1,720,983 research outputs found

    Pengembangan Objek Wisata Pantai Felojanga (Di Desa Jambu, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu, NTB)

    Get PDF
    Kemajuan dan perkembangan kepariwisataan dapat meningkatkan dan menggerakkan sektor lain sebagai upaya pembangunan dan perkembangan suatu. keyword: Konsep pengembangan Wisat

    SISTEM PERTANIAN TERAPUNG DARI LIMBAH PLASTIK PADA BUDIDAYA BAYAM (Amaranthus tricolor L.)DI LAHAN RAWA LEBAK

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan teknologi spesifik lokasi pada lahan rawa yang tergenang Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai Mei 2013. di Desa Sakatiga Kabupaten Ogan Ilir. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok faktorial dengan 9 kombinasi perlakuan diulang 3 kali. Perlakuannya jenis rakit limbah plastik (rakit limbah gelas plastik, rakit limbah botol plastik ukuran 600 ml dan rakit limbah botol plastik ukuran 1500 ml) dan jenis kompos (kompos rumput purun, kompos rumput bakung, dan kompos rumput gegas). Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa jenis rakit limbah gelas plastik berpengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi bayam dibandingkan jenis rakit lainnya, jenis kompos rumput bakung berpengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi bayam dibandingkan jenis kompos lainnya dan penerapan teknologi budidaya bayam organik terapung pada lahan rawa tergenang memberikan hasil yang sama bila dibandingkan dengan sistem budidaya secara konvensional di lahan kering

    Lignite-based Organic Fertilizer Improves Soil Quality and Yield of Rice in Belitang South Sumatera

    Get PDF
    To achieve food-self sufficiency in Indonesia, it is necessary to apply sustainable agriculture practices to improve soil quality. Most of paddy fields have been applied with chemical fertilizers intensively for more than 40 years without the addition of organic matter.  The purpose of this study was to understand the effects of lignite-based organic fertilizer application on the quality of paddy soil and yield of rice. The study was conducted in April until August 2014 in the irrigated rice fields in Belitang, Ogan Komering Ulu Timur District. The study was arranged in a Factorial Randomized Block Design, with 9 treatment combinations and 3 replicates. The first factor was the types of fertilizers, consisting of recommended chemical fertilizers (250 kg urea ha-1 + 150 kg SP36 ha-1 + 50 kg KCl ha-1), organic fertilizer from plant residue at 5 Mg ha-1,  and lignite-based organic fertilizer (namely Baranik fertilizer) at 0.75 Mg ha-1.  The second factor was rice varieties, consisting of Mentik Wangi, Gogo Aromatik and Ciliwung. The application of Baranik fertilizer at 0.75 Mg ha-1 has improved the quality of paddy soil with the increase of organic-C content from 1.44% to 2.90%. Application of Baranik fertilizer at 0.75 Mg ha-1 has increased the vegetative components and the yield of rice about 7.17 Mg ha-1 compared to the organic fertilizer from plant residue, but the yield is still the same as that in the recomended dosages of chemical fertilizers.  Among the rice varieties, the yield of Ciliwung variety was higher than other varieties, i.e. 7.62 Mg ha-1.  The yield of Gogo Aromatik variety is significantly lower than that of Ciliwung variety.  Baranik organic fertilizer can be used to improve soil fertility for food security purpose

    PEMANFAATAN BATUBARA DAN SUMBER DAYA LOKAL PEDESAAN SEBAGAI PUPUK BATUBARA PLUS DAN PENGARUNYA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN PADI SYSTEM OF RICE INTENSIFICATION (S R I) DI LAHAN PASANG SURUT

