255 research outputs found

    Mengenal kampus King Saud University Riyadh Arab Saudi

    No full text
    King Saud University One of the largest campuses in Saudi Arabia provides opportunities for Islamic countries in the world to continue their studies with full scholarships. There are Faculty of Technology Design, Faculty of Social Affairs and Faculty of Religion. King Saud University is like its UI Indonesia. There are three ways to enter college in Saudi Arabia, first the file is sent via the Indonesian Embassy in Riyad, the second is sent via the college's website, the second is sent via the PPI web

    Kualitas pendidikan nasional & full day school program

    No full text
    Mutu atau kualitas diartikan dengan kenaikan tingkatan menuju suatu perbaikan atau kemapanan. Sebab kualitas mengandung makna bobot atau tinggi rendahnya sesuatu. Jadi dalam hal ini kualitas pendidikan adalah pelaksanaan pendidikan disuatu lembaga, sampai dimana pendidikan di lembaga tersebut telah mencapai suatu keberhasilan. Tujuan program full day school diantaranya untuk memenuhi kebutuhan sebagian besar masyarakat karena meningkatnya jumlah orangtua/parent-career yang kurang memberikan perhatian pendidikan anaknya disebabkan pergeseran masyarakat agraris menuju masyarakat industri, memenuhi tuntutan masyarakat karena mengalami perubahan sosial budaya yang cepat terutama pola pikir dan cara pandang mereka disebabkan perkembangan teknologi yang sangat cepat. Sistem full day school merupakan komponen-komponen yang telah disusun dengan teratur dan baik untuk menunjang proses pendewasaan peserta didik melalui upaya pengajaran dan pelatihan dengan waktu di sekolah yang lebih panjang atau lama dibandingkan dengan sekolah-sekolah pada umumnya ataupun yang belum menerapkan sistem full day school. Proses pembelajaran full day school berlangsung secara aktif, kreatif, tranformatif sekaligus intensif, yang dilakukan sehari penuh siswa berada dilingkungan sekolah. Guru dituntut lebih sabar, aktif dan kreatif dalam mengelola suasana belajar agar siswa tidak cepat bosan. Program full day school ini mempunyai kelebihan dan kelemahan yang harus disikapi dengan bijaksana oleh steakholder, termasuk dievaluasi secara berkelanjautan agar program ini bisa terlaksana dengan baik. Allahu A’lam

    al-Arabîyah li al-Tarbîyah al-Sulukîyah li al-Shoffi al-Râbi' min al-Ibtidâiyah

    No full text
    Pendidikan sangatlah penting, maka dari itu pemerintah mencanangkan wajib belajar 12 tahun. Dalam pelaksanaan pendidikan, salah satunya adalah pendidikan karakter yang harus terimplementasi pada semua materi pelajaran pada jenjang pendidikan dasar sampai perguruan tinggi, tujuannya membangun generasi unggul, berakhlaqul karimah dan berkualitas dalam aspek skill, kognitif, afektif, maupun spiritual sehingga tercipta nation and character building. Buku ini juga memuat empat kemahiran berbahasa, kosa-kata beserta gambar inspiratif, teks bacaan inspiratif, latihan berbahasa yang diarahkan kepada pembentukan karakter dan portofolio yang ditanda tangani orang tua beserta guru. Materi dalam buku ini dapat dipelajari secara klasikal, kelompok kecil, bahkan secara mandiri atau otodidak

    Bahasa Arab dan world class university

    No full text
    Buku ini hasil dari penelitian yang berjudul “Peran bahasa Arab dalam mewujudkan World Class University di UIN Maliki Malang”. Bahasa Arab tidak hanya sebagai bahasa Agama dan bahasa komunikasi saja, melainkan bahasa ilmu pengetahuan dalam pengembangan sain dan teknologi. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang telah menjadi pelopor gerakan berbahasa Arab di tingkat perguruan tinggi secara massif. Gerakan diwujudkan dalam bentuk pendirian unit baru Program Khusus Perkuliahan Bahasa Arab (PKPBA), Ma’had al-Jami’ah Sunan Ampel al-Aly, dan penciptaan lingkungan berbahasa di semua sektor. Gerakan ini dimulai tahun 1997 saat menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Malang. Gerakan ini telah menciptakan peradaban baru di Indonesia, khususnya lembaga pendidikan di lingkungan Kementerian Agama RI. Ibarat tanaman, ia sudah menuai hasilnya. UIN Malang telah meraih akreditasi unggul dari BAN-PT maupun ISO sebagai lembaga sertifikasi internasional dua periode berturut-turut, dan menjadi World Class University sesuai indikator pencapaian. Bulan Desember 2020 lalu meraih penghargaan kategori kampus dengan mahasiswa asing terbanyak dari Kementerian Agama RI, dengan jumlah 490 mahasiswa asing dari 42 negara. Ini menunjukkan bahwa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menjadi kampus rujukan bagi mahasiswa luar negeri dan merupakan salah satu kampus terbaik di dunia. Allahu A’lam

