48 research outputs found
Language Style in the Novel Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang by Wisnu Suryaning Adji Stylistic Studies
One of the ways authors express literary works is through the use of language styles. Language style has a function that can influence the reader which can make the reader interested in what the author conveys. This research is entitled "Language Style in the novel Big Plan to Die with Calm by Wisnu Suryaning Adji". The purpose of this study is to describe the use of style in hyperbole, irony, and personification in the novel The Great Plan to Die with Tranquility by Wisnu Suryaning Adji. The method used in this study is qualitative descriptive. Based on the results of the study, the author uses hyperbolic language style to emphasize excess, describe emotional tension, create dramatic effects, give an impression of humor. The use of ironic language styles for the contrast between hope and reality, dissatisfaction and frustration, social criticism, emotional reflection, and gives a more complex layer of meaning. Using his own personification language style, the author aims to bring objects and concepts to life, create an emotional impression, add aesthetic beauty to the novel Big Plan to Die with Tenang by Wisnu Suryaning Adji.93 PagesSkripsi Sarjan
Circulation of Orhan Pamuk’s Benim Adim Kirmizi [my name is red] in contemporary Chinese-Indonesian literature
This article is an exploration of contemporary Turkish and Chinese-Indonesian literatures with regards to a mid to late 18th Century literary niche: the it-narrative. Thinking (noesis) back and forth between centuries and different literary genres makes (poiesis) the conversation possible, which addresses the socio-literary imagination of the last four centuries. The authors re- examine the genre of it-narrative outside 18th Century studies and reassess the encounter of Turkish author Orhan Pamuk and Chinese-Indonesian author Alberta Natasia Adji within the socio-cultural and historico-political context of modern Turkey and Indonesia. The question is how Pamuk’s use of prosopopoeia in his 1998 novel Benim Adım Kırmızı [My Name is Red] influences Adji’s decision to use the 18th Century it-narratives in her 2019 short story I am Her Bracelet
Yesus Tidak Bangkit. : Menyingkap Rekayasa Yesus Historis dan Makam Talpiot.
Jakartaxi, 294 p, 21 cm
Pengaruh Tekanan Tiup Angin Maksimum Pada Rangka Kuda-Kuda Baja Ringan Dengan Penampang Kanal Tunggal
Dalam pengembangan dan perancangan struktur bangunan khususnya pada konstruksi atap, pengaruh tekanan tiup angin merupakan aspek kritis yang memerlukan perhatian khusus. Tekanan tiup angin dapat memberikan dampak signifikan terhadap kinerja rangka kuda-kuda baja ringan yang merupakan elemen struktural utama dalam konstruksi atap. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kapasitas rangka kuda-kuda baja ringan dengan penampang kanal tunggal dalam menahan tekanan tiup angin maksimum. Tipe rangka kuda-kuda fink dengan panjang bentang 800 cm dipilih sebagai objek penelitian. Profil penampang baja ringan yang digunakan adalah kanal tunggal C150.50.20 dengan mutu sebesar 550 MPa. Proses penelitian mencakup pemodelan struktur rangka kuda-kuda, pemberian nilai tekanan tiup angin dalam tiga pemodelan berbeda (pemodelan pertama 0 kg/m2, pemodelan kedua 40 kg/m2, dan pemodelan ketiga 4000 kg/m2), serta analisis respon struktural menggunakan perangkat lunak SAP2000 versi 14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya kenaikan rasio tegangan yang terjadi akibat semakin besarnya tekanan tiup angin. Tekanan tiup angin maksimum yang dapat di tahan oleh rangka kuda-kuda baja ringan tersebut kurang dari 4000 kg/m2 pada pemodelan ketiga, dengan beban angin tekan 960 kg/m dan beban angin hisap 1920 kg/m. Meskipun demikian, dalam pemodelan tersebut didapatkan salah satu nilai rasio tegangan yang terjadi sudah melebihi dari 1, menunjukkan kondisi yang tidak ama
Analisa Balok Prategang Dengan Panjang Bentang 50 Meter Pada Ruas Jembatan Di Kota Palembang
