1,721,019 research outputs found

    Clinical Significance of Action Research-Based Seamless Care to Improve Imaging Efficiency and Patients’ Cognition, and Alleviate Patient Anxiety [Letter]

    No full text
    Budi Joko Santosa, Suparji Suparji, Heru Santoso Wahito Nugroho Department Health, Poltekkes Kemenkes Surabaya, Surabaya, Jawa Timur, IndonesiaCorrespondence: Suparji Suparji, Department Health, Poltekkes Kemenkes Surabaya, Jl. Pucang Jajar Tengah-56, Surabaya, Indonesia, Email [email protected]

    MEWUJUDKAN PEMBAHARUAN KUHP

    Full text link
    Abstrak-Pembangunan hukum nasional merupakan bagian dari sistem pembangunan nasional yang bertujuan mewujudkan tujuan negara sebagaimana tercantum dalam pembukaan UUD 1945. Indonesia sebagai negara hukum (rechstaat) berarti menjunjung tinggi supremasi hukum yang bermakna teraktualisasinya fungsi hukum sebagai alat rekayasa sosial/pembangunan (law as tool of social engineering), instrumen penyelesaian masalah (dispute resolution) dan instrumen pengatur perilaku masyarakat (social control). Supremasi hukum bermakna sebagai optimalisasi peran hukum dalam pembangunan, memberi jaminan bahwa agenda pembangunan nasional berjalan dengan cara yang teratur, dapat diramalkan akibat dari langkah-langkah yang diambil (predictability), yang didasarkan pada kepastian hukum (rechtszekerheid), kemanfaatan, dan keadilan (gerechtigheid). Pembahasan RUU KUHP dengan dua buku dan total 786 pasal akan dilaksanakan secara maraton dan ditargetkan rampung dalam waktu dua tahun. Metode pembahasan dilakukan dengan clustering atau topik permasalahan berdasarkan karakteristik isu. Pemerintah telah memaparkan sejumlah substansi pokok RUU KUHP dengan banyak mengadopsi konsep restorative justice.Kata Kunci: Hukum, KUHP, Pembaharua

    AKUNTABILITAS PELAPORAN WAKAF BERDASARKAN PSAK SYARIAH

    Full text link
    ABSTRAKS-Waqf Accountability is a form of nadzir accountability in reporting management of waqf to stakeholders, one form of accountability is financial statements in accordance with generally accepted accounting standards about waqf, where all this time waqf reporting still uses Statement of Islamic Financial Accounting Standards No. 109 concerning Zakat, Infaq and Shodaqah No. 109 concerning Zakat, Infaq and Shodaqah. Where besides being fulfilled accountability also must be able to help the government in alleviating poverty through the distribution of waqf benefits to Mustafa alaih, but the role of waqf in the welfare of the nation has not been maximized due to the lack of optimal use of waqf management due to limited financial access and lack of knowledge in management of waqf and the synergy between the parties concerned has not been maximized. Formulation of the problem in this study, How to implement waqf arrangements in financial reporting at the Waqf Institution. The method used in this study is normative juridical, where the author conducts an analysis based on the laws and regulations associated with the related legal theory. The theory used is welfare theory and economic analysis of laws. Application of PSAK Syariah No. 109 so that there needs to be a PSAK that complies with waqf accounting reporting standards can be more accountable.Keywords: Accountability, Reporting, Accounting for Endowment

    DAMPAK FAKTOR STRESS DAN GANGGUAN WAKTU MENSTRUASI PADA MAHASISWA

    Full text link
    Dampak dari gangguan menstruasi yang tidak teratur nyeri haid, gangguan dalam jumlah perdarahan, dan PMS (Pre Menstural Syndrome). Hal ini dapat menjadi serius jika tidak segera ditangani. Haid yang tidak teratur dapat menjadi pertanda bahwa siklus yang dilaluinya tidak berovulasi (anovulatoir) sehingga wanita tersebut cenderung sulit memiliki keturunan (infertile). Masalah utama penelitian ini adalah 36% mahasiswa Prodi Kebidanan Magetan mengalami stress dan mengalami gangguan menstruasi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui ada atau tidak hubungan antara tingkat stress dengan gangguan menstruasi pada mahasiswa Prodi D III Kebidanan Kampus Magetan Poltekkes Kementrian Kesehatan Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi pada penelitian ini sebanyak 147 mahasiswa dan pemilihan sampel dilakukan dengan teknik Cluster Sampling diperoleh besar sampel 108 mahasiswa. Variabel bebas adalah tingkat stress dan variable terikat adalah gangguan menstruasi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan uji statistik Chi-Square dengan taraf signifikansi < 0.05. Penelitian ini menunjukkan bahwa 55.56% mahasiswa mengalami stress pada tingkat normal dan 63% mahasiswa tidak mengalami gangguan menstruasi. Pada tingkat stress normal, 76.7% mahasiswa tidak mengalami gangguan menstruasi. Sedangkan pada tingkat stress parah, 100% mahasiswa mengalami gangguan menstruasi. Hasil Uji Chi-Square didapatkan nilai p=0,000 (<0.05) dengan nilai koefisien kontingensi 0.44 yang berarti mempunyai keeratan sedang. Selanjutnya disimpulkan ada hubungan antara tingkat stres dengan gangguan menstruasi dengan keeratan hubungan sedang. Semakin tinggi tingkat stress seorang wanita, semakin besar potensi mengalami gangguan menstruasi pada wanita tersebut. Saran penelitian lebih lanjut dengan memperbesar populasi dan perbaikan instrumen pengumpulan data tentang tingkat stress dan gangguan menstruasi

