapan tersebut merupakan keputusan mursyid yang bersifat pribadi dan boleh diikuti oleh siapapun, namun tidak merupakan suatu hal keharusan untuk mengikuti ketetapan awal Ramadan dan Syawal tersebut

    Akuntansi pengelolaan dana desa di desa tonasa kecamatan tombolo pao kabupaten gowa

    No full text
    Skripsi ini disusun oleh Muh. Nur Fachry Syawal mahasiswa jurusan Akuntansi STIE- YPUP Makassar.67 hlm.; 29 cm

    KAJIAN KESHAHIHAN HADITS TENTANG PUASA SUNNAH SYAWAL (Analisis Sanad dan Matan)

    Full text link
    Skripsi dengan judul “Kajian Keshahihan Hadits Tentang Puasa Sunnah Syawal” (Analisis Sanad dan Matan) ini ditulis oleh Abdurrahman dibimbing oleh Dr. Salamah Noorhidayati. M. Ag Penelitian dalam skripsi ini di latar belakangi oleh adanya pemahaman sebagian kecil masyarakat seputar pengamalan puasa sunnah syawal, sebagian masyarakat menganggap bahwa, puasa sunnah syawal merupakan sebuah tradisi yang dilakukan oleh nenek moyang mereka, seperti Ds, Sungai Baung. Desa Suwak Samin, Kec, Pengabuan Kota, Kuala Tungkal, Jambi. Sebagian masyarakat menagnggap puasa sunnah syawal merupakan sebuah kesunnahan dari Nabi, seperti yang biasa dilakukan oleh kebanyakan umat muslim. Dari latar belakang yang dikemukan di atas, maka rumusan masalah yang akan diangkat dalam penelitian Skripsi ini adalah: Bagaimana kualitas sanad hadits tentang puasa sunnah syawal? Bagaimana kualitas matan hadits tentang puasa sunnah syawal? Sedangkan fokus masalah kualitas hadits tentang puasa sunnah syawal, yaitu untuk mengetahui ke-Shahihan sebuah dalil hadits yang berkaitan dengan puasa sunnah syawal tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan kitab-kitab hadits dan fiqh, kitab hadits seperti: Kitab al-Minhaj Syarh Shahih Muslim, Nailul Authar Syarh Muntaqa’ al-Akhbar, Tahdzib al- Tahdzib, Fathul Qarib al-Mujib, Minhajut al-Thalibin wa Umdatul al-Muttaqin fi al-Fiqhi, hadits puasa sunnah syawal dilakukan dengan kritik sanad dan matan dengan tujuan untuk mengetahui kualitas hadits-hadits tersebut. Dalam kritik sanad pedoman yang digunakan dalam jarh wa ta’dil para perawi adalah pedoman yang ditawarkan oleh Ibnu Hajar al-’Asqalani. Dalam perbedaan penilaian terhadap seorang rawi antara ’adil dan jarh yang dijadikan pedoman dalam penyelesaian adalah pendapatnya mayoritas ahli fiqh dan mayoritas ahli ushul yang berbunyi al-jarh muqadam ’ala al-ta’dil Sedangkan dalam kritik matan yang digunakan pedoman adalah menurut pendapatnya Shalah al-Din al-Adlabi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hadits tentang puasa sunah syawal benar-benar dari Nabi dan berkualitas shahih li zatti, karena semua kritikus hadits berkomentar tsiqah, sekalipun ada sebagian kecil kritikus hadits menganggap dhai’if tetap masih unggul yang tsiqah, kata tsiqah gabungan dari sifat adil dan dhabi

    Kenangan manis labuh tirai Syawal

    Full text link
    Syawal sudahpun berlalu, namun keceriaan meraikan Aidil-fitri masih segar dalam lipatan kenangan manis rata-rata umat Islam. Warga kampus di seluruh negara tidak ketinggalan mengadakan majlis yang menghidangkan aneka juadah enak, malah kemeriahan suasana perayaan berterusan hingga minggu terakhir sambutan Hari Lebaran, baru-baru ini

    Implementasi Hadis Puasa Sunnah Syawal (Kajian Ma’anil Hadis)

    No full text
    Puasa sunnah dalam Islam merupakan salah satu bagian dari ibadah sunnah yang sangat dianjurkan oleh Nabi Saw yang salah satu tujuannya adalah untuk mengharap ridho dan kasih sayang dari Allah Swt. Puasa sunnah memiliki beberapa macam, salah satu diantaranya adalah puasa sunnah syawal. Puasa syawal merupakan puasa yang dikerjakan pada bulan syawal. Dalam lingkup masyarakat sangat antusias dalam menjalankan puasa sunnah syawal yang seolah menjadi sebuah tradisi yang berkembang yang mana pengamalannya disandarkan kepada sabda Nabi yang memiliki kandungan keutamaan yang berlipat ganda sebagaimana puasa selama setahun penuh. Sedangkan problem yang terjadi di masyarakat adalah kurangnya pengetahuan dalam memahami kandungan makna keutamaan dan cara pelaksaannya. Sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengungkap kandungan makna dan tata cara pelaksanaanya, dengan judul penelitian: Implementasi Hadis Puasa Sunnah Syawal (Kajian Ma’anil Hadis). Penelitian ini memiliki tujuan yang digunakan untuk mengetahui: Pertama, Model penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, adapun jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) yang mana data yang diambil bersumber dari kepustakaan seperti kitab hadis, buku, jurnal, thesis, maupun literatur yang lainnya, yang ditujukan untuk mencari data-data, teori, konsep dan sebagainya yang relevan dengan tujuan pencapaian hasil penelitian. Sedangkan pendekatan yang digunakan menggunakan pendekatan linguistik yakni merupakan sudut pandang atau starting view yang digunakan untuk membahas, menganalisa hadis puasa sunnah syawal untuk memperoleh kesimpulan atau pemahaman terhadap fenomena-fenomena yang muncul dengan tepat. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas hadis puasa sunnah syawal ini berkualitas sahih. Dari segi sanadnya diketahui bahwa sanadnya bersambung (muttasil) dan seluruh perawinya dinyatakan tsiqah. Adapun dari segi kualitas matannya mengacu pada parameter kesahihan matan yang ditawarkan oleh al-Khatib al-Baghdadi tidak ditemukan adanya ‘illat ataupun syadz didalamnya., melainkan perlu adanya melihat konteksnya baik syarah maupun riwayat lain dalam segi keutamaannya. Adapun pengamalannya (implementasi) berkaitan dengan hukum bagi seseorang yang melakukan puasa sunnah syawal menurut mayoritas atau jumhur ulama fiqih (fuqaha’) mengatakan sunnah. Sebagaimana yang dijelaskan oleh Imam an-Nawawi Rahimahullah dalam kitabnya al-Minhaj syarah Sahih Muslim boleh dilaksanakan secara berurutan maupun secara terpisah. Sehingga dengan adanya berbagai pendapat ulama tersebut kita dapat menjalankan amalan ibadah dengan benar dan sungguh-sungguh sebagai pijakan tanpa adanya keraguan
    corecore