1,888 research outputs found

    Dampak Putusan Pailit Pengadilan Niaga Nomor: 77/Pailit/2012/PN.Niaga.Jkt.Pst terhadap Tanggung Jawab PT. Metro Batavia dalam Perjanjian Kerjasama dengan PT. Family Tour / oleh Agus Susanto

    No full text
    abstrak (A) Nama: AGUS SUSANTO (NIM: 205090058). (B) JudulSkripsi: Dampak Putusan Pailit Pengadilan Niaga Nomor: 77/Pailit/2012/PN.Niaga.Jkt.Pst terhadap Tanggung Jawab PT. Metro Batavia dalam Perjanjian Kerjasama dengan PT. Family Tour (C) Halaman: viii+ 82 + 22 + 2009 (D) Kata Kunci: Kepailitan Batavia Air, Perjanjian. (E) Isi: PT. Metro Batavia dimohonkan pailit oleh 2 Kreditur yang tidak dibayar utangnya dan telah jatuh waktu sehingga dapat ditagih yang telah sesuai dengan UU No. 37 Tahun 2004. Dengan dipailitkan PT. Metro Batavia sehingga membuat rekan-rekan kerjanya dirugikan karena masih memiliki kewajiban. PT. Family Tour salah satua gen perjalanan yang bekerja sama dan uang jaminan depositnya belum dikembalikan, Bagaimana dampak putusan Pailit Pengadilan Niaga Nomor: 77/Pailit/2012/PN.Niaga. Jkt. Pst terhadap tanggung jawab PT. Metro Batavia kepada PT. Family Tour dalam perjanjian keagenan dengan PT. Family Tour? Selanjutnya, metode penelitian yang dipergunakan penulis dalam penulisan skripsi adalah normatif. Data penelitian menunjukan adanya 2 pendapat yang mengatakan bahwa tanggungjawab Batavia sesuai dengan UU kepailitan bahwa agen perjalanan sebagai kreditur konkuren yang jika nilai aset yang terjual mencukupi dan melebihi jumlah tagihan kreditur separatis dan preferen maka agen perjalanan akan mendapat pengantian uang jaminan deposit tersebut tetapi jika tidak mencukupi maka tidak mendapat pengantian uang dan dari data yang diperoleh utang PT. Metro Batavia sebesar 2.5 Triliyun rupiah dan aset yang dimiliki sebesar 800 Milyar rupiah sehingga tidak memungkinkan PT. Family Tour mendapat pengantian uang jaminan deposit. Pendapat lain mengatakan bahwa uang jaminan deposit itu tetap harus dikembalikan karena uang tersebut hanya uang jaminan yang dititipkan sehingga masih milik PT. Family tour dan ia berhakuntuk meminta pengembalian. Oleh karena itu penulis sependapat, bahwa uang jaminan deposit tersebut wajib dikembalikan karena uang itu hanya sebagai titipan atau jaminan deposit pembelian tiket pesawat udara. Sehingga perlu direvisi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2008 Tentang Penyelenggaraan Angkutan Udara, khususnya mengenai Pasal 96 yang tidak mewajibkan maskapai penerbangan untuk membuat escrow account atau rekening penampung sehingga merugikan pihak agen perjalanan yang bekerjasama dengan pihak maskapai penerbangan.(F) Acuan: 22 (1967-2009) (G) Pembimbing: Dr. Amad Sudiro, S.H., M.H., M.M. (H) Penulis: AgusSusant

    Perencanaan keuangan keluarga Bapak Agus Susanto pada tabungan BCA, asuransi Sinarmas, reksadana Si Danakas Maxima, Ekofix, Danamas Stabil, Danamas Fleksi, Danareksa Mawar dan Fortis Ekuitas

    No full text
    Studi kasus ini membahas mengenai Perencanaan Keuangan bagi Bapak Agus Susanto dengan tujuan untuk membantu dalam memenuhi tujuan-tujuan investasi yang diinginkan olehnya. Tujuan investasi tersebut tidak lain adalah kebutuhan dana darurat, asuransi, dana bersalin, dana pendidikan, dana untuk membeli rumah, dana pensiun dan dana untuk berlibur. Untuk dana darurat digunakan produk Tabungan BCA, dan Si Danakas Maxima. Asuransi digunakan produk Simas Executive. Dana untuk bersalin digunakan produk Ekofix, Danamas Fleksi, dan Danareksa Mawar. Dana pendidikan digunakan produk Ekofix, Danamas Stabil, Danamas Fleksi, Danareksa Mawar dan Fortis Ekuitas. Dana untuk membeli rumah pada reksadana Ekofix, Danamas Fleksi, dan Danareksa Mawar. Dana pensiun pada reksadana Danamas Stabil, Danamas Fleksi, dan Fortis Ekuitas. Dana untuk berlibur pada reksadana Ekofix, Danamas Fleksi, dan Danareksa Mawar. Dengan kondisi keuangan yang baik berupa alur dana yang positif dan adanya aset yang cukup merupakan modal utama yang membuat Bapak Agus Susanto akan mudah mencapai tujuan investasinya

    Genetika/ Susanto

    No full text
    x, 382 hal.: ill, tab.; 23 cm

    Islam itu sangat ilmiah/ Susanto

    No full text
    252 hal.; 20 cm

    Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Pemahaman Manajemen Bengkel terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Usaha Bengkel Las di Kabupaten Tulungagung