    PENGEMBANGAN INSTRUMEN KOMPETENSI SOSIAL MAHASISWA CALON GURU

    No full text
    Developing Instruments to Measure the Social Competence of Teacher-candidates. This study aimed to produce a valid and reliable instrument to measure social competence of student teachers. The try-outs were carried out three times: preliminary field try-out conducted in four schools involving 12 student teachers, main field try-out in eight schools involving 100 student  teachers, and operational field try-out in 15 schools involving 200 student teachers. Data from the try-outs were analyzed using con­firmatory factor analysis and descriptive analysis. The research findings indicated that the student teachers’ social competence comprised three sub-competences, i.e. ability to cooperate, ability to communicate, and contribution to educational development. The results of the confirmatory factor analysis showed that the values of tobserved were all greater than 1.69 and the reliability index was 0.82. The result of the statistical modeling showed that the model was fit (χ2 = 1.44; p = 0.13212). The result of descriptive analysis showed that ability to cooperate, ability to communicate and contribution to educational devel­opment were all the acceptable factors to student teachers’ social competence.   Pengembangan Instrumen Kompetensi Sosial Mahasiswa Calon Guru. Penelitian ini ber­tujuan untuk menghasilkan instrumen kompetensi sosial  mahasiswa calon guru yang valid dan reliabel. Uji coba dilakukan sebanyak tiga kali yaitu: ji coba awal pada empat sekolah dengan subjek coba 12 mahasiswa calon guru, uji coba lapangan utama pada delapan sekolah dengan subjek coba 100 mahasiswa, dan uji coba lapangan operasional pada 15 sekolah dengan subjek coba 200 mahasiswa. Analisis yang digunakan adalah analisis faktor konfirmatori dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi sosial mahasiswa calon guru mencakup tiga indikator yaitu kemampuan bekerjasama, kemam­puan berkomunikasi, dan kontribusi terhadap pengembangan pendidikan. Hasil analisis faktor konfirmatori menunjukkan bahwa semua nilai thitung>1,69 dan reliabilitasnya adalah 0,82. Statistik model yang dihasilkan menunjukkan model yang fit (χ2=1,44 p=0,13212). Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa indikator kemampuan bekerjasama, kemampuan berkomunikasi, dan kontribusi terhadap pengem­bangan pendidikan berkategori baik

    Investment climate for MSMEs towards a green economy

    Full text link
    Indonesia\u27s development has not provided the optimum portion of the support to Micro, Small & Medium Enterprises (MSMEs), even though these MSMEs are the foundation of economic growth and as a supporter of the national economy of developing countries that are able to absorb up to 99% of the workforce, and are able to complement large industrial products in the local and local markets. The low government support makes MSMEs less empowered and less competitive in the global market. In this research problem, what is the role of Islamic economics and the green economy in increasing the capacity of MSMEs in order to advance the national economy? The limitation of the very cliche of MSMEs is the gap in accessing formal financial institutions in increasing capital, this is due to the weak management of MSMEs so that they are not bankable. Indonesia\u27s financial inclusion as of 2019 was 76%, and 25% of it has not been served by formal financial services. This study uses a descriptive analysis approach, this study analyzes data obtained from secondary sources. The type of research used is based on a normative juridical approach. Normative juridical research is legal research that examines library data, including legal principles and legislation. According to the type of norm study research, data acquisition is sourced from literature research related to the problem being studied, such as books, laws, and others. The analytical method used is normative qualitative which examines and interprets and reconstructs the statements contained in the legislation. The theory used is the theory of people\u27s welfare. The results of this study can be a recommendation and can be used by economic and financial policymakers in increasing the capacity of MSMEs based on sharia economics and making MSMEs the frontline in supporting national economic growth so that Indonesia advances without depending on foreign investment

