1,720,982 research outputs found
Analisis pesan dakwah konsep Asabiyyah dalam buku Sosiologi Islam karya Syarifuddin Jurdi
Komunikasi dapat dijelaskan secara singkat sebagai penyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan melalui media. Bila berpatokan pada jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), maka pesan dakwah yang disampaikan haruslah mengandung unsur dakwah yaitu mengajak seseorang pada kebaikan dan mencegah dari kemungkaran. Seperti dalam buku Sosiologi Islam: Elaborasi Pemikiran Ibn Khaldun karangan Syarifuddin Jurdi yang mangkaji secara elaborasi konsep Asabiyyah, memiliki pesan dakwah dalam konteks sosio-kultural. Hal inilah yang menjadi acuan bagi peneliti untuk dapat diteliti lebih sistematis. Dari latar belakang tersebut, peneliti merwnuskan masalah yang diteliti dalam skripsi ini adalah 1) Bagaimana elaborasi konsep Asabiyyah dalam buku "Sosiologi Islam" karya Syarifuddin Jurdi? 2) Bagaimana pesan dakwah konsep Assabiyyah dengan menggunakan teori semiotik?. Untuk mengidentifikasi permasalahan tersebut penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif non kancah. Kemudian data diperoleh dari kajian kepustakaan dan dokumentasi, serta perbandingan dengan karya lain yang mengkaji tentang hal yang sama. Sedangkan dalam menemukan makna yang terkandung, peneliti menggunakan analisis tanda Ferdinand De Saussure, mengkaji konsep Asabiyyah dalam konteks komunikasi Islam (pesan dakwah). Dari hasil analisis penelitian ini menyimpulkan bahwa, 1) terdapat elaborasi konsep Asabiyyah dalam buku sosiologi Islam karya Syarifuddin Jurdi yang mengartikan dengan solidaritas sosial atau kesetiakawanan. 2) terdapat pesan dakwah dalam konteks dakwah sosial, meliputi; a) Pesan untuk bennasyarakat dan berkelompok. b) Pesan untuk setiap masyarakat memiliki ciri khas dan kepribadian yang khas, dan c) Pesan sebagai piranti dalam masyarakat untuk menjalankan akidah. Berdasarkan masalah dan kesimpulan tersebut, peneliti dalam elaboratif konsep Asabiyyah masih dapat berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Mungkin saat ini, di Indonesia sering terjadi fenomena berbau sara. Sehingga perlu adanya pengkajian dan penerapan tentang fenomena-fenomena dengan bingkai konsep Asabiyyah. Serta pesan dakwah dalam konsep Assabiyyah penelitian ini, masih pada taraf konseptual sehingga perlu adanya pengembangan yang bersifat aplikatif khususnya dalam jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam
Sosiologi Islam dan Masyarakat Modern : Teori, fakta, dan aksi sosial / Syarifuddin Jurdi
xi. 285 hal.;ill.;23 cm
Faith, democracy, and politics in Indonesia: explaining the lack of Islamic mobilisation in 2024
Next week we’ll see presidential and parliamentary elections in the world’s largest Muslim nation. In this article, Chris Chaplin and Syarifuddin Jurdi analyse the evolving role of Islamic identities and religious rhetoric in political and community campaigns in Indonesia
Sosiologi Islam dan masyarakat modern: Teori, Fakta, dan Aksi Sosial
Buku ini memperkenalkan konsep , prinsip, dan pandangan Islam terhadap masyarakat, sosiologi pemimpin, sosiologi gerakan sosial, Ali Syari'ati dan pengaruhnya terhadap pembentukan sosiologi Islam, sosiologi politik, partai politik, dan konflik dalam partai politik
Sosiologi nusantara: memahami sosiologi integralistik
Buku ini adalah salah satu upaya memberi kontribusi bagi rekonstruksi ilmu sosial Nusantara. Dengan menunjukkan simpul-simpul penting dalam ilmu sosial nusantara, diharapkan pembaca dapat melihat peta umum mengenai pola dan perkembangan ilmu sosial Nusantara. Siapa pun yang mempelajari ilmu sosial dan sosiologi selayaknya memiliki buku ini karena di dalamnya terdapat banyak khazanah keilmuan nusantara yang berguna untuk memperkaya wawasan, mempertajam perspektif kritis, dan membawa pembaca untuk menjelajahi cakrawala pemikiran yang mempertautkan berbagai disiplin ilmu sosial
- …