Studi ini bertujuan unuk menganalisa perilaku balok prategang dengan panjang bentang 50 meter pada ruas jembatan di kota Palembang. Penelitian dilakukan untuk memahami respons struktural balok prategang terhadap beban-beban yang mungkin terjadi selama masa operasional jembatan. Metode analisa menggunakan pendekatan numerik dengan mempertimbangkan berbagai parameter seperti beban lalu lintas, kondisi lingkungan, dan karakteristik material. Hasil analisa diharapkan dapat memberikan wawasan yang mendalam tentang keandalan dan keamanan struktural balok prategang dalam menghadapi berbagai beban, serta membantu dalam mengidentifikasi potensi kegagalan atau deformasi yang perlu diperhatikan. Diharapkan kesimpulan dari penelitian ini dapat memberikan kontribusi penting bagi perancangan, pemeliharaan, dan manajemen jembatan di kota Palembang, dengan tujuan meningkatkan keamanan dan efisiensi penggunaan infrastruktur tersebut
STUDI MIKROSTRUKTUR BETON RINGAN GEOPOLIMER DENGAN SCANNING ELECTRON MICROSCOPE (SEM) DAN X-RAY DIFFRACTION (XRD)
Beton ringan geopolimer merupakan salah satu beton yang ramah lingkungan karena proses pembuatannya memanfaatkan prekursor yang berasal dari alam dan/atau limbah seperti kaolin, abu terbang, dan pozzolan lainnya. Beton ringan geopolimer ini juga termasuk jenis beton inovasi yang memadukan kelebihan beton ringan dan beton geopolimer. Penelitian ini menggunakan material yang terdiri dari prekursor, larutan alkali aktivator, agregat halus, superplasticizer, dan foam dengan target berat jenis beton ≤ 1500 kg/m3. Prekursor terdiri dari kaolin dan abu terbang dengan persentase kaolin 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20% dari berat abu terbang. Perbandingan larutan Na2SiO3 dan NaOH 2,5:1 dengan konsentrasi NaOH 12 M dan 14 M. Perbandingan larutan alkali aktivator dan prekursor sebesar 0,5. Perbandingan agregat halus dan prekursor sebesar 2. Untuk memproduksi foam digunakan perbandingan foaming agent dan air 1:40 dengan presentase foam 50% dari volume campuran. Perawatan benda uji dilakukan selama 24 jam pada suhu oven 60°C. Hasil pengujian kuat tekan beton menunjukkan bahwa campuran BRG-0%-14M menghasilkan kuat tekan yang paling optimum sebesar 19,20 MPa dengan berat jenis beton 1481,12 kg/m3. Hasil pengujian SEM dan XRD menunjukkan bahwa dengan peningkatan konsentrasi NaOH dan persentase kaolin 0% menghasilkan pori-pori yang sangat kecil dan matriks geopolimer yang lebih padat (C-S-H) dengan dihasilkannya struktur geopolimer yang lebih amorf, akan tetapi dengan adanya peningkatan persentase kaolin menghasilkan pori-pori yang semakin besar dan matriks geopolimer yang kurang padat (C-H) dengan dihasilkannya struktur geopolimer yang kurang amorf. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa campuran persentase kaolin 0% menghasilkan mikrostruktur beton ringan geopolimer yang jauh lebih baik
ANALISIS SEMIOTIKA PADA TRILOGI ALINA DALAM ANTOLOGI CERPEN SEPOTONG SENJA UNTUK PACARKU KARYA SENO GUMIRA ADJI DARMA
This article discusses a surrealist short story. The approach used in this study is Pierce's semiotics approach, which is to discuss the signs in the short story anthology entitled "A Piece of Dusk for My Girl" by Seno Gumira Adji Darma. These signs have a certain meaning / significance closely related to the community system. The sign can be seen from the use of the language used. The signs that exist in literary works must be revealed to find out the message to be conveyed by the author. This study aims to determine the relationship between the sign with the reference based on the nature of the ground, (1) Sinsign, (2) Qualisign, and (3) Legisign. With semiotics, readers can capture the message or intent of a short story that is not clearly displayed by the author. The research method used is descriptive qualitative. This article examines the trilogy that exists in the short story anthology entitled A Twilight Piece for My Boyfriend, Answer Alina, Postman in a total of 41 pages. In the shorts story trilogy, researches found 21 interrelated signs. The sign is examined with Pierce’s semiotics it becomes a series of meaningful stories so that the message can be clearly known