    CARA MEMBERSIHKAN LABORATORIUM KITCHEN DI POLITEKNIK NSC SURABAYA

    No full text
    The goal to be achieved in writing this Final Project is to find out how to clean the kitchen laboratory at the Polytechnic NSC Surabaya. The author made observations from March 2022 to July 2022 on the duties and responsibilities of cleaning the kitchen laboratory at the Polytechnic NSC Surabaya. The author can conclude that the duties and responsibilities in cleaning Kicthen's laboratory are very necessary on a regular basis

    Pendidikan akhlak anak usia sekolah dasar menurut KH. Bisri Mustofa dalam Syi’ir Ngudi Susila Pitedhah Kathi Terwela

    No full text
    INDONESIA: Anak adalah generasi penerus yang akan menggantikan generasi sebelumnya. Era globalisasi sedikit demi sedikit telah mempengaruhi moral dan etika dalam pergaulan kehidupan bermasyarakat. Sebagai indikator lunturnya akhlak suatu bangsa dapat dilihat dari fenomena-fenomena yang terjadi di masyarkat, seperti masih maraknya kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) di negara ini. Kemajuan pendidikan dewasa ini bisa dibilang amat pesat. Tetapi penilaian dari ranah afektif agak dikesampingkan. Karena kebanyakan penialan pendidkan lebih ditekanakan dari segi kognitif. Seperti pada tolak ukur Ujian Ahir Nasional. Seharusnya semua ranah pendidikan bisa diseibangkan, baik dari ranah afektif, ranah kognitif maupun ranah psikomotor. Salah satu jalan yang dapat ditempuh yaitu melalui penanaman akhlak yang terdapat dalam syi’ir ngudi susila pitedhah kathi terwela karya KH. Bisri Mustofa. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengetahui nilai-nilai akhlak mahmudah yang terkandung dalam Syi’ir Ngudi Susula Saka Piyrdhah Kanthi Terwela karya Kyai Bisri Mustofa, 2) Mengetahui isi yang terkandung dalam Syi’ir Ngudi Susula Saka Piyrdhah Kanthi Terwela karya Kyai Bisri Mustofa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) yang bersifat kualitatif. Sumber data primer berasal dari personal document yaitu kitab Ngudi Susila Saka Pitedah Kanthi Terwela dan sumber sekunder berasal dari buku-buku, artikel dan hasi penelitian yang lain yang berkaitan dengan pendidikan karakter. Untuk teknik analisis data menggunakan content analysis dengan pendekatan induktif . Adapun tahap-tahap penelitian yang akan dilakukan antara lain tahap pra-penelitian, tahap analisis data meliputi pengorganisasian data, pemberian makna dan tahap laporan penelitian. Berdasarkan penjelasan pada bab analisis skripsi yang berjudul Pendidikan Akhlak Anak Usia Sekolah Dasa Menurut KH. Bisri Mustofa dalam Syi’ir Ngudisusila Piyedhah Kanthi Terwela terkandung nilai-nilai akhlak mahmudah yang berupa dlibtun nafsi, qana’ah, ash-shidqu, amanah dan tasamuh. Kitab ini merupakan pembelajaran yang bersifat afektif. Kitab berupa syi’ir yang ditujukan kepada anak kecil usia sekolah dasar pada khususnya dan kepada semua kalangan pada umumnya. Penjelasan ini bisa dilihat dari syi’ir yang berbunyi iki syiir kanggo bocah lanang wadon , nebihake tingkah laku ingkang awon, serta nerangne budi kang prayogo, yang artinya “ ini syiir untuk anak lakilaki dan perempuan, menjauhkan diri dari tingkah laku yang buruk, serta menjelaskan budi pekerti yang luhur”. Pentingnya pendidikan ini ditanamkan kepada seorang anak karena pada usia tersebut adalah usia keemasan pada pertumbuh dan kembangan manusia. Jadi sangat perlu untuk membangun pondasi akhlak mahmudah yang kuat pada seoarang pribadi. Untuk memjadikan manusia sebagai sosok dengan pribadi yang baik. ENGLISH: Childrenare the next generationthat will replacethe previous generation. Globalization era little by little will influenced to moral and ethic in associationsocial life. As the moral disappear indicator in state, we can look some fenomena that happen in society, such as corruption and KKN in this state. The progress of education is enough quick. But estimation of afektif's domain rather is ruled out. Since most education's estimation more emphasized of kognitif face. Like on refuses National Final Examination fathom. Exactly, all domain education can be balanced, domain afektif, domain kognitif and also psikomotor's domain. We can try one of way with learning moral education in ngudi susila pitedhah kathi terwela poem by Kh. Bisri Mustofa. The purpose of this research is: 1) to know well behavior point in ngudi susila pitedhah kathi terwela poem by Kh. Bisri Mustofa. 2) to know the contain of ngudi susila pitedhah kathi terwela poem by Kh. Bisri Mustofa. This research included in library research with the qualitative character. Primer source in this research come from personal document Ngudi Susila Saka Pitedah Kanthi Terwela book and the secondary sourch is some books, article and the result of other research related with character education. This research use content analysisfor data analyse.The phase of this research is pre research, analisis's phase data covers data organizing, meaning application and observational reporting phase. According to explaining of analyse thesis by the title of The Moral Education Of Elementary School Age Child according to KH. Bisri Mustofa in Ngudi Susila Pitedhah Kathi Terwela poem, there are some points, such as dlibtun nafsi, qana’ah, ash-shidqu, amanah dan tasamuh. This book constitute learning that gets character afektif . Book with the main purpose for elementary school age child and general way is for all circle. We can see this explanation in some poem, like iki syiir kanggo bocah lanang wadon, nebihake tingkah laku ingkang awon, serta nerangne budi kang prayogo, and the meaning is “this poem for boys and girls, backing from bad behaviour, and words glorious ethic kindness”. The importance for this education is imbedded to a child because on that age is golden age on growth and man developing. So really needs to build foundation well behavior one that strength on a person. To make man as figure with personal good one