    IMPLEMENTASI PRINSIP GOOD GOVERNANCE DALAM SISTEM PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH DI INDONESIA

    Full text link
    Abstrak- Negara Indonesia memiliki pandangan hidup dan tujuan hidup dalam bernegara yang tertuang dalam pembukaan Undang – Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Negara adalah suatu lembaga kemasyarakatan yang mempunyai wilayah dan pemerintahan yang berkuasa dan didukung oleh warganya di wilayah itu guna mencapai tujuan tertentu. Pandangan para filosof mengenai tujuan Negara pada dasarnya adalah sama, yaitu untuk mencapai kesejahteraan warga negaranya. Dalam arti pandangan hidup tersebut berimplikasi pada keuangan Negara dalam rangka pencapaian tujuan Negara. Adapun tujuan Negara Indonesia tercantum dalam Pembukaan Undang – Undang Dasar Negara Republi Indonesia Tahun 1945 alinea ke- empat adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan social. Asas – asa umum Pengelolaan Keuangan Daerah dalam Penyelenggaraan Keuangan Daerah dapat mewujudkan Good Governance karena konsep Good Governance pengelolaan keuangan daerah dapat dilakukan dengan mencapai keadaan yang baik dan sinergi antara pemerintah, sector swasta dan masyarakat sipil dalam pengelolaan sumber – sumber alam, social, lingkungan, dan ekonomi. Syarat minimal untuk mencapai Good Governance adalah adanya transparasi, akuntabilitas, partisipasi, pemberdayaan hukun, efektifitas dan efisiensi, dan keadilan. Sebagai bentuk penyelenggaraan Negara yang baik maka harus keterlibatan masyarakat di setiap jenjang proses pengambilan keputusan.Kata Kunci: keuangan Negara, Hukum, Prinsip Good Governance

    KASUS KEPEMILIKAN SAHAM SILANG PT TEMASEK HOLDINGS

    Full text link
    Abstrak-Kasus Temasek Holdings Pte., Ltd. Merupakan salah satu dari banyak kasus kepemilikan silang atas saham yang terjadi di Indonesia. KPPU sebagai lembaga Pengawas Persaingan Usaha berwenang dalam memeriksa dan memutuskan sanksi yang sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 Tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Namun, adanya beberapa celah hukum dalam peraturanperaturan tersebut menyebabkan pelanggaran-pelanggaran yang pada akhirnya berdampak pada keseimbangan perekonomian di Indonesia. Oleh karena itu, perlu adanya penyesuaianpenyesuaian yang menutup kekurangan yang ada supaya pelaksanaan hukum persaingan usaha dapat menjalankan tugasnya sebagai lembaga yang menegakkan aturan hukum dan memberikan perlindungan yang sama bagi setiap pelaku usaha di dalam upaya untuk menciptakan persaingan usaha yang sehat.Kata Kunci: Kasus, Saham, Silan

    CORPORATE SOSIAL RESPONSIBILITY DALAM PERUNDANGAN DI INDONESIA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERPAJAKAN

    Full text link
    Abstrak-CSR merupakan kewajiban yang diamanatkan oleh peraturan dan perundang undangan namun demikian dalam pelaksanaanya belum semuanya menjalankan peraturan tersebut, mengingat ada anggapan bahwa kewajiban ini membebani perusahaan selain dari pungutan perpajakan. Untuk itu agar perusahaan atau persereoan dapat menjalankan amanat UUPT No. 40 tahun 2007 dan peraturan lainnya, untuk tidak membebani perusahaan dalam menjalankan kewajiban tersebut maka pemeritah mengeluarkan peraturan pemerintah No. 93 Tahun 2010, sehingga pengeluaran CSR dalam lima kategori di atas dapat dikurangkan dalam pembayaran pajak.Kata Kunci: CSR, Peraturan, Paja

    Hasil Belajar Siswa Kelas X Materi Kuda-Kuda Atap Menggunakan E-Book Interaktif di SMKN 2 Surabaya

    Full text link
    Student learning outcomes using conventional teaching modules only get an average of 80, and there are some students who still have scores below the average. Based on observations of the score data, it is necessary to provide teaching materials that support and can attract students to be more active in their learning. This research aims (1) to determine learning outcomes using printed modules, (2) to determine learning outcomes using E-Books, (3) to determine differences in learning outcomes between using printed module teaching materials and Interactive E-Books. The research method used is a quantitative experimental method of the Quasi Experimental Design type with a design of the Non Equivalent Group Design type. The sample used was 65 students using purposive sampling technique. Data collection techniques use tests (pre-test and post-test), questionnaires, and interviews. The results of the data that have been obtained are then processed using the chi-square test for hypotheses 1 and 2, while the Mann-Whitney test for hypothesis 3. The results of the analysis show that, 1) hypothesis 1 uses chi square with Chi2h = 46.08 > Chi2t = 7 .8, meaning H0 is rejected and H1 is accepted. The learning results using the printed module are above 81. 2) hypothesis 2 uses chi square with Chi2h = 16.63 > Chi2t = 9.48, meaning that H0 is rejected and H1 is accepted. Learning results using Interactive E-Books are above 81. 3) hypothesis 3 uses the Mann-Whitney test with pvalue = 0.0467 < the significance level (5%), meaning that H0 is rejected and H1 is accepted. There are differences in student learning outcomes using printed modules and e-books. Keywords: Interactive E-Book, Learning Results, Easel and Roof.   &nbsp
    corecore