    Get PDF
                Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh pupuk organik plus dari batubara atau Batubara Plus dosis 750 kg/ha terhadap pertumbuhan dan produksi beberapa varietas tanaman padi (Oryza sativa L.) dengan System of Rice Intensification (SRI) di lahan pasang surut. Penelitian ini telah dilaksanakan di wilayah kota terpadu mandiri (KTM) khususnya di lahan sawah pasang surut di Desa telang sari kecamatan Tanjung Lago Kabupaten banyuasin.Kegiatan penelilitian ini berlangsung dari bulan Januari sampai bulan Mei 2016. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara Faktorial, dengan 9 kombinasi perlakuan dan di ulang sebanyak 3 kali dengan  5 tanaman contoh. Faktor-faktor yang diteliti dalam penelitian meliputi  Jenis Pupuk (P) yang terdiri dari : P0= Pupuk Kimia Anjuran, P1 = Pupuk Kompos Jerami Padi Dosis 5 ton/ha, P2= Pupuk Organik Plus dari batubara Muda dosis 750 kg/ha dan Varietas Padi (V) yang terdiri dari : V1 =  Varietas Mentik wangi, V2 =  Varietas Gogo Aromatik dan V3 =  Vareitas Beras Merah Peubah yang di amati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman (cm), jumlah anakan (batang), jumlah anakan produktif (malai), berat 1000 butir (gram),  jumlah gabah per malai (butir) dan produksi per petak (gram). Dari hasil penelitian menunjukan bahwa pupuk organik plus dari batubara dosis 750 kg/ha memberikan pertumbuhan dan produksi tanaman padi terbaik dibandingkan formulasi pupuk lainnya, varietas gogo aromatik yang ditanam dengan metode SRI memberikan produksi tanaman padi terbaik, dibandingkan varietas lain dan perlakuan interaksi antara dengan pupuk organik plus takaran 750 kg/ha dengan varietas Gogo Aromatik berpengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman padi dengan produksi per petak 4,5 kg atau bila di konversi mencapai 7,23 ton/hektar. This research aimed to observe the effect of organic fertilizer from coal plus with 750 kg/ha on the growth and production of some varieties of rice plant (Oryza sativa L.) by the System of Rice Intensification (SRI) in the tidal land. This research has been conducted in the area of integrated urban independent (KTM), particularly in the tidal land telang sari sub Desa Tanjung Lago Banyuasin district, from January until Mei 2016. This research used Randomized Block Design (RBD) arranged in Factorial, with 9 combination treatment and repeated 3 times with 5 plants sample. The factors examined in the study include the type of fertilizer (P) consistied of: P0 = Chemical Fertilizer Recommendation, P1 = Rice Straw Compost Dose 5 tons / ha, P2 = Organic Fertilizer Plus from coal 750 kg / ha while the second factor is Rice Varieties (V) consistied of : V1 = Mentik wangi, V2 = Gogo Aromatic and V3 = Red Rice. Variables in the research was observed in plant height (cm), number of tillers (stems), the number of productive tillers (panicles), 1000 grain weight (g), number of grains per panicle (item) and production per m2 (g). The results showed that Organic fertilizer from coal plus 750 kg / ha gave the best growth and production of rice plant than the others, Aromatic Gogo varieties grown with SRI methods gave the best rice plant production compared to other varieties. and combination treatment between organic fertilizer plus 750 kg / ha with Gogo Aromatic varieties gave the best effect on the growth and production and produced 4.5 kg or reached 7.23 tons / hectare

    APLIKASI PUPUK ORGANIK JERAMI PADI DAN KOTORAN AYAM UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PENGGUNAAN PUPUK ANORGANIK PADA BUDIDAYA TANAMAN TOMAT

