1,721,836 research outputs found
Teacher’s stories on cultivation of self and identity through an online knowledge community
Although teacher self-development and identity has received much attention in teacher education, there is little empirical evidence on how a teacher cultivates their self-development and construct their identities through the online knowledge community (OKC). This paper narratively reports my personal lived experience and participation in several OKCs as a way to develop myself and construct my professional identity as a teacher educator. Using Clandinin and Connelly’s (2000) narrative inquiry spaces, covering time, social interaction, and place, I narrated the great impacts of OKCs on my self-development and identity. My participation in OKCs has intensely developed my pedagogical knowledge and research skills and encouraged me to pursue my academic and professional goals. The OKCs have successfully helped and led me to be able to write articles and publish them in reputable international journals
Modul Intervensi Expressive Writing Untuk Meningkatkan Keterampilan Mengelola Emosi Marah Pada Remaja
Modul dengan judul Intervensi Expressive Writing Untuk Meningkatkan Keterampilan Mengelola Emosi Marah Pada Remaja dikembangkan kolaborasi antara Suparmi dan Anastasia Tiara Putri, yang teah diterapkan pada seorang remaja di panti sosial di Magelang yang mengalami problem emos
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM INFORMASI DISTRIBUSI OBAT DI PUSKESMAS MAOSPATI KABUPATEN MAGETAN DENGAN MENGGUNAKAN BAHASA PEMROGRAMAN MICROSOFT VISUAL BASIC 6.0 (Studi Kasus Di Puskesmas Maospati Kabupaten Magetan)
ABSTRAK
Suparmi, 2014, Perancangan dan Pembuatan Sistem Informasi Distribusi Obat di Pukesmas Maospati Kabupaten Magetan dengan Menggunakan Bahasa Pemrograman Microsoft Visual Basic 6.0.
Pusat Farmasi dan Alat Kesehatan bertanggung jawab terhadap pengelolaan obat-obatan dan alat kesehatan yang meliputi perencanaan, permintaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pengendalian, penggunaan serta pencatatan dan pelaporan. Karena begitu pentingnya peran Pusat Farmasi dan Alat Kesehatan dalam mengatur ketersediaan obat-obatan publik, maka kegiatan pengelolaan obat menjadi hal yang sangat vital. Dari latar belakang tersebut, masalah yang diangkat dalam penulisan tugas akhir ini adalah bagaimanakah pengolahan data obat-obatan di Pusat Farmasi dan Alat Kesehatan dalam hal penerimaan, pengeluaran (pendistribusian), pencatatan dan pelaporan.
Untuk mengatasi masalah tersebut, maka dilakukan perancangan dan pembuatan sistem informasi distribusi obat dengan menggunakan bahasa pemrograman Microsoft Visual Basic 6.0 dengan database menggunakan Microsoft Acces. Dengan sistem informasi yang baru ini diharapkan dapat diperoleh beberapa keuntungan antara lain : a). Kecepatan dan keakuratan penyajian data, b). Ketelitian proses penghitungan data dan c). Meminimalkan human error.
Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah sistem informasi obat yang baru mampu menghasilkan informasi yang lebih baik dibandingkan sistem pengolahan data obat yang sedang berjalan dan pengolahan data akan lebih terkontrol karena adanya pembagian level pemakai. Saran yang dapat diberikan adalah penggunaan sistem informasi distribusi obat yang baru dapat dilakukan, karena sudah ada tenaga yang mempunyai dasar pengetahuan dalam mengoperasikan komputer, adanya fasilitas komputer yang cukup mendukung, untuk menjawab kebutuhan informasi tentang keadaan obat dan perancangan dan pembuatan sistem informasi ini dapat diterapkan di Pusat Farmasi dan Alat Kesehatan di Pukesmas Maospati Kabupaten Magetan.
Kata kunci : Sistem Informasi, Distribusi Oba
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Resiliensi pada Narapidana Tindak Pidana Narkotika Ditinjau dari Kekuatan Emosional dan Faktor Demografi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kekuatan emosional yang terdiri dari karakter keberanian, harapan, semangat, kecerdasan sosial, cinta, dan humor terhadap resiliensi dan perbedaan faktor demografi (usia, tingkat pendidikan, dan lama menjalani pidana) terhadap resiliensi pada narapidana tindak pidana narkotika. Ada dua hipotesis dalam penelitian ini, yaitu “ada peran signifikan antara kekuatan emosional terhadap resiliensi” dan “ada perbedaan signifikan antara faktor demografi terhadap resiliensi”. Uji hipotesis dilakukan melalui analisis regresi dan ANOVA terhadap 35 narapidana yang berusia antara 45-55 tahun. Hipotesis pertama dalam penelitian ini diterima dengan menghasilkan nilai F=3,160 (p0,05), tidak ada perbedaan signifikan antara faktor demografi (usia, tingkat pendidikan, dan lama menjalani pidana) terhadap resiliensi pada narapidana tindak pidana narkotika. Kekuatan emosional berkontribusi terhadap resiliensi sebesar 40,4%. Hal ini mengindikasikan kekuatan emosional layak dipertimbangkan untuk menjadi prediktor resiliensi narapidana
Koreografi Tari Thêngul Karya Suparmi dan Djoko Santoso Di Kabupaten Bojonegoro
ABSTRACT Izza, Rochimatul. 2016. Koreografi Tari Thêngul Karya Suparmi dan DjokoSantoso Di Kabupaten Bojonegoro. Skripsi, Jurusan Seni dan DesainFakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. NinikHarini, M.Sn. (2) Tri Wahyuningtyas, S.Pd., M.SiKata Kunci: Koreografi, Tari Thêngul, Wayang Thêngul, Kabupaten BojonegoroWayang Thêngul merupakan salah satu bentuk seni pertunjukan yang adadi kabupaten Bojonegoro. Kesenian wayang Thêngul ini merupakan salah suatukesenian wayang golek yang dihadirkan dalam bentuk tiga dimensi. Ciri yangpaling mendasar dari wayang Thêngul adalah gerakan yang terkesan kaku danpatah. Tari Thêngul adalah salah satu tari kreasi baru yang digunakan sebagai tariselamat datang atau tari penyambutan di kabupaten Bojonegoro. Karakteristikgerak kaku-kaku dan patah, rias, serta busana yang ada dalam wayang Thêngulinilah yang menjadi landasan koreografer untuk menciptakan tari Thêngul. Makatidak heran jika gerakan dan penampilan penari tari Thêngul juga terlihat patahpatahdan kaku karena mengadopsi dari wayang Thêngul Bojonegoro yangmenambah keunikan tari tersebut. Terdapat tahap-tahap dalam menciptakansebuah tarian yang berangkat dari kesenian wayang Thêngul hingga menjadi tariyang mengibaratkan wayang Thêngul.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan koreografi tariThêngul karya Suparmi dan Djoko Santoso di kabupaten Bojonegoro.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif serta menggunakan jenispenelitian deskriptif. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan metodewawancara, observasi, dan dokumentasi. Tahap analisis data dilakukan denganreduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahandata dilakukan dengan menggunakan triangulasi metode dan sumber.Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa koreografi dalam tariThêngul terdiri dari tiga tahap yaitu melalui eksplorasi, improvisasi, dan forming.Berdasarkan dari penelitian ini, diharapkan adanya penelitian yang lebihlanjut untuk menyempurnakan hasil penelitian ini, khususnya penelitian tentang makna simbolis ragam gerak pada tari Thêngul Kabupaten Bojonegoro
- …