    SOCIAL PROBLEMS IN THE POEM "DI NEGERI AMPLOP" BY A. MUSTOFA BISRI (SEMIOTIC STUDY) RIFFATERRE

    No full text
    The poem “Di Negeri Amplop”, has a background of social problems conveyed by the author. The formulation of the research problem, namely: (1) how is the meaning and hypogram in the poem “Di Negeri Amplop” by A. Mustofa Bisri; and (2) hhat are the social problems contained in the collection of poetry “Di Negeri Amplop” by A. Mustofa Bisri. The objectives are: (1) to describe the meaning and hypogram in the collection of poems “Di Negeri Amplop” by A. Mustofa Bisri; and (2) to describe the social problem contained in the collection of poems "Di Negeri Amplop" by A. Mustofa Bisri. This research is in the form of a qualitative descriptive. The data in this study are in the form of a poem containing social problem entitled “Di Negeri Amplop”. Collecting data using library method. Data analysis using semiotic method. The results of this study indicate the meaning of bribery, corruption, collusion, and the existence of poor people. This meaning shows the existence of social problems of crime in the form of bribery.Puisi “Di Negeri Amplop” ini, memiliki latar belakang masalah sosial yang disampaikan oleh pengarang. Rumusan masalah penelitian ini, yaitu: (1) Bagaimana pemaknaan dan hipogram pada puisi “Di Negeri Amplop” karya A. Mustofa Bisri (2) Bagaimanakah masalah sosial yang terdapat pada kumpulan puisi “Di Negeri Amplop” karya A. Mustofa Bisri. Tujuannya yaitu: (1) untuk mendeskripsikan pemaknaan dan hipogram pada kumpulan puisi “Di Negeri Amplop” karya A. Mustofa Bisri (2) untuk mendeskripsikan masalah sosial yang terdapat pada kumpulan puisi “Di Negeri Amplop” karya A. Mustofa Bisri. Penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif. Data pada penelitian ini berupa puisi yang mengandung masalah sosial berjudul “Di Negeri Amplop. Pengumpulan data menggunakan metode pustaka. Analisis data menggunakan metode semiotik. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya makna suap. Makna tersebut menunjukkan adanya masalah kriminalitas sosial berupa suap

    Bahasa Figuratif Pada Kumpulan Puisi Aku Manusia Karya Ahmad Mustofa Bisri Dan Implementasinya Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Tingkat SMA