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak aplikasi pupuk organic jerami padi dan kotoran ayam pada pertumbuhan vegetatif dan produksi tanaman tomat. Penelitian ini telah dilakukan di Indralaya, sejak bulan Januari sampai dengan Mei 2014. Perlakuan disusun dalam Rancangan Kelompok Acak Lengkap dengan 5 perlakuan yang ulangan 4 kali. Perlakuannya adalah: PO=kontrol (tanpa pupuk organik dan tanpa pupuk anorganik), P1=pupuk anorganik dosis rekomendasi (135 kg N ha-1, 75 kg PZOS ha-', clan 110 kg K20 ha-1), P2=Pupuk organik jerami padi 10 ton ha-1 di tambah pupuk anorganik dosis rekomendasi, P3=Pupuk organik jerami padi 10 ton ha-1 ditambah pupuk anorganik setengah dosis rekomendasi, P4=Pupuk organik kotoran ajam 10 ton ha-1 ditambah pupuk anorganik dosis rekomendasi, dan P5=Pupuk organic kotoran ayam 10 ton ha-1 ditambah pupuk anorganik setengah dosis rekomendasi. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman (cm) pada umur 55 HST; bobot kering brangkasan (g): bobot kering batang, akar, diameter buah (cm); jumlah buah per petak dan bobot buah total per petak (kg petak'). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesuburan tanah diperbaiki setelah aplikasi pupuk organik. Pupuk organik kotoran ayam yang dikombinasikan dengan setengah dosis pupuk rekomendasi dapat meningkatkan hasil tomat dibandingkan dengan pupuk organik Jerami padi. Pupuk organik kotoran ayam yang dikombinasikan dengan pupuk anorganik setengah dosis anjuran dapat diterapkan guna meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk anorganik pada budidaya tanaman tomat

    RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) TERHADAP PEMBERIAN JENIS MULSA DAN PUPUK ORGANIK KOTORAN TERNAK YANG BERBEDA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari pengaruh jenis mulsa dan jenis pupuk organik kotoran ternak terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah. Penelitian ini akan di laksanakan di lahan milik petani yang berada di desa steko indralaya utara kabupaten ogan ilir sumatera km.32. Waktu penelitian dari bulan mei sampai juli 2018.Metode penelitian yang di gunakan adalah rancangan petak terbagi (Split Plot Design) dengan sembilan kombinasi perlakuan dan tiga ulangan, petak utama (main plot) adalah jenis mulsa (M), M0 = tanpa mulsa, M1 = mulsa jerami padi, M2 = mulsa plastik hitam perak dan Anak petak (sub plot) adalah jenis pupuk organik kotoran ternak (P), P1 = kotoran ayam, P2 = kotoran kambing dan P3 = kotoran sapi. Berdasarkan hasil analisis keragaman menunjukkan bahwa perlakuan jenis mulsa berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap peubah lainnya dan jenis pupuk organik kotoran ternak berpengaruh sangat nyata terhadap umbi per petak tetapi tidak berpengaruh tidak nyata terhadap semua peubah yang di amati. perlakuan interaksi berpengaruh tidak nyata terhadap semua peubah yang di amati

    The Effect Of Service Quality And Location On Customer Satisfaction Of Warkop Papa Pangkalpinang

    No full text
    This study aims to determine the effect of service quality and location on customer satisfaction at warkop Papa Pangkalpinang. This type of research is an explanatory research with a quantitative approach and uses a survey method conducted on 100 customers of Pangkalpinang Warkop Papa. Sampling used nonprobability sampling method with purposive sampling technique. Data processing is done by using several linear regression analysis tools. Based on hypothesis testing, t test results show that promotion and service quality have a significant simultaneous effect on customer satisfaction

    APLIKASI PUPUK ORGANIK PLUS BATUBARA TERHADAP RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt)

