621 research outputs found
The phenomenon of Yulia Tymoshenko in politics of Ukraine
Yulia Tymoshenko's leadership style and leadership are analy¬zed and described in this article. The author stated that political opposition was a natural element for Tymoshenko. Her time as Prime Minister was rather controversial, hence the assessements of her successes and failures propensities to vary. A description of Tymoshenko as a political party leader that included the way she chose people to work with was also given
"Yulia" by N. M. Karamzin: the first experience of creating a high society story in Russian literature
В статье рассматривается повесть Н. М. Карамзина "Юлия" в аспекте жанра. В ходе анализа приводятся дополнительные аргументы в пользу того, что "Юлия" является первой в отечественной литературе светской повестью, давшей начало перспективной жанровой традиции.In the article N. M. Karamzin's story "Yulia" is considered in aspect of a genre. During the analysis the author of the article brings the additional arguments in favor of the fact that "Yulia" is the first "high society story" in the domestic literature. Such a story opened a perspective genre tendency for further literature
"Yulia" by N. M. Karamzin: the first experience of creating a high society story in Russian literature
В статье рассматривается повесть Н. М. Карамзина "Юлия" в аспекте жанра. В ходе анализа приводятся дополнительные аргументы в пользу того, что "Юлия" является первой в отечественной литературе светской повестью, давшей начало перспективной жанровой традиции.In the article N. M. Karamzin's story "Yulia" is considered in aspect of a genre. During the analysis the author of the article brings the additional arguments in favor of the fact that "Yulia" is the first "high society story" in the domestic literature. Such a story opened a perspective genre tendency for further literature
UPAYA-UPAYA ROOM ATTENDANT DALAM MEMELIHARA KENYAMANAN TAMU DI VASA HOTEL SURABAYA
The goal to be achieved in this research is to find out the efforts made by the room
attendant in maintaining guest comfort at Vasa hotel Surabaya so that guests feel
happy, satisfied and want to visit again at Vasa Hotel Surabaya. The author makes
observations of the room attendant's efforts in maintaining guest comfort. The
author concludes that the efforts made by the room attendant in maintaining guest
comfort at Vasa hotel Surabaya are as follows: Maintain cleanliness, greet guests
and offer assistance, pause and say hello when meeting guests in the corridor area
or other places other than the room. , and provides towel folding services (towel
art) and has also carried out standard operating room attendant procedures
The roles of structural variability and amphiphilicity of TMC278/rilpivirine in mechanisms of HIV drug resistance avoidance and enhanced oral bioavailability
Non-nucleoside reverse transcriptase inhibitors (NNRTIs) are small hydrophobic drug molecules that bind to a hydrophobic pocket of the HIV-1 reverse transcriptase (RT). A number of molecules from diarylpyrimidine (DAPY) class of NNRTIs have exceptional inhibitory properties against a broad range of known drug-resistant viral strains of HIV-1 and good oral bioavailability in humans. Biophysical, structural, and computational methods were applied to study DAPY NNRTIs with differing RT inhibitory and bioavailability properties with a goal to define the mechanisms by which the dual success of the selected DAPY NNRTIs is achieved.
Exceptional bioavailability properties of selected DAPY NNRTIs were hypothesized to stem from their ability to form self-formulated spherical drug aggregates, ~60 nm in diameter, that are trafficked from the gastrointestinal tract into systemic circulation through a lymphatic uptake pathway. Using dynamic light scattering (DLS) and electron microscopy (EM), formation of drug aggregates was demonstrated. Drug aggregation was determined to be surfactant independent. Based on this observation, it was hypothesized that the drug molecules were able to achieve surface-active properties. Using X-ray crystallography and all atom MD simulations of the drug aggregate/water interface it was determined that amphiphilic properties of the selected DAPY NNRTI molecules depend on the availability of the protonation site at the pyrimidine ring and structural variability of the drug molecules at the linker moieties.
Ability of the late phase DAPY NNRTI drug molecules to inhibit the broad range of drug-resistant HIV-1 mutants has been previously linked to the ability of the molecules to sample multiple binding modes within the binding pocket of HIV-1 RT (Das et al., 2004). Using computational methods, conformational sampling by TMC278 (a DAPY NNRTI in multiple Phase III trials) in the pocket of the wild-type and the mutant NNRTI-binding pocket (NNIBP) was evaluated. Results of this work support the concept that structural variability is important in overcoming drug resistance mechanisms.