    No full text
    Dhanu Widi Wijaya, S200160105. Figurative Language in a Collection of Poems Aku Manusia Ahmad Mustofa Bisri's Work and Implementation on Indonesian Language Learning at High School Level. Thesis. Postgraduate Studies Language, Muhammadiyah University of Surakarta, Surakarta, April 2018. This study aims to (1) describe the socio-historical background of A. Mustofa Bisri as author of the collection of poetry Aku Manusia, (2) to describe the use of figurative language used by A. Mustofa Bisri in the collection of poetry of Aku Manusia, (3) to describe meaning in figurative language used by A. Mustofa Bisri in the collection of poetry Aku Manusia, and (4) describes the implementation of the results of this study on Indonesian language learning at high school level. This study used descriptive qualitative method. The data in the research here are words, phrases, and sentences containing figurative language contained in the collection of poetry Aku Manusia A. Mustofa Bisri. The method used to take the sample data in this study by using purposive sampling technique. Data collection techniques in this study using library techniques, techniques refer and note. The results of this study are (1) Mustofa Bisri as a poet santri has uniqueness in his work. (2) A. Mustofa Bisri in a collection of poems Aku Manusia use several majas among them: simile, personification, allegory, metaphor, and repetition. (3) The constancy and consequences that A. Mustofa Bisri holds in describing the meanings in his poetry shows the soul of a true Muslim. (4) The results of this analysis can be implemented into Indonesian language and literature learning in high school

    KOHESI DALAM KUMPULAN CERPEN "LUKISAN KALIGRAFI†KARYA A. MUSTOFA BISRI: PERSPEKTIF BAHASA, SASTRA, DAN IDEOLOGI

    No full text
    Artikel ini membahas pola kohesi pada kumpulan Cerpen “Lukisan Kaligrafi†karya A. Mustofa Bisri. Jenis Penelitian ini yakni deskriptif-kualitatif. Data pada penelitian ini yaitu teks cerpen karya A. Mustofa Bisri yang diterbitkan oleh Majalah Kompas tahun 2017 dengan judul Lukisan Kaligrafi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca dan catat. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa ada 10 (sepuluh) penanda kohesi yang meliputi, penanda kohesi leksikal seperti, (1) repetisi, dengan jenis repetisi ekuivalensi, mesodiplosis, epifora, dan epizeukis, (2) antonim, (3) sinonim, (4) hiponim dan (5) kolokasi. Selanjutnya untuk penanda kohesi gramatikal yakni (1) referensi, (2) substitusi, (3) elipsi, (4) konjungsi, meliputi sebab-akibat, akibat-sebab, syarat-hasil, dan (5) hubungan argumentatif. Sedangkan ideologi penulis yang muncul dalam kumpulan cerpen tersebut antara lain (1) penolakan tradisi yang tidak baik, (2) kritikan terhadap moral masyarakat (3) dan pengagungan keindahan makna ayat Al-quran melalui karya seni lukis. Berdasarkan temuan di atas, dapat disimpulkan bahwa keberadaan bahasa dalam sebuah karya sastra sebagai media sangat erat kaitannya dengan ideologi pengarang tersebut. Konteks sosial budaya yang melingkupi pengarang dapat memengaruhi ideologi pengarang pada saat menulis karyanya.Kata Kunci: pola kohesi, bahasa, sastra & ideologi, cerpenThis article discusses the pattern of cohesion in the collection of short stories called "Lukisan Kaligrafi" by A. Mustofa Bisri. This type of research is descriptive-qualitative. The data in this study is the short story text by A. Mustofa Bisri published by Kompas Magazine in 2017 with the title "Lukisan Kaligrafi". Data collection techniques used reading and note-taking techniques. Based on the results of data analysis, it can be concluded that there are 10 (ten) cohesion markers which include, lexical cohesion markers such as, (1) repetition, with equivalence repetition types, mesodiplosis, epiphora, and epizeukis, (2) antonyms, (3) synonyms, (4) hyponymy and (5) collocation. Furthermore, for grammatical cohesion markers, namely (1) reference, (2) substitution, (3) ellipsis, (4) conjunction, including cause-effect, cause-effect, result-condition, and (5) argumentative relationship. While the ideologies of the writers that appear in the collection of short stories include (1) rejection of bad traditions, (2) criticism of public morals (3) and glorifying the beauty of the meaning of the Qur'anic verses through paintings. Based on the findings above, it can be concluded that the existence of language in a literary work as a medium is closely related to the ideology of the author. The socio-cultural context that surrounds the author can influence the ideology of the author when writing his work. Keyword: cohesion pattern, language, literature, & ideology, short stor
    corecore