    Get PDF
    Batubara muda dapat dimanfaatkan sebagai pupuk  dengan cara mengekstraksi batubara menjadi senyawa asam humat. Asam humat berperan sebagai bahan pembawa karena memiligi gugus makromolekul polielektrolit dengan gugus fungsional terdiri dari –COOH, -OH fenolat dan –OH alkoholat, sehingga memiliki peluang untuk berikatan dengan ion basa dari mineral pupuk, bahan organik, dan mineral alami dan  menambah unsur hara makro dan mikro. Penelitian bertujuan untuk mengetahui respon pupuk organik plus batubara terhadap pertumbuhan dan  produksi Jagung manis (Zea mays saccharata Sturt). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 9 perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali.  Faktor perlakuannya Takaran Pupuk Organik Plus Batubara (P) terdiri dari P0  = Kontrol (pupuk kimia takaran anjuran), P1 = 250 kg/ha, P2 = 500 kg/ha, P3 = 750 kg/ha, P4 =1000 kg/ha, P5 = 1250 kg/ha, P6 = 1500 kg/ha, P7 = 1750 kg/ha dan P8 = 2000 kg/ha. Hasil penelitian, menunjukkan bahwa takaran pupuk organik plus batubara 1050 kg/ha memberikan pengaruh pertumbuhan dan produksi yang terbaik terhadap  tanaman jagung manis dibandingkan dengan takaran pupuk organik plus yang lainnya, berdasarkan  peubah yang diamati antara lain tinggi tanaman (205,88 cm), jumlah daun (9,20 helai), panjang tongkol (18,36 cm), diameter tongkol (5,25 cm), berat tongkol per tanaman (290,28 g), berat tongkol per petak (4,67 kg), dan berat brangkasan kering (249,33)Lignite can be used as fertilizer by extracting coal into humic acid compounds. Humic acid acts as a carrier because it has a macromolecule group of polyelectrolyte with functional groups consisting of -COOH, -OH phenolate and -OH alcoholate, so as to have an opportunity to bind to alkaline ions from mineral fertilizers, organic matter and natural minerals and add macro nutrients and micro. The aim of this research is to know the response of organic fertilizer plus lignite to growth and production of sweet corn (Zea mays saccharata Sturt). This study used Randomized Block Design (RAK) with 9 treatments and repeated 3 times. The treatment factor of Organic Plus Plus Couple Fertilizer consisted of P0 = Control (chemical fertilizer recommended dosage), P1 = 250 kg/ha, P2 = 500 kg/ha, P3 = 750 kg/ha, P4 = 1000 kg/ha, P5 = 1250 kg/ha, P6 = 1500 kg/ha, P7 = 1750 kg/ha and P8 = 2000 kg/ha. The results showed that organic fertilizer plus 1050 kg / ha gave the best growth and production effect on sweet corn compared with organic fertilizer plus other, based on observed variables such as plant height (205,88 cm), number leaves (9,20 strands), length of tuna (18.36 cm), tuna diameter (5.25 cm), cob weight per plant (290.28 g), cob weight per plot (4.67 kg), and weight dry stover (249.33

    PENGARUH JENIS FORMULA DAN TAKARAN PUPUK ORGANIK PLUS TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theobroma cacao L.) DI POLYBAG

    No full text
    Influence the type and dose of organic fertilizer plus the growth of seedlings of cocoa (Theobroma cacao L.) in polybag. This study aims to identify and determine the type and dose of organic fertilizer formula plus the growth of seedlings of cocoa (Theobroma cacao L.) in polybag. This research has been conducted in experimental garden campus of the University of Muhammadiyah Palembang C, Semambu Island Village, District North Inderalaya, Kabupatan Ogan Ilir, South Sumatra Province. This research has been going on from May to July 2015. This study used a randomized block design (RAK) factorial with 12 combined treatment and repeated 3 times with 3 plants examples. The factors examined in the study include the type of formula (J) consisting of: J1 = Formula 1, J2 = formula 2, J3 = 3 and dosage of fertilizer formula (T) consisting of: T1 = 10g / polybag T2 = 20g / polybag T3 = 30g / polybag. The parameters observed in this study was the increase of plant height (cm), in the number of leaves (pieces), root fresh weight (g), root dry weight (g), total wet weight (g), total dry weight (g). The results obtained in this study is a fertilizer treatment of coal formula 3 and dosage 30 g/polybag give the best effect on the growth of seedlings of cocoa (Theobroma cacao L)
    corecore