We propose that the implementation of drug aggregation testing and the evaluation of torsional flexibility of highly hydrophobic compounds in the context of the lead identification strategies will allow for better selection of potent and orally bioavailable hydrophobic drug candidates.Ph.D.Includes bibliographical references (139-146)by Yulia Frenke
PENGATURAN SOFTWARE GAME DARI PEMBAJAKAN SECARA ONLINE MENURUT HUKUM NASIONAL BERDASARKAN AGREEMENT ON TRADE-RELATED ASPECTS OF INTELLECTUAL PROPERTY RIGHTS (TRIPs AGREEMENT)
Game merupakan suatu program komputer yang difungsikan melalui jaringan
komputer yang berbentuk permainan video. Game sering diremehkan karena
dianggap sebagai perusak moral dan etika, kenyataannya game dapat
memberikan manfaat kepada pemainnya (gamers) yaitu antara lain mendapatkan
pengetahuan umum, melatih untuk berbahasa asing, serta dapat menjadi sarana
refreshing yang lebih positif dibandingkan dengan melampiaskan amarah kepada
orang lain. Akibat dari maraknya pembajakan game, Indonesia dihadapkan pada
masalah dan dampak yang buruk, baik di dunia Internasional maupun di
Indonesia sendiri. Walaupun di Indonesia sudah diatur di dalam Undang-Undang
Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta, namun belum ada peraturan
perundang-undangan yang tegas yang mengatur mengenai tindakan pembajakan
game tersebut. Karena maraknya tindak pembajakan game yang terjadi maka
rumusan masalah yang penulis kaji adalah : a) Apa saja ketentuan Hukum
Nasional yang mengatur tentang perlindungan software game dari pembajakan
secara online berdasarkan TRIPs? b) Bagaimana implementasi ketentuan Hukum
Nasional yang mengatur perlindungan software game terhadap pemegang hak
cipta? Diamana tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan
menganalisis dari rumusan masalah tersebut. Metode penelitian hukum yang
penulis gunakan bersifat normatif, dimana penulis meneliti bahan pustaka yang
merupakan data sekunder dan disebut juga Penelitian Hukum Kepustakaan, yaitu
penelitian terhadap data sekunder. Hasil penelitian dan pembahasan dari rumusan
permasalahan diatas adalah : a) ketentuan hukum Nasional yang mengatur
tentang perlindungan software game dari pembajakan secara online berdasarkan
TRIPs adalah Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta yang
isinya merupakan ratifikasi dari persetujuan TRIPs, kemudian terdapat Undang-
Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang
mengatur mengenai pelanggaran terhadap pembajakan game yang menggunakan
internet sebagai medianya. b) implementasi ketentuan hukum Nasional yang
mengatur perlindungan software game terhadap pemegang hak cipta yaitu
pemegang hak cipta diberikan beberapa hak untuk melindungi ciptaannya, yaitu
hak eksklusif, hak ekonomi, dan hak moral, serta juga terdapat aturan-aturan lain
yang melindungi pemegang hak cipta seperti perjanjian lisensi, pedaftaran
ciptaan, pembentukan Konsultan Hak Cipta, pembentukan Dewan Hak Cipta, dan
penunjukkan Kantor Wilayah Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia
Penyelesaian Kredit Berdasarkan hak Tanggungan Dalam Hal Terjadi perceraian
xi.; 105 Hal.; ill.; 19 c
PENGATURAN SOFTWARE GAME DARI PEMBAJAKAN SECARA ONLINE MENURUT HUKUM NASIONAL BERDASARKAN AGREEMENT ON TRADE-RELATED AESPECTS OF INTELLECTUAL PROPERTY RIFHTS (TRIPs Agreement)
Pengaruh Praktek Tabib atau Dukun Terhadap Kehidupan Beragama : Studi Kasus di Desa Jambur Pulau Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai
Manusia pada dasarnya membutuhkan suatu bentuk kepercayaan kepada
kekuatan ghaib. Dalam sejarah kepercayaan manusia telah tercatat dalam ribuan
tahun berkembangnya sistem kepercayaan contohnya dinamisme dan animisme.
Walaupun kepercayaan ini tidak sama dengan masyarakat dahulu. Di era modern
dan teknologi maju saat ini, masyarakat Desa Jambur Pulau masih menjunjung
tinggi budaya leluhur mereka, mereka mempercayai tabib atau dukun, bahwa
tabib atau dukun adalah orang yang memiliki kemampuan supranatural yang
pekerjaannya mengobati orang sakit secara tradisional, penyembuh dan penolong
orang sakit, memberi jampi-jampi (mantra-mantra). Tabib atau dukun adalah
sebuah alternatif dalam membantu sesamanya, mengatasi kesulitan, kebutuhannya
serta keinginannya.
Adapun tujuan penelitian ini ialah mengenai praktek tabib atau dukun dan
bagaimana pengaruh praktek tabib atau dukun terhadap kehidupan beragama di
desa Jambur pulau.
Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu mengamati
secara langsung ke lapangan dengan mengambil lokasi di Desa Jambur Pulau.
Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan fenomenologi. Metode yang
digunakan adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi.
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan di lapangan bahwa Pengaruh
Praktek Tabib atau Dukun Terhadap Kehidupan Beragama munculnya keyakinan
pada masyarakat terhadap tabib atau dukun bahwa praktek tabib atau dukun harus
dilestarikan karena biayanya murah, masyarakat yang kurang mampu akan
terbantu dan sembuh setelah berobat ke tabib atau dukun. Terjadinya kebiasaan
mendatangi tabib atau dukun dari pada ke dokter. Karena rata-rata pasien yang
mendatangi tabib atau dukun mendapat kesembuhan. Jadi mereka akan ketagihan
dengan kehebatan sang tabib atau dukun tersebut. Hal tersebut dapat berpengaruh
pada akidah masyarakat karena terlalu mempercayai manusia dari pada takdir
Tuhan
Pengaturan software game dari pembajakan secara online menurut hukum nasional berdasarkan agreement on trade-related aspects of intellectual property rights (trips Agreement)
vii.; 78 hal.; ill.; 19 c
- …