Karakteristik Sifat Kuat Geser Tanah Gambut di Wilayah Rawa Melalui Analisis Hasil Uji Triaksial
The characteristics of peat soil are different from clay soil. Physically it has a high water content, large pore number, has organic material content, the presence of fibers in peat soil, while technically it has high compression and low shear strength. This study was to determine the shear strength of peat soil in North Indralaya in Bakung and Tanjung Pule villages. The soil sample used was undisturbed soil. The tool used was a triaxial test tool with CU conditions. The soil sample had a diameter of 35 mm and height of 70 mm with a sample depth of 50 cm. The sampling method used was the block sampling method. From the results of the study, it was found that the greater the isotropic consolidation stress given to the test sample, the greater the deviator stress that arose. The cohesion value was 14–22 kPa, the friction angle was 7°–8°, for effective soil 15–25 kPa. The effective internal friction angle was 7°–9°. Meanwhile, the largest peat soil shear strength value is in Tanjung Pule village with a total shear strength value of 22.636 kPa and an effective shear strength of 26.166 kPa, while Bakung village has a total shear strength of 15.593 kPa and an effective shear strength of 18.273 kPa
Studi Mikrostruktur Foamed Concrete dengan Penambahan Serat Daun Nanas Menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM)
Penggunaan bahan limbah sebagai material tambahan pada beton saat ini telah menjadi poin penting dalam industri konstruksi. Hal ini terjadi karena kebutuhan akan bahan baku konstruksi yang semakin meningkat, sedangkan sumber daya alam semakin terbatas. Penggunaan bahan limbah juga dapat memberikan dampak positif baik terhadap beton dan lingkungan seperti mampu meningkatkan sifat mekanik beton dan mengurangi jumlah limbah yang dibuang ke lingkungan. Pada penelitian ini menggunakan bahan limbah berupa serat daun nanas yang dijadikan sebagai bahan tambahan untuk pembuatan foamed concrete. Persentase serat daun nanas yang digunakan sebesar 0% dan 0,2% dengan panjang serat 0 mm, 10 mm, 20 mm dan 30 mm. Adapun material yang digunakan untuk memproduksi foamed concrete berupa semen portland, fly ash, agregat halus, foam, dan air. Hasil pengujian kuat tekan foamed concrete menunjukkan bahwa campuran FCN0,2-30 menghasilkan kuat tekan yang optimum sebesar 4,76 MPa. Hasil pengujian SEM menunjukkan bahwa mikrostruktur foamed concrete dengan penambahan serat daun nanas menghasilkan matriks beton yang semakin padat dan serat daun nanas tersebut berkontribusi mengisi celah-celah yang terdapat pada beton. Selain itu, mikrostruktur foamed concrete dengan penambahan serat daun nanas memiliki pori-pori yang lebih sedikit dan lebih kecil dibandingkan dengan mikrostruktur foamed concrete tanpa adanya serat daun nana
STUDI KOMPARATIF PERILAKU STRUKTUR GEDUNG BETON BERTULANG DENGAN VARIASI GEOMETRI KOLOM PERSEGI DAN KOLOM BULAT
This research aims to analyze the comparative structural behavior of reinforced concrete buildings using variations in square and circular column geometries. The research object is a 6-story educational building with dimensions of 35.1 x 23.4 meters and a total height of 24.2 meters. The analysis was conducted using ETABS v18 software by varying square column dimensions (55/55 cm, 50/50 cm, 45/45 cm) and circular columns (diameters of 62 cm, 56 cm, 50 cm). The parameters examined include internal forces, section capacity, and structural drift. Research results indicate that the difference in internal forces between the two column types is relatively small (1-2%). Circular columns demonstrate higher capacity in resisting axial loads (5098.01-7609.09 kN) and moments (295-520 kNm) compared to square columns. Although circular columns show slightly larger drift values, both column types meet the established drift limit requirements with safe margins. This research concludes that both column geometries demonstrate good structural performance and can be used interchangeably in structural design, with circular columns having advantages in section capacity but accompanied by slightly larger drift values
