1,720,992 research outputs found

    Kepemimpin Masa Depan

    No full text
    Pandangan dalam konsep Islam, pemimpin merupakan hal yang sangat final dan fundamental, Ia menempati posisi tertinggi dalam bangunan masyarakat Islam

    PERANAN PENGETAHUAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH

    Full text link
    Kepala Sekolah sebagai pimpinan maupun manajer- dituntut untuk memiliki kemampuan dalam memimpin. Salah satu syarat. yang harus ditempuh oleh Kepala Sekolah adalah memiliki pengetahuan kepemimpinan pendidikan. Tanggung jawab Kepala Sekolah adalah mencurahkan seluruh kemampuannya terutama potensi  dirinya  yaitu bakat dalam dirinya yang secara alamiah dapat dikembangkan  melalui ilmu yang diperolehnya serta pengalaman-pengalaman dalam memimpinInteraksi yang berkesinambungan secara emosional clan struktural yang baik akan dapat menunjang. peranan pengetahuan kepemimpinan Kepala Sekolah dalam pendidikan di dalam tugas dan fungsinya. Namun pada kondisi psikologis Kepala Sekolah kurang baik, biasanya ada pelimpahan tugas kepada orang (bawahan) yang dipercayakan dalam menyelesaikan beberapa hal yang dinilainya cukup mendesak, bila hal ini berjalan dengan baik secara langsung akan membantu peranan pengetahuan kepemimpinan Kepala Sekolah dalam pendidikan dengan menggunakan pelimpahan tugas tersebut.Dalam proses kegiatan sekolah atau kegiatan belajar mengajar, Kepala Sekolah adalah seorang pimpinan yang memberikan pengarahan terhadap guru dan siswa. Dalam mentransfer pengetahuan hendaknya Kepala Sekolah sudah mempersiapkan diri terlebih dahulu mengenai pengetahuan atau kecakapan dan keterampilan. Tanpa ini semua tidak mungkin proses kegiatan sekolah dapat berjalan dengan kondusif. Kepala Sekolah sebagai manajer yang bertanggung jawab akan suatu keberhasilan terhadap sekolah, dengan demikian Kepala Sekolah dituntut agar mampu mengantarkan keberhasilan dalam memimpin di  sekolah  walaupun banyak kendala yang dihadapi.Untuk menjadi seorang pemimpin yang baik, maka seorang Kepala Sekolah harus memiliki pengetahuan tentang kepemimpinan pendidikan. Pengetahuan kepemimpinan pendidikan merupakan segala sesuatu yang diketahui oleh Kepala Sekolah, mulai dari merencanakan, mengarahkan, membimbing, mempengaruhi dan menggerakkan efektivitas guru dan siswa. Kegiatan ini dilakukan agar para guru yang dipimpinnya mau bekerja sama di dalam kegiatan sekolah, sehingga dapat mendukung terciptanya ik1im seko lah  yang harmonis, dan terciptanya kinerja yang diharapkan. Kata Kunci: Pengetahuan Kepemimpinan, Kepala Sekolah, Pendidikan, Pengqjara

    : Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi pada Wanita Melalui Majelis Taklim

    Full text link
    Reproductive health for women is important in building harmonious family quality. The widespread participation of women in religious and health knowledge will provide a large portion of human development as a whole. Increasing religious knowledge activities are routine things that are followed every week, this is aimed at strengthening Islamic and religious members of the education council. Education council (majelis taklim) is a form of education that emphasizes to increase spiritual potential and forming students or worshipers to become human beings who believe, fear Allah and have noble character. Noble character includes ethics, character, and morals as manifestations of religious education. Increasing spiritual potential includes practicing, understanding, and planting religious values, as well as practicing those values in individual life or community collectives. The purpose of this research to determine the level of participation of the education council in increasing religious of knowledge about reproductive health and knowing the level of participation of the education council. The research method used descriptive qualitative by participatory action research (PAR) at education council in Banten, Indonesia and sampling technique by random sampling as a member of education council.  The summary of this research showed that the level of religious knowledge about the reproductive health of the assisted participants is good that it gives a psychological impulse to register for early detection of reproductive disease. The woman reproductive health can improve by education council participation.  Kesehatan reproduksi bagi wanita sangat penting dalam membangun kualitas keluarga yang harmonis. Partisipasi perempuan dalam pengetahuan agama dan kesehatan akan menciptakan pengembangan sumberdaya manusia seutuhnya. Kegiatan peningkatan pengetahuan agama adalah hal rutin yang diikuti setiap minggu, ini bertujuan untuk memperkuat keislaman dan keimanan anggota majelis taklim. Majelis taklim adalah bentuk pendidikan yang menekankan untuk meningkatkan potensi spiritual dan membentuk manusia yang percaya, takut kepada Allah dan memiliki karakter yang mulia. Karakter yang mulia meliputi etika, karakter, dan moral sebagai manifestasi pendidikan agama. Meningkatkan potensi spiritual termasuk mempraktikkan, memahami, dan menanamkan nilai-nilai agama, serta mempraktikkan nilai-nilai itu dalam kehidupan individu atau kolektif masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat partisipasi majelis taklim dalam meningkatkan pengetahuan agama tentang kesehatan reproduksi dan mengetahui tingkat partisipasi majelis taklim. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif dengan penelitian tindakan partisipatif (PAR) di majelis taklim di Banten, Indonesia dan teknik pengambilan sampel dengan random sampling sebagai anggota dewan pendidikan. Ringkasan penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan agama tentang kesehatan reproduksi sangat baik sehingga memberikan dorongan psikologis untuk mendaftar untuk deteksi penyakit reproduksi wanita. Kesehatan reproduksi wanita dapat ditingkatkan dengan pengetahuan keagamaan dan partisipasi majelis taklim. &nbsp

    Epistemologi Sebagai Metodologi Landasan Ilmiah Untuk Pengembangan Teori Baru Bidang Manajemen Pendidikan Islam

    Full text link
    Epistemologi atau teori ilmu pengetahuan merupakan kajian yang berguna, karena ia membahas aspek kehidupan manusia yang amat fundamental yaitu ilmu pengetahuan. Epistemologi mengkaji secara filosofis tentang asal, struktur, metode, validitas dan tujuan ilmu pengetahuan. Artikel ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Ilmu pendidikan Islam bukanlah merupakan bangunan abadi, karena ilmu sebenarnya merupakan sesuatu yang tidak pernah selesai. It is a never-ending process. Epistemologi sebagai landasan pengembangan ilmu pengetahuan Kendati ilmu didasarkan pada kerangka objektif, rasional sistematis, logis, empiris, dan wahyu sumber-sumber ilmu pengetahuan: (1) pancaindra yang telah menghasilkan pengetahuan, dimana hakikat pengetahuan ini adalah "a phenomena or a show of the object known"; (2) rasio atau verstand, suatu konsep atau pengertian dari objek yang ingin diketahui, maka pengetahuan di sini sama dengan kognisi(kesadaran); (3) otoritas atau penguasaan ilmu pengetahuan; dan (4) wahyu, di mana pengetahuan yang didapatinya tidak lagi berdasarkan penalaran melainkan kepada keyakinan dan kepercayaan dirinya tentang sesuatu yang diyakini

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado
    corecore