    No full text
    ABSTRAK   Susanto, Bayu Agus. 2017. Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Pemahaman Manajemen Bengkel terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Usaha Bengkel Las di Kabupaten Tulungagung. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Widiyanti, M.Pd., (II) Dr. Yoto, S.T., M.M., M.Pd.   Kata Kunci: gaya kepemimpinan, manajemen bengkel, produktivitas kerja   Produktivitas kerja karyawan sangat dibutuhkan demi kemajuan bengkel, apabila produktivitas kerja baik maka akan berpengaruh baik bagi bengkel dan dapat mencapai tujuan dengan optimal. Disinilah peran pemimpin bengkel dibutuhkan, karena pemimpin harus dapat menerapkan gaya kepemimpinan yang sesuai dengan kondisi bengkel supaya dapat mengelola karyawan dengan baik, dan pemimpin juga harus dapat memanajemen bengkel dengan baik agar dapat mendukung peningkatan produktivitas kerja karyawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan (X1) dan pemahaman manajemen bengkel (X2) terhadap produktivitas kerja (Y) karyawan usaha bengkel las di Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, metode yang digunakan adalah deskriptif kausalitas. Teknik analisis data yang digunakan dengan uji regresi linier sederhana dan uji regresi linier berganda. Populasi dalam penelitian adalah 121 karyawan dari 19 bengkel las yang ada di Kabupaten Tulungagung. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampel populasi. Namun pada saat pengambilan data terjadi penyusutan sampel, dikarenakan ada beberapa bengkel las yang tidak memberikan izin untuk melakukan penelitian, sehingga sampel dalam penelitian ini adalah 47 karyawan dari 7 bengkel las yang ada di Kabupaten Tulungagung. Hasil dari penelitian diperoleh gaya kepemimpinan (X1) dalam kategori sedang sebesar 34.04%, pemahaman manajamen bengkel (X2) dalam kategori sedang sebesar 46.81%, dan produktivitas kerja (Y) dalam kategori sedang sebesar 40.43%. Hasil uji regresi diperoleh (1) gaya kepemimpinan (X1) berpengaruhterhadap produktivitas kerja (Y) dengan nilai signifikansi (α =.025< .05) dan nilai kontribusi sebesar 10.7%,(2) pemahaman manajemen bengkel (X2) berpengaruh terhadap produktivitas kerja (Y) dengan nilai signifikansi (α = .047< .05) dan nilai kontribusi sebesar 8.5%, (3) gaya kepemimpinan (X1) dan pemahaman manajemen bengkel (X2) berpengaruh terhadap produktivitas kerja (Y) dengan nilai signifikansi (α = .044< .05) dan nilai kontribusi sebesar 13.3%

    PENERAPAN SANKSI BAGI PELAKU USAHA PEDAGANG KAKI LIMA DI JALAN AGUS SALIM KOTA PEKANBARU BERDASARKAN PERATURAN WALIKOTA NOMOR 100 TAHUN 2015 TENTANG PENATAAN DAN PEMBERDAYAAN PEDAGANG KAKI LIMA

    Full text link
    ABSTRAK Eri Susanto, (2022) : Penerapan Sanksi Bagi Pelaku Usaha Pedagang Kaki Lima di Jalan Agus Salim Kota Pekanbaru Berdasarkan Peraturan Walikota Nomor 100 Tahun 2015 tentang Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki lima Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi dengan adanya Peraturan Walikota yang mengatur tentang Pedagang Kaki Lima. Penerapan sanksi bagi pelaku usaha pedagang kaki lima sangat penting untuk dilakukan demi menciptakan kenyamanan pekendara sepeda motor melintasi jalan dan pedagang kaki lima berjualan sebagaima tempat yang sudah disediakan. penerapan sanksi tegas dapat agar pedagang kaki lima Berdasarkan observasi penulis berjualan ditempat semestinya. terdapat perbedaan aturan dengan fakta yang berlaku di lapangan. Penelitian ini membahas mengenai penerapan sanksi bagi pelaku usaha pedagang kaki lima dan hambatan-hambatan dalam penerapan sanksi bagi pelaku usaha pedagang kaki lima. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan sanksi bagi pelaku usaha pedagang kakil lima dan hambatan dalam penerapan sanksi bagi pelaku usaha pedagang kaki lima Penelitian ini berbentuk jenis penelitian kualitatif yang menggunakan metode pendekatan yuridis empiris bersifat deskriptif. Penulis melakukan penelitian langsung ke lapangan yang berlokasi di Pekanbaru. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara, dan angket hasil data yang diperoleh di analisis menggunakan kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah penerapan sanksi bagi pelaku usaha pedagang kaki lima dan cukup baik dilakukan oleh satuan polisi pamong praja, Satuan Polisi Pamong Praja Pekanbaru memberikan penerapan sanksi sesuai dengan Peraturan Walikota Pekanbaru Memberikan Kenyamanan Bagi Pengemudi Sepeda Motor, saat melintasi jalan. Adapun hambatan dalam memberikan pelayanan terdapat beberapa hambatan diantaranya: Kurangnya personil didalam penerapan sanksi pedagang kaki lima, Personil Satuan polisi pamong praja tidak selalu mengawasai selama 24 jam di lokasi penertiban pedagang kaki lima, serta faktor eksternal dan internal. Kata Kunci : Sanksi, Pelaku Usaha dan, Pedagang Kaki Lim

    Indonesia: Tri Agus Susanto

    No full text
    A document from Amnesty International's Urgent Action Networ
    corecore