129 research outputs found

    Analisis Unsur Lumpur Hitam Tanah Rawa Hutan Mangrove Karangsong Kabupaten Indramayu Dan Transformasi Strukturnya

    No full text
    Lumpur hitam merupakan campuran cair ataupun semicair antara air dengan tanah yang terbentuk dalam keadaan basah. Lumpur hitam terbentuk karena adanya pengendapan zat-zat organik yang biasanya ditemukan di daerah rawa. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kandungan kimia lumpur hitam, kandungan mineral dalam lumpur hitam dan proses perubahan struktur gugus fungsi dalam lumpur hitam berdasarkan karakterisasi dengan menggunakan spektroskopi XRF, XRD dan FT-IR. Analisis lumpur hitam dilakukan dengan cara pengeringan lumpur hitam pada sinar matahari, pencucian lumpur hitam dengan aquadest, penyaringan dan pembakaran lumpur hitam pada suhu bertahap yakni pada rentang 120 – 1000 ºC. Berdasarkan analisis pada ketiga spektroskopi tersebut menunjukkan bahwa kandungan lumpur hitam hampir mirip dengan kandungan pada tanah liat. Hasil analisis dengan spektroskopi XRF menunjukkan bahwa lumpur hitam mengandung unsur-unsur yang umum terdapat dalam tanah liat yaitu O, Al, Fe, Si, C, S, Ca dan unsur-unsur lainnya. Hasil analisis dengan spektroskopi XRD menunjukkan bahwa lumpur hitam pada pembakaran suhu 120 – 1000 ºC secara bertahap menunjukkan adanya kandungan mineral kuarsa,sfalerit, pirit, haloisit, hastingsit, albit, ilit dan hematit. Sampai pada suhu 1000 ºC,hanya empat mineral yang dapat bertahan terhadap pembakaran tersebut yakni kuarsa, hematit, ilit dan albit. Analisis hasil FT-IR menunjukkan bahwa lumpur hitam mengandung gugus fungsi organik seperti gugus O-H, N-H, C-H, serta gugus fungsi lainnya pada beberapa mineral anorganik. Hasil dari ketiga spektroskopi tersebut menunjukkan bahwa lumpur hitam memiliki potensi sebagai suatu katalis

    Manajemen Sumber Daya Manusia

    No full text
    Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) merupakan salah satu aspek penting dalam organisasi yang bertujuan untuk mengelola dan mengembangkan karyawan agar dapat berkontribusi secara optimal terhadap tujuan perusahaan. Makalah ini mengulas berbagai konsep, metode, dan tantangan dalam MSDM, serta bagaimana pengelolaan sumber daya manusia yang efektif dapat meningkatkan kinerja organisasi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis data sekunder dari literatur yang relevan. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan praktik MSDM yang baik berpengaruh positif terhadap kepuasan dan kinerja karyawan

    Pengaruh Intensitas Cahaya Terhadap Kandungan Klorofil-a Dan -C Zooxanthellae Dari Isolat Karang Lunak Zoanthus SP.

    No full text
    Terumbu karang sangat sensitif terhadap Perubahan alam, salah satunya seperti peningkatan intensitas cahaya. Intensitas cahaya akan mempengaruhi pigmen klorofil-a dan –c alga simbion zooxanthellae yang hidup di dalam jaringan karang, sebab intensitas cahaya memiliki peranan penting dalam proses fotosintesis pada zooxanthellae. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas cahaya terhadap kandungan klorofil -a dan -c pada zooxanthellae. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2016, bertempat di Laboratorium Budidaya Perikanan, Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Pertanian, Universitas Lampung selama 66 jam. Penelitian menggunakan 4perlakuan dan 5 ulangan yaitu perlakuan intensitas cahaya 3800 lux (IC1), 6250 lux (IC2), 7980 lux (IC3), dan 11800 lux (IC4) dan sampel karang yang digunakan yaitu karang lunak Zoanthus sp. dari Perairan Teluk Lampung. Parameter utama yang diamati adalahkandungan klorofil-a dan -c pada zooxanthellae dengan menggunakan spektrofotometer dan parameter pendukung yaitu kualitas air. Data klorofil-a dan -c dianalisis dengan analisis ANOVA dan dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwapemberian intensitas cahaya yang berbeda memberikan pengaruh terhadap kandungan klorofil-a pada zooxanthellae, tetapi tidak memberikan pengaruh terhadap kandungan klorofil-c pada zooxanthellae

    Lumpur Hitam Tanah Rawa Hutan Mangrove Karangsong (Kabupaten Indramayu): Komposisi Kimia dan Transformasi Fasa Mineral yang Dihasilkan melalui Penanganan secara Termal

    No full text
    Penelitian ini dilakukan untuk menyelidiki kandungan unsur dan transformasi mineral-mineral utama lumpur hitam dari tanah rawa hutan mangrove Karangsong, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Sampel lumpur hitam kering diberi perlakuan secara termal dan bertahap pada kisaran suhu 120 - 1000 C. Kandungan mineral dan transformasinya kemudian dianalisis dengan metode difraksi serbuk sinar-X. Kandungan unsur-unsur berat sebelum dan sesudah perlakuan ditentukan dengan menggunakan metode fluoresensi sinar-X, sedangkan unsur-unsur yang lebih ringannya ditentukan berdasarkan interpretasi pola pergeseran spektrum FTIR. Berdasarkan tiga analisis dan karakterisasi, sampel lumpur mengandung unsur utama O, Si, Al, Fe, Cl, Na, S, dan Mg, dan sisanya masing-masing kurang dari 1% adalah K, Ca, Ti, P , Mn, V, Zn, Cr, Br, Rb, Cu, Ni, Ga, Y, dan Sc. Kehadiran unsur C dan N dideteksi secara kualitatif melalui pola spektrum inframerah. Fase yang terdeteksi pada sampel awal terutama meliputi kuarsa, hastingsit, halloisit, dan albit. Dua fase lainnya yang terdeteksi adalah pirit dan sfalerit. Dengan memperhatikan kandungan kimia dan transformasi mineral-mineralnya, lingkungan abiotik hutan mangrove menyimpan banyak informasi kimia yang berharga dalam memahami kemungkinan reaksi-reaksi katalisis di dalamnya sepanjang waktu geologi

    Naturalization and Romanticization of Violence in Indonesian Teen Lit Jingga Series by Esti Kinasih

    No full text
    Esti Kinasih is an Indonesian woman writer who writes in the teen lit genre and has a wide readership. This study discusses and problematizes her novels named Jingga Series, a trilogy of novels comprising Jingga dan Senja, Jingga dalam Elegi, and Jingga untuk Matahari. With teenage romance as a backdrop, this series leaves an impression of intense violence towards the female protagonist perpetrated by her male partner, but also by other male and female characters. We find that the novels not only naturalize male aggressiveness, but also normalizes teenage girls as victims of violence. By applying the concepts offered by Connell, Milestone, and Bourdieu, this article aims to conclude that violence is not only depicted as acceptable through continuous consolidation by hegemonic masculinity and legalized by structure and culture, but it also is depicted as manifestation of romantic love. Through the narrative built by the author, the novel further strengthens the idea of violence as an attribute of masculinity desired and naturalized in romance. The highly popular Jingga has the potential to sustain violence amongst teenagers, specifically strengthening hegemonic masculinity
    corecore